Anda di halaman 1dari 1

Dalam penanganan bencana yang terjadi, sudah dilakukan hal yang tepat yaitu adanya koordinator sub

klaster kesehatan reproduksi.

Kemudian koordinator tersebut telah merencanakan SDM, menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan
serta sarana prasana yang dibutuhkan, seperti didirikannya tenda untuk dilakukan pelayanan kesehatan
reproduksi melingkupi ibu hamil, bayi/balita hingga ibu nifas.

Pada berita yang ada, telah disebutkan pula sebelum diadakan pelayanan tersebut, koordinator telah
menyusun perencanaan yang sesuai dengan pedoman tanggap bencana pada lingkup kesehatan
reproduksi.

Salah satu diantaranya yaitu: mengidentifikasi kelompok sasaran rentan reproduksi dan jenis pelayanan
kesehatan reproduksi.

Melakukan assessment dengan mempertimbangkan jumlah usia rentan dalam suatu lokasi pengungsian.
Setelah itu menentukan jumlah dan lokasi tenda di mana yang akan didirikan.

Selain itu, saat pihak subcluster tingkat pusat meninjau lokasi secara langsung, pada saat itu pula telah
diberikan bantuan berupa kit ibu hamil, kit ibu bersalin nifas, dan kit bayi baru lahir. Rencana selanjutnya
akan dikirimkan kit higiene dan assessment pendirian dan pengoperasian tenda kesehatan reproduksi
untuk menunjang pelayanan bagi kelompok rentan.

Lanjutan :

Dalam hal pengadaan kit kesehatan yang diberikan, masih banyak beberapa kit yang belum tersedia
dalam penanganan kasus kesehatan reproduksi.mm