Anda di halaman 1dari 11

KATA PENGANTAR

Alhamdullilah, puji syukur kehadiran Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat-
Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini penulis susun guna memenuhi tugas mata pelajaran. Dalam makalah ini
materi yang penulis sajikan membahas tentang Monera. Walaupun makalah ini dapat selesai
dengan baik, penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak
kekurangannya.
Untuk kesempurnaan dalam membahas makalah ini penulis mengharapkan kritik dan
saran dari semua pihak agar tercapai apa yang kita harapkan bersama dan untuk
memperlancar tugas kami dalam menyusun makalah selanjutnya.
Terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak dan tim penulis yang telah
bekerja sama dengan baik dalam menyelesaikan makalah ini. Penulis berharap semoga
makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Pangkalan, 26 September 2018

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................... i


DAFTAR ISI ........................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................... 1
C. Manfaat penulisan ................................................................................. 1

BAB II PEMBAHASAN
A. Ciri – ciri dan Struktur Tubuh Monera .................................................. 2
B. Perkembangbiakan dan Pemindahan Bahan Genetik pada Monera ...... 2
C. Klasifikasi Monera ................................................................................ 3
D. Manfaat Monera .................................................................................... 4

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ....................................................................................... 7

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 8

ii
ii
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Semua mikroorganisme prokariotik dimasukkan ke dalam kingdom monera.
Mikroorganisme prokariotik adalah mikroorganisme yang memiliki bahan inti tetapi tidak
memiliki selubung inti. Inti yang tidak bermembran disebut prokarion. Bahan inti tersebut
adalah asam inti berupa DNA (deoxyribonucleic acid) yang terletak pada suatu daerah
tertentu di dalam sitoplasma. Jadi DNA itu tidak tersebar. Oleh karena itu tidak benar jika
dikatakan prokariotik tidak berinti.
Monera berasal dari kata Yunani moneres, yang berarti tunggal. Contoh monera
bersel tunggal adalah bakteri. Namun tidak semua monera bersel tunggal. Beberapa anggota
ganggang hijau biru ada yang berbentuk benang, misalnya Oscillatoria.
Terdapat perbedaan pokok antara bakteri dan ganggang biru. Bakteri umumnya tidak
berklorofil sehingga tidak dapatberfotosintesis sedangkan ganggang biru berklorofil sehingga
dapat berfotosintesis. Hanya ada beberapa bakteri yang dapat berfotosintesis misalnya bakteri
hijau atau bakteri ungu karena memiliki klorofil/ pigmen.

B. Rumusan masalah
1. Apa itu monera
2. Bagaimana ciri ciri monera
3. Bagaimana perkembang biakan monea
4. Bagaimana klasifikasi monera

C. Manfaat
1. Dapat mengetahui Apa itu monera
2. Dapat mengetahui Bagaimana ciri ciri monera
3. Dapat mengetahui Bagaimana perkembang biakan monea
4. Dapat mengetahui Bagaimana klasifikasi monera

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. Ciri – ciri dan Struktur Tubuh Monera


Monera bersifat Prokariotik (tidak mempunyai organel yang diselubungi membran).Nukleos
atau inti sel organisme ini hanya berupa satu molekul DNA tanpa membrane sehingga disebut
nukleolid.
Bagian-bagian tubuh Monera :
a. Lapisan Lendir
Bersifat menyebar dan mudah lepas, serta berfungsi melicinkan dinding sel.
b. Dinding Sel
tersusun atas lapisan lipoprotein, lipopolisakarida, dengan atau tanpa peptidoglikan.
Berfungsi untuk melindungi bagian dalam tubuh Monera.
c. Membran Plasma
terdapat di baeah dinding sel dan bersifat permeable.
d. Sitoplasma
di dalamnya terdapat lipid, ion anorganik, dan kromatofora (pigmen warna)
e. Kromosom
terdiri dari satu molekul DNA tanpa diselubungi membrane sehingga disebut nuklelolid.
f. Ribosom
terdiri atas protein RNA yang berfungsi untuk proses sintesis protein.
Selain ciri struktur tubuh di atas, beberapa anggota monera juga mempunyai flagella dan
pilli. Flagella tersebut mengandung protein globular yang disebut flagelin dan berfungsi
sebagai alat gerak.
Beberapa anggota monera memiliki pili yang strukturnya lebih pendek dan lebih tipis
dari flagella. Yang berfungsi membantu perlekatan pada organisme lain dan permukaan
batuan atau dalam usus manusia. Beberapa pili yang ukurannya lebih panjang dan
berguna sebagai alat konjugasi yang disebut sexpili.

B. Perkembangbiakan dan Pemindahan Bahan Genetik pada Monera


1. Pembelahan Biner
Terjadi jika satu individu Monera membelah menjadi dua individu. Biasanya terjadi
setiap 20 menit. Pada kondisi kurang menguntungkan, beberapa jenis monera akan
mati dan beberapa tetap hidup. Jenis jenis yang tetap hidup karena mampu
2
membentuk endospora. Endospora berguna untukmelindungi diri dari perubahan
lingkungan yang tidak menguntungkan.
2. Pembentukan Tunas
3. Fragmentasi
terjadi bila sel vegetatif dari beberapa anggota monera patah. Patahan tersebut akan
membentuk individu baru.

Cara pemindahan bahan genetika pada monera :


1. Transformasi
adalah pengambilan DNA bebas oleh salah satu anggota monera dari lingkungan
sekitarnya yang dilepas oleh anggota monera lainnya
2. Transduksi
adalah transfer DNA antara dua anggota monera melalui perantara virus (bakteriofage).
3. Konjugasi
adalah transfer DNA antara dua anggota monera melalui suatu jembatan konjugasi.

C. Klasifikasi Monera
Mikroorganisme-mikroorganisme yang termasuk Monera berdasarkan analisis molecular
terbagi menjadi dua filum, yaitu Archaebacteria (Archae) dan Eubacteria (Bacteria). Pada
klasifiksi sekarang ini, kedua filum tersebut telah diangkat menjadi dua kingdomtersendiri.

1. Archaebacteria (Archae)
Ciri-ciri :
a. dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan.
b. Ribosomnya lebih mirip dengan ribosom eukariotik (mengandung beberapa jenis
RNA-polimerase)
c. Membran plasmanya mengandung lipid dengan ikatan eter

2. Eubacteria
Ciri-ciri :
a. Dinding selnya mengandung peptidoglikan.
b. Ribosomnya mengandung satu jenis RNA-polimerase.
c. Membran plasmanya mengandung lipid dengan ikatan ester.

3
Eubacteria dapat dibagi menjadi beberapa kelompok.
1. Cyanobacteria
Bersifat fotoautotrof ; menggunakan klorofil untuk menangkap energi cahaya matahari
yang kemudian digunakan dalam proses fotosintesis. Juga mempunyai pigmen aksesori
yang disebut fikobilin.
Beberapa Cynobacteria mempunyai sel-sel khusus yang disebut heterokista yang
menghasilkan enzim untuk fiksasi atau penambatan nitrogen di udara.

2. Bakteri kemoautotrof
Bersifat kemosintesis dan terdiri dari bakteri nitrir (berperan dalam siklus nitrogen yaitu
mengubah nitrit), bakteri sulfur (berperan mengoksidasi komponen sulfur), dan bakteri
metan (berperan mengoksidasi metana atau methanol.

3. Bakteri penambat nitrogen


Bersifat heterotrof dan mampu mengikat nitrogen dari udara. Ada yang hidup bebas dan
ada yang bersimbiosis mutualisme.

4. Spirocheta atau Spirochaeta


Berbentuk spiral seperti kumparan, bergerak dengan meliukkan tubuhnya seperti gerakan
sebuah pembuka tutup botol. Flagelanya terdapat dalam lapisan dinding sel. Bakteri ini
yang berperan sebagai decomposer dan ada yang bersifat pathogen (menyebabkan sakit).

5. Mikroorganisme prokariotik yang digolongkan ke dalam monera adalah bakteri dan


ganggang hijau biru

D. Manfaat Monera
Manfaat Perlindungan oleh Monera
Sebagian besar bentuk kehidupan bersel satu merupakan sangat membantu dengan alam dan
kemanusiaan. Ini bekerja monera untuk menghancurkan potensi organisme penyebab
penyakit, dan untuk memecah ganggang. Karakteristik lain yang membantu dari monera
adalah bahwa mereka menghasilkan antibiotik untuk penggunaan medis.
Manfaat Penciptaan Makanan oleh Monera
Kehadiran bakteri monera dapat membantu menciptakan makanan tertentu, seperti yoghurt,
acar dan keju. Keju Swiss, misalnya, diciptakan melalui penggunaan asam yang bisa hadir
4
hanya melalui penggunaan bakteri. Plus, bakteri ini berguna dalam produksi cuka dan
beberapa vitamin.

Dukungan kesehatan oleh Monera


Monera dapat menjadi pendukung besar kesehatan manusia. Salah satu karakteristik
membantu mereka adalah bahwa mereka memungkinkan penciptaan antibiotik. Banyak obat
yang melawan infeksi bakteri dibuat dengan menggunakan membantu dan efisien bakteri
monera.

Pertumbuhan Tanaman oleh Monera


Jika tanaman tidak tumbuh, petani tidak bisa memanen dan menjual hasil mereka untuk tabel
keluarga. Tanaman tidak dapat tumbuh tanpa nitrogen, tapi karena nitrogen adalah gas, hanya
dengan bantuan bakteri mereka bisa menggunakannya. Bakteri yang dapat menangkap
nitrogen, yang disebut bakteri pengikat nitrogen, berada di akar atau tanah di bawah,
misalnya, tanaman kacang tanah dan semanggi. Bakteri ini dapat mengambil nitrogen dari
atmosfer dan mengubahnya menjadi senyawa nitrogen bahwa tanaman dapat digunakan
untuk tumbuh.

Apa Pentingnya Monera?


Kerajaan Monera Ini seluruhnya terdiri dari bakteri, menurut Windows2Universe.org. Bakteri
adalah lebih dari 3,5 juta tahun, menurut Berkeley University. Cyanobacteria bertanggung
jawab untuk memproduksi sebagian besar oksigen yang ada di bumi saat ini. Cyanobacteria
tidak ada dalam jumlah besar seperti itu di masa lalu, tetapi masih memainkan peran penting
dalam pengembangan kehidupan di bumi.
Miskonsepsi Monera
Bakteri sering dianggap penyebab penyakit dan sakit pada manusia, menurut Berkeley
University. Namun, tanpa bakteri, kehidupan di bumi bisa tidak ada. Bakteri juga memainkan
peran yang sangat penting dalam tubuh manusia.

Manfaat Monera
Tanpa bakteri ekosistem di seluruh dunia akan mati, menurut Windows2Universe.org.
Bakteri adalah satu-satunya mahluk hidup di bumi yang dapat melakukan fiksasi nitrogen,
bila nitrogen berkurang untuk membentuk amonia, menurut University of Hawaii. Salah satu
manfaat utama dari bakteri adalah bahwa mereka adalah dekomposer utama tumbuhan dan
5
hewan yang mati. Ini mengembalikan atom dari tanaman dan hewan yang mati ke dalam
ekosistem di mana mereka dapat digunakan kembali. Sapi dan hewan lainnya memiliki
bakteri dalam perut mereka yang diperlukan untuk memecah dinding sel tanaman yang
mereka makan. Bakteri yang digunakan untuk mengubah susu menjadi yogurt dan keju dan
anggur menjadi cuka. Orang-orang di industri bioteknologi juga mulai menggunakan bakteri
untuk memproduksi protein sintetis. Tanaman seperti tanaman kacang mengandung bakteri
pengikat nitrogen dalam nodul dan akar mereka. Beberapa jenis bakteri menghasilkan
antibiotik dalam tubuh.

6
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Para ilmuwan sering mengkategorikan kedua hal non-hidup hidup dan dalam rangka
untuk lebih memahami dunia dan penghuninya. Organisme hidup dapat dikelompokkan ke
dalam kerajaan. Meskipun tidak lagi digunakan, kerajaan Monera sudah lama digunakan
sebagai klasifikasi untuk makhluk tanpa inti. Organisme bersel tunggal dalam kerajaan ini
dikenal sebagai monera, atau prokariota.
Praktek pengelompokan organisme hidup dalam biologi disebut taksonomi. Pada
tanggal 19 dan sebagian besar abad ke-20, para ilmuwan dibedakan organisme biologis baik
sebagai tanaman, hewan, atau mikroskopis organisme bersel tunggal yang terletak di suatu
tempat di antara keduanya. Seorang ilmuwan bernama Ernst Haeckel dijuluki kelompok
terakhir Monera, dan Monera termasuk sebagai salah satu dari delapan divisi dalam
pengelompokan ini.
Dua jenis utama bakteri yang ada adalah bakteri dan cyanobacteria, menurut
Typesofbacteria.co.uk. Empat jenis umum bakteri Gram positif kokus meliputi, kokus Gram
negatif, basil Gram positif dan basil gram negatif. Tiga jenis langka bakteri termasuk
Mycoplasma, rickettsia dan spirochaetes.

7
DAFTAR PUSTAKA

Prawirohartono, Slamet dan Hadisumarto, Suhargono.1996. Sains Biologi-1a. untuk SMU


kelas 1. Jakarta : Bumi Akasara.
Ibayati, Yayat dan Kurniasih, Melani. 2000. Prestasi Biologi. SMU/MA kelas 1. Bandung:
Ganeca Exact.
Sudjino dan Sembiring, Langkah. 2006. Biologi. Kelas X Semester untuk SMA dan MA.
Klaten: Intan Pariwara.
Soemarso, Soedarjatmo dkk. 2000. Biologi. Kelas 1 Cawu 1 SMU. Surakarta: Intan Pariwara.
Saktiyono. 1999. Seribu Pena Biologi. SMU kelas 1. Jakarta : Erlangga.

Syamsuri, Istamar dkk.