Anda di halaman 1dari 5

TUGAS RESUME (1)

FILSAFAT ILMU

“MENJELASKAN SEJARAH FILSAFAT”

OLEH

SARI RAHMA CHANDRA 17205038

Dosen Pembimbing:
Dr. ALI ASMAR, M. Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2018
MENJELASKAN SEJARAH FILSAFAT

1. PENGERTIAN FILSAFAT

Filsafat menurut kamus besar bahasa Indonesia dapat berarti


pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala
yang ada, sebab asal dan hukumnya. Filsafat dapat berarti juga teori yang
mendasari alam pikiran atau suatu kegiatan atau juga ilmu yang berintikan
logika, estetika, metafisika, dan epistemology.

Filsafat dalam bahasa inggris, yaitu philosophy, adapun istilah


filsafat berasal dari bahasa yunani : philosophia, yang terdiri dari dua kata:
Philos (Cinta) atau philia (persahabatan, tertarik kepada) dan sophos
(hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan, keterampilan, pengalaman praktis,
intelegensi). Jadi, secara etimologi filsafat berarti cinta kebijaksanaan dan
kebenaran (love of wisdom). Orangnya disebut filosof yang dalam bahasa
arab di sebut failasuf.

Dalam bahasa lain filsafat dikenal dengan sebutan philosophy


(inggris), philosophie (Prancis dan Belanda), filosofie, wijbegeerte
(Belanda), philosophia (Latin), kata filsafat diambil dari bahasa arab yaitu
falsafah, secara etimologis, filsafat berasal dari bahasa yunani filosofia,
merupakan bentukan dari philos atau filo dan sephia atau sofia. Filsafat
merupakan pemikiran secara sistematis. Kegiatan kefilsafatan ialah
merenung. Tetapi merenung bukanlah melamun. Juga bukan berpikir
secara kebetulan yang bersifat untung-untungan. Perenungan kefilsafatan
ialah percobaan untuk menyusun suatu system pengetahuan yang rasional,
yang memadai untuk memahami dunia tempat kita hidup, maupun untuk
memahami diri kita sendiri.

Berbicara tentang istilah filsafat, sesungguhnya sebagaimana


keragaman pengertiannya istilah ini juga digunakan untuk berbagai objek
yang berbeda:
Pertama, istilah filsafat digunakan sebagai nama bidang
pengetahuan, yaitu pengetahuan filsafat, suatu pengetahuan yang ingin
mengetahui segala sesuatu secara mendalam. Kedua, istilah filsafat
digunakan untuk menamakan sebuah hasil karya. Hasil karya yang
mendalam dari Plato disebut filsafat Plato, pengetahuan mendalam dari
Ibn Rusyd disebut filsafat Ibn Rusyd, begitu selanjutnya. Ketiga, istilah
filsafat digunakan untuk menunjuk nama suatu keyakinan. Mulder,
misalnya pernah mendefinisikan filsafat sebagai sikap terhadap perjuangan
hidup. Keempat, istilah filsafat digunakan untuk memberi nama suatu
usaha untuk menemukan pengetahuan yang mendalam tentang sesuatu,
sebagaimana definisi yang dikemukakan langeveld bahwa filsafat adalah
kegiatan berfilsafat. Kelima, istilah filsafat digunakan untuk menamakan
orang yang cinta pada kebijakan dan ia berusaha mencapainya.

Adapun beberapa pengertian pokok tentang filsafat menurut


kalangan filosof adalah:

a. Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan


sistematik serta lengkap seluruh realitas.
b. Upaya untuk melukiskan hakikat realitas akhir dan dasar
serta nyata.
c. Upaya untuk menentukan batas-batas dan jangkauan
pengetahuan sumbernya, hakikatnya, dan nilainya.
d. Penyelidikan kritis atas pengandaian-pengandaian dan
pernyataan-pernyataan yang diajukan oleh berbagai bidang
pengetahuan.
e. Disiplin ilmu yang berupaya untuk membantu anda melihat
apa yang anda katakana dan untuk mengatakan apa yang
anda lihat.

2. SEJARAH TIMBULNYA FILSAFAT

Filsafat muncul sejak manusia ada dan sejak adanya pembicaraan


manusia. Maka sejarah lahirnya filsafat dimana-mana Yunani, India,
Persia. Karena filsafat memiliki kualifikasi tertentu, maka lahirnya filsafat
diidentifikasikan dengan Yunani. Hal ini sesuai dengan karakter orang
Yunani ialah rasional.

Penyebab lahirnya filsafat adalah:

a. Pertentangan antara mitos dan logos


Dikalangan masyarakat Yunani dikenal dengan
adanya mitos, sebagai suatu keyakinan lama yang
berkembang dengan pesat misalnya mite kosmologi yang
melukiskan kejadian alam. Lama-lama mitos hilang
dikalahkan oleh logos, maka logos penyebab pertama
lahirnya filsafat.
b. Rasa ingin tahu
Karena mite hanya bersifat dongeng belaka, maka
orang mulai berpikir rasional, untuk mencari jawaban-
jawaban yang logis. Keingintahuan terhadap alam semesta,
keingintahuan terhadap penciptanya.
c. Rasa kagum
Menurut Plato, filsafat lahir adanya kekaguman
manusia tentang dunia dan lingkungannya. Para filsuf atas
kekagumannya mencoba merumuskan asal mula dan alam
semesta. Thales Bapak filsafat Yunani, mengatakan alam
semesta berasal dari air. Anaximandros, mengatakan bahwa
alam berasal dari apairon atau api. Democrios, mengatakan
bahwa alam berasal dari atom. Empodokles, mengatakan
bahwa alam berasal dari empat unsure yaitu air, api, angin,
dan tanah.
d. Perkembangan Kesusastraan (Skeptisis, Komunalisme,
Disinterestedness,Universalisme)
3. KARAKTERISTIK FILSAFAT
a. Menyeluruh (Jujun (2009:20))
Seorang ilmuwan tidak puas lagi mengenal ilmu hanya dari segi
pandang ilmu itu sendiri.Dia ingin melihat hakikat ilmu dalam
konstelasi pengetahuan yang lainnya.Dia ingin tahu kaitan ilmu
dengan moral.Kaitan ilmu dengan agama.Dia ingin yakin apakah
ilmu itu membawa kebahagian kepada dirinya.
b. Mendasar
Seorang yang berpikir filsafati selain tengadah ke bintang-bintang,
juga membongkar tempat berpijak secara fundamental. Dia tidak
langsung menerima bahwa ilmu itu benar akan tetapi membuktikan
terlebih dahulu bahwa ilmu itu benar.
c. Spekulatif.
Dalam proses pemikiran filsafat, baik dalam analisis maupun
pembuktiannya, kita bisa memisahkan spekulasi mana yang dapat
diandalkan dan spekulasi mana yang tidak bisa diandalkan.