Anda di halaman 1dari 131

Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

LAPORAN KINERJA
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA
TAHUN 2017

No. Publikasi : 12510.1702


Katalog : 1202059.12
Ukuran Buku : B5 (17,6 cm x 25 cm)
Jumlah Halaman : xvi + 150 Halaman

Naskah:
Bagian Tata Usaha BPS Provinsi Sumatera Utara

Gambar Kulit:
Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Provinsi
Sumatera Utara

Diterbitkan oleh:
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara

Dilarang mengumumkan, mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau

menggandakan sebagian atau seluruh isi buku ini untuk tujuan komersial tanpa izin

tertulis dari Badan Pusat Statistik

ii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur


kepada Allah SWT karena telah tersusunnya
Laporan Kinerja (LAKIN) Badan Pusat
Statistik Provinsi Sumatera Utara Tahun
2017. LAKIN BPS Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2017 merupakan wujud
pertanggungjawaban dan akuntabilitas
kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara sebagai penyelenggara Negara.
LAKIN BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 menguraikan
pencapaian kinerja terhadap keberhasilan atau beberapa kinerja yang belum
tercapai secara maksimal dalam mencapai tujuan dan sasaran strategis
dalam pencapaian visi dan misi BPS Provinsi Sumatera Utara sesuai
Rencana Kinerja Tahun 2017 yang telah ditetapkan. Dalam laporan ini juga
tertuang perkembangan capaian kinerja terhadap tahun sebelumnya, serta
capaian kinerja terhadap target Renstra 2017 dan 2019. Hasil laporan ini
diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mencapai kinerja yang lebih
optimal di tahun mendatang.
Seluruh pimpinan BPS Provinsi Sumatera Utara mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan
laporan ini. Kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
perbaikan di masa mendatang.

Medan, 28 Februari 2018


Badan Pusat Statistik
Provinsi Sumatera Utara
Kepala,

Syech Suhaimi

iii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

iv
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI v
DAFTAR TABEL vii
DAFTAR GAMBAR ix
DAFTAR GRAFIK xi
DAFTAR LAMPIRAN xiii
RINGKASAN EKSEKUTIF xv
Bab I Pendahuluan 1
1.1. Latar Belakang 3
1.2. Maksud dan Tujuan 4
1.3. Tugas, Fungsi dan Susunan Organisasi BPS Provinsi 5
Sumatera Utara
1.4. Sumber Daya Manusia BPS Provinsi Sumatera Utara 9
1.5. Potensi dan Permasalahan 11
1.6. Sistematika Penyajian Laporan 20
Bab II Perencanaan Kinerja 21
2.1. Rencana Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 23
2015 – 2019
2.2. Perjanjian Kinerja (PK) BPS Provinsi Sumatera Utara 34
Tahun 2017
Bab III Akuntabilitas Kinerja 38
3.1. Capaian Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 40
3.2. Perkembangan Capaian Kinerja BPS Provinsi Sumatera 58
Utara Tahun 2017 terhadap Realisasi Kinerja Tahun 2016
3.3. Capaian Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 61
terhadap Target Renstra 2017 dan 2019
3.4. Prestasi yang dicapai BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 64
2017
3.5. Kegiatan Prioritas BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 66
3.6. Upaya Efisiensi di BPS Provinsi Sumatera Utara 2017 68
3.7. Kinerja Anggaran Tahun 2017 68
Bab IV Penutup 73
4.1. Tinjauan Umum 87
4.2. Tindak Lanjut 88
LAMPIRAN 89

v
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

vi
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Rumusan Visi, Misi, dan Tujuan BPS 2015-2019 30

Tabel 2 Tujuan dan Sasaran Strategis BPS Provinsi Sumatera 31


Utara

Tabel 3 Perjanjian Kinerja Tahun 2017 BPS Provinsi Sumatera 35


Utara

Tabel 4 Hasil Capaian Kinerja Tujuan Pertama 41

Tabel 5 Hasil Capaian Kinerja Tujuan Kedua Peningkatan 52


Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik

Tabel 6 Hasil Capaian Kinerja Tujuan Ketiga Penguatan Sistem 56


Statistik Nasional melalui Koordinasi dan Pembinaan yang
Efektif di Bidang Statistik
Tabel 7 Hasil Capaian Kinerja Tujuan Keempat Peningkatan 58
Birokrasi yang Akuntabel

Tabel 8 Perkembangan Rata-rata Capaian Kinerja Tujuan dan 61


Sasaran Strategis 2014-2017

Tabel 9 Capaian Kinerja 2017 terhadap Target Renstra 2015-2019 64

Tabel 10 Perkembangan Pengunaan Daya dan Jasa 72

Tabel 11 Perbandingan Efisiensi Menurut Tujuan san Sasaran 74


Tahun 2017

Tabel 12 Rincian Anggaran dan Realisasi per Program 79

Tabel 13 Penyerapan Anggaran BPS Provinsi Sumatera Utara 80


Menurut Belanja TA. 2017

Tabel 14 Perbandingan Capaian Kinerja dengan Penyerapan 82


Anggaran Menurut Tujuan

Tabel 15 Realisasi Anggaran Bersadarkan Sasaran BPS Provinsi 84


Sumatera Utara Tahun 2017

vii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

viii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Distribusi SDM BPS Provinsi Sumatera Utara Menurut 10
Unit Kerja Tahun 2017
Gambar 2 Sistem Bapusta BPS Provinsi Sumatera Utara 12
Gambar 3 Rapat Hasil Pengelolaan Arsip Keuangan di BPS 15
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017
Gambar 4 Website BPS Provinsi Sumatera Utara 16
Gambar 5 Koordinasi BPS Provinsi Sumatera Utara dengan Stake 18
Holder
Gambar 6 Visi dan Misi BPS Provinsi Sumatera Utara 24
Gambar 7 Focus Group Discussion BPS Provinsi Sumatera Utara 26
dengan Instansi Terkait
Gambar 8 Nilai Inti BPS 28
Gambar 9 Paparan Kabid Statistik Produksi dalam Rakor 44
Rencana Tanam Serempak Kodam
Gambar 10 Pemaparan Kabid Statistik Distribusi dala Press 46
Release Inflasi Sumatera Utara Tahun 2017
Gambar 11 Pelatihan Bidang NWAS 2017 47
Gambar 12 Pengawasan Susenas 2017 Kegiatan Bidang Statistik 49
Sosial
Gambar 13 Piagam Penghargaan dari DJKN kepada BPS Provinsi 67
Sumatera Utara
Gambar 14 Piagam Penghargaan dari Kanwil Ditjen 67
Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara kepada BPS
Provinsi Sumatera Utara
Gambar 15 Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara menerima 68
Piagam Penghargaan dari Gubernur Provinsi Sumatera
Utara
Gambar 16 Pengawasan Lapangan Survei Sosial Ekonomi Nasional 69
KOR dan Konsumsi oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera
Utara dalam Rangka Menjaga Kualitas Data

ix
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

x
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

DAFTAR GRAFIK

Grafik 1 Persentase Pegawai BPS Provinsi Sumatera Utara 9


Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2017

Grafik 2 Jumlah Pegawai Menurut Golongan 11

Grafik 3 Hubungan antara Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran 32


Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara

Grafik 4 Perkembangan Tujuan Capaian Kinerja Tahun 2016- 61


2017

Grafik 5 Perkembangan Rata-rata Capaian sasaran Strategis 62


Masing-masing Tujuan Tahun 2016-2017 (%)

Grafik 6 Perbandingan Rata-rata Capaian Indikator Tahun 2017 66


terhadap Target Renstra Tahun 2017 dan 2019

Diagram 7 Komposisi Realisasi Belanja BPS Provinsi Sumatera 81


Utara Tahun 2017

Grafik 8 Realisasi Anggaran BPS Provinsi Sumatera Utara 82


Tahun 2016 dan 2017

xi
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

xii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Susunan Organisasi BPS Provinsi Sumatera Utara 91

Lampiran 2 Reviu Renstra BPS Provinsi Sumatera Utara 2015- 92


2019

Lampiran 3 Perjanjian Kinerja 2017 94

Lampiran 4 Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2017 102

Lampiran 5 SDM BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 106

Lampiran 6 Kegiatan BPS Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 107

Lampiran 7 Publikasi BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 111

xiii
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

xiv
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

RINGKASAN EKSEKUTIF

Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara disusun sebagai bentuk


akuntabilitas terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi BPS Provinsi Sumatera
Utara atas penggunaan anggaran. Laporan Kinerja juga merupakan wujud
pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian visi dan misi yang telah
ditetapkan. Untuk mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi, telah ditetapkan
4 (tiga) tujuan yang harus dicapai BPS pada tahun 2017 sebagaimana
tertuang dalam Renstra BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2019
Riview Tahun 2017.
Secara umum kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 dapat
dikatakan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari rata-rata capaian kinerja tujuan
dan sasaran strategis yang masing-masing sebesar 97,78 persen dan 101
persen. Keinginan BPS Provinsi Sumatera Utara untuk menghasilkan data
yang berkualitas tercermin dari meningkatnya kepuasan konsumen terhadap
kualitas data yang dihasilkan. Demikian juga keinginan untuk meningkatkan
pelayanan prima atas hasil kegiatan statistik, juga tercermin dari semakin
meningkatnya kepuasan konsumen atas pelayanan data BPS. Peningkatan
birokrasi yang akuntabel juga didukung dengan kegiatan-kegiatan yang
bersifat membangun Sumber Daya Manusia pada pegawai BPS Provinsi
Sumatera Utara serta meningkatkan kinerja bukan hanya yang bersifat teknis,
tetapi juga yang bersifat non teknis seperti pada bidang administrasi.
Dalam rangka mendukung tercapainya tujuan dari program dan
kegiatan yang diusulkan, pada TA 2017 BPS Provinsi Sumatera Utara
mendapatkan pagu sebesar Rp. 38.700.078.000 dengan realisasi sebesar
Rp. 36.581.479.055. Jika dibandingkan dengan capaian kinerja tujuan
maupun sasaran strategis dapat dikatakan BPS telah melakukan efisiensi
penggunaan anggaran dengan penyerapan anggaran sebesar 94,53 persen.

xv
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BAB I
PENDAHULUAN

1
49 52

Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

38.61%
35.65%

17.82%

7.92%

≥ S2 S1 DIII ≤ SMA

2
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Salah satu asas penyelenggaraan good governance yang tercantum


dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan
Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme adalah azas
akuntabilitas. Azas tersebut menyatakan bahwa setiap kegiatan dan hasil
akhir dari kegiatan penyelenggaraan Negara harus dapat dipertanggung-
jawabkan kepada masyarakat.
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah juga menyatakan bahwa dalam
rangka lebih meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya
guna, berhasil guna dan bertanggung jawab, dipandang perlu adanya
pelaporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah untuk mengetahui
kemampuannya dalam pencapaian visi, misi, dan tujuan organisasi, sehingga
dapat dilakukan perbaikan kinerja yang berkesinambungan.
Penyusunan Laporan Kinerja (LAKIN) BPS Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2017 adalah salah satu perwujudan kewajiban BPS Provinsi Sumatera
Utara untuk mempertanggungjawabkan kinerja dalam rangka mencapai
tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan pada awal tahun 2017. Hal ini juga
berguna untuk menciptakan transparansi kinerja BPS Provinsi Sumatera
Utara sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan stake holder
terhadap BPS Provinsi Sumatera Utara.

BPS Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan target kinerja dari


setiap indikator tujuan dan sasaran sebagaimana tertuang dalam Perjanjian

3
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Kinerja (PK) BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017. Realisasi dan target
yang telah ditetapkan pada awal tahun tersebut akan dimonitoring dan setiap
pencapaian tujuan maupun sasaran BPS Provinsi Sumatera Utara akan
dituangkan dalam laporan kinerja tahunan. Laporan Kinerja ini juga
merupakan bentuk akuntabilitas BPS sebagai penyelenggara Negara dalam
rangka pelaksanaan pemerintahan yang lebih baik dan menjadi bahan
evaluasi untuk mencapai kinerja yang lebih optimal di tahun mendatang.

Hal terpenting dalam penyusunan LAKIN adalah pengukuran kinerja


dan evaluasi, serta pengungkapan secara memadai hasil analisis terhadap
pengukuran kinerja. Dengan adanya LAKIN, dapat diketahui tingkat capaian
kinerja suatu organisasi dan hal lain yang terkait dengan pelaksanaan tugas
dan fungsinya, terutama gambaran mengenai tingkat kesesuaian antara
program dan kegiatan yang direncanakan dengan realisasinya. Laporan
Kinerja ini dapat juga digunakan sebagai acuan dalam menyusun rencana
kinerja dan rencana anggaran di tahun mendatang.
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017
merupakan wujud pertanggungjawaban dalam melaksanakan tugas dan
fungsi selama Tahun 2017 dan akuntabilitas kinerja BPS Provinsi Sumatera
Utara sebagai penyelenggara negara. Laporan kinerja ini juga disusun
sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 tahun 2014
tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Hal ini
berguna untuk menciptakan transparansi kinerja BPS sehingga dapat
menjaga kepercayaan masyarakat dan stake holder terhadap BPS.
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) meliputi
Rencana Strategis, Rencana Kinerja Tahunan, Penetapan Kinerja,
Pengukuran Kinerja dan Laporan Pertanggungjawaban Kinerja. Sistem ini
merupakan instrumen untuk menciptakan transparansi instansi pemerintah

4
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

sehingga dapat menjaga terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada


pemerintah. Selain itu, SAKIP ini juga dapat dijadikan sebagai media untuk
menunjukkan capaian prestasi dari lembaga pemerintah. Di dalam Laporan
Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara 2017 tertuang hasil capaian kinerja
tujuan dan sasaran BPS Provinsi Sumatera Utara selama tahun 2017.

Tugas, Fungsi dan Susunan Oganisasi BPS Provinsi Sumatera Utara


diatur oleh Keputusan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Nomor 121 Tahun
2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan BPS di Daerah. BPS
Provinsi Sumatera Utara adalah Perwakilan BPS di Provinsi Sumatera Utara
yang dipimpin oleh seorang Kepala BPS Provinsi yang berada di bawah dan
bertanggung jawab kepada Kepala BPS.

BPS Provinsi Sumatera Utara mempunyai tugas melaksanakan


penyelenggaraan statistik dasar di provinsi Sumatera Utara sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam
melaksanakan tugasnya, BPS Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan
fungsi:
a. Penyelenggaraan statistik dasar di provinsi Sumatera Utara
b. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BPS
Provinsi Sumatera Utara
c. Pelancaran dan pembinaan terhadap kegiatan instansi
pemerintah di bidang kegiatan statistik di Provinsi Sumatera Utara
d. Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum
di bidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata
laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian,
perlengkapan, dan rumah tangga BPS Provinsi Sumatera Utara

5
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Susunan Organisasi BPS Provinsi Sumatera Utara terdiri dari:


a. Kepala
b. Bagian Tata Usaha
c. Bidang Statistik Sosial
d. Bidang Statistik Produksi
e. Bidang Statistik Distribusi
f. Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik
g. Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik
h. Kelompok Jabatan Fungsional
Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara mempunyai tugas memimpin
BPS Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan tugas dan fungsi BPS Provinsi
Sumatera Utara serta membina aparatur BPS Provinsi Sumatera Utara agar
berdaya guna dan berhasil guna.
Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan penyusunan
rencana dan program, urusan kepegawaian dan hukum, keuangan,
perlengkapan, serta urusan dalam. Dalam melaksanakan tugasnya, Bagian
Tata Usaha menyelenggarakan fungsi penyelenggaraan urusan
perencanaan dan program, pelaksanaan umum, pelaksanaan kepegawaian
dan hukum, pelaksanaan urusan keuangan, dan pelaksanaan pengadaan
barang/jasa. Bagian Tata Usaha terdiri dari :
a. Subbagian Bina Program,
b. Subbagian Umum,
c. Subbagian Kepegawaian dan Hukum,
d. Subbagian Keuangan, dan

e. Subbagian Pengadaan Barang/Jasa.

Bidang Statistik Sosial mempunyai tugas melaksanakan


pengumpulan, pengolahan, analisis, evaluasi, pelaporan, dan

6
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

pengembangan statistik kependudukan, statistik kesejahteraan rakyat, dan


statistik ketahanan sosial. Dalam melaksanakan tugasnya, Bidang Statistik
Sosial menyelenggarakan fungsi pelaksanaan urusan pengumpulan,
pengolahan, analisis, evaluasi, pelaporan, dan pengembangan statistik
kependudukan, statistik kesejateraan rakyat, dan statistik ketahanan sosial.
Bidang statistik sosial terdiri dari:

a. Seksi Statistik Kependudukan,


b. Seksi Statistik Kesejahteraan Rakyat, dan
c. Seksi Statistik Ketahanan Sosial.

Bidang Statistik Produksi mempunyai tugas melasanakan


pengumpulan, pengolahan, analisis, evaluasi, pelaporan, dan
pengembangan statistik pertanian, statistik industri, serta statistik
pertambangan, energi, dan konstruksi. Dalam melaksanakan tugasnya,
Bidang Statistik Produksi menyelenggarakan fungsi pelaksanaan urusan
pengumpulan, pengolahan, analisis, evaluasi, pelaporan, dan
pengembangan statistik pertanian, statistik industri, dan statistik
pertambangan, energi, dan konstruksi. Bidang Statistik Produksi terdiri dari:
a. Seksi Statistik Pertanian,
b. Seksi Statistik Industri, dan
c. Seksi Statistik Pertambangan Energi dan Konstruksi.

Bidang Statistik Distribusi mempunyai tugas melaksanakan


pengumpulan, pengolahan, analisis, evaluasi, pelaporan, dan
pengembangan statistik harga konsumen dan harga perdagangan besar,
statistik keuangan dan hatga produsen, serta statistik niaga dan jasa. Dalam
melaksanakan tugasnya, Bidang Statistik Distribusi menyelenggarakan
fungsi pelaksanaan urusan pengumpulan, pengolahan, analisis, evaluasi,
pelaporan, dan pengembangan statistik harga konsumen dan harga

7
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

perdagangan besar, statistik keuangan dan harga produsen, dan statistik


niaga dan jasa.
Bidang Statistik Distribusi terdiri dari:
a. Seksi Statistik Harga Konsumen dan Harga Perdagangan Besar,
b. Seksi Statistik Keuangan dan Harga Produsen, dan
c. Seksi Statistik Niaga dan Jasa.
Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik mempunyai tugas
melaksanakan penyusunan neraca produksi, neraca konsumsi, dan analisis
statistik lintas sektor. Dalam melaksanakan tugasnya, Bidang Neraca
Wilayah dan Analisis Statistik menyelenggarakan fungsi pelaksanaan urusan
penyusunan neraca produksi, neraca konsumsi, dan pelaksanaan analisis
statistik lintas sektor.
Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik terdiri dari:
a. Seksi Neraca Produksi,
b. Seksi Neraca Konsumsi, dan
c. Seksi Analisis Statistik Lintas Sektor.
Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik mempunyai
tugas melaksanakan integrasi pengolahan data, pengolahan jaringan dan
rujukan statistik, serta disminasi dan layanan statistik. Dalam melaksanakan
tugasnya, Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik
menyelenggarakan fungsi pelaksanaan urusan integrasi pengolahan data,
pengolahan jaringan dan rujukan statistik, dan diseminasi dan layanan
statistik.
Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik terdiri dari:
a. Seksi Integrasi Pengolahan Data,
b. Seksi Jaringan dan Rujukan Statistik, dan
c. Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik.
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan
sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan ketentuan

8
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kelompok Jabatan Fungsional


terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi dalam beberapa
Kelompok Jabatan Fungsional sesuai dengan bidang keahliannya.

Faktor pendukung keberhasilan suatu organisasi salah satunya


adalah ketersediaan Sumber Daya Manusia yang handal. Tantangan,
persaingan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan
profesional untuk mencapai efektivitas dan efisiensi 49 52

dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan. Pada


akhir tahun 2017, jumlah pegawai di BPS Provinsi
Sumatera Utara sebanyak 101 orang. Dengan jumlah
Pegawai Laki-laki sebanyak 49 orang dan Perempuan
sebanyak 52 orang.

Jenjang pendidikan merupakan salah satu indikator untuk menilai


kualitas SDM. Salah satu usaha peningkatan SDM adalah memberikan ijin
belajar pada jenjang yang lebih tinggi bagi pegawai di Lingkungan BPS
Provinsi Sumatera Utara. Komposisi pegawai BPS Provinsi Sumatera Utara
menurut jenjang pendidikan dapat dilihat pada grafik dibawah ini:

38.61%
35.65%

17.82%

7.92%

≥ S2 S1 DIII ≤ SMA

9
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Komposisi SDM terbesar dengan tingkat pendidikan S2 dan D-IV/S1


yaitu sebesar 37 persen. Hal tersebut mencerminkan bahwa kualitas SDM
BPS Provinsi Sumatera utara cukup baik untuk mendukung pelaksanaan
tugas dan fungsinya. Namun, meskipun kualitas SDM secara umum baik bila
tidak memperhitungkan beban pekerjaan per pegawai akan mempengaruhi
kualitas suatu pekerjaan. Oleh karena itu, kuantitas pegawai juga diperlukan
dalam memperhitungkan beban tugas di masing-masing wilayah kerja.
Berikut distribusi SDM menurut unit kerja di BPS Provinsi Sumatera Utara
Tahun 2017:

Bidang Stat. Produksi


12 pegawai
Bidang Stat. Sosial
14 pegawai

Bidang IPDS
12 pegawai

Bidang Stat. NWAS


13 pegawai

Bidang Stat. Distribusi


16 pegawai

Bagian Tata Usaha


33 pegawai

Gambar 1. Distribusi SDM BPS Provinsi Sumatera Utara Menurut Unit Kerja Tahun 2017

Perencanaan SDM melalui pola perencanaan karier di BPS Provinsi


Sumatera Utara perlu diupayakan agar menjadi rangkaian kegiatan yang
dilakukan secara sistematis dan strategis dengan menggunakan teknologi
yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pegawai di masa yang akan datang
dalam jumlah dan kualitas sesuai yang dibutuhkan.

10
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Pola perencanaan karier menggambarkan alur pengembangan karier


yang menunjukkan keterkaitan dan keserasian antara jabatan, pangkat,
pendidikan dan pelatihan jabatan, kompetensi serta masa jabatan seseorang
PNS sejak pengangkatan pertama dalam jabatan tertentu sampai dengan
pensiun. Pola karier yang jelas dapat memacu kinerja pegawai karena
mereka dapat menentukan sendiri kariernya sesuai dengan kemampuan dan
kompetensi yang dimiliki. Pola perencanaan karir di BPS masih dalam proses
pengembangan antara lain dengan mengevaluasi peta jabatan, nilai jabatan
dan kelas jabatan, sesuai dengan perkembangan dan tuntutan organisasi.

Grafik 2. Jumlah Pegawai Menurut Golongan

Golongan II 8 pegawai

Golongan III 73 pegawai

Golongan IV 20 pegawai

BPS memiliki peran yang sangat penting dalam bidang perencanaan,


monitoring, dan evaluasi pembangunan Nasional. BPS bertanggung jawab
dalam penyediaan data dan informasi statistik dasar, serta menjalankan
fungsi koordinasi dan pembinaan terhadap pelaksanaan statistik sektoral.

Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, stake holder


menginginkan agar data dapat tersedia lebih cepat (faster), dapat diperoleh
lebih mudah (easier), lebih berkualitas (better) dan lebih murah (cheaper). Hal
tersebut menjadi fokus utama BPS Provinsi Sumatera Utara untuk

11
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

menyediakan data secara lebih cepat, akurat dan dapat diakses publik
dengan mudah melalui website BPS Provinsi Sumatera Utara. Untuk
mendukung peran tersebut dan untuk mencapaian tujuan yang diinginkan,
potensi yang dimiliki BPS Provinsi Sumatera Utara harus dapat terus
ditingkatkan dalam bidang teknologi informasi, proses/SOP, dokumentasi,
Leadership, Komunikasi, Strategi, Partnership & resources, Arsiparis,
Website, dan Utilisasi Barang Milik Negara (BMN).

Teknologi Informasi
Potensi BPS Provinsi Sumatera Utara dalam bidang teknologi
informasi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan statistik,
baik dari sisi pengumpulan, pengolahan maupun diseminasi. Dengan
penggunaan mobile applications akan menjadikan proses pengumpulan data
survei berlangsung dengan lebih cepat
dan efisien.

BPS Provinsi Sumatera Utara


juga telah memiliki sistem teknologi
informasi yang cukup memadai untuk
mendukung operasional kantor.
Sistem ini sangat membantu dan
menjadikan pekerjaan yang berkaitan
dengan administrasi menjadi lebih
efisien. Sistem ini dilengkapi 17 fitur
yang mempunyai fungsi masing-
masing dan untuk beberapa fitur masih
terus dilakukan pengembangan.
Beberapa aplikasi lain juga terus
Gambar 2. Sistem Bapusta BPS Provinsi Sumatera Utara
dikembangkan seperti presensi online
untuk setiap pegawai untuk mempermudah dalam pekerjaan kepegawaian.

12
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Proses/SOP
Dari sisi proses, BPS Provinsi Sumatera Utara sedang melakukan
upaya untuk mengidentifikasi, merancang dan menerapkan serta
memperbaiki proses bisnis yang rutin dilakukan dengan penyusunan SOP di
masing-masing unit kerja untuk setiap kegiatan yang dilakukan oleh BPS
Provinsi Sumatera Utara.

Dokumentasi
Dokumentasi dan pengarsipan dari semua kegiatan yang dilakukan
oleh BPS Provinsi Sumatera Utara beserta permasalahannya perlu dilakukan
agar bisa menjadi bahan evaluasi dan lesson learned bagi pelaksanaan
kegiatan tersebut di masa yang akan datang serta sebagai bahan perbaikan
SOP sebagai sebuah living document.

Pengukuran Kinerja
Sampai tahun 2017, BPS telah menyelesaikan pengukuran indikator
kinerja organisasi hingga pada level Eselon II (BPS Pusat dan Provinsi).
Sedangkan untuk level individu, pengukuran kinerja mengacu pada dokumen
capaian kinerja pegawai setiap bulan dan sasaran kinerja pegawai yang
dibuat setahun sekali. Pada tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara sudah
membentuk sistem penilaian kinerja secara online dengan standar dan
formula yang tidak hanya melihat dari sisi kuantitas dan ketepatan waktu
namun juga mencakup kualitas kinerja, walaupun sistem ini masih terus
dikembangkan agar mencapai system yang lebih sempurna.

Leadership
BPS Provinsi Sumatera Utara telah melaksanakan program
Leadership Training yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para
pejabat BPS, salah satu diantaranya adalah dalam hal melakukan komunikasi
intensif di lingkungan BPS.

13
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Komunikasi
BPS Provinsi Sumatera Utara menyadari akan pentingnya komunikasi
dua arah antara penyedia data, yaitu BPS Provinsi Sumatera Utara dengan
pengguna data. Upaya sosialisasi kegiatan BPS Provinsi Sumatera Utara
yang kurang proaktif, berperan atas minimnya kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya statistik. BPS Provinsi Sumatera Utara telah melakukan
pengembangan sistem manajemen keluhan guna menampung saran dan
kritik baik dari pengguna data maupun penyedia data (responden BPS)
sebagai salah satu strategi komunikasi dalam meningkatkan kualitas data
BPS Provinsi Sumatera Utara.

Partnership & resources


Ketidaksesuaian waktu publikasi dan belum optimalnya koordinasi
dan evaluasi menjadi kendala utama dalam penerapan Advance Release
Calendar (ARC), seperti keterlambatan publikasi karena proses pengolahan
dan editing data yang memakan waktu lebih lama atau keterlambatan data
sekunder dari instansi eksternal. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya
perbaikan disetiap tahapan proses bisnis sehingga bisa meningkatkan
kualitas publikasi dari dimensi timeliness dan punctuality. Peningkatan
kualitas juga bisa diperoleh dari kordinasi yang baik antar semua pihak
(stakeholder) dan evaluasi secara rutin. Selain itu, diperlukan juga monitoring
kualitas dan manajemen survei yang terintegrasi guna mendukung
keberhasilan ARC dengan data yang berkualitas.

Arsiparis

BPS Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2017 telah melakukan


kegiatan arsiparis pada dokumen keuangan. Hal ini bertujuan untuk
merapikan arsip, mengamankan fisik arsip dan memudahkan penemuan
kembali arsip keuangan. Kegiatan ini didukung dengan sistem berbasis IT
yaitu dengan Aplikasi Record Center Information System (ReCIS). Dengan

14
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

dilakukannya kegiatan arsiparis pada dokumen keuangan, kendala yang


selama ini dihadapi seperti dokumen terpisah, tidak tersusun dan tidak
terdata, dan dokumen yang sulit ditemukan kembali dapat diatasi. Manfaat
yang diterima BPS Provinsi Sumatera Utara dari kegiatan arsiparis, yaitu
penemuan kembali arsip dapat dilakukan dengan mudah, cepat, tepat dan
akurat serta lengkap, Peningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip,
dan penamaan, penataan, dan penyimpanan arsip yang akan disesuaikan
dengan prinsip-prinsip pengelolaan arsip yang berlaku.

Gambar 3. Rapat Hasil Pengelolaan Arsip Keuangan


di BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Website

Website BPS Provinsi Sumatera Utara bertujuan untuk memenuhi


tuntutan pengguna akan data yang cepat, mudah, dan murah. Untuk menjaga
kualitas konten website, BPS Provinsi Sumatera Utara terus melakukan
monitoring dan evaluasi penyajian website, menambah dan memperbaiki
kualitas konten website, Melakukan perbaikan dan pengembangan agar
website BPS Provinsi Sumatera Utara menjadi user friendly bagi pengguna
data seperti menyajikan tabel dinamis, sehingga pengguna dapat membuat
tabel yang diinginkannya dengan menggunakan data yang tersedia. Seluruh

15
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

publikasi dan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis oleh BPS Provinsi
Sumatera Utara juga tersajikan secara gratis untuk seluruh pengguna data
dan dapat diunduh pada website https://sumut.bps.go.id

Gambar 4. Website BPS Provinsi Sumatera Utara

Utilisasi Barang Milik Negara (BMN)

Utilisasi BMN adalah kegiatan pendayagunaan, atau pemanfaatan


BMN untuk mendukung kegiatan BPS Provinsi Sumatera Utara. Utilisasi BMN
yang optimal berdampak pada peningkatan kinerja organisasi. Kendala yang
dihadapi dalam hal ini adalah adanya gap antara kapasitas kemampuan SDM
dengan pemanfaatan BMN, khususnya untuk BMN dengan fitur teknologi
tinggi. Diperlukan pelatihan dan pengembangan SDM yang tepat untuk
optimalisasi pemanfaatan BMN tertentu. Selain itu, monitoring dan evaluasi
utilisasi BMN juga menjadi upaya optimalisasi sekaligus mencegah
penyimpangan penggunaan BMN.

16
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Permasalahan utama yang menjadi tantangan BPS Provinsi


Sumatera Utara yang berpengaruh kuat pada implementasi Reformasi
Birokrasi (RB) di BPS, diantaranya adalah:

BPS Provinsi Sumatera Utara bertanggung jawab untuk penyediaan


data statistik dasar dan sektoral seperti diatur di dalam UU Nomor 16
Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51
Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik. Sesuai dengan
amanat Undang-Undang, BPS Provinsi Sumatera Utara memiliki
tugas dan tanggung jawab sebagai koordinator seluruh kegiatan
statistik yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu,
komitmen BPS Provinsi Sumatera Utara dalam melaksanakan
amanah mewujudkan Sistem Statistik Nasional (SSN) yang tertuang
dalam UU tersebut menjadi tantangan besar ke depan.

Keberhasilan RB sangat tergantung pada kompetensi SDM dalam


implementasinya. Semakin tepat dan kompeten SDM maka semakin
tinggi tingkat keberhasilan RB. Jargon,”the right man, on the right
place, in the right time” adalah hal yang perlu diperhatikan dalam
pelaksanaan RB. Hal ini berarti, tidak hanya aspek SDM saja tetapi
ketepatan tugas dan fungsi unit kerja di BPS Provinsi Sumatera Utara
(struktur organisasi) juga sangat menentukan. Pemenuhan kebutuhan
akan SDM baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, dan perubahan
struktur organisasi yang diharapkan dapat menjadi tantangan di
internal BPS Provinsi Sumatera Utara sendiri.

Dinamika perubahaan lingkungan organisasi dan perkembangan


Teknologi Informasi (TI) yang begitu cepat menuntut BPS Provinsi
Sumatera Utara untuk dapat melakukan adaptasi sehingga mampu
menjaga eksistensi dalam jangka panjang. Untuk menjawab
tantangan ini, lazimnya suatu institusi harus mempunyai perancangan

17
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

sebuah Enterprise Architecture (EA). EA pada prinsipnya adalah


sebuah usaha standarisasi dan integrasi, serta sebagai panduan
untuk merealisasikan tujuan strategis dari kondisi saat ini (as-is) ke
kondisi yang dicita-citakan (to-be).

Pemahaman masyarakat tentang pentingnya data yang dikumpulkan


oleh BPS masih sangat rendah. Hal ini dibuktikan dengan masih
banyaknya kendala yang ditemui oleh petugas lapangan dalam
mengumpulkan data dan rendahnya respon untuk kelompok
responden dan survei tertentu. Oleh karena itu, BPS Provinsi
Sumatera Utara perlu melakukan inovasi dalam mensosialisasikan
semua kegiatan statistik dan selalu melibatkan pemerintah setempat
serta masyarakat dalam kegiatan statistik yang dilakukan oleh BPS
Provinsi Sumatera Utara.

Gambar 5. Koordinasi BPS Provinsi Sumatera Utara dengan Stake Holder


Audiensi dengan Gubernur Provinsi Sumatera Utara Audiensi dengan UIN Sumatera Utara

Coffee morning dengan Diskominfo Sumatera Utara Kunjungan Konjen China

18
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Seringkali data yang dihasilkan oleh BPS diragukan keakuratannya


karena tidak sesuai dengan fenomena yang terjadi di masyarakat. Hal
ini dapat disebabkan oleh perbedaan sudut pandang antara
masyarakat (universitas, para ahli) dengan BPS sebagai penghasil
data. Untuk menghindari kesalahan tersebut, BPS Provinsi Sumatera
Utara perlu meningkatkan koordinasi dengan instansi lain, terutama
mengenai konsep definisi dan standar klasifikasi yang digunakan.

Data Statistik masih dianggap rumit. Hal ini bisa terjadi karena
penyajian berupa aneka tabel, variabel, rumus dan grafik beserta
indikator data analisisnya yang kurang menarik. Sehingga BPS
Provinsi Sumatera Utara sudah mulai mencanangkan penyajian data
dengan menggunakan infografis agar penyajian data lebih menarik
dan mudah untuk dipahami bagi seluruh pengguna data.

Intensitas komunikasi BPS Provinsi Sumatera Utara dengan


masyarakat belum konsisten. Sosialisasi institusi dan aneka survei
rutin tidak semeriah sosialisasi sensus. Sosialisasi BPS Provinsi
Sumatera Utara tentang hasil sensus/survei tidak seintens
pelaksanaan lapangan. BPS Provinsi Sumatera Utara cenderung
responsif daripada leading issues dalam pemberitaan data pada
media.

19
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Mengacu pada Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 tahun 2014


tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata
Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, laporan kinerja BPS
tahun 2017 disajikan dengan sistematika sebagai berikut:

Bab I. Pendahuluan, pada bab ini disajikan latar belakang; maksud dan
tujuan disusunnya laporan kinerja; tugas, fungsi, dan susunan
organisasi BPS Provinsi Sumatera Utara; sumber daya manusia di
BPS Provinsi Sumatera Utara, potensi dan permasalahan yang
dihadapi BPS Provinsi Sumatera Utara; serta sistematika penyajian
laporan.

Bab II. Perencanaan Kinerja, pada bab ini berisi Rencana Strategis
(Renstra) BPS Provinsi Sumatera Utara 2015-2019 dan Perjanjian
Kinerja (PK) BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017.

Bab III. Akuntabilitas Kinerja, pada bab ini berisi Capaian Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017, Perkembangan Capaian
Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 terhadap
Realisasi Kinerja Tahun 2016, Capaian Kinerja BPS Provinsi
Sumatera Utara Tahun 2017 terhadap Target Renstra 2017-2019,
Prestasi Tahun 2017, Kegiatan Prioritas BPS Provinsi Sumatera
Utara 2017, Upaya Efisiensi di BPS Provinsi Sumatera Utara dan
Kinerja Anggaran Tahun 2017.

Bab IV. Penutup, pada bab ini berisi Tinjauan Umum dan Tindak Lanjut
perbaikan untuk tahun berikutnya.

20
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BAB II
PERENCANAAN KINERJA

21
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Misi:
Visi:
1. Menyediakan data statistik berkualitas “Pelopor Data
Statistik
2. Memperkuat Sistem Statistik Nasional yang berkesinambungan Terpercaya Untuk
Semua”
3. Membangun insan statistik yang profesional, berintegritas dan amanah

Visi

Misi

T1 T2 T3 T4

SS4 SS5
SS1 22 SS2 SS3
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

2.1. Rencana Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara


Tahun 2015 - 2019

Perencanaan yang baik adalah kunci suksesnya suatu organisasi.


Untuk mencapai tujuan dan sasaran pada Tahun 2017, BPS Provinsi
Sumatera Utara membuat suatu Perencanaan Kinerja Tahun 2017.
Perencanaan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 merujuk
pada Rencana Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2019.
Dalam Rencana Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2019
tertuang visi dan misi BPS Provinsi Sumatera Utara. Visi BPS Provinsi
Sumatera Utara tahun 2015-2019:

“Pelopor Data Statistik Terpercaya untuk Semua”


(“The Agent of Trustworthy Statistical Data for All”)

“Pelopor” mempunyai makna bahwa BPS Provinsi Sumatera Utara


sebagai pencetus ide penyedia statistik terpercaya, sekaligus sebagai pelaku
dalam penyediaan statistik terpercaya. “Data Statistik Terpercaya” yaitu
statistik yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya. “Untuk Semua”
dimaksudkan bahwa semua pihak mempunyai hak yang sama untuk
mengakses data BPS Provinsi Sumatera Utara (impartial) baik pengguna
data nasional maupun internasional.
Dengan visi BPS 2015-2019, eksistensi BPS Provinsi Sumatera Utara
sebagai penyedia data dan informasi statistik menjadi semakin penting,
karena dapat dipercaya semua pihak. Di samping itu, visi BPS Provinsi
Sumatera Utara juga memberikan ruang bagi berbagai pihak untuk ikut serta

23
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

dalam menyediakan, memanfaatkan, dan menggunakan data dan informasi


statistik. Visi tersebut dicapai dengan misi sebagai berikut:

1. Menyediakan data statistik berkualitas melalui kegiatan statistik


yang terintegrasi dan berstandar nasional maupun internasional.
2. Memperkuat Sistem Statistik Nasional yang berkesinambungan
melalui pembinaan dan koordinasi di bidang statistik.
3. Membangun insan statistik yang profesional, berintegritas dan
amanah untuk kemajuan perstatistikan.

Gambar 6. Visi dan Misi BPS Provinsi Sumatera Utara

Misi:
Visi:
2. Menyediakan data statistik berkualitas “Pelopor Data
Statistik
2. Memperkuat Sistem Statistik Nasional yang berkesinambungan Terpercaya Untuk
Semua”
3. Membangun insan statistik yang profesional, berintegritas dan amanah

Menyediakan data statistik…

“BPS Provinsi Sumatera Utara merupakan penyelenggara statistik dasar,


yaitu statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat
luas, baik bagi pemerintah maupun masyarakat (Perpres No. 86 Tahun
2007).

…berkualitas…

“Berkualitas berarti data statistik yang dihasilkan BPS Provinsi Sumatera


Utara memenuhi dimensi kualitas yakni relevan, akurat, disajikan tepat waktu,
koheren, dapat diakses dan dapat diinterpretasikan.
Kerangka penjaminan kualitas (quality assurance) statistik merupakan
perangkat kerja yang pertama kali diperkenalkan oleh Perserikatan Bangsa
Bangsa untuk menilai kualitas terhadap produk statistik yang dihasilkan oleh
lembaga statistik resmi suatu negara. Perangkat tersebut berfungsi sebagai

24
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

sistem manajemen untuk memantau dan mengevaluasi jalannya proses


statistik, yang tahapannya mulai dari pengumpulan data dan informasi
sampai dengan penyajian hasil.
Sebagai penyedia data dan informasi maka BPS Provinsi Sumatera
Utara harus mampu menyediakan data yang berkualitas, dengan kata lain
kualitas data memegang peranan penting dalam penyediaan statistik resmi
yang menjadi tugas dan wewenang BPS.”

…melalui kegiatan statistik yang terintegrasi…

“Kata terintegrasi bermakna bahwa penyelenggaraan kegiatan statistik perlu


lebih mengedepankan pendekatan fungsional, serta mengurangi
pelaksanaan yang bersifat terkotak-kotak (silo thinking). Pendekatan
fungsional berarti alur proses dari pengumpulan data, pengolahan data
hingga diseminasi data dilakukan secara terintegrasi antar subject matter.
Terintegrasi juga berarti penyelenggaraan statistik yang dilakukan bersama-
sama oleh pemerintah dan masyarakat harus saling mengisi dan saling
memperkuat dalam memenuhi kebutuhan statistik”. (UU No. 16 Tahun
1997)”.

… dan berstandar internasional…

“Setiap penyelenggaraan kegiatan statistik, BPS akan selalu berpedoman


kepada konsep, standar dan metode yang berlaku secara universal dan
berstandar internasional, mengikuti kaidah yang digariskan dalam
Fundamental Principle of Official Statistics”.

Memperkuat Sistem Statistik Nasional yang berkesinambungan …

“Sistem Statistik Nasional adalah suatu tatanan yang terdiri atas unsur-unsur
yang secara teratur saling berkaitan, sehingga membentuk totalitas dalam
penyelenggaraan statistik. Sistem Statistik Nasional perlu diwujudkan secara
terus menerus dan berkelanjutan. (UU No. 16 Tahun 1997)”.

25
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

… pembinaan dan koordinasi …

“BPS memiliki mandat untuk melakukan pembinaan terhadap instansi lain


terkait dengan pelaksanaan kegiatan statistik sektoral. BPS juga memiliki
mandat untuk melakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan
instansi pemerintah untuk membangun pembakuan konsep, definisi,
klasifikasi, dan ukuran ukuran. (UU No. 16 Tahun 1997).
Dalam rangka perencanaan pembangunan nasional pada khususnya,
dan pembangunan sistem rujukan informasi statistik nasional pada
umumnya, penyelenggaraan kegiatan statistik perlu didukung upaya-upaya
koordinasi dan kerjasama serta upaya pembinaan terhadap seluruh
komponen masyarakat statistik (PP No.51 Tahun 1999 tentang
Penyelenggaraan Statistik).

Gambar 7. Focus Group Discussion BPS Provinsi Sumatera Utara dengan Instansi Terkait

26
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Dalam melakukan pembinaan statistik, BPS dapat bekerja sama


dengan instansi pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swasta, dan atau
unsur masyarakat lainnya. Upaya pembinaan statistik yang dilakukan BPS
sesuai PP No. 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, meliputi:

1. Peningkatan kemampuan SDM dalam penyelenggaraan statistik;


2. Pengembangan statistik sebagai ilmu;
3. Peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
dapat mendukung penyelenggaraan statistik;
4. Perwujudan kondisi yang mendukung terbentuknya pembakuan
dan pengembangan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-
ukuran dalam kerangka semangat kerjasama dengan para
penyelenggara kegiatan statistik lainnya;
5. Pengembangan sistem informasi statistik;
6. Peningkatan penyebarluasan informasi statistik;
7. Peningkatan kemampuan penggunaan dan pemanfaatan hasil
statistik untuk mendukung pembangunan nasional; Peningkatan
kesadaran masyarakat akan arti dan kegunaan statistik.

Koordinasi dan kerjasama penyelengaraan statistik meliputi hal-hal


yang berkaitan dengan:
a. Pelaksanaan kegiatan statistik;
b. Pembakuan konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran.

Koordinasi dan atau kerjasama penyelenggaraan statistik antara


BPS, instansi pemerintah, dan masyarakat dilaksanakan atas dasar prinsip
kemitraan. Koordinasi dan/atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik
dilakukan dalam rangka membangun satu pusat rujukan informasi statistik
nasional. Koordinasi dan atau kerjasama pelaksanaan kegiatan statistik
mencakup perencanaan, pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan/atau
analisis statistik”.

27
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Membangun insan statistik…

“Pembangunan insan statistik dilakukan untuk


mewujudkan pengejawantahan nilai-nilai
organisasi Badan Pusat Statistik Provinsi
Sumatera Utara. Nilai inti tersebut merupakan
pondasi yang kokoh untuk membangun jati diri
dan penuntun perilaku setiap insan BPS dalam
melaksanakan tugas. Adapun penjabaran dari
Gambar 8. Nilai Inti BPS
nilai Inti BPS ini adalah sebagai berikut:
1. Profesional
Dalam menyelenggarakan kegiatan statistik, insan statistik yang
harus memiliki kapasitas dan kapabilitas yang diperlukan untuk menghasilkan
data statistik yang berkualitas dengan unsur-unsur sebagai berikut:
a. Kompeten, yaitu mempunyai keahlian dibidang tugas yang
diemban.
b. Efektif, yaitu memberikan hasil maksimal.
c. Efisien, yaitu mengerjakan setiap tugas secara produktif, dengan
sumber daya minimal.
b. Inovatif, yaitu selalu melakukan pembaruan dan atau
penyempurnaan melalui proses pembelajaran diri secara terus-
menerus.
c. Sistemik, yaitu meyakini bahwa setiap pekerjaan mempunyai tata
urutan proses sehingga pekerjaan yang satu menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dari pekerjaan yang lain.
2. Integritas
Integritas merupakan sikap dan perilaku kerja yang harus dimiliki oleh
setiap pegawai dalam pengabdiannya kepada organisasi dengan unsur-
unsur sebagai berikut:

28
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

a. Dedikasi, yaitu memiliki pengabdian yang tinggi terhadap profesi


yang diemban dan institusi.
b. Disiplin, yaitu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan
yang telah ditetapkan.
c. Konsisten, yaitu selarasnya kata dengan perbuatan.
d. Terbuka, yaitu menghargai ide, saran, pendapat, masukan, dan
kritik dari berbagai pihak.
e. Akuntabel, yaitu bertanggung jawab dan setiap langkahnya
terukur.
3. Amanah
Amanah merupakan sikap kerja yang harus dimiliki oleh setiap
pegawai untuk dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
dengan unsur-unsur sebagai berikut:
a. Terpercaya, yaitu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan
ketentuan, yang tidak hanya didasarkan pada logika tetapi juga
sekaligus menyentuh dimensi mental spiritual.
b. Jujur, yaitu melaksanakan semua pekerjaan dengan tidak
menyimpang dari prinsip moralitas.
c. Tulus, yaitu melaksanakan tugas tanpa pamrih, menghindari
konflik kepentingan (pribadi, kelompok, dan golongan), serta
mendedikasikan semua tugas untuk perlindungan kehidupan
manusia, sebagai amal ibadah atau perbuatan untuk Tuhan Yang
Maha Esa.
d. Adil, yaitu menempatkan sesuatu secara berkeadilan dan
memberikan haknya.

Untuk mendukung terwujudnya visi dan misi BPS Provinsi Sumatera


Utara, maka ditetapkan tujuan yang harus dicapai. Rumusan Tujuan BPS
Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung upaya pencapaian visi dan misi

29
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BPS Provinsi Sumatera Utara dapat dijelaskan melalui pemaparan bagan di


bawah ini:

Tabel 1. Rumusan Visi, Misi, dan Tujuan BPS 2015-2019

MISI BPS 2015 -2019


Pelopor 1. Menyediakan data statistik berkualitas
data melalui kegiatan statistik yang terintegrasi
VISI
statistik dan berstandar nasional maupun
BPS
terpercaya internasional
2015-
untuk
2019
semua 2. Memperkuat Sistem Statistik Nasional yang
berkesinambungan melalui pembinaan dan
koordinasi di bidang statistik

3. Membangun insan statistik yang


profesional, berintegritas dan amanah
untuk kemajuan perstatistikan

1. Peningkatan kualitas data statistik melalui kerangka


TUJUAN penjaminan kualitas
2019 2. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik
3. Penguatan Sistem Statistik Nasional (SSN) melalui
koordinasi dan pembinaan yang efektif dibidang statistik
4. Peningkatan birokrasi yang akuntabel

Masing-masing tujuan memiliki sasaran strategis pencapaian.


Sasaran strategis merupakan kondisi yang akan dicapai secara nyata oleh
BPS Provinsi Sumatera Utara yang mencerminkan pengaruh yang
ditimbulkan oleh adanya hasil (outcome) dari satu atau beberapa program
BPS Provinsi Sumatera Utara. Program BPS Provinsi Sumatera Utara terdiri
dari program teknis yang merupakan program-program yang menghasilkan
pelayanan kepada masyarakat (pelayanan eksternal) dan program generik
merupakan program-program yang bersifat pelayanan internal untuk
mendukung dan atau administrasi BPS Provinsi Sumatera Utara (pelayanan

30
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

internal). Adapun tujuan dan sasaran strategis teknis BPS Provinsi Sumatera
Utara dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 2. Tujuan dan Sasaran Strategis BPS Provinsi Sumatera Utara

TUJUAN SASARAN STRATEGIS


(1) (2)

T1. Peningkatan kualitas


Meningkatnya kepercayaan
SS1.
data statistik pengguna terhadap kualitas data BPS

T2. Peningkatan Meningkatnya kualitas hubungan


pelayanan prima hasil SS2. dengan pengguna data (user
kegiatan statistik engagement)
T3. Penguatan Sistem
Statistik Nasional
(SSN) melalui Meningkatnya koordinasi dan
koordinasi dan SS3. kerjasama dalam penyelenggaraan
pembinaan yang SSN
efektif dibidang
statistik
Meningkatnya birokrasi yang
T4. Peningkatan birokrasi SS4.
akuntabel
yang akuntabel Meningkatnya kualitas sarana dan
SS5.
prasarana BPS

Masing-masing tujuan dan sasaran strategis pada tabel 2 diatas


memiliki indikator yang terukur agar dapat diketahui sejauh mana tingkat
pencapaiannya. Pengelolaan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara diawali
dengan tahapan perencanaan kinerja yaitu proses perumusan target kinerja.
Proses penetapan target Indikator Kinerja Utama (IKU) BPS Provinsi
Sumatera Utara Tahun 2017 telah mengacu kepada target yang ditetapkan
dalam Renstra dan kebijakan statistik (top down) serta memperhatikan
masukan/usulan target dari subject matter yang bertanggung jawab sesuai

31
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

dengan tugas dan fungsinya masing-masing (bottom up), kapasitas dan


kemampuan SDM yang dimiliki, pencapaian kinerja pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan visi, misi, tujuan, dan sasaran strategis yang telah
ditetapkan, serta mengacu pada Rancangan Awal RPJMN 2015-2019, maka
BPS Provinsi Sumatera Utara menetapkan arah kebijakan dan strategi untuk
mencapai tujuan dan sasaran-sasaran strategisnya (Lampiran 1). Hubungan
antara visi, misi, tujuan, dan sasaran strategis BPS Provinsi Sumatera Utara
dapat dilihat pada grafik berikut:

Grafik 3. Hubungan
Visi antara Visi, Misi,
Tujuan, dan Sasaran
Strategis
BPS Provinsi
Misi Sumatera Utara

T1 T2 T3 T4

SS1 SS2 SS3 SS4 SS5

Dalam pelaksanaan kegiatan statistik, penyusunan program dan


kegiatan dalam Renstra BPS Provinsi Sumatera Utara 2015-2019 mengacu
pada sasaran strategis yang telah ditetapkan. BPS Provinsi Sumatera Utara
mempunyai satu Program Teknis dan dua Program Generik. Program Teknis
BPS Provinsi Sumatera Utara adalah Program Penyediaan dan Pelayanan
Informasi Statistik (PPIS), dan Program Generik BPS Provinsi Sumatera
Utara meliputi Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas
Teknis Lainnya (DMPTTL) dan Program Peningkatan Sarana dan
Prasarana Aparatur (PSPA).

32
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Adapun ketiga program yang akan dijalankan oleh BPS Provinsi


Sumatera Utara pada Tahun 2017 adalah sebagai berikut:

1. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik


(PPIS), dengan kegiatan:

a. Laporan Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei


b. Laporan Diseminasi Statistik,
c. Laporan Metadata Statistik
d. Publikasi/Laporan Kependudukan dan Ketenagakerjaan,
e. Publikasi/Laporan Survei Penduduk Antar Sensus,
f. Publikasi/Laporan Statistik Kesejahteraan Rakyat,
g. Publikasi/Laporan Statistik Ketahanan Sosial,
h. Publikasi/Laporan Pendataan Potensi Desa,
i. Publikasi/Laporan Statistik Peternakan, Perikanan, dan
Kehutanan,
j. Publikasi/Laporan Statistik Industri, Pertambangan dan
Penggalian, Energi, dan Konstruksi,
k. Publikasi/Laporan Statistik Distribusi,
l. Publikasi/Laporan Penyusunan Statistik Perdagangan Antar
Wilayah Komoditi Tertentu,
m. Publikasi/Laporan Updating Direktori Pasar dan Pusat
Perdagangan,
n. Publikasi/Laporan Sensus Ekonomi,
o. Publikasi/Laporan Statistik Harga,
p. Publikasi/Laporan Survei Penyempurnaan Diagram
Timbang,
q. Publikasi/Laporan Survei Biaya Hidup,
r. Publikasi/Laporan Statistik Keuangan, TI, dan Pariwisata,
s. Publikasi/Laporan Statistik Neraca Produksi,

33
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

t. Publikasi/Laporan Statistik Neraca Pengeluaran,


u. Publikasi/Laporan Analisis dan Pengembangan Statistik,
v. Publikasi/Laporan Statistik Tanaman Pangan,
w. Publikasi/Laporan Statistik Hortikultura dan Perkebunan,
x. Publikasi/Laporan Indeks Kemahalan Konstruksi,
y. Publikasi Statistik Keuangan Pemerintah Daerah,
z. Publikasi/Laporan Indikator Lintas Sektor,

2. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis


Lainnya BPS (DMPTTL), dengan kegiatan:

a. Layanan Perkantoran

3. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur


(PSPA) BPS Provinsi, dengan kegiatan:

a. Layanan Internal (Overhead)

2.2. Perjanjian Kinerja (PK) BPS Provinsi Sumatera Utara


Tahun 2017
Selama periode 2017 telah ditetapkan target yang harus dipenuhi oleh
BPS Provinsi Sumatera Utara yang menjadi ukuran keberhasilan dalam
memenuhi tugas sebagai lembaga pemerintahan. Penetapan target tersebut
tertuang dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2017. Berikut akan
ditampilkan penetapan kinerja yang menjadi tanggung jawab Kepala BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017. Target yang dicanangkan menjadi
tolok ukur Indikator Kinerja yang akan dievaluasi pada akhir tahun yakni
dengan membandingkan capaian atau realisasi sampai dengan akhir tahun
2017 terhadap target.

34
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 3. Perjanjian Kinerja Tahun 2017


BPS Provinsi Sumatera Utara

Tujuan/Sasaran
Indikator Kinerja Satuan Target
Strategis
(1) (2) (3) (4)

1. Peningkatan Persentase konsumen yang


kualitas data merasa puas dengan kualitas Persen 95,00
statistik data statistik

1.1 1.1. Meningkatnya Persentase konsumen yang


kepercayaan merasa puas dengan kualitas Persen 95,00

pengguna data statistik


terhadap kualitas
Persentase konsumen yang
data BPS
selalu menjadikan data dan Persen 95,00
informasi statistik BPS sebagai
rujukan utama

Persentase pemutakhiran data Persen 100,00


MFD dan MBS

Jumlah release data yang Aktivitas 16


tepat waktu

Jumlah publikasi/laporan yang Publikasi 42


terbit tepat waktu

Jumlah publikasi/laporan Publikasi 1


sensus yang terbit tepat waktu

Pesentase pemasukan Persen 98,07


dokumen (response rate)

35
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tujuan/Sasaran
Indikator Kinerja Satuan Target
Strategis
(1) (2) (3) (4)

2. Peningkatan Persentase kepuasan Persen 95,00


pelayanan prima konsumen terhadap pelayanan
hasil kegiatan data BPS
statistik

2.1. Meningkatnya Jumlah pengunjung eksternal


kualitas hubungan yang mengakses data dan
Pengunjung 75 000
dengan pengguna informasi statistik melalui
data (user website BPS
engagement)
Persentase konsumen yang
menggunakan data BPS
dalam perencanaan dan Persen 10,00

evaluasi pembangunan
nasional

Persentase konsumen yang


Persen 90,00
puas terhadap akses data BPS

3. Penguatan Sistem
Statistik Nasional
(SSN) melalui Jumlah metadata kegiatan

koordinasi dan statistik sektoral dan khusus Metadata 30

pembinaan yang yang dihimpun

efektif dibidang
statistik

36
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tujuan/Sasaran
Indikator Kinerja Satuan Target
Strategis
(1) (2) (3) (4)

3.1. Meningkatnya Jumlah metadata kegiatan


koordinasi dan statistik sektoral dan khusus
kerjasama dalam yang dihimpun Metadata 30

penyelenggaraan
SSN

4. Peningkatan Hasil Penilaian SAKIP oleh


birokrasi yang Inspektorat Poin 68

akuntabel

4.1. Meningkatnya Hasil Penilaian SAKIP oleh


birokrasi yang Inspektorat Poin 68
akuntabel

4.2. Meningkatnya Persentase pengguna layanan


kualitas sarana yang merasa puas terhadap
Persen 90,00
dan prasarana pemenuhan sarana dan
BPS prasarana BPS

Persentase pengadaan sarana


dan prasarana aparatur yang Persen 100,00
diselesaikan

37
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA

38
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017
Perkembangan Tujuan Capaian Kinerja Tahun 2016-2017 (%)

2016 2017

Perkembangan Rata-rata Capaian Sasaran Strategis


Masing-masing Tujuan Tahun 2016-2017 (%) 2016 2017

101,00%

97,78%

90,38%
89,32%
2017
2017

2019 2019

Rata-rata Capaian Indikator Tujuan Rata-rata Capaian Indikator Sasaran

94,53%

86,78%

2016 2017

Realisasi Anggaran BPS Provinsi


Komposisi Realisasi Belanja BPS
Sumatera Utara Tahun 2016 dan 2017
Povinsi Sumatera Utara Tahun
39
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

3.1. Capaian Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Capaian kinerja BPS Tahun 2017 merupakan pencapaian dari


indikator-indikator tujuan dan sasaran strategis selama tahun 2017. Capaian
kinerja dihitung berdasarkan perbandingan antara realisasi dengan target PK
2017 yang telah ditetapkan pada awal tahun. Capaian kinerja dari masing-
masing tujuan dan sasaran strategis dapat dilihat pada ulasan berikut:

I. Peningkatan Kualitas Data Statistik

Tujuan utama yang ingin dicapai BPS Provinsi Sumatera Utara adalah
tersedianya data dan informasi statistik yang berkualitas. Tingkat pencapaian
tujuan ini diperoleh dengan memakai indikator persentase konsumen yang
merasa puas dengan kualitas data BPS Provinsi Sumatera Utara. BPS
Provinsi Sumatera Utara dalam menghasilkan dan menyajikan data statistik
senantiasa berusaha untuk memperhatikan kepuasan konsumen, khususnya
terhadap produk yang dihasilkan. Indikator ini diperoleh dari pelaksanaan
Survei Kebutuhan Data (SKD) yang digunakan sebagai bahan evaluasi guna
mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap data yang digunakan oleh
konsumen untuk masing-masing kepentingannya.
Secara umum, tujuan pelaksanaan SKD 2017 adalah mendapatkan
bahan evaluasi dari pengguna data sebagai pendukung dalam rangka
peningkatan kualitas data dan informasi statistik guna mengetahui penilaian
konsumen terhadap layanan yang diberikan Unit Pelayanan Statistik Terpadu
(PST) BPS Provinsi Sumatera Utara.
Responden yang dicacah adalah pengguna data yang mencari data,
baik yang datang secara langsung, maupun tidak langsung ke PST. Dari

40
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

setiap responden SKD 2017 akan dikumpulkan keterangan umum responden


untuk mengetahui segmentasi pengguna data. Selain itu responden juga
ditanya tentang jenis data yang dicari dan kepuasan pengguna data terhadap
layanan dan data BPS Provinsi Sumatera Utara. Penilaian kepuasan
pengguna data terhadap kualitas data BPS Provinsi Sumatera Utara meliputi
relevansi, akurasi, koherensi dan komparabilitas, aksesibilitas,
interpretabilitas, serta aktualitas dan ketepatan waktu.

Tabel 4. Hasil Capaian Kinerja Tujuan Pertama

Capaian Capaian
Target Realisasi Kinerja Target Realisasi Kinerja
Indikator Kinerja Satuan
2016 2016 2017 2017
2016 2017
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
T1. Peningkatan Kualitas Data Statistik

Persentase konsumen yang


merasa puas dengan kualitas Persen 95.00 95,10 100,11 90,00 94,67 105,19
data statistik
SS1. Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS

1.a Persentase konsumen yang Persen 95,00 95,10 100,11 90,00 94,67 105,19
merasa puas dengan kualitas data
statistik

1.b Persentase konsumen yang selalu Persen 85,00 95,26 112,07 90,00 91,71 101,90
menjadikan data dan informasi
statistik BPS sebagai rujukan utama

1.c Persentase pemutakhiran data MFD Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
dan MBS

1.d Jumlah Release Data yang tepat Aktivitas 18 18 100,00 16 16 100,00


waktu

1.e Jumlah Publikasi/Laporan yang terbit Publikasi/ 29 29 100,00 42 42 100,00


tepat waktu Laporan

1.f Jumlah Publikasi/Laporan sensus Publikasi/ - - - 1 1 100,00


yang terbit tepat waktu Laporan

1.g Persentase pemasukan dokumen Persen 99,83 99,71 99,88 99,01 97,09 98,06
(response rate) survei

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 101,98 100,74

41
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Berdasarkan tabel 4 di atas, dapat dilihat bahwa sebesar 94,67


persen konsumen yang merasa puas dengan kualitas data statistik yang
dihasilkan BPS Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017 menurun
dibandingkan Tahun 2016 sebesar 95,10 pesen konsumen yang merasa
puas terhadap kualitas data statistik. Jika dibandingkan dengan target
sebesar 90,00 persen, kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara untuk tujuan
pertama telah tercapai dengan tingkat capaian sebesar 105,19 persen. Rata-
rata capaian indikator sasaran strategis tujuan pertama sebesar 100,74
persen, menurun juga dibandingkan Tahun 2016 yang rata-ratanya mencapai
101,98 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan
sasaran strategis tujuan pertama telah tercapai. Mengingat tujuan pertama ini
berdasarkan hasil Survei Kepuasan Data, tentu perlu ada koreksi kedepan
hal yang menjadi penyebab penurunan terhadap kepuasan kualitas data
statistik. Semakin banyaknya kritikan terhadap data BPS tentu akan
meningkatkan strategi agar kualitas data meningkat, seperti meningkatkan
pengawasan pelaksanaan, pemilihan petugas yang berkualitas baik
lapangan maupun pengolah.

Sasaran 1. Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data


BPS Provinsi Sumatera Utara

Sasaran pertama dibangun dengan 7 indikator kinerja. Dari tabel 4


dapat dilihat bahwa persentase konsumen yang merasa puas dengan
kualitas data statistik tahun 2017 sebesar 94,67 persen dengan target 90
persen sehingga tingkat pencapaian indikator ini adalah 105,19 persen.
Sedangkan persentase konsumen yang selalu menjadikan data dan
informasi statistik BPS sebagai rujukan utama tahun 2017 sebesar 91,71
persen dengan target 90 persen sehingga tingkat capaian indikator kinerja ini
sebesar 101,90 persen.

42
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Indikator sasaran meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap


kualitas data BPS ditunjukkan pula dengan dengan persentase pemutakhiran
data MFD dan MBS hingga akhir tahun dapat tercapai sebesar 100 persen
dengan target 100 persen, sehingga tingkat pencapaiannya sebesar 100
persen. Jumlah Release data yang tepat waktu juga menjadi indikator yang
berpengaruh. Pada akhir tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara
melakukan release data yang tepat waktu sebanyak 16 aktivitas dari target
16 aktivitas, sehingga tingkat capaiannya 100 persen. BPS Provinsi
Sumatera Utara dapat memenuhi target indikator Jumlah Publikasi/Laporan
yang terbit tepat waktu sebanyak 42 publikasi dan indikator Jumlah
Publikasi/Laporan sensus yang terbit tepat waktu sebanyak 1 publikasi dapat
terlaksana 100 persen sesuai target. Dari semua indikator sasaran 1, capaian
kinerja yang tidak tercapai pada indikator Persentase pemasukan dokumen
(response rate) survei pada tahun 2017, yaitu sebesar 97,09 persen dengan
target 99,01 pesen, sehingga capaiannya sebesar 98,06 persen.
Pencapaian yang cukup cemerlang terhadap sasaran “Meningkatnya
kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS” pada tahun 2017
merupakan hasil kerja keras team work yang solid dalam menjaga dan
meningkatkan kualitas data BPS Provinsi Sumatera Utara. Hal ini juga
menjadi sebuah tantangan bagi BPS Provinsi Sumatera Utara untuk
menaikkan target pada tahun berikutnya, untuk menghasilkan realisasi yang
lebih baik.
Ada bebepara indikator sasaran yang pencapaiannya menurun
dibandingkan Tahun 2016, seperti Persentase pemasukan dokumen
(response rate) survei, yang Tahun 2016 sebesar 99,88 persen, Tahun 2017
menurun menjadi 98,08 persen. Belum tercapainya capaian kinerja indikator
sasaran persentase pemasukan dokumen survey BPS Provinsi Sumatera
Utara tahun 2017 disebabkan oleh banyak hal yaitu diantaranya responden
merasa jenuh dengan survei BPS, rendahnya kesadaran responden dalam

43
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

memberikan informasi dengan benar karena responden cenderung tidak


melihat manfaat atau dampak positif yang diterima secara langsung oleh
responden dari survei yang dilakukan BPS, responden merasa takut untuk
memberikan data kepada BPS, dst. Kondisi ini membuat tingkat
responsibilitas responden terhadap survei yang dilakukan BPS berkurang.
Berikut adalah penjabaran masing-masing bidang mengenai hal yang
menyebabkan target response rate tidak tercapai.
Penyebab tidak tercapainya target response rate pada Statistik
Produksi diantaranya adalah:
 Untuk VIMK Triwulanan, petugas pencacah merupakan mitra statistik
yang belum pernah ada latihan sehingga kualitas data yang dihasilkan
belum optimal.
 Untuk IBS Bulanan, setiap
triwulan data bulan sebelumnya
pada tanggal 15 harus sudah
tersedia, namun kebanyakan
perusahaan belum selesai
merekap laporannya, sehingga
pemasukan dokumen sering Gambar 9. Paparan Kabid Statistik Produksi
dalam Rakor Rencana Tanam Serempak Kodam
terlambat.
 Untuk IBS Tahunan, updating tidak berjalan sesuai dengan SOP
sehingga Direktori Perusahaan IBS semakin lama jumlahnya semakin
sedikit.
 Tidak adanya pelatihan petugas survei konstruksi triwulanan tahun
2017, sehingga masih banyak ditemui kesalahan dalam isian dan
berujung pada menurunnya kualitas data.
 Sulitnya menemui pengusaha konstruksi yang terkena sampel dan
seringnya perusahaan yang terkena sampel sudah tutup, pindah, dll
sehingga harus diganti ditengah triwulan.

44
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

 Sulitnya mendata perusahaan peternakan besar dan responden sulit


untuk ditemui serta data yang diminta harus meminta izin dari kantor
pusat perusahaan yang bersangkutan.
 Masih adanya perusahaan dan Instansi terkait yang kurang
merespon, seperti pada survei perusahaan perikanan, TPI/PPI/PP
yang datanya tidak tersedia di Tempat Pelelangan Ikan dan juga di
Dinas ybs; pada Survei Perusahaan Kehutanan perusahaan sulit
untuk didata dan data tidak tersedia.
 Perusahaan perkebunan terlambat dalam memberikan data karena
pendekatan adminstrasi sehingga beberapa perusahaan harus
menunggu izin dari kantor pusat. Dan masih ada perusahaan yang
belum kooperatif untuk memberikan data perusahaan walau sudah
dilakukan pendekatan secara persuasif dan dalam pengolahan survei
perusahaan perkebunan sering ada kendala dalam melakukan
validasi data lapangan.
 Untuk Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan realisasi
pencacahan tidak akan bisa mencapai 100 persen karena tidak ada
pergantian perusahaan yang non respon dikarenakan tutup.
 Perusahaan tidak dijumpai pada alamat yang telah ditentukan.

45
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

 Penyebab tidak tercapainya target response rate pada Statistik


Distribusi diantaranya adalah:
 Pemasukan dokumen dari
Kabupaten/Kota untuk data
penimbang BoQ sangat rendah. Hal
ini disebabkan oleh kurang
kooperatifnya dinas terkait sebagai
penyedia data (Dinas PU) yang
masih menganggap bahwa
Gambar 10. Pemaparan Kabid
dokumen tersebut adalah dokumen Statistik Distribusi dalam Press
Release Inflasi Sumatera Utara
rahasia.
Tahun 2017
 Pemasukan data sering mengalami
keterlambatan terutama survei HP-S dan HP-K. sebagian responden
survei juga merupakan responden survei yang lain sehingga
perusahaan merasa jenuh harus mengisi lebih dari 1 kuesioner.
 Dari hasil pemeriksaan data hasil pencacahan sering ditemukan
kesalahan dalam pengisian neraca usaha/perusahaan. Petugas
pencacah kurang memahami cara pengisian neraca usaha/
perusahaan.
 Masih ditemukan data hasil pencacahan yang tidak konsisten setelah
dikirim ke BPS Provinsi sehingga perlu dikonfirmasi ulang ke BPS
Kab/Kota untuk selanjutnya dikonfirmasi lagi ke Pemko/Pemkab. Hal
ini mengakibatkan keterlambatan pengiriman kuesioner ke BPS
Pusat. Selain itu masih ditemukan ketidak-sesuaian antara format
kuesioner dengan format laporan keuangan Pemda.
 Target untuk produsen, importir, dan eksportir tidak terpenuhi karena
tidak tersedia sampel yang sesuai pada wilayah sampel.
 Pemahaman petugas terhadap konsep/definisi masih rendah
sementara buku pedoman juga masih kurang lengkap.

46
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

 Data panjang jalan provinsi tidak bisa diperoleh datanya sesuai jadwal
dari Bina Marga karena harus menunggu kompilasi data dari
kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara.
 Data Simoppel dari pelabuhan Sibolga tidak berhasil diperoleh.
 Sistem kontrak dalam pembayaran honor petugas lapangan
mengakibatkan banyak usaha yang lewat cacah.
 Masih banyak responden belum jujur dalam memberikan jawaban.
 Pemasukan data hotel (VHT-L dan VHT-S) sering terlambat.

Penyebab tidak tercapinya target response rate pada Bidang Neraca


Wilayah dan Analisis Statistik diantaranya adalah:

Pelaksanaan SKTNP
Barang Triwulanan untuk
perusahaan yang besar
sering mengalami keter-
lambatan.
Pelaksanaan SKTNP Jasa
Triwulanan untuk peru-
sahaan yang besar sering
Gambar 11. Pelatihan Bidang NWAS
mengalami keterlambatan.
Pelaksanaan SKSJ Tahunan untuk perusahaan yang besar sering
mengalami keterlambatan.
Pelaksanaan SKNP Tahunan untuk perusahaan yang besar sering
mengalami keterlambatan.
Pelaksanaan Pengumpulan Data untuk dinas yang terkait sering
mengalami keterlambatan.
Pengumpulan data PMTB membutuhkan waktu yang lama.
Lamanya mendapat alokasi sampel dari BPS Pusat.

47
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Permintaan data ke Instansi Pemerintah Daerah tergolong sulit,


terutama untuk data yang bersifat triwulanan.
Seringnya perusahaan terkenal sampel survei membuat responden
jenuh dalam mengisi kuesioner.
Sering terlambatnya dokumen sampai ke BPS Provinsi dari BPS
Pusat sehingga pengiriman ke Kabupaten/Kota jadi terlambat. Dan
terkadang jumlah sampel yang banyak tidak sebanding dengan
jumlah petugas yang dilatih.
Pendataan di lapangan terhadap perusahaan untuk Penyusunan
Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen relatif sulit
dan isian banyak yang tidak lengkap, karena kewenangan
perusahaan sampel tidak dapat memberikan jawaban karena
berstatus kantor cabang atau cabang pembantu

Penyebab rendahnya response rate pada Statistik Sosial diantaranya adalah:

Pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Semesteran Tahun


2017 beberapa wilayah utamanya di perkotaan tingkat non respon
pencacahan masih tinggi. Hal ini indikasikan akibat kualitas dari
updating yang tidak sempurna, sehingga kondisi terakhir keberadaan
rumah tangga tidak terupdate dengan baik, yang mengakibatkan
rumah tangga yang seharusnya sudah diketahui sudah pindah
misalnya saat updating justru terpilih sampel saat pencacahan.

48
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Pada Survei Sosial Ekonomi


Nasional (Susenas) Tahun
2017 kendala utama adalah
beratnya beban petugas dan
responden karena daftar
pertanyaan dalam kuesioner
sangat banyak, sehingga Gambar 12. Pengawasan Susenas 2017
Kegiatan Bidang Statistik Sosial
kualitas data yang dihasilkan
kurang berkualitas. Selain itu terdapat juga sampel blok sensus yang
lokasi sangat jauh utamanya di wilayah kabupaten.
Pada Penyusunan Statistik Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI),
Indikator Pembangunan Berkelanjutan (IPB), dan Statistik Sumber
Daya Laut dan Pesisir (SDLP) kendala utama adalah terbatasnya
ketersediaan data dari SKPD/Instansi provinsi maupun
kabupaten/kota, dimana untuk beberapa tabel format data yang
tersedia tidak sesuai dengan yang ada di SKPD bahkan data tidak
tersedia sama sekali.

Strategi untuk mengatasi masalah/kendala rendahnya response rate:

Survei yang terintegrasi hendaknya segera diwujudkan agar tidak ada lagi
responden yang terkena beberapa survei dalam waktu yang berdekatan
sehingga responden tersebut merasa jenuh untuk didata.
Untuk menghindari keterlambatan pengisian oleh perusahaan yang
besar, hendaknya kuesioner untuk perusahaan tersebut harus diberikan
dari awal dan melakukan pendekatan dengan perusahaan tersebut.
Untuk menghindari kesalahan pengisian, dapat melalui kunjungan ulang
dan memperbaiki isian dokumen. Pengawas lapangan harus cermat agar
kesalahan pengisian oleh pencacah dapat segera diperbaiki di lapangan.

49
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Survei yang bersifat panel pada pedagang, terkadang responden


berpindah dan sulit untuk ditemukan, hal ini dapat diatasi dengan tetap
mengupayakan responden yang sama. Namun, jika tidak memungkinkan
dan responden tidak ditemukan, dilakukan penggantian responden
dengan kualitas yang sama, serta menanyakan harga periode
sebelumnya.
Untuk mengatasi ketidaklengkapan pengisian oleh instansi terkait,
hendaknya design pertanyaan pada kuesioner yang digunakan dilakukan
penyempurnaan sehingga sesuai dengan data yang tersedia di instansi
yang dibutuhkan.
Penyederhanaan kuesioner bisa menjadi salah satu solusi untuk
mengurangi beban petugas dan responden, namun dengan tidak
mengurangi konten atau tujuan dari data yang akan dikumpulkan
tersebut.
Perlu dibuat semacam MoU atau surat rekomendasi dengan pihak terkait
dalam pemenuhan data BoQ, bisa dengan Kementerian Pekerjaan Umum
atau dengan LPJKN. Sehingga dengan berbekal hal tersebut akan lebih
memudahkan BPS di daerah dalam pengumpulan data BoQ.
Pengiriman dokumen diharapkan dapat segera dilakukan baik dari kantor
BPS Pusat, Provinsi sumatera Utara, dan Kabupaten/Kota, sehingga
dokumen dapat segera dialokasikan kepada petugas pengumpul data.
Peningkatan kemampuan SDM untuk semakin mampu menguasai
substansi teknis statistik dan mampu menjelaskan, serta berkoordinasi
dengan para petugas lapangan.
Melakukan berbagai upaya untuk memberikan penjelasan kepada
perusahaan tentang pentingnya data statistik, diantaranya dengan
memasyarakatkan Undang-undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik,
yaitu dengan mengirimkan leaflet dan data yang diperlukan oleh
perusahaan. Mengoptimalkan segala prasarana dan sarana yang dimiliki

50
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BPS dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk


mengatasi kendala di lapangan termasuk kendala geografis.
Petugas direkrut dari masyarakat setempat, sehingga diharapkan dapat
mengetahui kebiasaan masyarakat yang dicacah.
Untuk menjaga terjadinya penyimpangan pencacahan maka dilakukan
pengawasan lapangan yang memeriksa isian dokumen pencacahan
sebelum dokumen dikirim ke BPS Kabupaten/Kota. Setelah dokumen di
terima di BPS Kabupaten/Kota maka dilaksanakan MK (Monitoring
Kualitas) yaitu dengan mendatangi rumah tangga yang sudah didata dan
diwawancarai kembali.
Alokasi sampel dari BPS Pusat agar dikirim ke BPS Provinsi pada awal
tahun, sehingga pengumpulan data pada sampel di Kabupaten/Kota tidak
terlambat/terkendala dan dana pencacahan juga dapat direvisi ke
Kabupaten/Kota.
Memperbanyak sampel pengganti dengan terus melakukan updating
direktori perusahaan konstruksi setiap tahun dengan kualitas yang terus
membaik agar diperoleh populasi yang semakin banyak sehingga
memudahkan dalam mencari sampel pengganti yang setara.

II. Peningkatan Pelayanan Prima Hasil Kegiatan Statistik

Tujuan kedua adalah “Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan


statistik”, diukur dengan indikator Persentase kepuasan konsumen terhadap
pelayanan data BPS Provinsi Sumatera Utara. Tujuan kedua dicapai dengan
satu sasaran strategis, yaitu Meningkatnya kualitas hubungan dengan
pengguna data (user engagement). Capaian kinerja dari indikator yang
mengukur tujuan dan sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada tabel di
bawah.

51
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 5. Hasil Capaian Kinerja Tujuan Kedua Peningkatan Pelayanan


Prima Hasil Kegiatan Statistik

Capaian Capaian
Target Realisas Kinerja Target Realisasi Kinerja
Indikator Kinerja Satuan
2016 i 2016 2017 2017
2016 2017

(1) (2) (3) (4) (6) (7) (8) (9)

T2. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik

Persentase kepuasan Persen 95,00 96,64 101,73 90,00 96,40 107,11


konsumen terhadap
pelayanan data BPS

SS2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (user engagement)

2.a Persentase kepuasan


Konsumen terhadap Persen 95,00 96,64 101,73 - - -
pelayanan data BPS

Jumlah pengunjung
eksternal yang mengakses Pengunju
55.000 71.543 120,00 45 000 45 602 101,34
data dan informasi statistik ng
melalui website BPS

2.b Persentase Konsumen yang


menggunakan data BPS
dalam perencanaan dan Persen 10,00 11,06 110,60 10,00 10,73 107,30
evaluasi pembangunan
nasional

2.c Persentase konsumen yang


merasa puas terhadap akses Persen 90,00 93,77 104,19 90,00 97,04 107,82
data BPS

Presentase pengguna
layanan yang merasa puas
Persen 85,00 94,65 111,35 - - -
terhadap pemenuhan sarana
dan prasarana BPS

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 109,57 105,49

52
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tingkat capaian kinerja tujuan kedua sebesar 107,11 persen, dan


rata-rata capaian indikator sasaran strategis tujuan kedua sebesar 105,49
persen. Secara keseluruhan sasaran strategis tujuan kedua juga berhasil
tercapai.
BPS Provinsi Sumatera Utara selaku instansi yang bertugas untuk
mengumpulkan data, baik secara sensus maupun survei, wajib
menyebarluaskan hasil kegiatan tersebut kepada masyarakat. Adapun pintu
gerbang penyebarluasan hasil kegiatan BPS melalui unit PST dan unit
layanan. Kedua unit pelayanan ini dibedakan menurut fungsinya masing-
masing yaitu unit PST sebagai penyedia layanan dalam bentuk
buku/hardcopy dan unit layanan sebagai penyedia layanan dalam bentuk
buku/publikasi softcopy maupun micro data. Konsumen dapat juga
memperoleh data dengan cara membeli buku yang sudah tersedia di toko
buku sebagai bagian dari unit layanan.
Layanan terhadap pengguna data setiap tahun didata dengan
melakukan Survei Kebutuhan Data, selain itu pada tahun 2017 juga
dilaksanakan Survei Kepuasan Konsumen untuk mengetahui tingkat
kepuasan masyarakat terhadap data yang dihasilkan BPS.

Sasaran 2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data


(user engagement)

Arah kebijakan dari sasaran ini adalah peningkatan kualitas dan


kuantitas penyebaran data dan informasi statistik kepada masyarakat. Hal ini
bisa dilakukan melalui cara meningkatkan diseminasi hasil kegiatan statistik,
meningkatkan Customer Relationship Management dan meningkatkan
sosialisasi kegiatan statistik melalui Humas BPS Provinsi Sumatera Utara.
Dengan mengusung visi BPS sebagai “Pelopor data statistik
terpercaya untuk semua” maka penyebarluasan data kepada pemangku
kepentingan menjadi ukuran yang sangat penting. Peningkatan kemudahan
dan kecepatan akses terhadap data dan informasi statistik BPS dapat

53
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

diupayakan dengan meningkatkan kualitas website BPS dan atau PST


didukung oleh TIK dan infrastruktur yang memadai serta mengoptimalkan
sistem informasi statistik dalam mendukung kualitas diseminasi data
informasi statistik. Indikator kemudahan akses dapat diukur dari
bertambahnya jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan
informasi statistik melalui website BPS yang pada tahun ini realisasinya
sebesar 45.602 pengunjung melebihi target yaitu sebanyak 45.000
pengunjung sehingga tingkat capaiannya 101,34 persen.Meski menurun
dibandingkan Tahun 2016 yang mencapai 71.543 pengunjung, melampaui
target yang hanya 55.000 pengunjung saat itu. Menurunnya jumlah
pengunjung website perlu dicermati, kemungkinan terbesar meningkatnya
pada Tahun 2016 dikarenakan ada kegiatan Sensus Ekonomi 2016 yang
merekrut ribuan jumlah petugas dan disosialisasikan melalui berbagai media
sosial, sehingga banyak peminat yang ingin mendaftar menjadi mitra
mengunjungi website BPS Provinsi.
Kemudahan akses adalah salah satu dimensi kualitas. Melalui Survei
Kepuasan Konsumen yang dilakukan secara periodik setiap tahun, dapat
diketahui banyaknya konsumen yang merasa puas terhadap pelayanan data
BPS Provinsi Sumatera Utara baik melalui tatap muka dengan petugas yang
harus membantu mencarikan data yang diperlukan dan menjadi konsultan,
maupun kemudahan akses melalui website.
Persentase konsumen yang menggunakan data BPS dalam
perencanaan dan evaluasi pembangunan Nasional pada tahun 2017 ini yaitu
sebesar 10,73 persen, dengan target sebesar 10 persen, sehingga tingkat
capaiannya sebesar 107,30 persen. Persentase konsumen yang puas
terhadap akses data BPS Provinsi Sumatera Utara sebesar 97,04 persen,
sangat baik karena melebihi target yaitu sebesar 90 persen, sehingga tingkat
capaiannya yaitu sebesar 107,82 persen.

54
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Dalam meningkatkan pelayanan prima hasil kegiatan statistik


diperlukan sosialisasi kepada seluruh pengguna data dan meningkatkan
pelayanan baik kepada masyarakat, stake holder dan instansi terkait agar
kualitas hubungan dengan pengguna data dan kepuasan konsumen juga
semakin meningkat.

III. Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Koordinasi


dan Pembinaan yang Efektif di Bidang Statistik

Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Pasal 3 dan 4


mengamanatkan perlunya diwujudkan dan dikembangkan Sistem statistik
Nasional (SSN) yang andal, efektif, dan efisien. Pasal ini selanjutnya
diturunkan menjadi Perka Nomor 5 tahun 2000 tentang Sistem Statistik
Nasional. Salah satu langkah untuk mewujudkan SSN adalah diwajibkannya
instansi pemerintah yang akan menyelenggarakan kegiatan statistik dan
hasilnya akan dipublikasikan untuk memberitahukan kepada BPS sebelum
penyelenggaraan statistik dan selanjutnya mengikuti rekomendasi BPS.
Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya duplikasi
dalam penyelenggaraan kegiatan statistik, mendorong diperolehnya hasil
yang secara teknis dapat dipertanggungjawabkan, serta mengurangi
keraguan konsumen data atas beberapa sajian jenis data yang sama tetapi
angkanya berbeda. Langkah tersebut salah satunya diwujudkan dalam
bentuk indikator “Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan khusus
yang dihimpun. Capaian kinerja dari indikator yang mengukur tujuan dan
sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah.

55
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 6. Hasil Capaian Kinerja Tujuan-3 Penguatan Sistem Statistik Nasional


melalui Koordinasi dan Pembinaan yang Efektif di Bidang Statistik

Capaian Capaian
Target Realisasi Kinerja Target Realisasi Kinerja
Indikator Kinerja Satuan
2016 2016 2017 2017
2016 2017

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

T3. Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Koordinasi dan Pembinaan yang Efektif di Bidang Statistik

Jumlah metadata kegiatan Persen - - - 15 13 86,67


statistik sektoral dan khusus
yang dihimpun

SS3. Meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan SSN

3.a Jumlah metadata


kegiatan statistik
Persen - - - 15 13 86,67
sektoral dan khusus
yang dihimpun

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 86,67

Sasaran 3. Meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyeleng-


garaan SSN

Selama Tahun 2017 jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan


khusus yang dihimpun sebanyak 13 metadata. Jumlah ini merupakan
dibawah target yaitu 15 metadata, sehingga capaian kinerja yang dihasilkan
hanya sebesar 86,67 persen. Hal ini disebabkan karena kurangnya
sosialisasi kepada instansi pemerintah untuk melaporkan seluruh kegiatan
survei sektoral dan khusus yang dilakukan oleh instansi tersebut sehingga
menimbulkan kurangnya kesadaran instansi pemerintah untuk melaporkan
hasil survei sektoral dan khusus kepada BPS Provinsi Sumatera Utara.

56
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

IV. Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel

Salah satu hal yang menjadi inti dari reformasi birokrasi adalah
akuntabilitas instansi pemerintah. Instansi pemerintah yang akuntabel
semakin penting keberadaannya mengingat semakin tingginya ekspektasi
dan tuntutan masyarakat atas pelayanan pemerintah. BPS Provinsi Sumatera
Utara sebagai lembaga pemerintah juga harus meningkatkan
akuntabilitasnya sebagaimana yang tertera dalam Renstra 2015-2019.
Akuntabilitas yang dimaksud tidak hanya dari sisi keuangan saja, meskipun
dari sisi tersebut mutlak diperlukan melainkan juga dari sisi kinerja. Dengan
penguatan akuntabilitas ini, diharapkan akan memberi efek peningkatan
kinerja yang pada gilirannya akan menghasilkan pelayanan prima kepada
masyarakat. Capaian kinerja dari indikator yang mengukur tujuan dan
sasaran strategis tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah.

57
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 7. Hasil Capaian Kinerja Tujuan-4 Peningkatan Birokrasi yang


Akuntabel

Capaian Capaian
Target Realisasi Kinerja Target Realisasi Kinerja
Indikator Kinerja Satuan
2016 2016 2017 2017
2016 2017

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

T4. Peningkatan birokrasi yang akuntabel

Hasil penilaian SAKIP oleh


Poin 65,00 67,81 104,32 68,00 68,62 100,91
Inspektorat

SS4. Meningkatnya kualitas manajemen sumber daya manusia BPS

4.a Hasil penilaian SAKIP


Poin 65,00 67,81 104,32 68,00 68,62 100,91
oleh Inspektorat

4.b Jumlah Satker BPS


Kabupaten/Kota yang Satker - - - - - -
berpredikat WBK/WBBM

SS5. Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana BPS

Persentase pengguna
layanan yang merasa
5.a puas terhadap Persen 85,00 94,65 111,35 90,00 96,76 107,51
pemenuhan sarana dan
prasarana BPS

Persentase pengadaan
sarana dan prasarana
5.b Persen - - - 100,00 100,00 100,00
aparatur yang
diselesaikan

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 107,74 102,81

Dari tabel diatas dapat terlihat bahwa tingkat capaian kinerja tujuan
keempat sebesar 100,91 persen, dan rata-rata capaian indikator sasaran
strategis tujuan keempat sebesar 102,81 persen. Secara keseluruhan
sasaran strategis tujuan kedua juga berhasil tercapai. Hal ini tidak terlepas
dari keberhasilan dalam melakukan perencanaan kegiatan dan kerja keras
tim baik dalam membangun system kerja yang baik serta melaksanakan

58
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

pengadaan sarana dan prasarana yang baik di Lingkungan BPS Provinsi


Sumatera utara pada tahun 2017.

Sasaran 4. Meningkatnya kualitas manajemen SDM BPS

Indikator Tujuan dari Peningkatan birokrasi yang akuntabel adalah


Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat. Pada tahun 2017 BPS Provinsi
Sumatera Utara mendapat poin 68,62 melebihi angka yang ditargetkan yaitu
68 poin, dibandingkan Tahun 2016 juga meningkat 0.81 poin. Meski belum
signifikan peningkatannya, diharapkan tahun mendatang dapat ditingkatkan.
Tahun 2017 tujuan ketiga ini kembali tercapai, dengan tingkat capaian
sebesar 100,91 persen melambat dibandingkan Tahun 2016 sebesar 104,32
persen. Rata-rata capaian indikator sasaran strategis tujuan ini sebesar
102,81 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan
sasaran strategis tujuan ketiga juga tercapai.
Area perubahan penguatan akuntabilitas kinerja dilakukan dalam
rangka mendorong terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil
(Result Oriented Government) Penguatan akuntabilitas kinerja BPS
mencakup penguatan sistem akuntabilitas kinerja, pengembangan sistem
manajemen kinerja organisasi dan penyusunan indikator kinerja utama.
Hasil yang diharapkan dalam area perubahan ini berupa peningkatan
kapasitas dan kapabilitas kinerja birokrasi BPS. Dengan demikian, BPS
berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas laporan akuntabilitas baik
Rencana Strategis (Renstra), Penetapan Kinerja (PK), LAKIN maupun
Evaluasi Program dan Kegiatan melalui berbagai upaya perbaikan.
Sementara itu, evaluasi kinerja BPS dilakukan melalui penilaian terhadap
pencapaian outcome dari program dan kegiatan yang direncanakan setiap
tahun.

Sasaran 5. Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana BPS

59
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Salah satu aspek penting dalam mengoptimalkan layanan publik


adalah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana BPS Provinsi Sumatera
Utara. Indikator yang mengukur sasaran ini adalah persentase pengguna
layanan yang merasa puas terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS
serta persentase pengadaan sarana dan prasarana aparatur yang
diselesaikan.
Pada Tahun 2017 persentase pengguna layanan yang merasa puas
terhadap pemenuhan sarana dan prasarana BPS Provinsi Sumatera Utara
adalah sebesar 96,76 persen, meningkat dibandingkan Tahun 2016 sebesar
94,65 persen. Angka ini lebih besar dari target yang ditentukan yaitu sebesar
90 persen, capaian kinerja yang dihasilkan yaitu sebesar 107,51 persen
meski secara capaian kinerja atas indikator sasaran ini masih dibawah Tahun
2016 yang sebesar 111,35 persen.
Persentase pengadaan sarana dan prasarana aparatur yang
diselesaikan di BPS Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017 adalah
sebesar 100,00 persen dari target yang dibuat sebesar 100,00 persen. Hal
ini menunjukkan bahwa seluruh pengadaan sarana dan prasarana aparatur
di BPS Provinsi Sumatera Utara telah diselesaikan pada Tahun 2017.

3.2. Perkembangan Realisasi Kinerja BPS Provinsi


Sumatera Utara Tahun 2017 Terhadap Realisasi
Kinerja Tahun 2016

Perbandingan rata-rata capaian kinerja tujuan dan rata rata capaian


kinerja sasaran tahun 2013-2017 berdasarkan tabel di bawah ini, rata-rata
capaian kinerja tujuan 2017 menurun dari tahun 2016. Rata rata capaian
sasaran strategis juga menurun mseji masih diatas 100 persen. Lengkapnya
dapat dilihat pada tabel berikut.

60
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 8. Perkembangan Rata-rata Capaian Kinerja Tujuan dan Sasaran


Strategis 2014-2017

Uraian 2014 2015 2016 2017


Rata-rata Capaian Kinerja Tujuan 110,07 110,02 102,05 97,78
Rata-rata Capaian Kinerja Sasaran Strategis 96,39 102,15 104,21 101,00

Perkembangan capaian kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun


2017 jika dibandingkan dengan Realisasi Kinerja Tahun 2016 dapat dilihat
dari perkembangan tujuan capaian kinerja, maupun rata-rata capaian
sasaran strategis masing-masing tujuan.

Pada Tahun 2017 terdapat penambahan tujuan menjadi 4 Tujuan


Capaian Kinerja yang pada tahun 2016 hanya terdapat 3 Tujuan Capaian
Kinerja, yaitu pada tujuan ketiga Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui
Koordinasi dan Pembinaan yang Efektif di Bidang Statistik.Perkembangan
realisasi kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 terhadap realisasi
kinerja tahun 2016 sementara hanya dibandingkan pada 3 Tujuan Capaian
Kinerja saja. Pekembangan tujuan capaian kinerja dan rata-rata capaian
sasaran strategis masing-masing tujuan capaian kinerja BPS Provinsi
Sumatera Utara Tahun 2017 terhadap realisasi kinerja tahun 2016 dapat
dilihat pada grafik dibawah ini.

Grafik 4. Perkembangan Tujuan Capaian Kinerja Tahun 2016-2017

2016 2017

61
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa dari ketiga tujuan capaian
kinerja, hanya tujuan keempat yang mengalami penurunan nilai di tahun
2017, yaitu tujuan peningkatan birokrasi yang akuntabel, yaitu dari capaian
104,32 persen menjadi 100,91 persen. Namun, ketiga tujuan capaian kinerja
dapat tercapai atau dengan kata lain melebihi 100 persen pada tahun 2017.
Pada tujuan pertama, yaitu Peningkatan Kualitas Data Statistik terjadi
kenaikan sebesar 5,08 persen. Hal ini menjadi pemicu untuk BPS Provinsi
Sumatera Utara agar terus melakukan inovasi untuk terus meningkatkan
kualitas data statistik ditahun berikutnya. Pada tujuan kedua, yaitu
peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik terjadi peningkatan yang
paling besar yaitu sebesar 5,38 persen. Hal ini juga menjadi motivasi untuk
seluruh tim work di BPS Provinsi Sumatera Utara untuk terus memaksimalkan
pelayanan prima kepada semua pengguna data. Pada tujuan keempat, yaitu
Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel terjadi penurunan sebesar 3,41
persen. Pada tujuan keempat, walaupun secara persentase capaian kinerja
pada tahun 2017 lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2016, namun
secara nilai meningkat, hal ini dapat dilihat dari peningkatan penilaian SAKIP
oleh Inspektorat untuk BPS Provinsi Sumatera Utara.

Grafik 5. Perkembangan Rata-rata Capaian Sasaran Strategis


Masing-masing Tujuan Tahun 2016-2017 (%)

2016 2017

62
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Berdasarkan tabel di atas, nilai rata-rata ketiga capaian sasaran


strategis masing-masing tujuan Tahun 2017 nilainya lebih dari 100 persen,
sehingga dapat dikatakan sasaran strategis masing-masing tujuan tercapai.
Hal ini mencerminkan bahwa BPS Provinsi Sumatera Utara terus berupaya
untuk meningkatkan kinerjanya dari tahun sebelumnya.
Pada rata-rata capaian sasaran strategis untuk Tujuan pertama dan
kedua persentasenya tetap melebihi 100 persen, namun mengalami
penurunan bila dibandingkan dari tahun sebelumnya. Hal ini harus menjadi
perhatian bagi setiap tim work di BPS Provinsi Sumatera Utara untuk lebih
memperhatikan peningkatan setiap indikator pendukung untuk mendapatkan
capaian sasaran strategis yang lebih optimal ditahun-tahun berikutnya,
misalnya saja melakukan inovasi-inovasi baru untuk menarik user/pengguna
data untuk mengakses website BPS Provinsi Sumatera Utara dan melakukan
upaya-upaya dalam meningkatkan kualitas data.

3.3. Capaian Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017


terhadap Target Renstra Tahun 2015-2019

Capaian kinerja BPS terhadap target Renstra 2015-2019 dihitung


berdasarkan realisasi 2017 terhadap target 2017 dan 2019 pada Renstra
2015-2019. Capaian kinerja BPS terhadap target Renstra 2015-2019 dapat
dilihat pada Tabel berikut:

63
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 9. Capaian Kinerja 2017 terhadap Target Renstra 2017 dan 2019

Capaian Capaian
Kinerja Kinerja
Target Target Realisasi
Indikator Kinerja Satuan Terhadap Terhadap
2017 2019 2017
Target Target
2017 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
T1. Peningkatan Kualitas Data Statistik
Persentase konsumen yang merasa puas
Persen 90,00 95,00 86,79 96,43 91,36
dengan kualitas data statistik

SS1. Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS

Persentase konsumen yang merasa puas


1.a Persen 90,00 95,00 86,79 96,43 91,36
dengan kualitas data statistik
Persentase konsumen yang selalu menjadikan
1.b data dan informasi statistik BPS sebagai Persen 90,00 95,00 91,71 101,90 96,54
rujukan utama
1.c Persentase pemutakhiran data MFD dan MBS Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

1.d Jumlah Release Data yang tepat waktu Persen 16 16 16 100,00 100,00
Jumlah Publikasi/Laporan yang terbit tepat
1.e Persen 42 43 42 100,00 97,67
waktu
Jumlah Publikasi/Laporan sensus yang terbit
1.f Persen 1 1 1 100,00 100,00
tepat waktu
Persentase pemasukan dokumen (response
1.g Persen 99,01 99,00 97,09 98,00 98,07
rate) survei
T2. Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik
Persentase kepuasan konsumen terhadap Persen 90,00 95,00 96,4% 107,11 101,47
pelayanan data BPS

SS2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (user engagement)

Persentase Kepuasan Konsumen terhadap


2.a Persen 90,00 95,00 96,40 107,11 101,47
pelayanan data BPS
Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses
Pengun-
2.b data dan informasi statistik melalui website 45 000 55 000 45 602 101,34 82,91
jung
BPS
Persentase Konsumen yang menggunakan
2.c data BPS dalam perencanaan dan evaluasi Persen 10,00 10,00 10,73 107,30 107,30
pembangunan Nasional
Persentase konsumen yang puas terhadap
2.d Persen 90,00 90,00 97,04 107,82 107,82
akses data BPS

64
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Capaian Capaian
Kinerja Kinerja
Target Target Realisasi
Indikator Kinerja Satuan Terhadap Terhadap
2017 2019 2017
Target Target
2017 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
T3. Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Koordinasi dan Pembinaan yang Efektif di Bidang Statistik
Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan Metadata 15 20 13 86,67 65,00
khusus yang dihimpun
SS3. Meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggarakan SSN
Jumlah metadata kegiatan statistik sektoral dan
3.a Metadata 15 20 13 86,67 65,00
khusus yang dihimpun
T4. Peningkatan Birokrasi yang Akuntabel

Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat Poin 68,00 69 68,62 100,91 99,45

SS4. Meningkatnya pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS

4.a Hasil Penilaian SAKIP oleh Inspektorat Poin 68,00 69,00 68,62 100,91 99,45
Jumlah Satker BPS Kabupaten/Kota yang
4.b Satker - - - - -
Berpredikat WBK/WBBM
SS5. Meningkatnya Kualitas Sarana dan Prasarana BPS
Persentase pengguna layanan yang merasa
5.a puas terhadap pemenuhan sarana dan Persen 90,00 90,00 96,76 107,51 107,51
prasarana BPS
Persentase pengadaan sarana dan prasarana
5.b Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
aparatur yang diselesaikan
Rata-rata Capaian Indikator Tujuan 97,78 89,32

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran 101,00 90,38

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa Rata-rata Capaian Indikator


Tujuan pada Tahun 2017 terhadap target Renstra Tahun 2017 adalah
sebesar 97,78 persen. Tujuan yang belum tercapai 100 persen terdapat pada
Tujuan pertama dan ketiga. Jika dibandingkan terhadap target Renstra Tahun
2019, maka Rata-rata Capaian Indikator Tujuan pada tahun 2017 adalah
sebesar 89,32 persen. Diharapkan pada Tahun 2019 target Renstra yang
telah ditetapkan dapat dicapai.

65
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Rata-rata Capaian Indikator Sasaran pada Tahun 2017 terhadap


target Renstra Target 2017 adalah sebesar 101 persen. Hal ini menunjukkan
hampir semua indikator sasaran tercapai pada Tahun 2017. Jika
dibandingkan terhadap target Renstra Tahun 2019, maka Rata-rata Capaian
Indikator Sasaran pada Tahun 2017 adalah sebesar 90,38 persen.
Diharapkan pada Tahun 2019 target Renstra yang telah ditetapkan dapat
101,00%

97,78%

90,38%
89,32%

2017
2017

2019 2019

Rata-rata Capaian Indikator Tujuan Rata-rata Capaian Indikator Sasaran

dicapai.
Grafik 6. Perbandingan Rata-rata Capaian Indikator Tahun 2017
Terhadap Target Renstra Tahun 2017 dan 2019

3.4. Prestasi yang Dicapai BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun


2017

Pada tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara berhasil memperoleh


prestasi Juara Tiga Kategori Pengamanan BMN untuk lingkup wilayah kerja
Kanwil DJKN Sumatera Utara. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian
Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Kekayaan Negara kepada
BPS Provinsi Sumatera Utara karena kinerja yang sangat baik dibidang
Pengelolaan Barang Milik Negara.

66
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Gambar 13. Piagam Penghargaan dari DJKN kepada BPS Provinsi


Sumatera Utara

Pada tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara juga menerima


Penghargaan sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran
Wilayah Terbaik III dalam Penyusunan Laporan Keuangan Tingkat Wilayah
Semester I Tahun 2017 oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi
Sumatera Utara.

Gambar 14. Piagam


Penghargaan dari
Kanwil Ditjen
Perbendaharaan
Provinsi Sumatera
Utara kepada BPS
Provinsi Sumatera
Utara

67
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Prestasi yang diterima BPS Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017
merupakan motivasi untuk tahun-tahun kedepan agar dapat memberikan
kinerja dan pelayanan yang terbaik, baik dari segi teknis maupun tertib
administrasi, dan pelayanan prima yang ditujukan bukan hanya kepada
masyarakat, tetapi juga pada stake holder dan instansi yang terkait.

Gambar 15. Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara usai menerima Piagam
Penghargaan dari Gubernur Provinsi Sumatera Utara
3.5. Kegiatan Prioritas BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun
2017

Pada Tahun 2017 terdapat 3 prioritas Nasional yang dilaksanakan


oleh BPS Provinsi Sumatera Utara.

1. Pelayanan Kesehatan

Prioritas Nasional dalam Pelayanan Kesehatan dilaksanakan dalam


Program Peningkatan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi dan
Program Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan.
Pada tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara melaksanakan
Program Peningkatan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi melalui
Kegiatan Penguatan regulasi, kelembagaan, serta data dan informasi. Untuk

68
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

itu, BPS Provinsi Sumatera Utara melakukan Survei Angkatan Kerja Nasional
(Sakernas) Semesteran dan Tahunan.
Program Peningkatan Sistem Informasi, Manajemen dan Penelitian,
serta Pengembangan Kesehatan dilaksanakan melalui Kegiatan Penguatan
Sistem Informasi, Manajemen dan Penelitian, serta Pengembangan
Kesehatan. Untuk mendukung program tersebut, BPS Provinsi Sumatera
Utara melakukan Survei Sosial Ekonomi Nasional KOR dan Konsumsi.

Gambar 16. Pengawasan Lapangan Survei Sosial Ekonomi Nasional KOR dan Konsumsi
oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara dalam Rangka Menjaga Kualitas Data

2. Reformasi Fiskal

Prioritas Nasional dalam Reformasi Fiskal dilaksanakan dalam


Program Optimalisasi Penerimaan Negara dan Program Peningkatan
Kualitas Belanja Negara.
Pada tahun 2017, BPS Provinsi Sumatera Utara melaksanakan
Program Optimalisasi Penerimaan Negara melalui Kegiatan Optimalisasi
Perpajakan. Dalam menjalankan Program prioritas ini, BPS Provinsi
Sumatera Utara melakukan Survei Perusahaan Peternakan dan RPH/TPH,
Survei Perusahaan Perikanan, TPI/PPI/PP, Survei Perusahaan Kehutanan,
Pengembangan Website SE2016 untuk Penyajian Hasil SE2016 dan
Pembangunan Akses Online dan Layanan SE2016, Analisis Hasil Listing
(Pendaftaran Bangunan Usaha SE2016), Pendataan UMK dan UMB

69
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

SE2016, Survei Hortikultura dan Indikator Pertanian, Pengembangan Data


Hortikultura Potensi Dengan Menggunakan Frame ST2013 per Komoditas
per Rumah Tangga, dan Survei Perusahaan Perkebunan.
Dalam menjalankan Program Peningkatan Kualitas Belanja Negara
dilaksanakan melalui Kegiatan Peningkatan Efektivitas Transfer ke Daerah
dan Dana Desa serta Kegiatan Belanja Subsidi dan Bantuan Sosial yang
Tepat Sasaran, BPS Provinsi Sumatera Utara melakukan Penyempurnaan
dan Pengembangan Indikator SDG (Sustainable Development Goal).

3. Kedaulatan Pangan

Prioritas Nasional Kedaulatan Pangan dilaksanakan dalam Program


Peningkatan Produksi Padi dan Pangan Lain melalui Kegiatan Pencetakan
Sawah Baru dan Perluasan Areal Pangan Lain.
Dalam menjalankan Program prioritas pada tahun 2017, BPS
Provinsi Sumatera Utara melakukan Survei Pertanian Tanaman
Pangan/Ubinan, Pendataan Statistik Pertanian Tanaman Pangan
Terintegrasi di Pulau Jawa Dengan Metode Kerangka Sampel Area, dan
Survei Struktur Ongkos Usaha Tanaman Pangan.

4. Kegiatan-Kegiatan Lainnya

Pada tahun 2017 ini, BPS Provinsi Sumatera Utara juga


berkesempatan melaksanakan pembinaan pada Koordinator Statistik
Kecamatan (KSK) yang dikemas
dalam Rapat Evaluasi Koodinator
Statistik Kecamatan dalam rangka
Meningkatkan Kualitas Data Tahun
2017 dengan tema “ Kita Tidak Sama
Kita Kerja Sama”. Pada kegiatan ini
para KSK diberikan materi-materi

70
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Bagian dan Bidang secara umum selain itu juga mendatangkan narasumber
terkait jabatan fungsional serta diselingi kegiatan-kegiatan pembinaan
karakter dan kekompakan dikalangan KSK. Selain itu juga diadakan session
sharing dari KSK yang sudah mendekati masa pensiun, bagaimana menjaga
semangat untuk terus berkarya dan bekerja dengan hati untuk peningkatan
kualitas data BPS.

Narasumber BPS Peserta Rapat

3.6. Upaya Efisiensi BPS Provinsi Sumatera Utara

Upaya efisiensi juga dilakukan BPS Provinsi Sumatera Utara selama


tahun 2017 sebagaimana Tahun 2016 yang lalu. Diantaranya adalah
penghematan sumber daya energi dan penganggaran. Dari sisi sumber daya
energi, BPS Provinsi Sumatera Utara berupaya untuk menghemat energi
listrik dan air serta telepon. Mematikan AC jika ruangan tidak dipakai dan
menggunakan listrik dan air seperlunya adalah upaya dalam rangka
penghematan. Pada Tahun 2017 terjadi kenaikan tarif dasar listrik dan air
sebesar 30%. Sehingga jika dilihat dari biaya yang dikeluarkan untuk listrik
dan air meningkat. Upaya penghematan pada listrik terjadi, kenaikan biaya
listri tahun 2017 hanya meningkat 17,35%, masih dibawah disbanding
kenaikan TDL yang 30%. Namun di penggunaan air, belum berhasil
melakukan penghematan, kenaikan biaya yang dikeluarkan mencapai
78,61% sementara kenaikan tarif hanya 30%, diperkirakan memang terjadi

71
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

peninggkatan penggunaan air. Sementara penggunaan telepon terjadi


penurunan, hal ini disebabkan sebagian besar lebih memilih menggunakan
telepon pribadi yang langsung berhubungan dimana pun berada, lebih praktis
dan lebih cepat.
Tabel 10. Perkembangan Pengunaan Daya dan Jasa

2016 2017 Perubahan


Uraian
(Rp.) (Rp.) (%)
Listrik 268.614.658 315.227.940 17,35
Air 8.809.800 15.735.340 78,61
Telepon 21.355.127 19.965.676 -6,54

Upaya ini juga diikuti dengan efisiensi dari sisi penganggaran. Hasil
Revisi DIPA Tanggal 16 Agustus 2017 merupakan pengurangan pagu
anggaran DIPA sebesar Rp. 830.734.000 atau 2,10% (untuk memenuhi
penghematan APBN. Penghematan sesuai Inpres No. 4 Tahun 2017 tentang
Efisiensi Belanja Barang Kementerian/Lembaga Dalam Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017. Jika pada
Tahun 2016 Inpres No.4 Tahun 2016 perihal yang sama juga diterbitkan dan
memaksa seluruh Satker di BPS berhemat sangat besar dikarenakan terget
penghematan yang ditetapkan Presiden untuk BPS sangatlah besar . BPS
Provinsi Sumatera Utara saat itu mengalami pengurangan anggaran sebesar
Rp. 5.825.241.000,- atau 20,91% pada saat APBN-P Bulan Juli 2016.
Efisiensi dilakukan pada belanja pemeliharaan, belanja perjalanan dinas
paket meeting yang sudah selesai dilaksanakan serta sisa hasil belanja
modal yang telah terlaksana.

Tujuan pertama dengan realisasi anggaran yang digunakan untuk


mecapai tujuan pertama BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 dapat
menghemat sebesar 12,42 persen. Tujuan kedua Peningkatan Pelayanan
Prima hasil kegiatan statistik BPS Provinsi Sumatera Utara juga terjadi
efisiensi sebesar 8,62 persen. Pada tujuan Ketiga penguatan statistik melalui

72
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

penguatan koordinasi dan pembinaan yang efektif di bidang statistik jika


dibandingkan capaian dan realisasi anggarannya efisiensinya mencapai
angka yang cukup tinggi yakni 27,32 persen, dan tujuan keempat
Peningkatan birokrasi yang akuntabel mampu melakukan efisiensi anggaran
sebesar 5,49 persen.

73
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 11. Perbandingan Efisiensi Menurut Tujuan san Sasaran Tahun 2017

Realisasi
Capaian Pagu 2017 Realisasi 2017
Tujuan Sasaran Kegiatan/Ouput Anggaran Efisiensi
Kinerja (%) (Rp.) (Rp.)
(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


01-Peningkatan kualitas data
105,19 23.238.205.000 21.559.212.701 92,77 12,42
statistik
1.1 Meningkatnya
Kepercayaan Pengguna 105,19 23.238.205.000 21.559.212.701 92,77 12,42
Terhadap Kualitas Data BPS
2895. Penyediaan dan Pelayanan
23.238.205.000 21.559.212.701
Informasi Statistik BPS Provinsi
003-LAPORAN
PENGEMBANGAN
154.027.000 145.338.330
METODOLOGI SENSUS DAN
SURVEI
006-PUBLIKASI/LAPORAN
KEPENDUDUKAN DAN 280.183.000 268.419.796
KETENAGAKERJAAN
008-PUBLIKASI/LAPORAN
SURVEI PENDUDUK ANTAR 165.634.000 114.191.094
SENSUS
009-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK KESEJAHTERAAN 2.697.779.000 2.599.766.210
RAKYAT

74
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Realisasi
Capaian Pagu 2017 Realisasi 2017
Tujuan Sasaran Kegiatan/Ouput Anggaran Efisiensi
Kinerja (%) (Rp.) (Rp.)
(%)
010-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK KETAHANAN 763.811.000 679.333.041
SOSIAL
011 PUBLIKASI/LAPORAN
14.350.000 5.620.750
PENDATAAN POTENSI DESA

014-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK PETERNAKAN, 107.253.000 90.271.750
PERIKANAN, DAN KEHUTANAN
015-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK INDUSTRI,
PERTAMBANGAN DAN 1.102.930.000 935.231.660
PENGGALIAN, ENERGI, DAN
KONSTRUKSI
016-PUBLIKASI/LAPORAN
101.752.000 75.822.690
STATISTIK DISTRIBUSI

017-PUBLIKASI/LAPORAN
PENYUSUNAN STATISTIK
PERDAGANGAN ANTAR 118.201.000 97.158.350
WILAYAH KOMODITI
TERTENTU
018-PUBLIKASI/LAPORAN
UPDATING DIREKTORI PASAR 15.317.000 999.800
DAN PUSAT PERDAGANGAN
019-PUBLIKASI/LAPORAN
10.432.814.000 10.081.809.855
SENSUS EKONOMI
020-PUBLIKASI/LAPORAN
1.352.390.000 850.955.036
STATISTIK HARGA

75
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Realisasi
Capaian Pagu 2017 Realisasi 2017
Tujuan Sasaran Kegiatan/Ouput Anggaran Efisiensi
Kinerja (%) (Rp.) (Rp.)
(%)
021-PUBLIKASI/LAPORAN
SURVEI PENYEMPURNAAN 1.282.931.000 1.217.387.514
DIAGRAM TIMBANG
022-PUBLIKASI/LAPORAN
412.580.000 370.390.750
SURVEI BIAYA HIDUP
023-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK KEUANGAN, TI, 948.400.000 925.388.295
DAN PARIWISATA
024-PUBLIKASI/LAPORAN
258.679.000 246.391.069
NERACA PRODUKSI
025-PUBLIKASI/LAPORAN
329.193.000 316.114.881
NERACA PENGELUARAN
026-PUBLIKASI/LAPORAN
ANALISIS DAN 152.247.000 141.946.961
PENGEMBANGAN STATISTIK
027-PUBLIKASI/LAPORAN
2.230.142.000 2.122.452.733
STATISTIK TANAMAN PANGAN
028-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK HORTIKULTURA 70.738.000 47.711.440
DAN PERKEBUNAN
029-PUBLIKASI/LAPORAN
INDEKS KEMAHALAN 110.532.000 102.342.901
KONSTRUKSI
030-PUBLIKASI/LAPORAN
STATISTIK KEUANGAN 116.322.000 111.211.795
PEMERINTAH DAERAH
031-PUBLIKASI/LAPORAN
20.000.000 12.956.000
INDIKATOR LINTAS SEKTOR

76
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Realisasi
Capaian Pagu 2017 Realisasi 2017
Tujuan Sasaran Kegiatan/Ouput Anggaran Efisiensi
Kinerja (%) (Rp.) (Rp.)
(%)
02-Peningkatan pelayanan
107,11 114.340.000 112.610.500 98,49 8,62
prima hasil kegiatan statistik
2.1-Meningkatnya Kualitas
Hubungan Dengan Pengguna 107,11 114.340.000 112.610.500 98,49 8,62
Data (User Engagement)
2895-Penyediaan dan Pelayanan
114.340.000 112.610.500
Informasi Statistik BPS Provinsi
004-LAPORAN DISEMINASI
114.340.000 112.610.500
STATISTIK
03-Penguatan Sistem
Statistik Nasional melalui
86,67 71.550.000 42.467.742 59,35 27,32
koordinasi dan pembinaan
yang efektif di bidang statistik
3.1-Meningkatnya Koordinasi
Dan Kerjasama Dalam 86,67 71.550.000 42.467.742 59,35 27,32
Penyelenggaraan SSN
2895-Penyediaan dan Pelayanan
71.550.000 42.467.742
Informasi Statistik BPS Provinsi
005-LAPORAN METADATA
71.550.000 42.467.742
STATISTIK

04-Peningkatan birokrasi
102,81 15.275.983.000 14.867.188.112 97,32 5,49
yang akuntabel

4.1-Meningkatnya birokrasi
100,91 14.275.778.000 13.872.497.112 97,18 3,73
yang akuntabel
2886-Dukungan Manajemen dan
Pelaksanaan Tugas Teknis 14.275.778.000 13.872.497.112
Lainnya BPS Provinsi

77
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Realisasi
Capaian Pagu 2017 Realisasi 2017
Tujuan Sasaran Kegiatan/Ouput Anggaran Efisiensi
Kinerja (%) (Rp.) (Rp.)
(%)
994-Layanan Perkantoran 14.275.778.000 13.872.497.112

4.2-Meningkatnya Kualitas
103,76 1.000.205.000 994.691.000 99,45 4,31
sarana dan Prasarana BPS
2891-Peningkatan Sarana dan
Prasarana Aparatur Negara BPS 1.000.205.000 994.691.000
Provinsi
951-Layanan Internal (Overhead) 1.000.205.000 994.691.000

78
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

3.7. Kinerja Anggaran Tahun 2017


Pada Tahun 2017, pagu BPS Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp.
38.700.078.000 yang terdiri dari 3 Program, yaitu Program Dukungan
Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya (DMPTTL) sebesar Rp.
14.275.778.000, Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
(PSPA) sebesar Rp. 1.000.205.000, Program Penyediaan dan Pelayanan
Informasi Statistik (PPIS) sebesar Rp. 23.424.095.000.
Dari pagu yang tersedia, Realisasi belanja BPS Provinsi Sumatera
Utara Tahun 2017 adalah sebesar Rp. 36.581.479.055 atau 94,53 persen dari
anggarannya sebear Rp. 38.700.078.000. Rincian anggaran dan realisasi per
program dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 12. Rincian Anggaran dan Realisasi per Program

Pagu Anggaran Realisasi Pagu Anggaran Realisasi


Uraian % %
2016 (Rp.) 2016 (Rp.) 2017 (Rp.) 2017 (Rp.)
(1) (2) (3) (4)
DMPTTL 13 429 623 000 13 140 482 199 97,82 14 275 778 000 13 877 105 153 97,21
PSPA 58 400 000 58 091 500 99,47 1 000 205 000 994 691 000 99,45
PPIS 10 531 549 000 7 654 968 730 72,69 23 424 095 000 21 714 351 923 92,70
Total Belanja Kotor 24 019 572 000 20 853 981 011 86,82 38 700 078 000 36 586 148 076 94,54
Pengembalian Belanja 9 917 382 4 669 021
Jumlah Netto 24 019 572 000 20 844 063 629 88,78 38 700 078 000 36 581 479 055 94,53

Dari tabel diatas dapat dilihat realisasi pagu anggaran terbesar dari
program PSPA, ini menunjukkan bahwa sebesar 99,45% (2017) dan 99,47%
(2016) anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana aparatur Negara
di BPS Provinsi Sumatera Utara setiap tahun selalu dapat digunakan dengan
baik. Kemudian sebesar 97,82% pagu anggaran untuk layanan perkantoran
di BPS Provinsi Sumatera Utara baik pada tahun 2016 dan 97,21% Tahun
2017 dapat digunakan dengan baik. Untuk program PPIS realisasi anggaran

79
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 sebesar 92,70% lebih baik
dibanding Tahun 2016 yang hanya 72,69%. Pada Tahun 2016 banyak
kegiatan yang dibekukan anggrannya manun belum dihapus pada DIPA,
sehingga tetap menjadi beban anggaran yang belum direalisasikan.
Secara keseluruhan, realisasi anggaran BPS Provinsi Sumatera
Utara pada tahun 2017 sebesar 94,53% merupakan pencapaian yang jauh
lebih baik disbanding Tahun 2018 yang hanya 88,78%. Namun, pada tahun-
tahun berikutnya diharapkan seluruh team work di BPS Provinsi Sumatera
Utara bisa bekerja lebih keras lagi untuk lebih memaksimalkan penyerapan
anggaran dengan tidak lupa meningkatan kinerja.
Secara pagu dana dalam DIPA tercatat bahwa seluruhnya bersumber
dari rupiah murni (RM). Untuk rincian realisasi per belanja, anggaran pagu
BPS Provinsi Sumatera Utara tahun 2017 dapat dibagi menjadi Belanja
Pegawai, Belanja Barang, dan Belanja Modal. Untuk rincian realisasi per
belanja dapat dilihat pada Tabel di bawah ini:

Tabel 13. Penyerapan Anggaran BPS Provinsi Sumatera Utara


Menurut Belanja TA 2017

Kode Uraian Anggaran Realisasi Bruto Pengembalian Realisasi Netto


Jenis Jenis (%)
Belanja Belanja (Rp) (Rp) (Rp) (Rp)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)


51 Belanja 11 624 993 000 11 441 954 048 4 175 041 11 437 779 007 98,38
Pegawai
52 Belanja 26 074 880 000 24 149 503 028 493 980 24 149 009 048 92,61
Barang
53 Belanja 1 000 205 000 994 691 000 0 994 691 000 99,45
Modal
Total Belanja Kotor 24 019 572 000 36 586 148 076 4 669 021 36 581 479 055 94,53

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa anggaran terbesar terdapat pada
belanja barang, yaitu sebesar Rp. 26.074.880.000 dengan persentase
realisasi terbesar pada belanja pegawai, yaitu sebesar 98,38 persen, dan

80
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

pengembalian terbesar pada belanja pegawai yaitu sebesar Rp. 4.175.041.


Komposisi Realisasi Belanja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017 dapat
dilihat pada diagram dibawah ini:

Diagram 7. Komposisi Realisasi Belanja BPS Povinsi Sumatera


Utara Tahun 2017

Dari diagram diatas dapat dilihat belanja terbesar terdapat pada


Belanja Barang yaitu sebesar 66 persen, Belanja Pegawai 31 persen, dan
Belanja Modal sebesar 3 persen. Jika dilihat dari tahun sebelumnya,
Realisasi anggaran BPS Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2017 lebih
besar jika dibandingkan dengan Realisasi anggaran BPS Provinsi Sumatera
Utara pada Tahun 2016. Hal ini juga dikarenakan adanya selfblocking pada
pagu anggaran Tahun 2016, yaitu sebesar Rp. 2.851.668.000. Perbandingan
realisasi anggaran dapat dilihat pada grafik dibawah.

81
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Grafik 8. Realisasi Anggaran BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2016


dan 2017

94,53%

86,78%

2016 2017

Dari grafik diatas dapat dilihat realisasi anggaran BPS Provinsi


Sumatera Utara pada tahun 2016 sebesar 86,78 persen dan tahun 2017
sebesar 94,53 persen. Dengan meningkatnya realisasi anggaran diharapkan
kinerja dan performa BPS Provinsi Sumatera Utara bisa lebih baik dari tahun-
tahun sebelumnya.
Sejak berlakunya sistem penganggaran berbasis kinerja mendorong
Kementerian/Lembaga (K/L) untuk meningkatkan efisiensi penganggaran,
setiap rupiah yang dikeluarkan harus diimbangi dengan kinerja yang
dihasilkan. Perbandingan antara capaian kinerja dengan realisasi
penyerapan anggaran 2017 menurut Tujuan dapat dilihat pada tabel dibawah
ini.

82
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 14. Perbandingan Capaian Kinerja dengan Penyerapan


Anggaran Menurut Tujuan

Capaian Kinerja Penyerapan Anggaran Efisiensi


Tujuan
Tahun 2017 (%) Tahun 2017 (%) (%)
(1) (2) (3) (4)
Peningkatan Kualitas Data
105,19 92,77 12,42
Statistik
Peningkatan Pelayanan
Prima Hasil Kegiatan 107,11 98,49 8,62
Statistik
Penguatan Sistem Sta-tistik
Nasional Melalui Koordinasi
86,67 59,35 27,32
dan Pembi-naan yang
Efektif di Bidang Statistik
Peningkatan Birokrasi yang
102,81 97,32 5,49
Akuntabel

Jika dilihat dari penyerapan anggaran masing-masing program, BPS


Provinsi Sumatera Utara telah berhasil melakukan efisiensi penganggaran
sesuai tujuan sistem penganggaran berbasis kinerja. Hal ini dapat dilihat
dengan capaian kinerja yang baik dari masing-masing program pada tahun
2017. Namun, untuk kedepannya diharapkan penyerapan anggaran bisa
ditingkatkan, sehingga capaian kinerja bisa menjadi lebih baik lagi.

83
Laporan Kinerja BPS
Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tabel 15. Realisasi Anggaran Bersadarkan Sasaran BPS


Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Pagu (Rp) Realisasi (Rp) Persentase


Sasaran Strategis Program
(%)
(1) (2) (3) (4) (5)
SS1. Meningkatnya
kepercayaan pengguna
23 238 205 000 21 559 273 681 92,78
terhadap kualitas data BPS

SS2. Meningkatnya kualitas 114 340 000 112 610 500 98,49
hubungan dengan pengguna Program Penyediaan dan
data (user engagement) Pelayanan Informasi
Statistik (PPIS)
SS3. Meningkatnya 71 550 000 42 467 742 59,35
koordinasi dan kerjasama
dalam penyelenggaraan
SSN
SS4. Meningkatnya Program Dukungan 14 275 778 000 13 877 105 153 97,21
birokrasi yang akuntabel Manajemen dan
Pelaksanaan Tugas
Teknis Lainnya (DMPTTL)

SS5. Meningkatnya Program Peningkatan 1 000 205 000 994 691 000 99,45
kualitas sarana dan Sarana dan Prasarana
prasarana BPS Aparatur (PSPA)

Total 38 700 078 000 36 581 479 055 94,53

Realisasi anggaran program DMPTTL adalah sebesar 97,21 persen


dari pagu anggaran dan digunakan untuk mencapai sasaran meningkatnya
birokrasi yang akuntabel. Sedangkan realisasi anggaran program PSPA
adalah sebesar 99,45 persen dari pagu anggaran dan digunakan untuk
mencapai sasaran meningkatnya kualitas sarana dan prasarana BPS.
Sementara realisasi anggaran program PPIS adalah sebesar 92,70 persen
dari pagu anggaran yang digunakan untuk mencapai sasaran meningkatnya
kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS, meningkatnya,
meningkatnya kualitas hubungan dengan pengguna data (user engagement),
dan meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan SSN

84
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BAB IV
PENUTUP

85
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

T4.
Peningkatan
Birokrasi
yang
T3. Akuntabel

Penguatan Sistem
Statistik Nasional
melalui
Koordinasi dan

T2.
Pembinaan yang
Efektif di Bidang
Statistik
Peningkatan
pelayanan
prima hasil
kegiatan
statistik
T1.
Peningkatan
kualitas data
statistik

86
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

4.1. Tinjauan Umum


Tujuan yang harus dicapai BPS Provinsi Sumatera Utara tahun 2017
ada 4 (empat), yaitu (1) Peningkatan Kualitas Data Statistik, (2)
Peningkatan pelayanan prima hasil kegiatan statistik, (3) Penguatan
Sistem Statistik Nasional melalui koordinasi dan pembinaan yang
efektif di bidang statistik dan (4) Peningkatan birokrasi yang akuntabel.
Masing-masing tujuan tersebut memiliki sasaran strategis yang harus
dicapai. Dari 4 (tiga) tujuan ada 5 (lima) sasaran strategis yang harus dicapai
pada tahun 2017.
Dari 4 (empat) tujuan capaian kinerja, hanya tujuan ketiga yang belum
mencapai target 100 persen. Namun, secara umum capaian kinerja tujuan
dan sasaran strategis BPS Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017 telah
tercapai, dengan rata-rata capaian kinerja tujuan sebesar 97,78 persen dan
rata-rata capaian kinerja sasaran strategis sebesar 101 persen. Meskipun
demikian Seluruh jajaran BPS Provinsi Sumatera Utara telah berupaya untuk
mencapai tujuan, namun realisasinya ada beberapa target sasaran strategis
yang belum tercapai. Kedepannya diharapkan kinerja, koordinasi, dan
kerjasama yang lebih optimal agar apa yang telah ditargetkan tercapai.
Jika dilihat dari perkembangan tujuan dan sasaran strategis capaian
kinerja pada tahun ini rata-rata tujuan capaian kinerja mengalami penurunan
sebesar 4,27 persen dibandingkan dengan tahun 2016 dan mengalami
penurunan rata-rata capaian sasaran strategis sebesar 3,21 persen jika
dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dari segi anggaran, realisasi anggaran BPS Provinsi Sumatera
UtaraTA 2017 tergolong baik, yaitu sebesar 94,53 persen. Jika dibandingkan

87
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

dengan realisasi anggaran TA 2016, yaitu sebesar 86,78 persen, maka


realisasi anggaran TA 2017 meningkat sebesar 7,75 persen. Prestasi yang
diraih BPS Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2017 juga sudah cukup baik
didalam pengelolaan Barang Milik Negara dan Penyusunan Laporan
Keuangan, dan jika dibandingkan dengan tahun lalu terjadi peningkatan
prestasi, sehingga pada tahun depan diharapkan seluruh pegawai di BPS
Provinsi Sumatera Utara termotivasi agar lebih meningkatkan prestasi dan
pengembangan diri bukan hanya dalam bidang penatausahaan, namun
disetiap bidang kerja.

4.2. Tindak Lanjut

Tindak lanjut yang dilakukan guna perbaikan di tahun mendatang adalah:

1. Melakukan retargeting dan meningkatkan kinerja pada tahun mendatang


pada indikator dengan capaian dibawah 100 persen, yaitu: indikator
“pemasukan dokumen survei”, dan “jumlah metadata kegiatan statistik
sektoral dan khusus yang dihimpun”.
2. Peningkatan pemasukan dokumen survei bisa dilakukan dengan upaya
melakukan sosialisasi kepada masyarakat, instansi/lembaga serta
perusahaan yang menjadi sampel survei agar lebih koorperatif dalam
menerima dan menjawab survei yang dilakukan BPS Provinsi Sumatera
Utara. Cara lain dengan cara memberikan Responden Award kepada
responden terbaik dalam menerima dan menjawab Survei BPS Provinsi
Sumatera Utara.
3. Mengoptimalkan Matriks Rencana Aksi agar data kinerja yang dihasilkan
dapat digunakan dalam monitoring dan evaluasi proses capaian kinerja.
4. Membuat aplikasi pengisian data kinerja sehingga dapat memonitor
kinerja hingga level eselon IV. Aplikasi juga dilengkapi dengan kinerja
anggaran dalam rangka mendukung kinerja program dan kegiatan.

88
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

LAMPIRAN

89
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

KEPALA
Badan Pusat Statistik
Provinsi Sumatera Utara Kepala Bagian
Tata Usaha

Sub Bagian
Sub Bagian Umum
Sub Bagian Pengadaan
Sub Bagian Keuangan Barang/Jasa
Sub Bagian Kepegawaian
Bina Program dan Hukum
Kepala Bidang
Kepala Bidang Integrasi Pengolahan
Neraca Wilayah dan
dan Diseminasi Statistik
Kepala Bidang
Statistik Analisis Statistik
Kepala Bidang
Kepala Bidang Statistik Produksi Distribusi
Statistik Sosial Seksi
Integrasi
Seksi Seksi Pengolahan
Statistik Harga Neraca Data
Seksi Seksi Konsumen & Harga Produksi
Statistik Statistik Perdagangan Besar
Kependudukan Pertanian
Seksi
Jaringan
Seksi dan Rujukan
Seksi
Neraca Statistik
Statistik Keuangan
Konsumsi
Seksi Seksi dan
Statistik Statistik Industri Harga Produsen
Kesejahteraan Seksi
Rakyat Seksi Diseminasi
Analisis dan Layanan
Seksi
Statistik Statistik
Seksi Statistik Niaga &
Statistik Pertambangan Jasa Lintas Sektor
Seksi
Stat. Pertahanan Energi dan Konstruksi
Sosial

Tenaga
Fungsional

90
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Lampiran 1. Susunan Organisasi BPS Provinsi Sumatera Utara


STRUKTUR ORGANISASI
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

KEPALA
Badan Pusat Statistik
Provinsi Sumatera Utara

Kepala Bagian
Tata Usaha

Sub Bagian Sub Bagian Sub Bagian Sub Bagian Sub Bagian
Bina Program Kepegawaian Keuangan Pengadaan Umum
dan Hukum Barang/Jasa

Kepala Bidang Kepala Bidang


Kepala Bidang Kepala Bidang Kepala Bidang Neraca Wilayah Integrasi Pengolahan
Statistik Sosial Statistik Produksi Statistik dan dan
Distribusi Analisis Statistik Diseminasi Statistik

Seksi Seksi Seksi


Statistik Seksi Statistik Harga Seksi
Statistik Integrasi
Kependudukan Konsumen & Harga Neraca Pengolahan
Pertanian Perdagangan Besar Produksi Data

Seksi Seksi Seksi


Statistik Seksi Statistik Keuangan Seksi
Jaringan
Kesejahteraan Statistik Industri dan Neraca dan Rujukan
Rakyat Harga Produsen Konsumsi Statistik

Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi


Stat. Pertahanan Statistik Pertambangan Statistik Niaga & Analisis Diseminasi
Sosial Energi dan Konstruksi Jasa Statistik dan Layanan
Lintas Sektor Statistik

Tenaga
Fungsional

91
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Lampiran 2. Reviu Renstra BPS Provinsi Sumatera Utara 2015-2019

SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/ TARGET KINERJA


SASARAN KEGIATAN SATUAN
(OUTPUT)/INDIKATOR 2015 2016 2017 2018 2019

Kementerian/Lembaga:
Badan Pusat Statistik
Provinsi Sumatera Utara

SS.1 Meningkatnya kepercayaan pengguna terhadap kualitas data BPS

Persentase konsumen yang merasa


Persen 80,00 95,00 90,00 95,00 95,00
puas dengan kualitas data statistik

Persentase konsumen yang selalu


menjadikan data dan informasi Persen 50,00 85,00 90,00 95,00 95,00
statistik BPS sebagai rujukan utama

Persentase pemutakhiran data MFD


Persen 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
dan MBS
Jumlah Release Data yang tepat
Aktivitas 27 16 16 16 16
waktu

Jumlah Publikasi/Laporan yang


Publikasi 40 29 42 43 43
terbit tepat waktu

Jumlah Publikasi/Laporan sensus


Publikasi 10 0 1 1 1
yang terbit tepat waktu

Persentase pemasukan dokumen


Persen 97,39 98,59 99,01 99,00 99,00
(response rate) survei

SS.2. Meningkatnya kualitas hubungan dengan sumber data (respondent engagement)

Persentase kepuasan konsumen


Persen 95,00 95,00 90,00 95,00 95,00
terhadap pelayan data BPS
Jumlah pengunjung eksternal yang
mengakses data dan informasi Pengunjung 14 000 55 000 45 000 50 000 55 000
statistik melalui website BPS
Persentase konsumen yang
menggunakan data BPS dalam
Persen 10,00 10,00 10,00 10,00 10,00
perencanakan dan evaluasi
pembangunan Nasional

Persentase konsumen yang puas


Persen 90,00 90,00 90,00 90,00 90,00
terhadap akses data BPS

92
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

SASARAN PROGRAM (OUTCOME)/ TARGET KINERJA


SASARAN KEGIATAN SATUAN
(OUTPUT)/INDIKATOR 2015 2016 2017 2018 2019

SS.3 Meningkatnya koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan SSN

Jumlah metadata kegiatan statistik


Metadata - - 15 20 20
sektoral dan khusus yang dihimpun

SS.4 Meningkatnya birokrasi yang akuntabel

Hasil penilaian SAKIP oleh


Poin 50 65 68 69 69
Inspektorat

Jumlah satker BPS Kabupaten/Kota


yang berpredikat WBK/WBBM
Satker - - - - -

SS.5 Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana BPS

Persentase pengguna layanan yang


merasa puas terhadap pemenuhan Persen 65,00 85,00 90,00 90,00 90,00
sarana dan prasarana BPS

Persentase pengadaan sarana dan


prasarana aparatur yang Persen 80,00 80,00 100,00 100,00 100,00
diselesaikan

93
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Lampiran 3. Perjanjian Kinerja 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

Tujuan/Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4)
1. Peningkatan kualitas data Persentase konsumen
statistik yang merasa puas dengan Persen 90,00
kualitas data statistik

1.1. Meningkatnya Persentase konsumen


kepercayaan pengguna yang merasa puas dengan Persen 90,00
terhadap kualitas data kualitas data statistik
BPS
Persentase konsumen
yang selalu menjadikan
data dan informasi statistik Persen 90,00
BPS sebagai rujukan
utama

Persentase pemutakhiran
Persen 100,00
data MFD dan MBS

Jumlah release data yang


Aktivitas 16
tepat waktu

Jumlah publikasi/laporan Publikasi


42
yang terbit tepat waktu

Jumlah publikasi/laporan
Publikasi
sensus yang terbit tepat 1
waktu

Persentase pemasukan
dokumen (response rate) Persen 99,01
survei

94
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Tujuan/Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4)
2. Peningkatan pelayanan Persentase kepuasan Persen
prima hasil kegiatan konsumen terhadap 90,00
statistik pelayanan data BPS
2.1.Meningkatnya kualitas Jumlah pengunjung
hubungan dengan eksternal yang mengakses
Pengunjung 45 000
pengguna data (user data dan informasi statistik
engagement) melalui website BPS
Persentase konsumen
yang menggunakan data
BPS dalam perencanaan Persen 10,00
dan evaluasi
pembangunan nasional
Persentase konsumen
Persen
yang puas terhadap akses 90,00
data BPS
3. Penguatan Sistem
Statistik Nasional (SSN) Jumlah metadata kegiatan
melalui koordinasi dan statistik sektoral dan Metadata 15
pembinaan yang efektif di khusus yang dihimpun
bidang statistik
3.1.Meningkatnya koordinasi Jumlah metadata kegiatan Metadata
dan kerjasama dalam statistik sektoral dan 15
penyelenggaraan SSN khusus yang dihimpun
4. Peningkatan birokrasi Hasil penilaian SAKIP oleh
yang akuntabel Point 68,00
Inspektorat
4.1. Meningkatnya birokrasi Hasil penilaian SAKIP oleh
yang akuntabel Point 68,00
Inspektorat
4.2. Meningkatnya kualitas Persentase pengguna
sarana dan prasarana layanan yang merasa puas
Persen 90,00
BPS terhadap pemenuhan
sarana dan prasarana BPS
Persentase pengadaan
sarana dan prasarana Persen 100,00
aparatur yang diselesaikan

95
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BAGIAN TATA USAHA
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)
1. Meningkatnya Jumlah Laporan
Laporan 25
akuntabilitas kinerja Dukungan Manajemen
aparatur BPS serta Hasil Penilaian SAKIP
Point 68,00
pembinaan SDM oleh Inspektorat
dalam Persentase
penyelenggaraan pembayaran upah dan Persen 100,00
kegiatan statistik Gaji yang tepat waktu
Persentase Sarana
Prasarana Teknologi
Informasi dan Persen 100,00
Komunikasi (TIK) dalam
kondisi Baik
Persentase Sarana dan
Prasarana Lainnya Persen 90,00
dalam kondisi Baik
Persentase
Penyelesaian
Pelaksanaan Persen 100,00
Pengadaan (selain dari
Program PSPA)
2. Meningkatnya Persentase pengguna
pengguna layanan layanan yang merasa
yang puas terhadap puas terhadap Persen 90,00
sarana dan pemenuhan sarana dan
prasarana BPS prasarana BPS
Persentase pengadaan
sarana dan prasarana
Persen 100,00
aparatur yang
diselesaikan

96
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BIDANG STATISTIK SOSIAL
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tersedianya data
Jumlah Publikasi/Laporan Statistik Publikasi/
Statistik Sosial 10
Sosial yang terbit tepat waktu Laporan
yang berkualitas
Jumlah Publikasi/Laporan SP Publikasi/
-
2020 yang terbit tepat waktu Laporan

Jumlah Publikasi/Laporan Statistik Publikasi/


13
Sosial yang memiliki ISSN/ISBN Laporan

Jumlah Press Release Statistik


Aktivitas 4
Sosial yang tepat waktu

Persentase pemasukan dokumen Dokumen 100,00


(response rate) survei bidang
sosial

- Persentase pemasukan Dokumen 100,00


dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
rumah tangga

- Persentase pemasukan Dokumen 100,00


dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan non
rumah tangga non usaha

97
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BIDANG STATISTIK PRODUKSI
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tersedianya data Jumlah Publikasi/Laporan Statistik Publikasi/
Statistik Produksi 11
Produksi yang terbit tepat waktu Laporan
yang berkualitas
Jumlah Publikasi/Laporan ST Publikasi/ -
2013 yang terbit tepat waktu Laporan
Jumlah Publikasi/Laporan Statistik
Publikasi/ 17
Produksi yang memiliki
Laporan
ISSN/ISBN
Jumlah Press Release Statistik -
Aktivitas
Produksi yang tepat waktu

Persentase pemasukan dokumen Dokumen 98,24


(response rate) survei bidang
produksi
Dokumen
- Persentase pemasukan 98,35
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
rumah tangga
Dokumen 95,16
- Persentase pemasukan
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
usaha
Dokumen 100,00
- Persentase pemasukan
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan non
rumah tangga non usaha

98
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BIDANG STATISTIK DISTRIBUSI
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tersedianya data Jumlah Publikasi/Laporan Statistik Publikasi/
8
Statistik Distribusi Distribusi yang terbit tepat waktu Laporan
yang berkualitas Jumlah Publikasi/Laporan SE Publikasi/
1
2016 yang terbit tepat waktu Laporan
Jumlah Publikasi/Laporan Statistik
Publikasi/
Distribusi yang memiliki 8
Laporan
ISSN/ISBN
Jumlah Press Release Statistik
Aktivitas 12
Distribusi yang tepat waktu

Persentase pemasukan dokumen Dokumen 97,07


(response rate) survei bidang
Distribusi
- Persentase pemasukan Dokumen 99,24
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
rumah tangga
- Persentase pemasukan Dokumen 96,13
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
usaha
- Persentase pemasukan Dokumen 92,75
dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan non
rumah tangga non usaha

Persentase pemasukan dokumen 100,00


Dokumen
(response rate) SE 2016

99
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BIDANG NERACA WILAYAH DAN ANALISIS STATISTIK
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)

1. Tersedianya data Jumlah Publikasi/Laporan Neraca


Publikasi/
Neraca Wilayah Wilayah dan Analisis Statistik 5
Laporan
dan Analisis yang terbit tepat waktu
Statistik yang Jumlah Publikasi/Laporan Neraca
berkualitas Publikasi/
Wilayah dan Analisis Statistik 9
Laporan
yang memiliki ISSN/ISBN

Jumlah Press Release Neraca


Aktivitas
dan Analisis Statistik yang tepat 4
waktu

Persentase pemasukan dokumen Dokumen 100,00


(response rate) survei bidang
Neraca dan Analisis Statistik

- Persentase pemasukan Dokumen 100,00


dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
rumah tangga

- Persentase pemasukan Dokumen 100,00


dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan
usaha

- Persentase pemasukan Dokumen 100,00


dokumen (response rate)
survei dengan pendekatan non
rumah tangga non usaha

100
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017


BIDANG INTEGRASI PENGOLAHAN DAN DISEMINASI STATISTIK
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA

No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target


(1) (2) (3) (4) (5)
1. Tersedianya Persentase pemutakhiran data
Persen 100,00
dukungan metodologi MFD dan MBS
sensus dan survei Jumlah peta desa dan blok
Dokumen 435
yang tepat guna sensus yang diupdate

2. Meningkatnya Jumlah Publikasi/Laporan


kualitas hubungan Integrasi Pengolahan dan Publikasi/
8
dengan pengguna Diseminasi Statistik yang terbit Laporan
tepat waktu
data (user
engagement) Persentase Kepuasan
Konsumen terhadap pelayanan Persen 90,00
data BPS
Jumlah pengunjung eksternal
yang mengakses data dan
Pengunjung 45 000
informasi statistik melalui
website BPS

Persentase Konsumen yang


Persen 90,00
puas terhadap akses data BPS

Persentase pengolahan data


hasil kegiatan statistik yang Persen 100,00
dikirim ke pusat tepat waktu
Meningkatnya
3.
koordinasi dan Jumlah metadata kegiatan
kerjasama dalam statistik sektoral dan khusus Metadata 15
penyelenggaraan yang dihimpun
SSN

101
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

Lampiran 4. Pengukuran Capaian Kinerja Tahun 2017

Target Realisasi Capaian Kinerja

No. Tujuan/Sasaran Indikator Kinerja Utama Satuan


Terhadap Target Triwulanan Terhadap Target Setahun
Tw 1 Tw 2 Tw 3 Tw 4 Tw1 Tw 2 Tw 3 Tw 4
Tw 1 Tw 2 Tw 3 Tw 4 Tw 1 Tw 2 Tw 3 Tw 4
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20)

Persentase konsumen
Peningkatan
1. yang merasa puas
kualitas data Persen 0 0 0 90,00 0 0 0 86,79 0 0 0 96,43 0 0 0 96,43
dengan kualitas data
statistik
statistik

S1 Meningkatnya 1.a. Persentase konsumen


kepercayaan yang merasa puas dengan Persen 0 0 0 90,00 0 0 0 86,79 0 0 0 96,43 0 0 0 96,43
pengguna kualitas data statistik
terhadap kualitas
data BPS 1.b. Persentase konsumen
yang selalu menjadikan 0
data dan informasi statistik Persen 0 0 90,00 0 0 0 91,71 0 0 0 101,90 0 0 0 101,90
BPS sebagai rujukan
utama

1.c. Persentase
pemutakhiran data MFD Persen 0 50,00 50,00 100,00 0 50,00 50,00 100,00 0 100,00 100,00 100,00 0 50,00 50,00 100,00
dan MBS

1.d. Jumlah release data


Aktivitas 4 8 12 16 4 8 12 16 100,00 100,00 100,00 100,00 25,00 50,00 75,00 100.00
yang tepat waktu

102
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

1.e. Jumlah
Publikasi/Laporan yang Publikasi 6 10 20 42 6 10 20 42 100 100 100 100 14,29 23,81 47,62 100.00
terbit tepat waktu

1.f. Jumlah
Publikasi/Laporan sensus Publikasi 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 100,00 0 0 0 100,00
yang terbit tepat waktu

1.g. Persentase
pemasukan dokumen Persen 15,70 35,28 81,67 99,01 15,52 33,85 81,08 97,09 98,86 95,95 99,28 98,06 15,68 34,19 81,89 98,06
(response rate) survei

2 Peningkatan
pelayanan Persentase kepuasan
prima hasil konsumen terhadap Persen 0 0 0 90 0 0 0 96,40 0 0 0 107,11 0 0 0 107,11
kegiatan pelayanan data BPS
statistik

103
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

S2 Meningkatnya
kualitas 2.a. Jumlah pengunjung
hubungan eksternal yang mengakses
dengan Pengunjung 14 000 30 000 40 000 45 000 20 676 30 765 36 147 45 602 147,69 102,55 90,37 101,34 45,95 68,37 80,33 101,34
data dan informasi statistik
pengguna data melalui website BPS
(user
engagement)

2.b. Persentase konsumen


yang menggunakan data
BPS dalam perencanaan Persen 0 0 0 10,00 0 0 0 10,73 0 0 0 107,30 0 0 0 107,30
dan evaluasi pembangunan
Nasional

2.c. Persentase Konsumen


yang puas terhadap akses Persen 0 0 0 90,00 0 0 0 97,04 0 0 0 107,82 0 0 0 107,82
data BPS

3 Penguatan
Sistem Statistik
Nasional Jumlah Metadata
melalui Kegiatan Statistik
Metadata 0 10 15 15 0 10 13 13 0 100,00 86,67 86,67 0 66,67 86,67 86,67
Koordinasi dan Sektoral dan Khusus
Pembinaan yang Dihimpun
yang Efektif di
Bidang Statistik

S3 Meningkatnya
koordinasi dan 3.a. Jumlah metadata
kerjasama dalam kegiatan statistik sektoral Persen 0 10 15 15 0 10 13 13 0 100,00 86,67 86,67 0 66,67 86,67 86,67
penyelenggaran dan khusus yang dihimpun
SSN

104
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

4 Peningkatan
Hasil Penilaian SAKIP
Birokrasi yang Poin 0 0 0 65 0 0 0 67,81 0 0 0 104,32 0 0 0 104,32
oleh Inspektorat
Akuntabel

S4 Meningkatnya
4.a. Hasil penilaian SAKIP
birokrasi yang Poin 0 0 0 68.00 0 0 0 68.62 0 0 0 100,91 0 0 0 100,91
oleh Inspektorat
akuntabel

4.b. Jumlah Satker BPS


Kabupaten/Kota yang Satker - - - - - - - - - - - - - - - -
berpredikat WBK/WBBM

S5 Meningkatnya 5.a. Persentase pengguna


kualitas sarana layanan yang merasa puas
Persen 0 0 0 90.00 0 0 0 96,76 0 0 0 107,51 0 0 0 107,51
dan prasarana terhadap sarana dan
BPS prasarana BPS

5.b. Persentase
pengadaan sarana dan
Persen 44.00 66.00 100.00 100.00 44.00 75.00 89.00 100.00 100.00 113.64 89.00 100.00 44.00 75.00 89.00 100.00
prasarana aparatur yang
diselesaikan

Lampiran 5. SDM BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

JUMLAH SUMBER DAYA MANUSIA

105
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

BPS PROVINSI SUMATERA UTARA MENURUT UNIT ORGANISASI


DAN JENJANG PENDIDIKAN TAHUN 2017

No. Jenjang Pendidikan


Unit Organisasi Jumlah
S3 S2 S1/D-IV DIII ≤SLTA
1. Kepala BPS Provinsi 1 - - - - 1
2. Bagian Tata Usaha - 3 18 6 6 33

3. Bidang Statistik Produksi - 5 4 - 3 12

4. Bidang Statistik Distribusi - 7 4 - 5 16

5. Bidang Statistik Sosial - 7 6 1 0 14

6. Bidang IPDS - 5 5 1 1 12

7. Bidang Statistik Nerwilis 1 7 2 0 3 13

Jumlah 2 34 39 8 18 101

Lampiran 6. Kegiatan BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

106
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Aktivitas Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sep Okt Nov Des
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1 Pendataan UMK dan UMB SE2016
2 Pelaksanaan NTP2017
Survei Angkatan Kerja Nasional
3
(Sakernas) Semesteran

Survei Angkatan Kerja Nasional


4
(Sakernas) Tahunan

Survei Sosial Ekonomi Nasional KOR dan


5
Konsumsi

Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan


6
(SPTK)
7 Survei Pertanian Tanaman Pangan/Ubinan
Survei Struktur Ongkos Usaha Tanaman
8
Pangan
9 Survei Hortikultura dan Indikator Pertanian
Pengembangan Data Hortikultura Potensi
10 dengan menggunakan Frame ST2013 per
Komoditas per Rumah Tangga
11 Survei Perusahaan Perkebunan

107
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Aktivitas Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sep Okt Nov Des
Survei Perusahaan Peternakan dan
12
RPH/TPH
13 Survei Perusahaan Perikanan, TPI/PPI/PP
14 Survei Perusahaan Kehutanan
15 Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan
Survei Industri Mikro dan Kecil (VIMK)
16
Triwulanan
17 Survei Konstruksi
18 Kompilasi Data Statistik Ekspor
Survei Triwulanan Kegiatan Usaha
19
Terintegrasi
Survei Pola Distribusi Perdagangan
20
Beberapa Komoditi
Survei Waktu Tunggu (Dwelling Time) di
21
Pelabuhan
22 Kompilasi Data Transportasi
Survei Angkutan Penumpang dan Barang
23
di Terminal dan Jembatan Timbang

108
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Aktivitas Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sep Okt Nov Des
Survei Perdagangan antar wilayah Tahun
24
2017
Penyusunan Direktori Pasar dan Pusat
25
Perdagangan
26 Survei Statistik Harga Produsen
27 Survei Harga Perdagangan Besar
Survei Harga Konsumen dan Survei
28
Volume Penjualan Eceran Beras
29 Survei Harga Pedesaan
30 Indeks Kemahalan Konstruksi
Survei Statistik Keuangan Pemerintah
31
Daerah
32 Survei Iptek dan Inovasi
33 Survei Bidang Jasa Pariwisata
34 Survei Konsumsi Bahan Pokok
Penyusunan Neraca Rumah Tangga dan
35
Institusi Nirlaba

109
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Aktivitas Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agt Sep Okt Nov Des

Penyusunan Matriks PMTB Institusi


36
Pemerintah dan Non Pemerintah
Penyusunan Konsolidasi PDRB
37
Pengeluaran Triwulanan dan Tahunan
Penyusunan Nilai Tambah Lapangan
38 Usaha Barang Triwulanan 2010=100
(SKTNP Barang)
Penyusunan Nilai Tambah Lapangan
39 Usaha Barang Triwulanan 2010=100
(SKTNP Jasa)
Penyusunan PDRB Tahunan dan
40 Triwulanan Menurut Lapangan Usaha
Tahun Dasar 2010=100
Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks
41
Tendensi Konsumen

Lampiran 7. Publikasi BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

110
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Judul Publikasi Tanggal Rilis Bidang Status


(1) (2) (3) (4) (5)
1 Keadaan Angkatan Kerja di Provinsi Sumatera Utara Agustus 2016 09 Maret 2017 Sosial ARC
2 Indeks Harga Konsumen di Empat Kota Sumatera Utara 2016 14 Maret 2017 Distribusi ARC
3 Statistik Nilai Tukar Petani Provinsi Sumatera Utara 2016 24 Maret 2017 Distribusi ARC
4 Profil Kemiskinan Sumatera Utara September 2016 24 Maret 2017 Sosial ARC
5 Statistik Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara 2016 24 Maret 2017 Sosial ARC
Indeks Tendensi Konsumen Provinsi Sumatera Utara 2016 dan
6 31 Maret 2017 Nerwilis ARC
Perkiraan Tiwulan 1-2017
7 Katalog Publikasi BPS Provinsi Sumatera Utara 2015-2016 12 April 2017 IPDS ARC

8 Berita Resmi Statistik Provinsi Sumatera Utara 2016 12 Mei2017 IPDS ARC

9 Statistik Harga Produsen Sektor Pertanian di Sumatera Utara 2016 18 Mei 2017 Distribusi ARC
10 Statistik Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumatera Utara 2016 09 Juni 2017 Distribusi ARC
Produk Domestik Regional Bruto Menurut Pengeluaran Provinsi
11 14 Juli 2017 Nerwilis ARC
Sumatera Utara 2012-2016
Produk Domestik Regional Bruto Menurut Lapangan Usaha Provinsi
12 14 Juli 2017 Nerwilis ARC
Sumatera Utara 2012-2016
13 Indeks Pembangunan Manusia Sumatera Utara 2016 09 Agustus 2017 Nerwilis ARC
Statistik Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Sumatera Utara
14 09 Agustus 2017 Sosial ARC
2016

111
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Judul Publikasi Tanggal Rilis Bidang Status


Data Harga 9 Bahan Pokok dan Bahan Penting Lainnya di Sumatera
15 10 Agustus 2017 Distribusi ARC
Utara 2016
16 Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka 2017 16 Agustus 2017 IPDS ARC
17 Statistik Penduduk Lanjut Usia Sumatera Utara 2016 12 September 2017 Sosial ARC
18 Master File Desa Provinsi Sumatera Utara 2016 14 September 2017 IPDS ARC
Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor Impor Sumatera Utara
19 19 September 2017 Distribusi ARC
2016
20 Statistik Daerah Provinsi Sumatera Utara 2017 26 September 2017 Nerwilis ARC

21 Keadaan Angkatan Kerja di Provinsi Sumatera Utara Februari 2017 10 Oktober 2017 Sosial ARC
22 Statistik Kesehatan dan Perumahan Sumatera Utara 2016 10 Oktober 2017 Sosial ARC
23 Statistik Gender Sumatera Utara 2016 10 Oktober 2017 Sosial ARC
Beberapa Data Pokok Kondisi Kesejahteraan Rakyat dan Ekonomi
24 11 Oktober 2017 IPDS ARC
Sumatera Utara 2016/2017
25 Statistik Lahan Sawah Sumatera Utara 2016 23 Oktober 2017 Produksi ARC
26 Profil Usaha Konstruksi Perorangan Sumatera Utara 2016 24 Oktober 2017 Produksi ARC

27 Statistik Tanaman Hortikultura Sumatera Utara 2016 25 Oktober 2017 Produksi ARC

28 Profil Kemiskinan Sumatera Utara Maret 2017 25 Oktober 2017 Sosial ARC
29 Statistik Industri Besar dan Sedang Sumatera Utara 2015 26 Oktober 2017 Produksi ARC

112
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Judul Publikasi Tanggal Rilis Bidang Status


Statistik Industri Besar dan Sedang Menurut Kabupaten/Kota
30 27 Oktober 2017 Produksi ARC
Sumatera Utara 2015
31 Statistik Air Bersih Sumatera Utara 2016 31 Oktober 2017 Produksi ARC
32 Indikator Pertanian Sumatera Utara 2016 06 November 2017 Produksi ARC
33 Direktori Perusahaan Pertanian Sumatera Utara 2016 08 November 2017 Produksi ARC
34 Beberapa Indikator Penting Provinsi Sumatera Utara 2016/2017 13 November 2017 IPDS ARC

35 Peta Tematik Indikator Sosial Ekonomi Sumatera Utara 2016 13 November 2017 IPDS ARC

36 Indikator Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara 2016 21 November 2017 Nerwilis ARC

37 Statistik Hotel dan Akomodasi Lainnya di Sumatera Utara 2016 22 November 2017 Distribusi ARC

38 Direktori Perusahaan Konstruksi Sumatera Utara 2016 27 November 2017 Produksi ARC
39 Direktori Industri Besar Sedang Sumatera Utara 2015 28 November 2017 Produksi ARC

40 Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Sumatera Utara 2015-2016 29 November 2017 Distribusi ARC
Analisis Kondisi Sektor Industri Pengolahan (manufacture) Sumatera
41 29 November 2017 Produksi ARC
Utara 2016
42 Statistik Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara 2017 29 Desember 2017 Sosial ARC
Tinjauan PDRB Kabupaten/Kota se Sumatera Utara Menurut
43 10 Maret 2017 Nerwilis Non ARC
Lapangan Usaha 2015

113
Laporan Kinerja BPS Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

No. Judul Publikasi Tanggal Rilis Bidang Status

44 Tinjauan Perekonomian Sumatera Utara 2016 19 Juni 2017 Nerwilis Non ARC

45 Indeks Pembangunan Gender (IPG) Sumatera Utara 2016 09 Agustus 2017 Nerwilis Non ARC

46 Profil Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Sumatera Utara 2016 27 September 2017 Sosial Non ARC

47 Statistik Politik dan Keamanan Sumatera Utara 2016 21 November 2017 Sosial Non ARC

48 Statistik Perusahaan Peternakan Sumatera Utara 2014-2016 24 November 2017 Produksi Non ARC

49 Statistik Perikanan Sumatera Utara 2014-2016 27 November 2017 Produksi Non ARC
Tinjauan PDRB Kabupaten/Kota se Sumatera Utara Menurut
50 30 November 2017 Nerwilis Non ARC
Lapangan Usaha 2016
51 Indikator Ketahanan Sosial Sumatera Utara 2016 12 Desember 2017 Sosial Non ARC

114