Anda di halaman 1dari 13

SMK CB-Soal Ujian Kenaikan Kelas Fisika X

Paket B

Pilihlah jawaban yang tepat dibawah ini

1. Manakah pernyataan yang tepat terkait dengan usaha …


A. Usaha merupakan besaran skalar
B. Usaha tidak dapat menghasilkan energi
C. Semakin besar perpindahannya, maka usahanya semakin kecil
D. Perpindahan tidak mempengaruhi usaha
E. Usaha hanya berlaku untuk benda yang dia

2. Ali mengangkat sebuah beban mencapai ketinggian 1 cm dari dasar tanah. Jika usaha
yang dihasilkan Ali adalah 50 J. Maka berat beban tersebut adalah …
A. 5 J
B. 50 J
C. 500 J
D. 5000 J
E. 50000 J

3. Sebuah meja bermassa 20 kg mula-mula diam di atas lantai licin, kemudian didorong
selama 3 s sehingga bergerak lurus dengan percepatan 2 ms-2. Besar usaha yang
terjadi adalah …
A. 20 J
B. 30 J
C. 60 J
D. 180 J
E. 360 J

4. Dua benda masinh-masing mempunyai massa m1 dan m2 yang sama. Jika kedua
benda memiliki ketinggian yang sama. Maka, pernyataan yang tepat dibawah ini
adalah …
A. Kecepatan yang sama
B. Ketinggian yang sama
C. Percepatan yang sama
D. Momentum yang berbeda
E. Gaya yang sama
5. Sebuah mobil bermassa 2 ton melaju dengan kecepatan 36 km/jam menjadi 108
km/jam dalam waktu 5 s. daya keluaran rata-rata mobil adalah …
A. 20 kJ
B. 40 kJ
C. 60kJ
D. 80 kJ
E. 100 kJ

6. Energi potensial yang dimiliki 10 m3 air terhadap turbin yang berada 50 m


dibawahnya. Massa jenis air 1000 kg/m3 dan g = 1-0m/s2 adalah …
A. 5 M Joule
B. 4 M Joule
C. 3 M Joule
D. 2 M Joule
E. 1 M Joule

7. Sebuah benda mula-mula di atas tanah lalu dilemparkan vertical ke atas dengan
kecepatan awal 20 m/s. Jika massa benda 3 kg. Maka energi kinetic saat dilemparkan
adalah …
A. 300 J
B. 400 J
C. 500 J
D. 600 J
E. 700 J

8. Hal yang terjadi jika sebuah benda dilemparkan keatas hingga ketinggian h meter
dengan gesekan udara diabaikan adalah …
A. Energi kinetiknya bertambah
B. Energi kinetiknya berkurang
C. Energi potensialnya berkurang
D. Energi mekaniknya bertambah
E. Energi mekaniknya berkurang

9. Sebuah benda dilepaskan dari ketinggian 45 m dari atas tanah. Jika massa benda 4 kg
dan g = 10m/s2. Maka energi mekanik benda saat mencapai ketinggian 15 meter
adalah …
A. 600 J
B. 900 J
C. 1200 J
D. 1800 J
E. 2400 J

10. Dimensi dari momentum adalah …


A. [M] [L] [T]2
B. [M] [L] [T]
C. [M] [L] [T]-1
D. [M] [L]
E. [M] [L]-1[T]

11. Sebuah benda mula-mula di atas tanah lalu dilemparkan vertical ke atas dengan
kecepatan awal 20 m/s. Jika massa benda 3 kg. Maka, ketinggian bola saat mencapai
ketinggian maksimumnya adalah …
A. 10 m
B. 20 m
C. 30 m
D. 40 m
E. 50 m

12. Gaya yang bekerja pada bola kasti ketika bola tersebut dipukul terlihat pada grafik
berikut

Jika luas daerah yang diarsil 0.07 Ns, berapakah gaya rata-rata yang bekerja pada
bola tersebut …
A. 6 Ns
B. 7 Ns
C. 8 Ns
D. 9 Ns
E. 10 Ns
13. Benda bermassa 20 g bergerak dengan kecepatan konstan sebesar 10 m/s.
tentukanlah momentum dari benda tersebut
A. 0.02 kg m/s
B. 0.2 kg m/s
C. 2 kg m/s
D. 20 kg m/s
E. 200 kg m/s

14. Miroslav Klose menendang bola sepak dengan gaya rata-rata sebesar 40 N. lama bola
bersentuhan dengan kakinya adalah 0.05 s. berapakah impulsnya …
A. 1 Ns
B. 2 Ns
C. 3 Ns
D. 4 Ns
E. 5 Ns

15. Pada permainan bola kasti, bola bermassa 0.5 kg mula-mula bergerak dengan
kecepatan 2 m/s. Kemudian benda tersebut dengan gaya F berlawanan dengan gerak
bola, sehingga kecepatan bola menjadi 6 m/s. Jika bola bersentuhan dengan pemukul
selama 0.01 s, gaya F yang bekerja adalah …
A. 20 N
B. 40 N
C. 200 N
D. 400 N
E. 500 N

16. Sebuah bola tenis massa 100 gram dilempar ke tembok


dengan kelajuan 3 m/s. Setelah menumbuk tembok, bola
tersebut memantul seperti tampak pada gambar. Jika
kecepatan bola setelah tumbukan adalah 2 m/s, bola
menerima impuls dari tembok sebesar…
A. -0,5 Ns
B. -0,7 Ns
C. 0,5 Ns
D. 0,6 Ns
E. 0,7 Ns

17. Perhatikan pernyataan dibawah ini


I. Berlaku hukum kekekalan energy
II. Penjumlahan momentum awal dengan penjumlahan momentum akhirnya
adalah sama
III. Kedua benda setelah bertumbukan akan kearah yang berlawanan
IV. Kecepatan benda 1 dan benda 2 setelah bertumbukan adalah sama

Dari pernyataan diatas, yang merupakan karakteristik tumbukan tidak lenting adalah

A. I, II dan III
B. I dan III
C. II dan IV
D. IV
E. Semua benar

18. Sebuah balok dengan massa 49.8 kg digantung dengan seutas tali yang panjangnya
200 cm seperti gambar berikut
Sebuah peluru dengan massa 200 g ditembakan pada balok. Setelah peluru bersarang
didalam balok, balok naik setinggi 5 cm. kecepatan peluru saat sebelum terjadi
tumbukan adalah …

A. 0.25 m/s
B. 2.5 m/s
C. 25 m/s
D. 250 m/s
E. 2500 m/s

19. Gerak dua benda sebelum bertumbukan terlihat pada gambar berikut.

M1 = 6 kg, M2 = 4 kg, V1 = 6 m/s dan V2 = -2 m/s. Maka hitunglah kecepatan benda


satu setelah bertumbukan jika tumbukan tersebut tidak lenting …
A. 1.4 m/s ke kiri
B. 2.8 m/s ke kiri
C. 1.4 m/s ke kanan
D. 2.8 m/s ke kanan
E. 0

20. Perhatikan 3 pristiwa tumbukan pada gambar berikut

Gambar A : benda P massa 8 m menumbuk benda Q massa m yang mula-mula diam,


dengan kecepatan v
Gambar B : benda R massa m bergerak dengan kecepatan v menumbuk benda S bermassa 8
m yang mula-mula diam
Gambar C : benda K bermassa 8 m bergerak dengan kecepatan v menumbuk benda R
bermassa sama yang mula-mula diam
Ketiga tumbukan bersifat lenting sempurna, maka dapat disimpulkan bahwa …
A. Kecepatan terbesar dimiliki benda Q pada gambar A
B. Kecepatan terbesar dimiliki benda S pada gambar B
C. Kecepatan terbesar dimiliki benda R pada gambar C
D. Kecepatan sulit di prediksi karena massa pada ketiga pristiwa tidak sama
E. Kecepatan benda yang ditumbuk pada ketiga pristiwa sama

21. Tiga buah pegas dirangkai seperti gambar di bawah. Jika konstanta pegas k1= k2 = k3
= 3 N/m, maka konstanta susunan pegas besarnya …

A. 2 N/m
B. 3,N/m
C. 4 N/m
D. 5 N/m
E. 6 N/m

22. Sebuah pegas dengan konstanta pegas sebesar A. Jika saaat ditarik mengalami
perubahan panjang B. Maka, energi potensial elastis pegas adalah …
A. A . B
B. A. B2
C. A2. B
D. ½ . A2 . B
E. ½ . A. B2

23. Grafik dibawah ini melukiskan hubungan antara gaya F yang bekerja pada kawat dan
pertambahan panjang ∆l yang diakibatkan oleh gaa tersebut
Sifat elastis kawat berada pada daerah
A. OA
B. AB
C. OB
D. BC
E. AC

24. Pada kedua ujung seutas kawat diberi gaya F seperti pada gambar. Panjang kawat
mula-mula L, diameter D dan modulus elastisitas nya E. Pertambahan panjang kawat
tersebut adalah …

𝐹𝐿
A. 2𝜋𝐷 2 𝐸
𝐹𝐿
B. 𝜋𝐷 2 𝐸
2𝐹𝐿
C. 𝜋𝐷 2 𝐸
4𝐹𝐿
D.
𝜋𝐷 2 𝐸
8𝐹𝐿
E. 𝜋𝐷 2 𝐸
25. Perhatiakan grafik hubungan antara perpanjangan pegas (x) karena pengaruh gaya
(F). Bila pegas ditarik dengan gaya 25 N. Maka, pertambahan panjang pegas dan
eneegi potensial pegas berturut-turut adalah …

A. 7.5 cm dan 0.156 J


B. 10 cm dan 0.156 J
C. 12.5 cm dan 1.56 J
D. 15 cm dan 1.56 J
E. 17.5 dan 15.6 J
26. Hubungan antara teganagn dan regangan suatu kawat diberikan seperti grafik
dibawah ini.

Jika panjang mula-mula kawat 120 cm diberi tegangan 3 x 105 N/m2. Maka,
pertambahan panjangnya adalah …
A. 1,20 mm
B. 1,00 mm
C. 0,96 mm
D. 0,84 mm
E. 0,72 mm
27. Pada percobaan pegas, beban yang massanya berbeda-beda digantung pada ujung
pegas, kemudian diukur pertambahan panjang pegas. Data hasil percobaan tampak
sebagai berikut

No Massa beban (gram) Pertambahan panjang


(cm)
100 2
1
200 4
2
300 6
3
400 8
4
500 10
5

Dari table diatas dapat disimpulkan bahwa …


A. Semakin besar beban, semakin kecil pertambahan panjang
B. Semakin besar gaya, semakin besar pertambahan panjang
C. Semakin besar gaya, semakin kecil pertambahan panjang
D. Konstanta pegas berbanding lurus dengan pertambahan panjang
E. Konstanta pegas berbanding terbalik dengan pertambahan panjang
28. Modulus Young kawat P besaarnya 9 kali Modulus Young kawat Q dan memiliki
panjang yang sama. Ketika ujung P dan ujung Q diberi beban yang sama beratnya.
Ternyata, pertambahan panjang kedua kawat sama. Ini berarti …
A. Diameter kawat P = 1/3 kali diameter kawat Q
B. Diameter kawat P = doiameter kawat Q
C. Diameter kawat P = 3 kali diameter kawat Q
D. Diameter kawat P = 1/9 kali diameter kawat Q
E. Diameter kawat P = 9 kali diameter kawat Q

29. Suatu pegas bila ditarik dengan gaya 10 N bertambah panjang 5 cm. Jika ditarik
dengan gaya 14 N, pegas akan bertambah panjang …
A. 7 cm
B. 9 cm
C. 12 cm
D. 15 cm
E. 16 cm

30. Sebuah pegas diregangkan dan untuk merengangkan 4 cm diperlukan usaha 10 J.


Apabila pegas meregang sejauh 12 cm, maka usaha yang diperlukan adalah …
A. 10/9 Joule
B. 9/8 joule
C. 8/9 joule
D. 7/8 joule
E. 87 joule

31. Seutas kawat yang memiliki modulus Young 10 x 1010 Pa bertambah panjang 8 cm
ketika kedua ujungnya diberikan gaya tarikan yang sama besar. Perbandingan
tegangan dan regangannya adalah …
A. 1,0 x 1011 Pa
B. 80 x 1011 Pa
C. 8 x 1011 Pa
D. 0,8 x 1011 Pa
E. 0,08 x 1011 Pa

32. Sebuah besi bermassa 300 kg digantungkan pada sebuah kawat baja dengan panjang
5 m yang memiliki luas penampang 0,2 cm2. Berapakah pertambahan panjang kawat
jika modulus Young untuk baja = 2 x 1011 N/m2 dan g = 10 m/s2 …
A. 10,5 x 10-2 cm
B. 17,5 x 10-2 cm
C. 27,5 x 10-2 cm
D. 37,5 x 10-2 cm
E. 47,5 x 10-2 cm

33. Terdapat sepotong batang besi yang memiliki panjang 1 m. Luas penampang 1 cm 2
dan Modulus Young 100 x 109 N/m2. Diperlukan gaya Tarik pada kedua ujung
batang agar panjangnya bertambah 1 mm. Besarnya gaya tarikan tersebut …
A. 103 N
B. 5 x 103 N
C. 104 N
D. 5 x 104 N
E. 105 N

34. Lihat grafik dibawah ini!

Dari grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa …


A. Konstanta pegas P paling kecil
B. Konstanta pegas Q paling kecil
C. Konstanta pegas R paling kecil
D. Konstanta pegas P lebih besar dari Q
E. Konstanta pegas R lebih kecil dari Q

35. Pada ujung pegas yang tergantung vertical diber beban A, ternyata beban turun
sejauh 4 cm. Jika beban diganti dengan beban B (5 kg) ternyata beban ini turun
sejauh 10 cm. Maka, massa beban A adalah …
A. 2,0 kg
B. 2,5 kg
C. 3,0 kg
D. 3,5 kg
E. 4,0 kg

36. Terdapat kawat baja (E = 21 x 1010 N/m2) dan kawat alumunium (E = 7 x 1010 N/m2)
dengan ukuran yang sama. Setelah masing-masing kawat diberi beban pada salah
satu ujungnya ternyata panjang kawat baja tetap sama dengan kawat alumunium.
Dapat disimpulkan bahwa beban pada kawat baja adalah …
A. Sama dengan beban pada kawat alumunium
B. Satu setengah kali beban pada kawat alumunium
C. Dua kali beban pada kawat alumunium
D. Dua setengah kali beban pada kawat alumunium
E. Tiga kali beban pada kawat alumunium

37. Hubungan antara energi potensial pegas dan pertambahan panjang pegas adalah
diberikan oleh grafik …

38. Gaya F dikerjakan pada kedua ujung kawat A sehingga bertambah panjang ∆l. Kawat
B memiliki panjang 2 kali panjang kawat A dan diameternya juga 2 kali diameter
kawat A. Jika gaya F tersebut dikerjakan pada kedua ujung kawat B (jenisnya sama
dengan kawat A) akan bertambah panjang …
A. ¼ ∆l
B. ½ ∆l
C. 2/3 ∆l
D. 3/2 ∆l
E. Sama dengan ∆l

39. Perhatikan gambar dibawah ini

Panjang kawat bawah dua kali panjang kawat atas, dan keduanya terbuat dari bahan
yang sama. Kedua beban memiliki massa yang sama besar. Perbandingan
pertambahan panjang kawat atas dengan pertambahan panjang kawat bawah adalah

A. 1 : 3
B. 3 : 1
C. 1 : 2
D. 2 : 1
E. 1 : 1

40. Percobaan menggunakan pegas yang digantung menghasilkan data sebagai berikut

percobaan Gaya (N) Pertambahan


panjang(cm)
1 88 11
2 64 8
3 40 5

Dari percobaan tersebut, dapat disimpulkan pegas memiliki tetapan sebesar …


A. 800 N/m
B. 80 N/m
C. 8 N/m
D. 0,8 N/m
E. 0,08 N/m

Selamat mengerjakan
Kunci jawaban

1. A 11. B 21. A 31. A


2. D 12. B 22. E 32. D
3. E 13. B 23. C 33. C
4. B 14. B 24. D 34. A
5. D 15. D 25. C 35. A
6. A 16. C 26. E 36. E
7. D 17. C 27. B 37. C
8. B 18. D 28. A 38. B
9. D 19. D 29. A 39. E
10. C 20. A 30. A 40. A