Anda di halaman 1dari 24

Semboyan Indonesia gemah ripah lojinawi bukan sekedar angan2 dan harapan semu.

Indonesia pernah mengalami


masa kejayaan di jaman kerajaan2 dahulu.
Indonesia adalah negara yg berpotensi besar dengan sumber alam yg kaya namun belum dimanfaatkan untuk
kepentingan rakyat. Tetapi banyak dikorupsi dan dicuri atau ditipu negara lain karena kebodohan dan kerakusan para
pengelola negara ini.
Berikut ini tips agar kita menjadi maju dan kaya di tanah kelahiran kita sendiri:
1. Berikan otonomi seluas luasnya tiap daerah untuk mengatur dan mengelola sumberdaya sendiri.
2. Seluruh Industri dan perusahaan harus dimiliki & dikelola pemerintah daerah. 3. Seluruh pelayanan umum harus
dimiliki & dikelola pemerintah daerah dan digratiskan.
4. Pendidikan wajib sampai jenjang S1 dan digratiskan.
5. Bagi yg tidak mau sekolah atau yg tidak menyekolahkan anaknya harus dihukum seberat beratnya.
6. Tidak boleh mengirim TKI untuk tenaga buruh dan pembantu, hanya tenaga profesional saja yg boleh dikirim ke
luar negeri.
7. Hasil bumi di daerah tidak boleh dijual ke luar negeri, gunakan dulu untuk rakyat lebihnya baru dijual.
8. Produksi dan gunakan alat alat dan teknologi buatan sendiri. Rakyat kita sudah mampu dan cukup pintar.
9. Hukum mati pejabat dan pengusaha yg korupsi.
10. Tentara, polisi dan semua satuan keamanan semua harus disatukan dalam satu lembaga dan mempunyai tugas
yg sama untuk menjaga keamanan daerah dan negara.
Masih banyak lagi tipsnya dan ini hanya pemikiran dan pengamatan saya yang awam dan ini sangat dibenci oleh
pengusaha dan konglomerat yg sudah menikmati kekayaan negeri ini secara serakah.

Berbicara tentang kekayaan sebenarnya Indonesia memiliki segalanya, apa yang ada di Indonesia
sebenarnya bisa menghidupi dan memakmurkan semua rakyat Indonesia. Kekayaan alam, tanah
yang makmur, tambang emas yang besar hingga lautan yang luas Indonesia punya. Namun
pengolahan serta penggunaannya belum tetap sasaran.

Dianugrahi dengan segala kekayaan nyatanya belum bisa memberikan kemakmuran bagi rakyatnya.
Lantas apa yang salah? Melihat apa yang terjadi memang miris sekali, banyak kekayaan alam
Indonesia yang kini dimiliki pihak asing. Freeport yang dikuasai oleh Amerika dan Lautan yang
dikuasai negara luar.

Terlebih lagi, banyak orang-orang pintar Indonesia yang lebih memilih bekerja dan menetap di negara
lain. Bukan tanpa alasan mereka lebih memilih luar negeri ketimbang negara kelahirannya. Di luar
negeri nama mereka diakui dan kemampuan mereka digunakan dengan baik, beda halnya dengan di
Indonesia, orang-orang pintarnya malah ditelantarkan.

Selain itu kebanyakan orang Indonesia sangat gengsi akan budaya sendiri, dan produk sendiri,
mereka lebih memilih produk luar negeri yang tentunya lebih menguntungkan negara lain. Lantas apa
yang harus dilakukan? Apakah Indonesia bisa menjadi negara maju yang tak bergantung kepada
negara lainnya?

Jawabannya tentu sangat bisa sekali, melihat dengan apa yang ada di Alam Indonesia serta jumlah
penduduknya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara maju dan superior.
Tapi dengan catatan semua yang dimiliki dikelola dan dimiliki oleh Indonesia sendiri bukan oleh
negara lain.

Berikut adalah beberapa 4 hal yang bisa membuat Indonesia menjadi Maju dan Superior dari negara
lainnya bila empat hal yang telah hilang dimiliki kembali oleh Indonesia :

Ilmuwan yang Mendedikasikan Ilmunya untuk Tanah Air


Pernah mendengar nama-nama seperti Bambang Widiatmoko, Warsito Taruno atau mungkin Khoirul
Anwar? Ya, bisa dipastikan kita buta dengan deretan nama-nama ini padahal mereka begitu sangat
terkenal di luar negeri. Mereka adalah para penemu, profesor dan juga ilmuwan yang melakukan hal-
hal hebat.

Misalnya Bambang Widiatmoko yang berhasil menemukan laser OFCG dan punya 30 hak paten,
Warsito Taruno penemu ECVT 4D, dan Khoirul Anwar yang berhasil membuat gerbang konektivitas
nirkabel lebih cepat lewat temuan 4G-nya.

Selain hebat dan bikin bangga, satu lagi kesamaan mereka. Yup, tidak satu pun dari mereka yang
tinggal di sini dan memberikan sumbangsihnya kepada nusantara. Tapi, jangan terburu-buru
berprasangka buruk, karena mereka melakukan hal tersebut juga lantaran orang-orang kita sendiri.

Orang-orang Indonesia tidak bisa menghargai para ilmuwan ini. Hal tersebut bisa dilihat dari betapa
sulitnya dana-dana riset dikeluarkan, kalau pun keluar sudah pasti dananya akan disubsidi alias
dipotong sedikit demi sedikit hingga yang tersisa sangat sedikit. Kenapa begitu pelit?

Padahal hasil penemuan ini akan sangat berguna dan boleh jadi bisa menghasilkan beberapa kali
lipat biaya risetnya.

Alasan kedua kenapa para ilmuwan keren ini lebih memilih berkarir di luar sana adalah tidak ada
apresiasi dari pemerintah sendiri. Masih ingat kasus Ricky Elson dan Dahlan Iskan soal mobil listrik
beberapa waktu silam? Ini adalah bukti otentik betapa pemerintah kita buta matanya.

Jika saja pemerintah mau benar-benar menghargai para ilmuwan ini dengan memberikan apa yang
mereka butuh kan terutama dana riset dan juga apresiasi, bukan tidak mungkin bangsa kita akan bisa
melampaui Atlantis suatu hari kelak. Sayangnya, hari itu tidak akan pernah datang jika sikap orang-
orang negeri sendiri begitu apatis seperti sekarang.

Freeport di Tangan, Indonesia Kuasai Dunia


Akan sangat menyakitkan ketika membicarakan tentang Freeport. Tidak hanya lantaran kenyataan
pahit yang ada sekarang, tapi juga sejarah awal mereka yang penuh dengan konspirasi tokoh-tokoh
besar. Sebuah tulisan mencengangkan tentang perusahaan ini pernah dituliskan oleh seorang jurnalis
asal Amerika bernama Lisa Pease.

Lisa mengatakan dalam ulasannya, jika Freeport ini sangat erat hubungannya dengan tokoh-tokoh
besar. Termasuk di dalamnya adalah Presiden Sukarno, JF. Kennedy dan CIA. Singkatnya, Sukarno
tidak setuju atas pengelolaan tambang di gunung Ersberg ini oleh orang-orang kapitalis, dan
pernyataan ini didukung oleh Kennedy. Hal tersebut ternyata menciptakan petaka bagi keduanya.

Seperti yang kamu tahu, presiden Amerika ke 35 itu akhirnya ditembak mati dalam sebuah parade.
Sedangkan Sukarno sendiri dilengserkan dengan cara yang ‘tidak baik’ dan kemudian diganti dengan
Suharto yang akhirnya melakukan pembebasan terhadap asing untuk mengelola tambang emas
terbaik dunia ini.

Jika saja sejak dulu emas ini dikelola sendiri oleh bangsa Indonesia, maka tidak terbayangkan
bagaimana makmurnya rakyat. Bahkan ada yang menganalogikan jika setiap keping emas tidak jatuh
ke pelukan asing, maka tiap jiwa bisa mendapatkan setidaknya 3 kilo emas.

Pertanyaan yang paling sering muncul adalah, apakah bangsa kita mampu mengolah sendiri semua
emas-emas ini? Pada poin pertama sempat dijelaskan jika ada cukup banyak ilmuwan Indonesia yang
cerdas di luar sana. Jika mereka bisa bikin penemuan canggih, kenapa tidak dengan alat-alat
penambang emas?

Kontrak Freeport telah habis beberapa waktu lalu, dan kini mereka masih berupaya untuk bisa
renegosiasi kontrak yang baru. Entah apa yang tersisa buat Indonesia, khususnya rakyat Papua jika
perusahaan Amerika ini sekali lagi mengeruk keping-keping sisa emas yang ada.

Natuna Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi


Setali tiga uang dengan Freeport, blok Natuna yang merupakan penghasil gas alam dan minyak
andalan kita juga tak lepas dari invervensi asing dalam pengelolaannya. Sebut saja Petronas,
ExxonMobil, Cevron, Shell, StatOil, ENI, Total Indonesie hingga China National Petroleum
Corporation ikut menikmati kekayaan Indonesia ini.

Mungkin kamu masih ingat dengan kisruh Natuna beberapa waktu lalu. Tahu kah kenapa hal ini bisa
terjadi? Salah satu alasannya adalah di blok lepas pantai Riau ini ternyata menyimpan cadangan gas
alam paling banyak di Asia Pasifik, bahkan di dunia.

Selama ini Indonesia hanya kecipratan beberapa persen saja dari hasil pengelolaan blok Natuna.
Menurut para ahli ini masih jauh lebih baik daripada kita harus kehilangan area ini dan menyebabkan
sumbangan devisa dari sektor tersebut mampet.

Sama kasusnya seperti Freeport, kenapa hal ini bisa terjadi adalah tidak adanya SDM yang memadai
untuk mengelola semua kekayaan yang melimpah tersebut. Hingga tidak ada jalan lain selain
memberikan jalan bagi negara lain yang ingin mengelola asal Indonesia sebagai pemilik diberi bagian.
Memang hal ini lah yang terjadi selama ini.

Menurut Ketua Energi Watch, Ferndinand Hutahaen, sebenarnya Indonesia sudah mampu mengelola
sendiri blok ini lewat tangan Pertamina. Hanya saja Pertamina tentu tidak bisa langsung take over
begitu saja. Setidaknya tunggu sampai kontrak dengan para perusahaan ini selesai.

Para ahli juga pernah menghitung seberapa banyak yang akan didapatkan Indonesia jika mampu
mengelola blok ini sendiri. Ada sekitar tidak kurang dari 222 triliun kubik kaki cadangan gas yang ada
di tempat ini, yang katanya tidak akan habis meskipun dieksplorasi sampai 30 tahun mendatang.

Sedangkan potensi yang bisa recoverable adalah 46 triliun kubik. Jika jumlah ini dikalkulasi kemudian
diubah menjadi uang totalnya mencapai Rp 6000 triliun, dengan asumsi Rp 10 ribu per dollar-nya.

Jumlah ini akan sekaligus menutupi total APBN kita yang hanya Rp 1.700 triliun. Bayangkan jika blok
ini kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Sudah pasti akan terjadi perubahan besar-besaran. Tapi, kembali
lagi hal tersebut adalah sesuatu yang mungkin cuma berakhir hitung-hitungan matematis jika tidak
ada realisasi dari pemerintah.
Nasionalisme dan Ingat Akan Sejarah

Tidak hanya hal-hal yang terlihat seperti tambang dan juga dedikasi keilmuan, hal-hal seperti
nasionalisme ini juga tidak kalah pentingnya untuk kita dapatkan lagi. Jujur saja, di era seperti
sekarang ini kita sudah tidak lagi mengeramatkan kata-kata patriotik tersebut.

China, sebagian orang mungkin alergi mendengar nama ini namun percayalah jika kita harus meniru
semangat nasionalisme mereka. Pernah mendengar tragedi pembantaian Nanking (sekarang
Nanjing)? Ini adalah salah satu potret kelam kejahatan perang yang dilakukan oleh Jepang kepada
China.

Tahu apa yang dilakukan orang-orang Chinese? Mereka membangun museum dan monumen untuk
mengenang hal tersebut. Bahkan kebencian terhadap Jepang masih sangat terlihat di mata mereka
hingga sekarang. Apalagi belakangan marak kasus klaim sebuah pulau yang tengah diperebutkan
oleh keduanya.

Tragedi Nanking adalah peristiwa yang sangat mengerikan. Dari berbagai sumber dikatakan kalau
kejadian ini setidaknya menewaskan sekitar 300 ribu penduduk. Semuanya dibantai oleh Jepang dan
bahkan ada pula yang diperkosa terlebih dahulu kemudian diarak ke sebuah tempat dan kemudian
dibunuhi satu persatu.

Tidak bermaksud menguak kebencian yang sama terhadap Jepang, tapi semangat kebangsaannya
yang kita jadikan contoh. Tidak ada satu pun orang China bahkan anak-anaknya, yang tidak
mengetahui peristiwa berdarah ini. Bahkan mereka juga memperingati tragedi ini setiap tahunnya.

Bahkan China juga punya berderet-deret drama televisi atau pun film yang bertema kekejaman
Jepang. Semua itu bertujuan agar mereka tidak lupa sejarah. Kita pun sebenarnya tak jauh lebih
beruntung ketika di jajah Jepang. Namun kenyataannya, kita masih begitu menyukai produk-produk
mereka.

Ya, mungkin kita masih belum benar-benar menggenggam 4 poin ini. Tapi, percayalah ketika saat
tersebut datang, negara kita akan benar-benar menggenggam dunia. Pertanyaannya, kapan hal ini
bisa segera terealisasi? Tergantung upaya kita sendiri. Masihkah tidur nyenyak dengan semua ini,
atau bangkit untuk bersama mewujudkan Indonesia yang kita impikan.
merupakan syarat utama yang bisa mendorong sebuah negara berkembang menjadi negara maju. Direktur
Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman
Wiratmaja mengatakan, energi merupakan salah satu sektor yang mesti dicukupi bersamaan dengan pangan
dan air.

"Kalau kita lihat paparan dari PBB untuk bisa menjadi negara maju ke depan adalah minimal harus menguasai
tiga hal, pangan, kedua energi, ketiga air,"kata dia di Surabaya, Rabu (26/8/2015).

Sementara itu, dia menuturkan minyak dan gas (gas) diperkirakan menjadi tumpuan energi nasional. Dia
bilang, porsinya diperkirakan mencapai 25 persen hingga 30 persen dari seluruh energi yang ada. "Kalau kita
lihat kebijakan energi nasional sampai 2050, migas punya peranan penting dalam energi antara 25 persen
hingga 30 persen," tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia perlunya menjaga ketersediaan (available), kemudian akses energi, dan ketiga
keberlanjutan energi tersebut.

Memang, diakuinya sektor migas memiliki menyumbang porsi besar dalam Anggaran Penerimaan dan Belanja
Negara (APBN). Namun demikian, migas juga memiliki risiko pada lingkungan, ekonomi, dan
keselamatan. "Tugas kita pemerintah dan industri penunjang. Bagaimana membangun keselamatan menjadi
budaya," tandas dia.

Sebelumnya, pendiri Medco Group, Arifin Panigoro menyatakan bahwa Indonesia telah masuk ke dalam krisis
energi terlihat dari pasokan listrik di beberapa daerah sering padam.

Menurut Arifin, keuangan negara akan semakin berat jika Indonesia tidak bisa memenuhi kebutuhan
energinya, dari sumber yang berada di dalam negeri. "Akan makin berat buat Indonesia jika tidak mampu
mencukupi kebutuhan energi nasional,” ungkapnya.

Ia pun menjelaskan, kebutuhan energi di Indonesia dalam prognosa akan tumbuh berlipat ganda seiring
dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Baru-baru ini dalam publikasinya, Price Waterhouse Cooper (PWC),
meramalkan Indonesia akan menjadi negara dengan gross domestic product (GDP) terbesar kelima di dunia
pada 2030. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi ini perlu pasokan energi yang cukup.

"Artinya, kalau di dalam negeri tidak ada, ya harus impor. Apa mau kita hidup bergantung pada pasokan energi
dari luar negeri?” ujar Arifin.
Saat ini kebutuhan energi nasional mencapai 4,5 juta barel setara minyak per hari. Jumlah ini akan meningkat
jadi 7,7 juta barrel setara minyak per hari pada tahun 2025. (Amd/Gdn)

Cara Menjadi Negara Maju


1. Mengembangkan semangat kerja
Yang dimaksud mengembangkan semangat kerja adalah mengembangkan semangat kerja
yang awalnya biasa-biasa saja menjadi luar biasa.
Selain itu, bekerja juga harus dipenuhi dengan tanggung jawab, seolah-olah bekerja itu adalah
kehidupan yang harus dijalani dan pekerjaan yang dikerjakan itu seolah-olah untuk diri kita
sendiri, jadi, jika hal itu untuk diri kita sendiri, tentu kita akan mengerjakannya sebaik mungkin.
Kejujuran juga tidak kalah penting mengambil bagian untuk memajukan negara, sekarang ini
kejujuran adalah hal yang paling susah didapat di lapangan pekerjaan terutama orang-orang
dengan gaji tinggi, biasanya akan tergiur pada uang yang lebih banyak, cara mengatasi agar
tidak tergiur adalah:
 Berdoa pada Tuhan agar tidak tergiur
 Hidup dengan sederhana, sehingga tidak memerlukan barang-barang mewah, bermerk
yang mahal, karena yang penting adalah kualitas dan itu berarti kita akan terbiasa hidup
sederhana.
2. Miningkatkan pendidikan
Meningkatkan pendidikan sama artinya dengan meningkatkan mutu dan kualitas Sumber Daya
Manusia.
Istilah “Don’t look the book from the cover” memang digunakan dalam hal pemilihan beberapa
tenaga kerja ahli, seperti guru, menteri, sekertaris, bendahara, dll. Karena sekarang ini,
kecantikan atau ketampanan bisa menipu, pekerjaan-pekerjaan seperti tadi, memang
membutuhkan tenaga kerja dengan kualitas bagus tanpa memikirkan wajah orang tersebut,
seorang yang kurang bagus penampilannya pun bisa menjadi sukses dengan kerja keras,
kejujuran dan mutu yang ia punya.
Tetapi memang tidak mungkin orang-orang dapat bekerja dengan kecantikan atau
ketampanannya, seperti pramuniaga dan pramugari, mereka pun telah belajar cara menjadi
lebih baik lagi.
Meningkatkan pendidikan bisa dilakukan dengan memberi beasiswa dan biaya pendidikan yang
gratis seperti sekarang ini, tetapi itu tergantung manusianya sendiri yang mau berkembang atau
tidak
3. Memperluas lapangan kerja
Sekarang ini, kebanyakan orang lebih memilih mencari lapangan pekerjaan, atau duduk di
belakang meja kantoran daripada membuat usaha sendiri seperti berwirausaha, sebenarnya
dalam hal-hal kecil pun bisa dikatakan berwirausaha, seperti penjual-penjual baju di pasar, di
mall, penjual onde-onde keliling, dan lain sebagainya.
Para pedagang yang sukses biasanya akan menyerap tenaga kerja yang banyak, jika banyak
orang membuka lapangan pekerjaan, maka negara bisa maju
4. Populasi
Populasi atau banyaknya penduduk tak jarang membuat negara menjadi mundur akibat
kurangnya fasilitas umum yang ada, untuk menjadi negara maju, pemerintah pun menetapkan
program KB yang harus dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Jawa.
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Suatu negara dikatakan berkembang atau maju salah satunya adalah dengan melihat pada
keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan. Apabila negara tersebut belum dapat
mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan atau belum dapat menyeimbangkan
pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Sedangkan negara yang mampu menyeimbangkan
pencapaian pembangunan yang telah ditetapkan, sehingga sebagian besar tujuan pembangunan
telah dapat terwujud baik yang bersifat fisik ataupun nonfisik maka negara tersebut dapat disebut
negara maju
Negara berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih maju
dibandingkan negara lain yang setingkat, tetapi belum mencapai tingkat negara maju disebut
negara industri baru (newly industrialized country/NICs). Dengan kata lain, negara industri baru
sedang berkembang mencapai tingkat negara maju tetapi belum cukup untuk dikatakan sebagai
negara maju.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang disebut dengan Negara maju dan Negara berkembang ?
2. Apa ciri-ciri Negara maju dan Negara berkembang ?
3. Bagaimana persebaran Negara maju dan Negara berkembang di dunia ?
4. Apa sajakah contoh Negara maju dan Negara berkembang ?
5. Bagaimana dampak Negara maju dan Negara berkembang bagi perekonomian Indonesia ?

C. Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk memperdalam dan memudahkan dalam pembelajaran IPS
khususnya tentang “ Negara Maju dan Negara Berkembang

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang


Dalam konteks ekonomi internasional, dikenal dengan istilah “negara maju” dan “negara
berkembang”. Kedua istilah tersebut merupakan penggolongan negara-negara di dunia
berdasarkan kesejahteraan atau kualitas hidup rakyatnya. Negara maju adalah negara yang
rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Sedangkan negara berkembang
adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau
dalam perkembangan.
Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa terutama kawasan
Eropa Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan
lain-lain. Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan
Amerika Selatan (Latin).

B. Indikator Penggolongan Negara Maju dan Negara Berkembang


1. Pendapatan Perkapita
Pendapatan perkapita merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat
kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki
pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan perkapita bukan
penentu kemakmuran suatu negara. Meskipun negara itu pendapatan perkapitanya tinggi, namun
jika terjadi perang saudara di dalam negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara
makmur/sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan kematian,
penderitaan, dan rasa tidak aman.

2. Jumlah Penduduk Miskin


Tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan. Suatu
negara dikatakan makmur/sejahtera apabila rakyatnya yang hidup miskin berjumlah sedikit saja.
3. Tingkat Pengangguran
Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah
tingkat pengangguran. Di negara maju umumnya tingkat penganggurannya rendah. Sebaliknya di
negara berkembang biasanya tingkat penganggurannya tinggi
4. Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Salah satu ciri yang membedakan antara negara maju dan negara berkembang adalah angka
kematian bayi dan ibu melahirkan. Di negara maju umumnya angka kematian bayi dan ibu
melahirkan rendah. Hal ini disebabkan penduduk mampu membeli makanan yang bergizi, mampu
membeli pelayanan kesehatan dan obatobatan yang memadai
5. Angka Melek Huruf
Angka melek huruf menunjukkan jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis.
Suatu negara dikatakan maju apabila angka melek hurufnya tinggi atau angka buta hurufnya
rendah.
C. Ciri-Ciri Negara Maju dan Berkembang
Negara dapat dikategorikan menjadi negara maju atau berkembang. Dasar pembedanya antara
lain adalah pendapatan rata-rata nasional dan penguasaan teknologi.
Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut:
 Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor
 Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern
 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat
 Pendapatan rata-rata penduduk tinggi,Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi
 Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi]
 Tidak tergantung pada alam
 Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
 Angka harapan hidup tinggi
 Intensitas mobilitas tinggi.

Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut:


 Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan
keluarga
 Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional
 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban
 Pendapatan relatif rendah
 Pendidikan penduduknya rata-rata rendah
 Sifat penduduk kurang mandiri
 Sangat tergantung pada alam
 Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
 Angka harapan hidup rendah
 Intensitas mobilitas rendah.

D. Persebaran Negara Maju dan Negara Berkembang


1. Wilayah Persebaran Negara-Negara Maju
Wilayah persebaran negara-negara maju sebagian besar terletak di
Belahan Bumi Utara, meliputi Benua Eropa, Asia dan Amerika. Di Benua
Asia terletak di Asia Timur.
a. Benua Eropa :
Inggris, Prancis,Belanda, Jerman, Spanyol, Swedia, Norwegia, Finlandia, Denmark, Belgia, Swiss.
b. Benua Asia (Asia Timur) :
Jepang, Korea Selatan
c. Benua Asia ( Tenggara) :
Singapura
d. Benua Amerika :
Amerika Serikat dan Kanada
e. Belahan Bumi Selatan
Australia dan Selandia Baru

2. Wilayah Persebaran Negara – Negara Berkembang


Negara-Negara Berkembang sebagian besar terletak di Belahan Bumi Bagian Selatan,
meliputi Benua Afrika, Benua Asia, dan Benua Amerika.

a. Benua Asia
1. Asia Tengah
Kazakhtan,Uzbekistan,Turkmenistan, Tajikistan,Kirgistan, Afganistan
2. Asia Selatan
Bangladesh, India, Pakistan,Nepal, Bhutan, Sri Lanka
3. Asia Barat
Irak, Iran, Tuki, Arab Saudi,Yaman, Oman, Lebanon, dan Suriah
4. Di Asia Tenggara
Indonesia, Malaysia,Laos,Fhilipina, Thailand, Myanmar, Kamboja,Vietnam,Brunei Darussalam,
Timor Leste

b. Benua Amerika
1. Amerika Tengah
Meksiko, Guatemala,Honduras, El Salvador, Panama, Belize, KostaRika.
2. Kepulauan Karibia
Kuba, Haiti, Republik Dominica, Jamaica
3. Amerika Selatan
Bolivia, Ekuador, Brasil,Kolombia, Venezuela, Argentina, Cile, Uruguay,Paraguay, Peru

c. Benua Afrika
1. Afrika Utara
Sudan,Aljazair, Libia, Chad,Niger Mesir, Maroko, Sahara Barat, Tunisia.
2. Afrika Timur
Ethiopia, Tanzania,Somalia,Madagaskar, Kenya,Zimbabwe,Uganda, Malawi,Burundi, Rwanda,
Jibuti, Reunion, Komoro, MauriTius, Seychelles.
3. Afrika Barat
Mauritania, Nigeria, PantaiGading,Burnika Faso, Guinea, Ghana,Senegal, Benin, Sierra Leone,
Togo, Guinea,Bissau, Gambia, Tanjung Verde
4. Afrika Tengah
Rep. Dem. Kongo, Angola,Zambia, Republik Afrika Tengah, Kamerun,Kongo, Gabon,Sao Tome
and Principe.
5. Afrika Selatan
Afrika Selatan, Namibia,Mozambik, Bostwana, Lesotho, Swaziland

E. Contoh-contoh Negara Maju dan Negara Berkembang


1. Negara Maju :
Perancis,Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Australia,
Kanada,Korea Selatan, Hong Kong, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Amerika Serikat
2. Negara Berkembang :
Indonesia, Malaysia,Laos,Fhilipina, Thailand, Myanmar, Kamboja,Vietnam,Brunei Darussalam,
Timor Leste, Kazakhtan,Uzbekistan,Turkmenistan, Tajikistan,Kirgistan, Afganistan, India,
Meksiko, Uruguay, Paraguay, Argentina, Mesir, Maroko.

F. Dampak Adanya Negara Maju dan Negara Berkembang Terhadap Perekonomian


Indonesia
1. Dampak Positif :
a. Mendorong pertumbuhan ekonomi negara, pemerataan pendapatan masyarakat, dan stabilitas
ekonomi nasional.
b. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam negeri, terutama dalam bidang
sektor industri dengan munculnya teknologi baru dapat membantu dalam memproduksi barang
lebih banyak dengan waktu yang singkat.
c. Mempercepat pertumbuhan ekonomi

2. Dampak Negatif :
a. Munculnya ketergantungan dengan negara maju.
b. Terjadinya persaingan yang tidak sehat, karena pengaruh perdagangan bebas.
c. Bila tidak mampu bersaing maka pertumbuhan perekonomian negara akan semakin rendah dan
bertambahnya pengangguran dalam negeri.
d. Mendorong Masyarakat Hidup Konsumtif
e. Pasar dalam negeri dikuasai produk asing

upaya indonesia menjadi negara maju

berbagai upaya telah dilakukan pemerintah agar indonesia menjadi maju. tapi menjadi negara maju
bukanlah hal yang mudah,harus ada tahapannya dan juga dukungan dari rakyat indonesia.upaya
tersebut telamenunjukkan hasil walaupun harus terus dikembangkan .apa saja upaya yang dilakukan
pemerintah indonesia ini dia :

1. peningkatan pendapatan perkapita

dalam rancangan pembangunan jangka menengah 2015-2019 .pemerintah menargetkan pendapatan


perkapita sebesar 7.000 dolar as. sementara itu bank dunia menyebutkan bahwa pendapatan perkapita
indonesia pada tahun 2013 mencapai 3.475 dolar as . beberapa program yang dikembangkan
pemerintah antara lain adalh program pemberdayaan masyarakat (pnpm),pengembangan usaha kecil
dan koperasi.

2.peningkatan akses dan kualitas pendidikan

indonesia sangat menyadari bahwa pendidikan merupakan kunci keberhasilan dalam


pembangunan.oleh karena itu,pemerintah indonesia mengangarkan 20% APBN untuk sektor
pendidikan.berbagai program tengah dilaksanakan untuk perluasan akses dan kualitas
pendidikan.perluasan akses pendidikan dilakukan dengan menambah jumlah kelas atau rombongan
belajar dan pembangunan sekolah baru.pemerintah juga memberikan bantuan operasional sekolah
(BOS) dan berbagai jenis beasiswa.

dalam peningkatan kualitas pendidikan,pemerintah secara terus -menerus memberikan berbagai


macam pelatihan bagi para pendidik .dengan caraa demikian diharapkan kualitas para pendidik terus
meningkat seiring dengan peningkatan kesejahteraan mereka.

3.penguasaan IPTEK

negara maju sangat identik dengan IPTEK.oleh karena itu pemerintah sangat menekankan penguasaan
iptek di indonesia. sayangnya pembangunan di bidang iptekmasih sangat banyak permasalahan seperti
masih rendahnya kualitas sumber daya manusianya. kecilnya anggaran iptek , belum terjalin komunikasi
antara pengembangan iptek dengan pengguna iptek khususnya.
itulah upaya yang dilakukan pemerintah agar indonesia menjadi negara maju

BAB I
PEMBAHASAN

Pengertian Negara Maju


Negara maju adalah sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup yang relatif tinggi
melaluiteknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Kebanyakan negara dengan GDP per kapita tinggi
dianggap negara berkembang. Namun beberapa negara telah mencapai GDP tinggi melalui
eksploitasi sumber daya alam (sepertiNauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei
Darussalam melalui pengambilan minyak bumi) tanpa mengembangkan industri yang beragam, dan
ekonomi berdasarkan-jasa tidak dianggap memiliki status 'negara maju'.

Pengamat dan teoritis melihat alasan yang berbeda mengapa beberapa negara (dan lainnya
tidak) menikmati perkembangan ekonomi yang tinggi. Banyak alasan menyatakan perkembangan
ekonomimembutuhkan kombinasi perwakilan pemerintah (atau demokrasi), sebuah model ekonomi
pasar bebas, dan sedikitnya atau ketiadaan korupsi. Beberapa memandang negara kaya menjadi kaya
karena eksploitasi dari negara miskin pada masa lalu, melalui imperialisme dan kolonialisme, atau
pada masa sekarang, melalui prosesglobalisasi.

Ciri-ciri Negara Maju


1. Sebagian Besar Pendapatan Negara Berasal dari Industri dan Jasa
Di negara maju, seperti Amerika Serikat atau bangsa Eropa lain lebih mengutamakan
mata pencaharian di bidang industri seperti Elektronik, Otomotif, Kuliner dan lain-lain.
Selain itu juga mereka mempunyai jasa yang bagus dalam hal pendidikan, keuangan dan
sebagainya

2. Pendapatan Perkapita Tinggi


Karena industrinya berkembang pesat, jasanya juga semakin bagus, negara maju memiliki
pendatapan perkapita (pendapatan rata-rata penduduk /tahun) yang besar. Bisa lebih dari
$11,456.

3. Tingginya Tingkat Pendidikan


Mutu pendidikan yang bagus bisa menunjang perekonomian di negera tersebut, contoh
saja kita sudah tahu bahwa salah satu faktor suksesnya negera maju ialah pada bidang
jasa pendidikan. Selain itu angka buta hurufnya kecil, pemerintah di negara maju juga
mengedepankan kemandirian dan kecakapan hidup siswa.

4. Rendahnya Tingkat Pengangguran


Mutu pendidikan yang bagus, lapangan kerja yang banyak juga merata membuat tingkat
pengangguran di negara maju terbilang kecil.

5. Disiplin dan Menghargai Waktu


Ini merupakan sikap yang positif dan kebanyakan dimiliki oleh warga negara maju, karena
sudah ditanamkan sejak kecil juga pendidikan yang membuat mereka lebih berkembang
lagi dan sumber daya yang ada di negara tersebut dapat digunakan dengan maksimal

6. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


Rata-rata bangsa barat juga negara seperti Jepang memiliki perkembangan teknologi yang
pesat. Berbagai sektor perdagangan di bidang teknologi mereka kuasai. Masyarakat juga
cenderung menerima perkembangan teknologi ini karena memang merasakan dampak
nyaman dan pekerjaan mereka terasa lebih cepat selesai

7. Lambatnya Laju Pertumbuhan Penduduk


Di negara maju, laju pertumbuhan penduduknya rendah. Tingkat kelahiran yang rendah
dan kematian bayi yang rendah pula menjadikan negara maju tidak kelebihan penduduk.
Kenapa? Karena masyarakat sadar akan perencanaan keluarga, fasilitas kesehatan yang
bagus, penundaan usia pernikahan dan banyaknya wanita berkarir di dunia kerja

8. Tingkat Ekspor Lebih Tinggi Dibanding Import


Negara berkembang sangat suka melakukan eksport barang. Otomotif, teknologi maupun
barang yang sangat dibutuhkan negara lain terus dieskport. Memang kualitas barang
negara maju sangat bagus dan mungkin sudah menjadi konsumsi sosial penduduk negara
lain

9. Sebagian Penduduk Tinggal di Kota


Ada yang mengatakan pendapat seperti itu, karena di Kota fasilitasnya sangat lengkap.
Dari kesehatan, pendidikan dan transportasi bisa kita temui di Kota negara maju.

10. Krisis Lingkungan Cepat Diatasi


Dari berbagai ciri-ciri yang sudah kita sebutkan sebelumnya, jika ada krisis lingkungan
tentu akan cepat diatasi[1]

Pengertian Negara Berkembang


Negara berkembang adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan suatu negara
dengan kesejahteraan material tingkat rendah. Karena tidak ada definisi tetap negara
berkembang yang diakui secara internasional, tingkat pembangunan bisa saja bervariasi di dalam
negara berkembang tersebut. Sejumlah negara berkembang memiliki standar hidup rata-rata yang
tinggi. Negara yang memiliki ekonomi yang lebih maju daripada negara berkembang lainnya, namun
tidak sepenuhnya menampakkan tanda-tanda negara majudikelompokkan dalam istilah negara
industri baru.
Pembangunan suatu negara diukur dengan indeks statistik seperti pendapatan per kapita (per
orang)(PDB), harapan hidup, tingkat melek aksara, dan lain-lain. PBB telah mengembangkan HDI,
sebuah indikator statistik untuk mendorong tingkat pembangunan manusia di negara-negara yang
terdata oleh PBB. Negara berkembang umumnya adalah negara yang belum mencapai
tingkat industrialisasi yang relatif terhadap penduduknya dan memiliki standar hidup menengah ke
rendah. Terdapat korelasi kuat antara pendapatan rendah dan pertumbuhan populasi yang tinggi.
Istilah yang digunakan ketika membicarakan negara berkembang mengarah pada tujuan dan
pembangunan negara-negara yang memakai istilah ini. Istilah lain yang kadang digunakan adalah
negara kurang maju (LDC), negara ekonomi kurang maju (LEDC), "bangsa belum maju" atau
bangsa Dunia Ketiga, dan "bangsa non-industri". Sebaliknya, ujung lain dari spektrum ini
disebut negara maju, negara ekonomi sangat maju(MEDC), bangsa Dunia Pertama dan "bangsa
industri".
Untuk mengurangi aspek eufemistik dari kata berkembang, organisasi internasional mulai
memakai istilah negara ekonomi kurang maju (LEDC) untuk negara miskin yang dalam hal apapun
tidak dapat disebut sebagai negara berkembang. LEDC adalah subset termiskin dari LDC. Penggunaan
ini dapat menentang keyakinan bahwa seluruh dunia berkembang memiliki standar hidup yang sama.
Konsep bangsa berkembang dapat ditemukan (dalam satu istilah atau lain) di berbagai sistem teoretis
yang memiliki beragam orientasi — misalnya, teori dekolonisasi, teologi
pembebasan, Marxisme, anti-imperialisme, dan ekonomi politik.[2]

Ciri-ciri Negara Berkembang

1. Perekonomian Pada Sektor Primer


Apa itu sektor primer? Sektor primer merupakan sektor yang kerjanya masih
mengutamakan kekayaan alam atau aktivitas sebagain besar penduduk bersifat agraris,
seperti pertanian, kehutaan, perikanan dan lainnya. Belum ada inovasi sehingga lama
kelamaan juga berdampak buruk pada lingkungan kan?

2. Pendapatan Perkapita Tergolong Rendah


Pada indikator utama pertama menyinggung masalah pendapatan perkapita (pendapatan
dalam satu tahun), menurut Bank Dunia, pendapatan negara berkembang mengenah : US
$876 - $3,465. Pendapatan negara berkembang keatas : US $3,466 - US $10,275

3. Tingkat Pendidikan Rendah


Kenapa bisa dikatakan rendah? Biasanya diukur dari fasilitas yang masih kuramg.
Pemerintah masih kesulitan dalam penyediaanya, kurikulum masih dirasa berat bagi siswa
dan lain sebagainya. Pendidikan rendah ibarat indikator nomor 5 yaitu angka melek
huruf yang rendah. Kemudian pendapatan perkapita yang kecil menjadikan orang tua tidak
bisa membiayai dengan baik pendidikan anaknya

4. Tingginya Tingkat Pengangguran


Ini merupakan indikator ke 3 yaitu tingkat pengangguran, Sekarang lahan pekerjaan
semakin sempit, selain itu untuk mendapatkan pekerjaan yang layak mau tidak mau
pendidikan harus tinggi. Dengan indikator juga bisa diteliti mengapa bisa seperti ini, lah
tingkat pendidikan rendah yang didukung pendapatan perkapita yang rendah membuat
pengangguran semakin banyak. Mau tidak mau harus membangun usaha sendiri.
5. Kurang Disiplin dan Tidak Menghargai Waktu
Budaya dari negara berkembang yang semakin berkembang merupakan ketidakdisiplinan
dan kurang menghargai waktu. Kita sadar dan ingin memperbaiki diri, tapi masih saja
dalam penerapan kita tak disiplin. Semua hal itu tidak ada cara cepat kawan

6. IPTEK Kurang Dikuasai


Kok bisa gitu? Contoh saja dalam pengolahan industri kebanyakan masih memakai cara
tradisional, jadi ketinggalan. Meskipun memang caranya masih bisa dilakukan namun
kurang efisien untuk sekarang.

7. Tingginya Laju Pertumbuhan Penduduk


Ini merupakan hasil dari indikator 4, angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Di negara
berkembang, angka kelahiran bayi sangat tinggi. Kematianya kurang terimbangi, ini
menyebabkan penduduk di negara berkembang bisa tak terkendali. Walau berbagai
program pemerintah sudah dilaksanakan namun ini sudah terlanjur mendarah daging.
Contoh saja Indonesia dengan filosofi "Banyak Anak Banyak Rejeki"
 Bentuk Piramida Penduduk Negara Berkembang
 Upaya Pemerintah Menangani Pertumbuhan Penduduk
8. Rendahnya Modal Perorangan
Oiya point yang satu ini jangan sampai lupa, modal itu penting. Tapi minimnya
pengetahuan, iptek yang kurang dikuasai, pendapatan perkapita yang rendah
menyebabkan modal perorangan sangat minim. Kemudian mindset mereka masih berfikir
terus tanpa melakukan sesuatu, "Modal harus banyak" Namun sekarang yang kita
butuhkan yaitu banyak bekerja

9. Lebih Banyak Eksport dibanding Impor


Kalau yang ini pasti sudah paham. Banyak produk dari luar negeri yang masuk ke
Indonesia tanpa dipilah terlebih dahulu. Namun budaya konsumtif dan ingin up to date
menyebabkan barang import susah untuk dibendung lagi.

10. Tingkat Korupsi Cukup Tinggi


Di Indonesia sendiri korupsi mungkin sudah dianggap hal "wajar" oleh sebagian besar
orang, hal yang memalukan ini sebenarnya jangan sampai dianggap wajar walau dalam
kenyataanya tidak berujung atau tidak selesai-selesai
Makalah tentang Negara maju dan Negara Berkembang Tugas IPS

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang


Negara berkembang adalah Negara yang sedang berusaha untuk meningkatkan mutu dalam
bidang perindustrian dengan cara meningkatkan kulitas SDM dalam mengelola SDA dan
berusaha meningkatkan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Negara Maju ialah Negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang
tinggi. Penggolongan maju atau berkembang dapat diketahui berdasarkan indikator – indikator
berikut :

A. Indikator kuantitatif ( data yang dapat di hitung )


contoh:
1. Jumlah & kepadatan penduduk
2. Tingkat pertumbuhan penduduk
3. Angka beban penduduk
4. Usia harapan hidup
B.Indikator kualitatif ( data yang tidak dapat di hitung dan hanya di bandingkan)
contoh:
1. cara kerja dan pola pikir
2. Tingkat pendidikan
3. Mata pencaharian
4. Tingkat kesehatan
6. Kesadaran Hukum
CIRI-CIRI NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG
A.Negara Maju
Ciri-ciri Negara maju :
1. Sudah bisa mengekspor dan impor
2. Sudah menggunakan sarana dan prasarana modern.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara
cepat.
4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
6. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
7. Tidak tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
9. Angka harapan hidup tinggi.
10. Intensitas mobilitas tinggi.

B.Negara Berkembang
Ciri-ciri Negara
berkembang:
1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan
keluarga.
2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
4. Pendapatan relatif rendah.
5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
6. Sifat penduduk kurang mandiri.
7. Sangat tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
9. Angka harapan hidup rendah.
10. Intensitas mobilitas rendah.
Contoh Negara maju dan berkembang – Jepang -Brazil

Jepang adalah salah satu negara yg sudah bisa mengelola perekonomiannya


sendiri,Penduduk Jepang juga terkenal memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin, dan kerja keras.
Hal itu turut mendorong kemajuan Jepang di segala bidang, terutama di sektor ekonomi.
Kegiatan perekonomian Jepang terbagi menjadi beberapa sektor sebagai berikut.
Brasil merupakan negara terluas yang ada di Amerika Selatan. Brasil menjadi negara terbesar
kelima di dunia setelah Rusia, Kanada, Cina, dan Amerika Serikat.Wilayah Brasil yang luas
memengaruhi persebaran penduduknya yang tidak merata. Kepadatan penduduk yang tertinggi
terdapat di daerah perkotaan dan kota-kota pantai, sementara di daerah perdesaan kepadatan
penduduknya lebih rendah
Faktor prnyebab Indonesia masih menjadi Negara berkembang
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan terbesar Sehingga system pemerintahan
Indonesia agak lamban dan terhambat karena puluhan ribu pulau Yg harus diamati setiap
tahunnya,sedangkan kota yg paling di kembangkan dan diperhatikan penuh hanyalah Ibu Kota
saja.
faktor lainnya yaitu:
1. Pendidikan yg kurang untuk rakyat tak mampu sehingga rakyat-rakyat kecil rata-rata hanya
melanjutkan sekolah hanya sebatas SMA saja bahkan sampai ad yg hanya SMP.
2. Menyerap kebudayaan barat yg salah,seperti dugem dll
3. Kurangnya perhatian pemerintah untuk desa-desa kecil
4. Sumberdaya alam masih dikelola oleh negara lain sedangkan indonesia sebagian besar hanya
menjadi buruhnya saja
5. Indonesia sebagai negara kepulauan membuatb pemerintah indonesia susah untuk mengatur
berbagai propinsi dan kota sehingga pemerintah harus mengangkat berbagai
pejabat,mentri,dan gubernur dengan jumlah yg banyak.
6. Korupsi masih melanda indonesia
7. Mayoritas propesi penduduk masih dalam bidang pertanian
APAKAH INDONESIA BISAMENJADI NEGARA MAJU?
Bisa!!!
Asalkan sangksi bagi pelanggar peraturan dihukum seberat2nya,dan jangan memandang status
seseorang misalkan artis.dan juga ada beberapa tips agar indonesia bisa menjadi maju :
1. Berikan otonomi seluas luasnya tiap daerah untuk mengatur dan mengelola sumberdaya
sendiri.
2. Seluruh Industri dan perusahaan harus dimiliki & dikelola pemerintah daerah,(bukan orang
luar)
3. Seluruh pelayanan umum harus dimiliki & dikelola pemerintah daerah dan digratiskan.
4. Pendidikan wajib minimal sampai D3
6. Tidak boleh mengirim TKI untuk tenaga buruh dan pembantu. Setidaknya beri pengalaman
dullu.
7. Hanya tenaga profesional saja yg boleh dikirim ke luar negeri.
8. Hasil bumi di daerah tidak boleh dijual ke luar negeri, gunakan dulu untuk rakyat lebihnya
baru dijual.
9. Produksi dan gunakan alat alat dan teknologi buatan sendiri. Buktikan bahwa Rakyat sudah
mampu dan cukup pintar.
10. Hukum seberat-beratnya pejabat dan pengusaha yg korupsi,bila bisa sampai mati.
11. Tingkatkan angkatan militer untuk pengamanan negara

Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang


Negara berkembang adalah Negara yang sedang berusaha untuk meningkatkan mutu dalam
bidang perindustrian dengan cara meningkatkan kulitas SDM dalam mengelola SDA dan
berusaha meningkatkan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
Negara Maju ialah Negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang
tinggi. Penggolongan maju atau berkembang dapat diketahui berdasarkan indikator – indikator
berikut :

A. Indikator kuantitatif ( data yang dapat di hitung )


contoh:
1. Jumlah & kepadatan penduduk
2. Tingkat pertumbuhan penduduk
3. Angka beban penduduk
4. Usia harapan hidup
B.Indikator kualitatif ( data yang tidak dapat di hitung dan hanya di bandingkan)
contoh:
1. cara kerja dan pola pikir
2. Tingkat pendidikan
3. Mata pencaharian
4. Tingkat kesehatan
6. Kesadaran Hukum
CIRI-CIRI NEGARA MAJU DAN BERKEMBANG
A.Negara Maju
Ciri-ciri Negara maju :
1. Sudah bisa mengekspor dan impor
2. Sudah menggunakan sarana dan prasarana modern.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara
cepat.
4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
6. Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
7. Tidak tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
9. Angka harapan hidup tinggi.
10. Intensitas mobilitas tinggi.

B.Negara Berkembang
Ciri-ciri Negara
berkembang:

1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan
keluarga.
2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
4. Pendapatan relatif rendah.
5. Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
6. Sifat penduduk kurang mandiri.
7. Sangat tergantung pada alam.
8. Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
9. Angka harapan hidup rendah.
10. Intensitas mobilitas rendah.
Contoh Negara maju dan berkembang – Jepang -Brazil

Jepang adalah salah satu negara yg sudah bisa mengelola perekonomiannya


sendiri,Penduduk Jepang juga terkenal memiliki etos kerja yang tinggi, disiplin, dan kerja keras.
Hal itu turut mendorong kemajuan Jepang di segala bidang, terutama di sektor ekonomi.
Kegiatan perekonomian Jepang terbagi menjadi beberapa sektor sebagai berikut.
Brasil merupakan negara terluas yang ada di Amerika Selatan. Brasil menjadi negara terbesar
kelima di dunia setelah Rusia, Kanada, Cina, dan Amerika Serikat.Wilayah Brasil yang luas
memengaruhi persebaran penduduknya yang tidak merata. Kepadatan penduduk yang tertinggi
terdapat di daerah perkotaan dan kota-kota pantai, sementara di daerah perdesaan kepadatan
penduduknya lebih rendah
Faktor prnyebab Indonesia masih menjadi Negara berkembang
Indonesia adalah salah satu Negara kepulauan terbesar Sehingga system pemerintahan
Indonesia agak lamban dan terhambat karena puluhan ribu pulau Yg harus diamati setiap
tahunnya,sedangkan kota yg paling di kembangkan dan diperhatikan penuh hanyalah Ibu Kota
saja.
faktor lainnya yaitu:
1. Pendidikan yg kurang untuk rakyat tak mampu sehingga rakyat-rakyat kecil rata-rata hanya
melanjutkan sekolah hanya sebatas SMA saja bahkan sampai ad yg hanya SMP.
2. Menyerap kebudayaan barat yg salah,seperti dugem dll
3. Kurangnya perhatian pemerintah untuk desa-desa kecil
4. Sumberdaya alam masih dikelola oleh negara lain sedangkan indonesia sebagian besar hanya
menjadi buruhnya saja
5. Indonesia sebagai negara kepulauan membuatb pemerintah indonesia susah untuk mengatur
berbagai propinsi dan kota sehingga pemerintah harus mengangkat berbagai
pejabat,mentri,dan gubernur dengan jumlah yg banyak.
6. Korupsi masih melanda indonesia
7. Mayoritas propesi penduduk masih dalam bidang pertanian

APAKAH INDONESIA BISAMENJADI NEGARA MAJU?


Bisa!!!
Asalkan sangksi bagi pelanggar peraturan dihukum seberat2nya,dan jangan memandang status
seseorang misalkan artis.dan juga ada beberapa tips agar indonesia bisa menjadi maju :
1. Berikan otonomi seluas luasnya tiap daerah untuk mengatur dan mengelola sumberdaya
sendiri.
2. Seluruh Industri dan perusahaan harus dimiliki & dikelola pemerintah daerah,(bukan orang
luar)
3. Seluruh pelayanan umum harus dimiliki & dikelola pemerintah daerah dan digratiskan.
4. Pendidikan wajib minimal sampai D3
6. Tidak boleh mengirim TKI untuk tenaga buruh dan pembantu. Setidaknya beri pengalaman
dullu.
7. Hanya tenaga profesional saja yg boleh dikirim ke luar negeri.
8. Hasil bumi di daerah tidak boleh dijual ke luar negeri, gunakan dulu untuk rakyat lebihnya
baru dijual.
9. Produksi dan gunakan alat alat dan teknologi buatan sendiri. Buktikan bahwa Rakyat sudah
mampu dan cukup pintar.
10. Hukum seberat-beratnya pejabat dan pengusaha yg korupsi,bila bisa sampai mati.
11. Tingkatkan angkatan militer untuk pengamanan negara