Anda di halaman 1dari 5

KEBERSIHAN TANGAN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman

RUMAH SAKIT ISLAM 0003/D/PPI/2016 - 1/3


BANJARMASIN
Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh :
Direktur Rumah Sakit Islam Banjarmasin
PROSEDUR
TETAP
01 Juni 2016 dr. Hj.Rafiqah
25 Sya’ban 1437 H NIK : 0603/ VI / 2003
Pengertian Kebersihan Tangan adalah proses pembersihan kotoran dan
mikroorganisme pada tangan yang di dapat melalui kontak dengan pasien,
petugas kesehatan lain dan permukaan lingkungan (flora transien) dengan
menggunakan sabun/antiseptik dibawah air mengalir atau menggunakan
hand rub berbasis alkohol.
1. Pembersihan Tangan dengan Cairan Antiseptik (Handrub) adalah
Mencuci tangan dengan menggunakan cairan antiseptik yang
berbahan dasar alkohol gel di seluruh permukaan tangan untuk
meminimalkan pertumbuhan mikroorganisme tanpa menggunakan air
dan handuk (pada tangan yang bersih).
2. Pembersihan Tangan dengan Sabun Antiseptik/Cairan/Larutan dan
Air Mengalir (Handwash) adalah Mencuci tangan dengan air mengalir
dengan menggunakan sabun/cairan antiseptik yang bertujuan
membersihkan tangan dari transien mikroorganisme di tangan (pada
tangan yang kotor).
3. Pembersihan Tangan Bedah (Surgical Handwash) pada tindakan
operasi adalah :
a. Proses menghilangkan atau menghancurkan mikroorganisme
transien dan mikroorganisme yang tinggal di lapisan kulit yang lebih
dalam serta di dalam folikel rambut yang tidak dapat di hilangkan
seluruhnya (flora residen).
b. Membersihkan tangan dengan menggunakan sikat dan sabun di
bawah air mengalir dengan prosedur tertentu agar tangan dan
lengan bagian bawah bebas dari mikroorganisme
Tujuan 1. Meminimalkan atau menghilangkan mikroorganisme.
2. Mencegah tansmisi mikroorganisme dari petugas ke pasien dari pasien
ke petugas, dari pasien ke pasien serta lingkungan sekitar pasien.
3. Tindakan utama untuk pencegahan dan pengendalian infeksi.
Kebijakan 1. Prosedur pembersihan tangan dengan antiseptik harus di lakukan oleh
semua petugas kesehatan, keluarga, pengunjung yang berhubungan
langsung dengan pasien atau lingkungan pasien
2. Prosedur pembersihan tangan dengan antiseptik dilakukan sebelum
kontak dengan pasien, sebelum melakukan tindakan aseptik, sesudah
terpajan dengan cairan tubuh pasien yang berisiko, sesudah kontak
dengan pasien dan sesudah kontak dengan area sekitar pasien.
KEBERSIHAN TANGAN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman

RUMAH SAKIT ISLAM 0003/D/PPI/2016 - 2/3


BANJARMASIN
3. Setiap ruangan harus tersedia fasilitas :
a. Wastafel dengan air yang mengalir dengan kran bergagang panjang
b. Sabun atau cairan antiseptik mengandung chlorhexidine 2% dan 4 %
untuk pembersihan tangan operasi
c. Cairan Handrub.
d. Pengering tangan (tissue/paper, towel/handuk satu kali pakai)
Gambar prosedur pembersihan tangan terlihat di semua fasilitas
Prosedur A. Pembersihan Tangan dengan sabun dan air ( Handwash )
Langkah – langkah :
1. Lepaskan semua perhiasan dan jam tangan yang digunakan serta
gulung atau singsingkan lengan baju sampai ¾ lengan,
2. Rapikan jilbab (jangan sampai berjuntai) untuk wanita
3. Basahi tangan dengan air mengalir.
4. Tuangkan sabun ke telapak tangan 3–5 cc
5. Ratakan dengan kedua telapak tangan
6. Gosok punggung dan sela-sela jari jari tangan kiri dengan tangan
kanan dan sebaliknya
7. Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari
8. Jari-jari sisi dalam kedua tangan saling mengunci dan saling
digosokkan
9. Gosok ibu jari kiri dengan gerakan berputar dalam genggaman
tangan kanan dan lakukan sebaliknya
10. Gosok telapak tangan kiri dengan memutar ujung jari-jari kanan
dan sebaliknya
11. Bilas kedua tangan dengan air mengalir
12. Keringkan kedua tangan dengan tissue sekali pakai
13. Gunakan bekas tissue tersebut untuk menutup kran air
14. Sekarang tangan sudah aman ( Prosedur dilakukan 40 – 60 detik )

B. Pembersihan Tangan dengan Cairan Antiseptik ( Handrub )


Langkah – langkah :
1. Lepaskan semua perhiasan dan jam tangan yang digunakan serta
gulung atau singsingkan lengan baju sampai ¾ lengan.
2. Rapikan jilbab (jangan sampai berjuntai) untuk wanita
3. Basahi tangan dengan handrub.
4. Tuangkan larutan antiseptik bebasis alkohol ke telapak tangan
sebanyak 3 - 5 cc
5. Gosok kedua telapak tangan hingga merata
6. Gosok punggung dan sela-sela jari tangan kiri dengan tangan kanan
dan sebaliknya
7. Gosok kedua telapak tangan dan sela-sela jari
8. Jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci dan saling
digosokkan.
9. Gosok ibu jari kiri dengan gerakan berputar dalam genggaman
tangan kanan dan lakukan sebaliknya.
KEBERSIHAN TANGAN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman

RUMAH SAKIT ISLAM 0003/D/PPI/2016 - 3/3


BANJARMASIN
10. Gosok telapak tangan kiri dengan memutar ujung jari-jari kanan
dan sebaliknya
11. Sekarang tangan sudah aman ( Prosedur dilakukan 20 – 30 detik )

C. Cara Pembersihan Tangan Bedah ( Surgical Handwash )


Langkah – langkah :
1. Lepaskan semua perhiasan yang digunakan, termasuk cincin,
gelang dan jam tangan
2. Singsingkan atau gulung lengan baju 10 cm di atas siku
3. Basahi tangan dengan air mengalir.
4. Gunakan sikat dengan cairan antiseptic clorheksidin 4 % untuk
membersihkan kuku jari tangan
5. Lumuri tangan dan lengan sampai 10 cm di bawah siku secara
menyeluruh dengan cairan clorheksidin 4 % lalu bilas dengan air
mengalir.
6. Lumuri sekali lagi dengan cairan chlorheksidin 4 % mulai dari
telapak tangan sampai ¾ lengan dan bilas dengan air yang
mengalir.
7. Ambil cairan clorheksidin 3-5 cc dan lakukan cuci tangan prosedur
(6 langkah) lalu bilas dengan air mengalir.
8. Keringkan dengan handuk steril.
9. Sekarang tangan sudah aman ( Prosedur dilakukan 2 – 5 menit ).
Dokumen 1. Buku pedoman manajerial pencegahan dan pengendalian infeksi di
rumah sakit dan fasilitas lainnya
2. Buku pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit
dan fasilitas lainnya
Unit Terkait 1. Seluruh unit kerja 2. Instalasi Rawat Jalan. 3. Instalasi Rawat Inap.
4. Instalasi Gawat Darurat. 5. Instalasi Kamar Operasi.
6. Instalasi Farmasi. 7. Unit Gizi 8. Unit Kesling & Nosokomial.
9. Unit Laundry. 10. Unit Tehknik. 10. Hemodialisa.
LAMPIRAN :
5 SAAT MELAKUKAN PRAKTEK KEBERSIHAN TANGAN
1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Sebelum tindakan aseptik
3. Setelah terkena cairan tubuh pasien beresiko
4. Setelah kontak dengan pasien
5. Setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien

Melakukan Kebersihan Tangan Dengan Menggunakan Handrub