Anda di halaman 1dari 1

Undang-undang pokok agrarian (UUPA) sebagai induk

landreform

Abstra
Undang-undang pokok agrarian (UUPA) merupakan induk program landreform di indonesia.
Landreform diartikan dengam perubahan struktur penguasaan pemilik tanah, bukan hanya dalam
pengertian teknis. Cita-cita UUPA adalah melaksanakan perubahan secara mendasar terhadap
relasasi agraria yang ada agar menjadi lebih adil memenuhi kepentingan rakyat petani
Tujuan landrefom yang dilaksanakn di Indonesia adalah untuk memertinggi penghasilan dan
taraf hidup para petani pengarap tanah, sabagai mana landasan atau persayaratan untuk
menyelanggarakan pembangunan ekonomi menuju masyarakat yang adil dan makmur
berdasarkan pancasia. Untuk mencapai tujuan dimaksud dengan mengadakan pembagian yang
adil atas sumber kehidupan rakyat tani yang merupa tanah dan pembagian hasi yang adil pila,
melaksanakan prinsip tanah untuk tani, mengakhiri system tuan tanah, dan perlindungan
terhadap enokomi lemah.

A. Pendahuluan
Selelah Indonesia merdeka, pemerintah Indonesia berupaya untuk memperbarui tata
hukum agrarian yang berangkat dari cita-cita hasil pembentukan negara baru, yakni
menciptakan kesejateraan rakyat, dengan menetapkan undang-undang pokok agrarian
No.5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agrarian (UUPA). Dengan
berlakunya UUPA telah terjadi suatu revolusi yang merubah dasar pemikiran dan
landasar politik agrarian colonial, yakni yang semula diabdikan untuk kepentingan modal
asing, menggantinya dengan tata tanah nasional yang diabdikan untuk kepentingan rakyat