Anda di halaman 1dari 1

Catatan!

 Epilepsi lobus temporal, dulunya dikenal sebagai epilepsi psikomotor, namun sekarang disebut
sebagai epilepsi parsial kompleks. Epilepsi ini paling sering disebabkan oleh sklerosis
hippokampus dan mempunyai zona epileptogenik pada bangunan hippokampus dan korpus
amigdala, serta sebagian otak samping (temporal neocortex).33 Pada epilepsi lobus temporal,
tipe kejang parsial sederhana, parsial kompleks, ataupun kejang umum sekunder dapat terjadi.
hal ini dikarenakan, dengan onset sering yang terjadi pada pada masa kanak-kanak atau dewasa
muda. Kejang parsial sederhana ditandai dengan gejala otonom atau psikis, ataupun keduanya,
dan oleh karena fenomena sensorik tertentu, seperti ilusi penciuman, pendengaran atau
halusinasi dan sensasi yang paling umum adalah ketidak-nyamanan epigastrium meningkat. Jika
dilakukan EEG secara rutin dapat menunjukkan tanpa kelainan, sedikit atau asimetri jelas dari
aktivitas dasar atau gelombang paku temporal, gelombang tajam, atau gelombang lambat
(unilateral atau bilateral, sinkron atau tidak sinkron; mungkin tidak terbatas pada daerah
temporal)