Anda di halaman 1dari 5

PEMANFAATAN JERUK NIPIS SEBAGAI PERAWATAN

KESEHATAN TUBUH
1. Latar Belakang Masalah
Belakangan ini, banyak obat-obatan beredar di apotek tanpa memiliki izin dari
BPOM. Obat-obatan sendiri tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan tubuh karena
memiliki banyak efek samping. Apalagi jika hanya membeli melalui apotek tanpa
adanya resep dokter bisa berakibat overdosis. Untuk mengatasi masalah tersebut kita
perlu memanfaatkan bahan bahan alami salah satunya jeruk nipis.
Jeruk nipis adalah salah satu tanaman herbal yang banyak mengandung
vitamin C. Selain itu jeruk nipis juga banyak manfaatnya, seperti pengobatan
penyakit, pemanfaatan untuk kosmetik, dan keperluan memasak. Dari 1 buah jeruk
nipis memiliki banyak manfaat mulai dari buah,kulit,biji,dan daunya.
Jeruk nipis mudah kita dapatkan di pasar dengan harga yang terjangkau atau
kita bisa menanam di rumah sendiri. Jeruk nipis lebih baik dari pada obat-obatan
karena dari bahan alami dan tidak mengandung zat kimia.

2. Perumusan Masalah
2.1 Masalah
 Apakah pemanfaatan jeruk nipis dapat membantu perawatan
kesehatan tubuh?
 Mengapa jeruk nipis bisa dimanfaatkan sebagai perawatan
kesehatan tubuh?
 Bagaimana cara untuk memanfaatkan jeruk nipis sebagai
perawatan kesehatan tubuh?
2.2 Hipotesis
 Jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk perawatan kesehatan
tubuh.
 Karena jeruk nipis mengandung banyak vitamin C yang baik
untuk kesehatan serta perawatan tubuh.
 Jeruk nipis dapat dimanfaatkan dengan mengambil ekstrak
jeruk nipis.
3. Tujuan Penelitian
 Menjelaskan manfaat jeruk nipis untuk perawatan kesehatan tubuh
 Mengetahui kandungan vitamin C jeruk nipis untuk perawatan
kesehatan tubuh.
 Mengetahui cara pemanfaatan jeruk nipis yang di ambil dari ekstrak
jeruk nipis.
4. Manfaat Penelitian
4.1 Bagi diri sendiri
Melalui penelitian ini dapat mengetahui manfaat jeruk nipis untuk
perawatan kesehatan tubuh.

4.2 Bagi orang lain


Bagi masyarakat penelitian ini menambah wawasan untuk lebih
memanfaatkan jeruk nipis untuk kehidupan sehari hari. Dengan banyaknya
masyarakat yang mengetahui manfaat jeruk nipis maka petani akan menambah
komoditas jeruk nipis untuk ditanam dan kemudia dijual yang dengan ini dapat
meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, pedangang dapat memanfaatkan
jeruk nipis setelah mengetahui kandungan vitamin C yang terdapat didalamnya.
sehingga kesehatan masyarakat lebih membaik.

5. Landasan Teori
Kesehatan adalah keadaan dimana tubuh seseorang tidak mengalami gangguan
atau kerusakan baik secara internal maupun eksternal.
Paune mengemukakan kesehatan sebagai fungsi yang efektif dari sumber-
sumber perawatan diri yang menjamin sebuah tindakan untuk perawatan diri.
Kesehatan merupakan perilaku yang sesuai dengan tujuan diperlukannya untuk
mendapatkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi psikososial & spiritual.
Menurut, WHO kesehatan sebagai keadaan mental, fisik dan kesejahteraan
social yang berfungsi secara normal tidak hanya dari keabsenan suatu penyakit.
Sedangkan menurut, Kementrian Kesehatan keadaan normal dan sejahtera anggota
tubuh, sosial dan jiwa pada seseorang untuk dapat melalukan aktivitas tanpa gangguan
yang berarti dimana ada kesinambungan antara kesehatan fisik, mental, dan social
seseorang termasuk dalam melakukan interaksi dengan lingkungan.
Pentingnya kesehatan bagi tubuh tidak perlu diragukan lagi. Kesehatan
merupakan hal yang mutlak dibutuhkan oleh tubuh. Tanpa kesehatan, manusia tidak
bisa beraktivitas dan bekerja. Selain itu, kesehatan terbilang sangat mahal. Saat ini,
biaya pengobatan dan perawatan sangat mahal. Bahkan banyak orang yang terpaksa
menjual seluruh harta miliknya demi menyembuhkan penyakit.
Salah satu cara pengobatan yang murah adalah menggunakan bahan-bahan
alami seperti jeruk nipis. Jeruk nipis merupakan salah satu bahan alami yang
mempunyai banyak manfaat. Berdasarkan penelitian jeruk nipis memiliki kandungan
vitamin C yang lebih banyak dibanding jeruk lainnya.
Jeruk nipis juga mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bermanfaat,
seperti asam sitrat, asam amino (triftopan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen,
flandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-asetat, linali-asetat, aktiladehid, nonildehid),
damar, glikosida, asam situn, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C
(Alicce, 2010).
Buah jeruk nipis selain kaya vitamin dan mineral juga mengandung zat
bioflavonoid yang berguna untuk mencegah terjadinya pendarahan pada pembuluh
nadi, kemunduran mental dan fisik, serta mengurangi luka memar. Disamping itu sari
buah jeruk nipis mengandung asam sitrat 7% dan minyak atsiri “limonen” (Rukmana,
1996).
Manfaat lain jeruk nipis adalah sebagai obat tradisional seperti obat batuk,
penghilang rasa lelah, panas dalam, anti mabuk dan lain sebagainya. Jeruk nipis juga
berguna untuk minuman seperti juice, sirup, perawatan kecantikan dan penyedap
bumbu masakan (Yusmeiarti, dkk., 1998).

6. Metodologi
6.1 Eksperimen
Penulis meneliti kandungan-kandungan apa saja yang ada dalam jeruk
nipis. Sebagaimana jeruk manis, kandungan vitamin C pada jeruk nipis sangat
tinggi. Apabila mengonsumsi 100 gram jeruk nipis, itu sama artinya
memenuhi 48% kebutuhan vitamin C. Tingginya asupan vitamin C telah
terbukti dapat menurunkan risiko penyakit jantung, membantu meningkatkan
imunitas tubuh, dan mengatasi sariawan dan bibir pecah-pecah. Yang jelas,
vitamin C adalah antioksidan yang sangat berarti bagi tubuh.
Flavonoid dalam jeruk nipis berperan penting dalam membantu
menurunkan kadar LDL (asam lemak jahat) dalam tubuh. Pada saat
bersamaan, flavonoid juga meningkatkan HDL yang bermanfaat untuk
mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.
Desty Ervina Puspaningtyas, dalam buku The Miracle of
Fruits menjelaskan kandungan serat pada jeruk nipis juga tidak bisa diabaikan.
Kandungan serat yang tinggi, menjadikan jeruk nipis dipercaya sebagai buah
yang ampuh untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Bahkan, kandungan
seratnya dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan. Kandungan serat
membantu melindungi usus besar dari penyebab kanker usus dengan
mengurangi waktu terkena racun serta mengikat bahan kimia penyebab kanker
di usus besar.
Kandungan limonene dalam jeruk nipis berfungsi baik sebagai
senyawa pencegah kanker. Pada tahun 1989, studi preklinis yang dilakukan
oleh Maltzman yang diterbitkan pada Carcinogenesis mengungkapkan bahwa
pemberian diet 5% minyak jeruk dan 5% d-limonene memberikan efek
penurunan risiko kanker payudara.
Kandungan asam sitrat pada jeruk nipis cukup tinggi sehingga dapat
dipercaya mencegah kekambuhan batu ginjal atau batu saluran kemih. Asam
sitrat secara ilmiah terbukti berfungsi secara baik untuk menurunkan
kepekatan kalsium dan Kristal dalam urine, sehingga batu Kristal akan luruh
dan keluar melalui urine.

6.2 Penelitian
Penulis meneliti berbagai macam jeruk selain jeruk nipis yaitu jeruk
manis dan jeruk lemon. Dilihat dari banyaknya kandungan vitamin C, jeruk
lemon dan jeruk nipis memiliki kandungan yang sama yaitu sebesar 53 mg
sedangkan jeruk manis hanya berbeda 0,2 mg yaitu sebesar 53,2 mg.
Sementara untuk kandungan gula pada jeruk nipis sekitar 1-2 gram
gula, ini lebih rendah dari jeruk lemon dan jeruk manis.
Kandungan asam pada jeruk nipis ternyata lebih tinggi dibandingkan
dengan jeruk lemon dan jeruk manis sehingga itulah yang menyebabkan jeruk
nipis lebih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

7. Kerangka proposal
PEMANFAATAN JERUK NIPIS SEBAGAI PERAWATAN
KESEHATAN TUBUH
1. Latar belakang
2. Rumusan masalah
3. Tujuan
4. Manfaat
5. Landasan teori
6. Metodologi
7. Kerangka proposal
PEMANFAATAN JERUK NIPIS SEBAGAI
PERAWATAN KESEHATAN TUBUH

Anggota : 1. Debby Fernanda


2. Mila Kresna
3. Munawarah
4. Ryan Asdin Pratama
5. Saripah
6. Silvia
Kelas : XI MIPA 2

SMA NEGERI 114 JAKARTA

2019