Anda di halaman 1dari 4

KALIBRASI

No. Kode :
Terbitan :1
No. Revisi :
SOP Tgl. Mulai Berlaku : 01 Januari 2016
Halaman :
Puskesmas Dr. Titik Ernawati
Duduksampeyan NIP : 19760903 200701 2 010

1. Pengertian Kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai
yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang
diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan
dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu atau kegiatan untuk menentukan
kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara
membandingkan terhadap standar ukur yang mampu telusur (traceable)
ke standar nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau
internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.

2. Tujuan Tujuan kalibrasi adalah untuk menentukan devisiasi dan kebenaran nilai
penunjukan alat laboratorium dan menjamin hasil pengukuran serta menjaga
kondisi alat untuk tetap sesuai dengan spesifikasi

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Duduksampeyan Nomor

4. Referensi Permenkes nomor 37 tahun 2012 tentang penyelenggaraan laboratorium Pusat


Kesehatan Masyarakat

5. Prosedur Alat:

Bahan:
Alat Pemeriksaan Laboratorium
Reagen
Alat Tulis

6. Langkah- 1. Prosedur Penanganan Permintaan


langkah a. Pengesahan Konsep Surat Penawaran. Sesudah dikaji ulang oleh manajer
teknis / deputi mutu, surat penawaran disahkan oleh kepala bidang.
b. Kaji Ulang Kesepakatan / Kerjasama. Manajer teknis mengkaji
kesepakatan kerjasama, meliputi:Biaya,PO (Purchase Order) dari
pelanggan, kesepakatan waktu pelaksanaan.
c. Persetujuan Kerjasama Pelaksanaan kalibrasi. Manajer teknis menentukan
persetujuan kerjasama dilaksanakannya kalibrasi dengan pelanggan
bilamana sudah ada kesesuaian dengan proses kaji ulang.

2. Prosedur Pelaksanaan Kalibrasi dilakukan sebagai berikut :


a. Kaji Ulang Alat
b. Manajer teknis / koordinator lab mengkaji ulang alat yang akan di
kalibrasi meliputi kesesuaian sebagai berikut : Ruang lingkup kalibrasi,
Sumber Daya Manusia (SDM), spesifikasi dan tingkat kesulitan alat serta
alokasi waktu dan tempat.
c. Penunjukkan Pelaksana
Bilamana sudah ada persetujuan kerjasama pelaksanaan kalibrasi dari
pelanggan, manajer teknis menugaskan personel lab. kalibrasi yang akan
melaksanakan kalibrasi
d. Pengecekan
Dilakukan pengecekan terhadap alat-alat yang akan dikalibrasi untuk
mengetahui rusak atau tidak, bilamana kondisi rusak maka tidak dapat
dilakukan kalibrasi.
e. Pelaksanaan Kalibrasi

Petugas melaksanakan kalibrasi terhadap peralatan yang sudah


disepakati.

f. Pembuatan Laporan Hasil Kalibrasi Sementara (LHKS)


Data yang diperoleh pada saat melaksanakan kalibrasi langsung dicatat
pada lembar LHKS untuk diolah dengan komputer.

g. Evaluasi Laporan.
Laporan hasil kalibrasi di cek oleh pelaksana sebelum diserahkan ke

koordinator lab untuk di paraf. Dari koordinator lab diperiksa oleh


manajer teknis

h. Pembuatan Sertifikat
Laporan kalibrasi yang telah disetujui oleh manajer teknis di buat
Sertifikat Hasil Kalibrasi dan disyahkan oleh manajer teknis. Bila
manajer teknis berhalangan disahkan oleh kepala bidang atau manajer
mutu.
i. Penyerahan Sertifikat
Sertifikat Hasil Kalibrasi yang sudah disahkan diserahkan ke bagian
umum untuk diarsip dan siap diserahkan ke pelanggan.
j. Sertifikat Sampai ke Pelanggan
Sertifikat hasil kalibrasi dapat diserahkan kepada pelanggan bilamana
biaya sudah dibayar lunas

Peralatan laboratorium yang perlu dikalibrasi adalah:

1. Lemari es (Refrigenerator); mencatat suhu dengan menggunakan


thermometer
2. Oven, dengan mencatat suhu menggunakan termometer.
3. PH meter, dengan menggunakan PH simulator dan larutan buffer standar.
4. Pipet.
5. Pemanas air : dengan mencatat suhu pada refrigenerator / oven
6. Spektrofotometer : dengan ketepatan pengukuran absorban dan ketepatan
panjang gelombang.
7. Stray light (stray energi) dengan standar sodium, gelas corning vicor dan
standar filter bersertifikat.
8. Timbangan analitik (analytical balance) dengan menggunakan anak
timbangan standar.
9. Timbangan elektrik (electrical balance) dengan menggunakan anak
timbangan standar.
10. Thermometer

7. Diagram
Alir

8. Unit terkait 1. Pendaftaran


2. Klinik Umum
3. Ruang Tindakan
4. Klinik Gigi
5. Ruang KIA KB
6. Ruang Laboratorium

9. Dokumen Informed Consent


terkait Rekam Medik
10. Rekaman Historis

No Halaman Yang diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai diberlakukan