Anda di halaman 1dari 42

Contents

1

WordPress Cepat adalah Keharusan

2

Pentingnya Kecepatan WordPress

4

Kecepatan Website dalam Angka

5

Apakah Website Anda sudah Cukup Cepat?

17

Penyebab WordPress Lambat

20

+20 Tips Kecepatan WordPress

38

Website Cepat: Pengunjung Tumbuh Pesat, Untung Berlipat

WordPress Cepat adalah Keharusan

Apakah Anda sudah membuat website toko online yang berisi produk berkualitas, tapi keuntungan yang diraup masih rendah? Atau Anda sudah membuat blog, tapi angka pengunjung belum juga menunjukkan peningkatan?

Keuntungan website toko online yang rendah dan sedikitnya pengunjung blog memang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun, ada satu faktor umum yang bisa menyebabkan kerugian baik di website toko online maupun blog. Faktor tersebut adalah faktor kecepatan!

online maupun blog. Faktor tersebut adalah faktor kecepatan! Kecepatan website merupakan salah satu faktor dasar untuk
online maupun blog. Faktor tersebut adalah faktor kecepatan! Kecepatan website merupakan salah satu faktor dasar untuk

Kecepatan website merupakan salah satu faktor dasar untuk kesuksesan website Anda. Baik Anda mengelola website toko online, website company profile, maupun blog semuanya harus cepat dan responsif.

Ebook ini akan membahas tips-tips bagaimana meningkatkan kecepatan website WordPress Anda. Ikuti langkah-langkah di ebook ini dan dijamin kecepatan WordPress Anda akan meningkat pesat!

1

1 Pentingnya Kecepatan WordPress

Mengapa kecepatan menjadi sangat penting untuk website Anda? Berikut lima alasannya:

sangat penting untuk website Anda? Berikut lima alasannya: Pengunjung Tidak Sabar Pengguna internet tidak sabar untuk
sangat penting untuk website Anda? Berikut lima alasannya: Pengunjung Tidak Sabar Pengguna internet tidak sabar untuk
sangat penting untuk website Anda? Berikut lima alasannya: Pengunjung Tidak Sabar Pengguna internet tidak sabar untuk

Pengunjung Tidak Sabar

Pengguna internet tidak sabar untuk mendapatkan yang mereka inginkan, baik itu mendapatkan informasi maupun membeli produk.

Menurut riset Google, 53 persen pengguna internet Indonesia meninggalkan website yang loadingnya lebih dari 3 detik.

Pengunjung Tidak Kembali ke Website yang Lambat

Sekali pengunjung tahu kalau website Anda loading lama, kemungkinan besar mereka tidak akan kembali mengunjungi website Anda.

Berdasarkan survey KissMetric, 79 persen pengunjung tidak akan kembali mengunjungi website yang mereka anggap lama loading-nya.

2

Menjawab Kebutuhan Masyarakat Smartphone Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon pintar telah menjadi bagian tidak
Menjawab Kebutuhan Masyarakat Smartphone Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon pintar telah menjadi bagian tidak
Menjawab Kebutuhan Masyarakat Smartphone Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon pintar telah menjadi bagian tidak
Menjawab Kebutuhan Masyarakat Smartphone Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon pintar telah menjadi bagian tidak

Menjawab Kebutuhan Masyarakat Smartphone

Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon pintar telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Menurut riset Google 94 persen pengguna internet di Indonesia mengakses internet melalui smartphone.

Mayoritas pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui smartphone karena lebih mudah dan lebih cepat diakses. Sebagai pemilik website Anda harus menjawab tantangan ini dengan mengoptimasi kecepatan loading website di perangkat mobile.

Website Cepat, Ranking Semakin Tinggi di Google

Untuk menentukan ranking di hasil pencarian, Google menggunakan berbagai faktor. Salah satu faktor utamanya adalah kecepatan loading website Anda. Semakin cepat loading website, semakin bagus nilai website Anda di penilaian Google. Faktor ini berlaku untuk hasil pencarian di desktop dan mobile.

Website cepat: Pengunjung Tumbuh Pesat dan Untung Juga Berlipat

Meningkatkan kecepatan loading website tidak muncul tanpa tujuan. Kecepatan website yang tinggi akan meningkatkan pertumbuhan pengunjung website. Selain itu, website yang cepat juga membuat pengalaman pengunjung jadi lebih baik sehingga memudahkan mereka untuk melakukan pembelian dan transaksi di website.

3

2 Kecepatan Website dalam Angka

2 Kecepatan Website dalam Angka 4
2 Kecepatan Website dalam Angka 4

4

3 Apakah Website Anda Sudah Cukup Cepat?

Kini saatnya bagi Anda untuk mengecek kecepatan website Anda sendiri. Ada beberapa cara untuk mengecek kecepatan website. Terdapat dua cara efektif dan akurat untuk mengecek kecepatan website Anda. Cara pertama adalah dengan menggunakan PageSpeed Google. PageSpeed Google memungkinkan Anda untuk mengecek kecepatan website di perangkat desktop dan mobile.

Berikut langkah-langkah mengecek kecepatan website menggunakan PageSpeed Google:

3.1 Cek Kecepatan Website di PageSpeed Google

Google: 3.1 Cek Kecepatan Website di PageSpeed Google 1. Buka Website PageSpeed Google 2. Ketik Alamat
Google: 3.1 Cek Kecepatan Website di PageSpeed Google 1. Buka Website PageSpeed Google 2. Ketik Alamat

1. Buka Website PageSpeed Google

2. Ketik Alamat Website Anda

Google: 3.1 Cek Kecepatan Website di PageSpeed Google 1. Buka Website PageSpeed Google 2. Ketik Alamat

5

3. Dapatkan Analisis

3. Dapatkan Analisis Google akan menilai kecepatan loading website Anda menggunakan skala persen. Nilai 0 sampai

Google akan menilai kecepatan loading website Anda menggunakan skala persen. Nilai 0 sampai 49 persen menunjukkan website Anda lambat. Nilai 50 sampai 89 persen menunjukkan kecepatan website Anda sudah mencapai rata-rata. Terakhir, nilai 90 sampai 100 persen menandakan website Anda cepat.

4. Cara Membaca Analisis PageSpeed Google

Selain analisis kecepatan website secara umum, PageSpeed Google juga menjabarkan analisisnya menjadi enam bagian. Enam analisis tersebut adalah Field Data, Origin Summary, Lab Data, Opportunities, Diagnostics, dan Passed Audits. Berikut adalah penjelasannya:

Field Data dan Origin Summary

Opportunities, Diagnostics, dan Passed Audits. Berikut adalah penjelasannya: ‘ • Field Data dan Origin Summary 6
Opportunities, Diagnostics, dan Passed Audits. Berikut adalah penjelasannya: ‘ • Field Data dan Origin Summary 6

6

Field Data dan Origin Summary adalah nilai kecepatan berdasarkan First Contentful Paint dan First Input Delay. First Contentful Paint adalah waktu di mana gambar atau teks pertama muncul. Sedangkan First Input Delay adalah jarak waktu antara interaksi pertama pengunjung (klik tautan/link) dan respon pertama browser menanggapi interaksi tersebut. Website Anda termasuk cepat jika kedua nilai FCP dan FID sama-sama tinggi. Jika salah satu, FCP atau FID, mendapatkan nilai rendah, website Anda termasuk lambat.

Lab Data

nilai rendah, website Anda termasuk lambat. • Lab Data  First Contentful Paint adalah waktu di

First Contentful Paint adalah waktu di mana gambar atau teks pertama muncul

Speed Index menunjukkan seberapa cepat isi halaman terlihat jelas. Semakin rendah nilainya semakin bagus.

Time to Interactive adalah waktu pertama yang menunjukkan sebuah halaman dianggap interaktif secara penuh

First Meaningful Paint mengukur kapan konten utama dari sebuah halaman muncul

First CPU Idle menandakan waktu pertama di mana sebuah halaman pengunjung bisa melakukan input

Estimated Input Latency menunjukkan lama waktu yang dibutuhkan sebuah website untuk merespon input yang dimasukkan pengguna

Input Latency menunjukkan lama waktu yang dibutuhkan sebuah website untuk merespon input yang dimasukkan pengguna 7

7

Opportunities

• Opportunities Opportunities menunjukkan apa saja langkah optimasi yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan

Opportunities menunjukkan apa saja langkah optimasi yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan website.

Diagnostics

untuk meningkatkan kecepatan website. • Diagnostics Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum

Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum disebutkan di analisis-analisis sebelumnya.

• Diagnostics Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum disebutkan di analisis-analisis sebelumnya. 8
• Diagnostics Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum disebutkan di analisis-analisis sebelumnya. 8

8

Passed Audits

• Passed Audits Passed Audits berisi laporan langkah-langkah optimasi apa saja yang sudah berhasil Anda lakukan.

Passed Audits berisi laporan langkah-langkah optimasi apa saja yang sudah berhasil Anda lakukan.

3.2 Cek Kecepatan Website di GTMetrix

berhasil Anda lakukan. 3.2 Cek Kecepatan Website di GTMetrix 1. Buka Website GTMetrix Masukkan alamat website

1. Buka Website GTMetrix

Cek Kecepatan Website di GTMetrix 1. Buka Website GTMetrix Masukkan alamat website yang ingin dianalisis. Untuk

Masukkan alamat website yang ingin dianalisis. Untuk melanjutkan, silakan klik tombol Analyze seperti yang terlihat pada gambar di atas.

website yang ingin dianalisis. Untuk melanjutkan, silakan klik tombol Analyze seperti yang terlihat pada gambar di

9

2.

Tunggu beberapa saat hingga proses analisis selesai dan tampil

hasilnya. Akan terlihat hasil dari Google Page Speed, skor YSlow, Loading Time, dan Page Size

3. Dapatkan Hasil Analisis

, Loading Time, dan Page Size 3. Dapatkan Hasil Analisis Gambar di atas adalah contoh hasil

Gambar di atas adalah contoh hasil analisis website yang dilakukan oleh GTMetrix. Cukup penting untuk memahami setiap penjelasan pada masing-masing tab supaya Anda dapat melakukan pengaturan untuk meningkatkan kecepatan website.

4. Membaca Hasil Analisis adalah sangat penting memahami hasil

analisis GTMetrix, supaya anda dapat melakukan perbaikan sesuai dengan saran yang diberikan. Hasil analisis GTMetrix terbagi menjadi enam bagian, yaitu Page Speed, YSlow, Waterfall, Timings, Video, dan History. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

enam bagian, yaitu Page Speed, YSlow, Waterfall, Timings, Video, dan History. Berikut adalah penjelasan lengkapnya: 10
enam bagian, yaitu Page Speed, YSlow, Waterfall, Timings, Video, dan History. Berikut adalah penjelasan lengkapnya: 10

10

Page Speed

• Page Speed Pada bagian paling kiri Anda dapat melihat tab PageSpeed. Di sini website niagahostertutorial.com

Pada bagian paling kiri Anda dapat melihat tab PageSpeed. Di sini website niagahostertutorial.com memiliki PageSpeed Score 82%. Untuk meningkatkan skor ini, Anda dapat melakukan optimasi pada bagian website yang masih memiliki skor rendah.

82%. Untuk meningkatkan skor ini, Anda dapat melakukan optimasi pada bagian website yang masih memiliki skor
82%. Untuk meningkatkan skor ini, Anda dapat melakukan optimasi pada bagian website yang masih memiliki skor

11

YSlow

• YSlow YSlow adalah bagian dari hasil analisis website. Sama seperti Google Page Speed, hasil analisis

YSlow adalah bagian dari hasil analisis website. Sama seperti Google Page Speed, hasil analisis yang ditampilkan YSlow juga menunjukkan bagian website yang menyebabkan penurunan performa.

Tab ini memberikan saran peningkatan performa halaman website serta memberikan rincian statistik yang ada pada halaman website Anda. Hasil analisis pada YSlow biasanya berbeda dengan PageSpeed karena YSlow menggunakan kriteria yang berbeda.

Anda. Hasil analisis pada YSlow biasanya berbeda dengan PageSpeed karena YSlow menggunakan kriteria yang berbeda. 12
Anda. Hasil analisis pada YSlow biasanya berbeda dengan PageSpeed karena YSlow menggunakan kriteria yang berbeda. 12

12

Waterfall

• Waterfall Selanjutnya adalah Waterfall. Dalam grafik yang tersedia Anda akan melihat bar berwarna ungu. Ini

Selanjutnya adalah Waterfall. Dalam grafik yang tersedia Anda akan melihat bar berwarna ungu. Ini adalah lama waktu sampai request selesai, dan Anda dapat melihat waktu dalam hitungan detik yang ada di bagian kanan. Anda juga dapat melihat link apa saja yang menyebabkan kecepatan loading berkurang dengan mengarahkan kursor ke bagian GET.

juga dapat melihat link apa saja yang menyebabkan kecepatan loading berkurang dengan mengarahkan kursor ke bagian
juga dapat melihat link apa saja yang menyebabkan kecepatan loading berkurang dengan mengarahkan kursor ke bagian

13

Timings

• Timings Tab Timings akan menampilkan hasil analisis lanjutan, termasuk durasi loading halaman. Rincian yang tersedia

Tab Timings akan menampilkan hasil analisis lanjutan, termasuk durasi loading halaman. Rincian yang tersedia di sini berupa redirect time, connect time, backend time, dan sebagainya.

Pada bagian ini Anda dapat melihat proses pengetesan website dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum melakukan pengetesan.

Seperti namanya, tab History berisi data pengetesan website yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki akun.

yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki

14

Video

• Video Pada bagian ini Anda dapat melihat proses pengetesan website dalam bentuk video. Anda perlu

Pada bagian ini Anda dapat melihat proses pengetesan website dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum melakukan pengetesan.

melihat proses pengetesan website dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum melakukan pengetesan. 15
melihat proses pengetesan website dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum melakukan pengetesan. 15

15

History

• History Seperti namanya, tab History berisi data pengetesan website yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History

Seperti namanya, tab History berisi data pengetesan website yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki akun.

yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki
yang pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki

16

4

Penyebab WordPress Lambat

4.1 Performa Server Tidak Maksimal

Penyebab WordPress Lambat 4.1 Performa Server Tidak Maksimal Memilih layanan hosting yang tepat merupakan faktor vital

Memilih layanan hosting yang tepat merupakan faktor vital dalam kualitas kecepatan website Anda. Sebab salah satu faktor kecepatan website Anda adalah kualitas web server yang digunakan oleh penyedia layanan hosting yang Anda pilih. Terdapat berbagai jenis web server dan setiap server berbeda- beda kualitasnya. Beberapa di antaranya adalah Apache, Nginx, IIS (Microsoft), Google Web Server (GWS), dan LiteSpeed Web Server. Untuk saat ini, performa web server terbaik adalah LiteSpeed Web Server.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan lokasi server dari penyedia hosting. Semakin jauh lokasi server dari target pengunjung Anda, kemungkinan lebih lambat pula kecepatan website yang dihasilkan.

jauh lokasi server dari target pengunjung Anda, kemungkinan lebih lambat pula kecepatan website yang dihasilkan. 17
jauh lokasi server dari target pengunjung Anda, kemungkinan lebih lambat pula kecepatan website yang dihasilkan. 17

17

4.2 Kurangnya Optimasi Konten dan File Website

Agar website bisa diakses secara online, Anda perlu menyimpan berbagai macam file seperti CSS, HTML, Javascript di disk space yang disediakan layanan hosting. Jika berbagai macam file seperti CSS, HTML, Javascript di disk space yang disediakan layanan hosting. Jika tidak dikelola secara maksimal, file-file tersebut bisa memberatkan website Anda dan berpengaruh pada kecepatan website.

Begitu juga dengan file-file seperti gambar dan video. Sebuah website atau blog tentu terasa kosong tanpa adanya konten-konten seperti gambar, foto, ilustrasi, infografik, atau video. Menggunakan konten-konten tersebut sah-sah saja, bahkan sangat disarankan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Akan tetapi, konten-konten tersebut bisa menjadi masalah untuk kecepatan website jika tidak dioptimasi.

4.3 Konfigurasi atau Pengaturan Bermasalah

Konfigurasi atau pengaturan yang Anda terapkan di WordPress pun bisa mempengaruhi kecepatan website Anda. Anda tidak bisa serta merta menggunakan pengaturan default dari WordPress. bisa mempengaruhi kecepatan website Anda. Anda tidak bisa serta merta menggunakan pengaturan default dari WordPress. Sebab konfigurasi default WordPress adalah konfigurasi dasar sehingga Anda perlu melakukan beberapa perubahan dan modifikasi untuk meningkatkan kecepatan website atau blog Anda.

Beberapa konfigurasi yang perlu diubah adalah pengaturan update tema dan plugin, pengaturan login, pengaturan batasan konten per halaman, pengelolaan link, pengelolaan database, hingga pengaturan optimasi di perangkat mobile.

batasan konten per halaman, pengelolaan link, pengelolaan database, hingga pengaturan optimasi di perangkat mobile. 18
batasan konten per halaman, pengelolaan link, pengelolaan database, hingga pengaturan optimasi di perangkat mobile. 18

18

4.4 Banyak Plugin dan Tema Tidak Terpakai

4.4 Banyak Plugin dan Tema Tidak Terpakai Di awal pembuatan website, mungkin Anda sering asal memasang

Di awal pembuatan website, mungkin Anda sering asal memasang plugin atau tema untuk percobaan. Bisa jadi Anda memasang beberapa plugin yang memiliki fungsi serupa. Bahkan terkadang beberapa orang memasang plugin tanpa tahu apa fungsi plugin tersebut. Plugin-plugin yang tidak terpakai ini menjadi beban untuk resource hosting yang bisa menyebabkan menurunnya kecepatan website.

Begitu juga dengan tema tidak terpakai. Setelah mencoba belasan atau bahkan puluhan tema WordPress, pada akhirnya Anda hanya memasang satu tema, bukan? Tema-tema WordPress yang tidak terpakai akan menjadi beban untuk resource hosting yang juga berakibat pada kecepatan website yang menurun.

Meskipun terlihat sepele, plugin dan tema yang tidak digunakan bisa mempengaruhi kecepatan website Anda.

yang menurun. Meskipun terlihat sepele, plugin dan tema yang tidak digunakan bisa mempengaruhi kecepatan website Anda.
yang menurun. Meskipun terlihat sepele, plugin dan tema yang tidak digunakan bisa mempengaruhi kecepatan website Anda.

19

5 20+ Tips Kecepatan WorPress

Setiap masalah tentu ada solusinya, termasuk masalah kecepatan website Anda. Solusi di bawah ini dikelompokkan berdasarkan empat faktor penyebab di poin sebelumnya. Di bab ini akan dijelaskan 20+ tips untuk mengatasi masalah-masalah kecepatan WordPress sehingga kecepatan website Anda bisa meningkat pesat.

5.1 Solusi dari Segi Server

Anda bisa meningkat pesat. 5.1 Solusi dari Segi Server 5.1.1 Pilih Server yang Paling Dekat dengan

5.1.1 Pilih Server yang Paling Dekat dengan Visitor

Hal paling pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah lokasi servernya. Pilihlah layanan hosting yang menyediakan server di negara mayoritas pengunjung website Anda berasal. Misal mayoritas pengunjung website Anda berasal dari Indonesia maka pilihlah penyedia hosting yang memiliki server di Indonesia.

Pemilihan lokasi server penting karena berpengaruh pada dua hal, yaitu Network Latency dan TTFB. Network Latency adalah waktu delay selama transmisi data dalam sebuah jaringan. Secara singkat, semakin jauh servernya semakin besar waktu delaynya yang menyebabkan loading website lebih lambat. Sedangkan TTFB (Time to First Byte) adalah waktu yang diperlukan browser untuk menerima byte pertama dari server. Semakin jauh servernya dari komputer penerima, semakin tinggi waktu angka TTFB-nya sehingga loading website Anda jadi lama.

jauh servernya dari komputer penerima, semakin tinggi waktu angka TTFB-nya sehingga loading website Anda jadi lama.

20

5.1.2 Pilih Hosting dengan Server Performa Tinggi

5.1.2 Pilih Hosting dengan Server Performa Tinggi Penyedia hosting adalah perusahaan yang menyimpan semua data website

Penyedia hosting adalah perusahaan yang menyimpan semua data website Anda. Anda tidak bisa asal-asalan dalam memilih penyedia hosting karena bisa berpengaruh terhadap keamanan dan kecepatan website Anda.

Selain lokasi server, elemen hosting yang perlu Anda perhatikan adalah jenis server yang digunakan. Pilihlah penyedia hosting yang menggunakan LiteSpeed Web Server untuk servernya. LiteSpeed Web Server adalah teknologi server terbaru dan terbaik saat ini. Dibandingkan dengan server Apache, LiteSpeed Web Server bisa meningkatkan kecepatan website Anda hingga enam kali lipat. Selain itu, LiteSpeed Web Server juga meningkatkan performa PHP hingga 50 persen.

5.1.3 Gunakan CDN

Content Delivery Network atau CDN adalah jaringan server yang terletak di seluruh dunia. Teknologi ini didesain untuk mengirimkan konten website WordPress Anda, dari gambar, CSS, JavaScript, hingga video.

Teknologi ini didesain untuk mengirimkan konten website WordPress Anda, dari gambar, CSS, JavaScript, hingga video. 21

21

CDN akan membantu website Anda lebih cepat diakses dari lokasi manapun. Jika pada umumnya lokasi server mempengaruhi kecepatan akses, CDN akan membuat website Anda cepat diakses dari lokasi manapun. Jaringan CDN terdapat di seluruh dunia dan menyimpan file statis website Anda. Di mana pun lokasi server Anda, pengunjung website akan mendapatkan informasi dari CDN terdekat sehingga website menjadi lebih cepat diakses.

Sebagai contoh, lokasi server Anda di Amerika Serikat dan pengunjung website berada di Indonesia. Para pengunjung akan mendapatkan informasi dari CDN terdekat, bukan langsung dari server Anda di Amerika Serikat. Penjelasan lengkap serta cara menggunakan CDN dapat Anda simak dalam artikel berikut ini.

5.2 Solusi dari Segi Resource

dalam artikel berikut ini . 5.2 Solusi dari Segi Resource 5.2.1 Optimasi Ukuran Gambar Bagaimana Anda

5.2.1 Optimasi Ukuran Gambar

Bagaimana Anda bisa mengunggah gambar berukuran kecil dengan kualitas tetap bagus? Anda harus mengoptimasi gambar tersebut untuk mempertahankan kualitasnya dengan ukuran yang lebih kecil. Berikut adalah langkah optimasi gambar di website WordPress Anda:

• Memilih Format File yang Tepat

Sebelum mulai mengoptimasi gambar dengan bantuan plugin atau kompresor, pastikan Anda sudah memilih format gambar yang tepat. Dua format gambar yang paling umum adalah JPEG dan PNG.

Format JPEG biasanya digunakan untuk hasil fotografi atau gambar umum karena memiliki file size yang lebih kecil, kualitas gambar yang solid, dan dapat di-resize dan dikompres tanpa mengurangi kualitas secara drastis.

PNG biasanya digunakan untuk vektor, logo, screenshot, dan gambar-gambar yang lebih kecil. Biasanya ukurannya lebih besar dibanding JPEG.

Selain JPEG dan PNG, terdapat berbagai format gambar lain, tetapi tidak direkomendasikan untuk gambar di blog ataupun website.

JPEG dan PNG, terdapat berbagai format gambar lain, tetapi tidak direkomendasikan untuk gambar di blog ataupun

22

• Kompres Gambar

Ketika mengompres gambar, Anda harus menemukan keseimbangan antara kualitas kompres dan ukuran gambar. Tujuan Anda adalah mendapatkan kualitas kompres yang tinggi dengan ukuran gambar seminimal mungkin.

Alat Optimasi Gambar Desktop

Alat optimasi gambar via desktop memungkinkan Anda untuk mengontrol pengaturan optimasi yang Anda inginkan. Beberapa alat yang populer adalah sebagai berikut Adobe Photoshop, Gimp, Affinity Photo, dan Paint.

Alat Optimasi Gambar Otomatis

Photo, dan Paint.  Alat Optimasi Gambar Otomatis Jika Anda menginginkan cara kompres yang lebih mudah,

Jika Anda menginginkan cara kompres yang lebih mudah, Anda bisa menggunakan alat optimasi gambar otomatis. Beberapa alat optimasi gambar otomatis yang bisa Anda gunakan adalah TinyPG, ImageOptim, OptiPNG, Trimage, dan Kraken.

Plugin Kompres WordPress

Anda g unakan adalah TinyPG , ImageOptim , OptiPNG , Trimage , dan Kraken . 
Anda g unakan adalah TinyPG , ImageOptim , OptiPNG , Trimage , dan Kraken . 

23

WordPress juga menyediakan berbagai plugin untuk membantu Anda menyelesaikan masalah optimasi gambar. Beberapa plugin yang bisa Anda gunakan adalah Imagify Image Optimizer, ShortPixel Image Optimizer, WP Smush, dan Optimus Image Optimizer.

• Resize Gambar untuk Tampilan Lebih Optimal

Sebelum mulai mengoptimasi gambar, sebaiknya Anda membuat gambar yang akan diunggah ke dalam ukuran yang tepat. Perbaiki terlebih dahulu dimensi gambar Anda, dengan begitu optimasinya akan lebih mudah.

Misalnya, Anda hanya membutuhkan gambar dengan dimensi 300 X 300, tetapi Anda malah mengunggah gambar dengan dimensi 3000 X 3000. Hal ini akan membuat loading gambar tersebut lambat yang mungkin akan menjengkelkan bagi pembaca.

Untuk menentukan dimensi gambar yang akan diunggah, Anda bisa menyesuaikannya dengan dimensi gambar dari tema yang Anda gunakan.

Usahakan setiap gambar yang diunggah di WordPress tidak melebihi 100 KB
Usahakan setiap gambar yang diunggah di WordPress tidak
melebihi 100 KB

5.2.2 Aktifkan Gzip Compression

Ketika Anda menggunakan kompresi Gzip loading website WordPress Anda menjadi semakin cepat. Kompresi gzip berfungsi untuk memperkecil ukuran file website CSS, HTML, javascript, json, xml maupun font. Selain mempercepat loading website, sumber daya server dan bandwidth hosting Anda akan menjadi lebih hemat.

font. Selain mempercepat loading website, sumber daya server dan bandwidth hosting Anda akan menjadi lebih hemat.

24

Menggunakan cara ini, pengunjung website Anda tentu akan merasa lebih senang karena tidak perlu menunggu lama untuk mengakses website. Cara mengaktifkan kompresi Gzip bisa Anda lakukan secara manual melalui cPanel. Login cPanel hosting Anda, kemudian salin copy kode berikut dan paste pada .htacess Anda.

<IfModule mod_filter.c>

<IfModule mod_deflate.c> AddOutputFilterByType DEFLATE “application/atom+xml” \ “application/javascript” \ “application/json” \ “application/ld+json” \ “application/manifest+json” \ “application/rdf+xml” \ “application/rss+xml” \ “application/schema+json” \ “application/vnd.geo+json” \ “application/vnd.ms-fontobject” \ “application/x-font-ttf” \ “application/x-javascript” \

manifest+json” \

</IfModule>

</IfModule>

“application/x-web-app-

“application/xhtml+xml” \ “application/xml” \ “font/eot” \ “font/opentype” \ “image/bmp” \ “image/svg+xml” \ “image/vnd.microsoft.icon” \ “image/x-icon” \ “text/cache-manifest” \ “text/css” \ “text/html” \ “text/javascript” \ “text/plain” \ “text/vcard” \ “text/vnd.rim.location.xloc” \ “text/vtt” \ “text/x-component” \ “text/x-cross-domain-policy” \ “text/xml”

\ “text/vtt” \ “text/x-component” \ “text/x-cross-domain-policy” \ “text/xml” 25

25

5.2.3 Gunakan Embed untuk Video

Apabila Anda akan menyisipkan video dalam post atau website, sebaiknya Anda jangan langsung upload. Anda dapat menggunakan fasilitas embed video dari Youtube cantumkan pada editor WordPress. Nantinya video ini akan ditampilkan secara otomatis saat publish.

Terdapat tiga cara untuk menambahkan embed video YouTube di WordPress. Cara pertama sangat mudah karena hanya perlu menyalin URL video langsung ke postingan dan akan secara otomatis muncul embed video di postingan Anda.

akan secara otomatis muncul embed video di postingan Anda. Tidak hanya YouTube, WordPress juga menyediakan cara

Tidak hanya YouTube, WordPress juga menyediakan cara otomatis tersebut untuk video-video dari platform lain. Beberapa di antaranya adalah Twitter, Facebook, Vimeo, Dailymotion, dan TED.

Cara kedua adalah menggunakan shortcode. WordPress memungkinkan Anda untuk mengatur ukuran embed video YouTube dengan menggunakan shortcode. Untuk bisa mengatur ukuran embed video yang ditampilkan, Anda dapat menggunakan shortcode di bawah ini:

shortcode. Untuk bisa mengatur ukuran embed video yang ditampilkan, Anda dapat menggunakan shortcode di bawah ini:
shortcode. Untuk bisa mengatur ukuran embed video yang ditampilkan, Anda dapat menggunakan shortcode di bawah ini:

26

Anda bisa mengubah ukuran tinggi (height) dan lebar (width) sesuai yang diinginkan.

Cara terakhir adalah menggunakan plugin. Banyak plugin yang menyediakan fitur menambahkan embed video ke WordPress. Beberapa di antaranya adalah YouTube by Embed Plus, YouTube Showcase, WpDevArt YouTube Embed, Hide YouTube Related Video, YouTube Widget Responsive, dan YourChannel.

5.2.4 Minify CSS, Javascript, dan HTML

Pastikan file-file website Anda tidak memperberat load website. Salah satu caranya adalah dengan melakukan minify. Minify merupakan istilah dalam pemrograman yang mengacu pada proses menghapus karakter yang tidak diperlukan dalam mengeksekusi kode. Minify dapat meningkatkan loading halaman website, yang dalam jangka panjang dapat berpengaruh pada meningkatnya kenyamanan pelanggan pada website Anda.

Cara termudah untuk melakukan minify file-file CSS, Javascript, dan HTML di website Anda adalah menggunakan bantuan plugin. Beberapa plugin yang terbukti kualitasnya untuk minify adalah WordPress Minify dan W3 Total Cache.

5.2.5 Optimasi Database WordPress

Berbagai aktivitas di website WordPress Anda akan menambah kerja dan database semakin berat. Website WordPres Anda tentunya semakin hari semakin berkembang Komentar SPAM, tags yang tidak digunakan, bahkan revisi yang terlalu banyak akan memperberat database yang mengakibatkan website semakin lemot. Untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan plugin WP-Optimize yang sudah tersedia di WordPress Anda. Cukup lakukan install dan aktifkan dan Anda dapat mengontrol secara penuh website WordPress Anda.

5.2.6. Aktifkan Caching (LiteSpeed Cache)

Caching adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kecepatan website WordPress Anda. Caching adalah proses penyimpanan sementara data atau halaman HTML dan konten sebuah website untuk mengurangi penggunaan resource dan loading server. Secara sederhana, cache adalah teknologi yang membantu menampilkan halaman website lebih cepat.

dan loading server. Secara sederhana, cache adalah teknologi yang membantu menampilkan halaman website lebih cepat. 27

27

Dengan teknologi caching, website Anda tidak perlu mengambil data dari server berulang-ulang untuk menampilkan halaman website yang sama sehingga kecepatan loading bisa meningkat.

Jika Anda sudah menggunakan hosting yang ditenagai LiteSpeed Web Server, mengaktifkan LIteSpeed Cache adalah langkah terbaik untuk kecepatan WordPress Anda. Mengapa bisa begitu? Sebab kombinasi LiteSpeed Web Server dan LiteSpeed Cache bisa meningkatkan kecepatan WordPress Anda berkali lipat dan mengungguli kombinasi server dan plugin caching lainnya.

dan mengungguli kombinasi server dan plugin caching lainnya. Bisa Anda lihat pada grafik di atas, kombinasi

Bisa Anda lihat pada grafik di atas, kombinasi LiteSpeed Web Server dan LiteSpeed Cache berada di posisi teratas dibanding kombinasi server dan plugin caching lainnya. Tidak hanya menduduki peringkat pertama di kategori kecepatan, kombinasi keduanya juga paling stabil.

5.2.7 Cara Install dan Konfigurasi LiteSpeed Cache

Untuk menginstall LiteSpeed Cache secara manual, Anda perlu login ke dashboard WordPress Anda terlebih dahulu, kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Login ke dashboard WordPress Anda

2. Pilih menu Plugins > Add New

ikuti langkah-langkah di bawah ini: 1. Login ke dashboard WordPress Anda 2. Pilih menu Plugins >

28

3. Pada search bar, ketikkan LiteSpeed kemudian Install plugin

LiteSpeed Cache

LiteSpeed kemudian Install plugin LiteSpeed Cache 4. Setelah terinstal, klik Activate untuk mengaktifkan

4. Setelah terinstal, klik Activate untuk mengaktifkan plugin ini

terinstal, klik Activate untuk mengaktifkan plugin ini Konfigurasi LiteSpeed WP Cache Konfigurasi LiteSpeed WP

Konfigurasi LiteSpeed WP Cache

Konfigurasi LiteSpeed WP Cache sendiri tidak terlalu rumit. Anda hanya perlu mengikuti panduan di bawah untuk mengecek seperti apa seharusnya LiteSpeed WP Cache berjalan di WordPress Anda. Untuk konfigurasinya sendiri akan dibagi ke 3 bagian penting, yakni General, Cache dan Optimize.

Caranya sama, Anda perlu login ke dashboard WordPress Anda terlebih dahulu, kemudian klik menu LiteSpeed Cache yang terdapat pada sidebar menu dashboard WordPress.

Anda terlebih dahulu, kemudian klik menu LiteSpeed Cache yang terdapat pada sidebar menu dashboard WordPress. 29
Anda terlebih dahulu, kemudian klik menu LiteSpeed Cache yang terdapat pada sidebar menu dashboard WordPress. 29

29

1. General

Pada tab General, terdapat daftar setting TTL (time-to-live) yang mengontrol seberapa lama masing-masing tipe konten disimpan di dalam cache.

• Pastikan bahwa LiteSpeed Cache berada dalam kondisi Enable seperti screenshot di bawah ini:

dalam kondisi Enable seperti screenshot di bawah ini: • Anda bisa mengabaikan bagian yang ada di

• Anda bisa mengabaikan bagian yang ada di bawahnya (bagian default TTL) karena secara otomatis sudah teroptimasi saat Anda mengaktifkan LiteSpeed Cache.

ada di bawahnya (bagian default TTL) karena secara otomatis sudah teroptimasi saat Anda mengaktifkan LiteSpeed Cache.
ada di bawahnya (bagian default TTL) karena secara otomatis sudah teroptimasi saat Anda mengaktifkan LiteSpeed Cache.

30

• Selain itu, Anda juga bisa memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan upgrade otomatis pada tombol ini:

atau menonaktifkan upgrade otomatis pada tombol ini: 2. Cache Pada tab Cache terdapat setting yang mengontrol

2. Cache

Pada tab Cache terdapat setting yang mengontrol cache pada tipe- tipe khusus seperti halaman login, REST API calls, dan lain-lain.

Untuk tab Cache Control Settings ini, Anda bisa membuat konfigurasi seperti screenshot di bawah ini:

dan lain-lain. Untuk tab Cache Control Settings ini, Anda bisa membuat konfigurasi seperti screenshot di bawah
dan lain-lain. Untuk tab Cache Control Settings ini, Anda bisa membuat konfigurasi seperti screenshot di bawah

31

3. Optimize

Untuk menemukan tab Optimize ini, pertama-tama Anda perlu klik tab Show Advanced Options yang terdapat di sisi kanan.

klik tab Show Advanced Options yang terdapat di sisi kanan. Pada tab Optimize ini, pastikan konfigurasi

Pada tab Optimize ini, pastikan konfigurasi Anda lakukan dengan hati-hati. Lakukan test dan verifikasi menyeluruh pada website Anda setelah melakukan optimasi sebagai berikut:

• Pastikan untuk mengaktifkan (set ke “ON”) pada seluruh konfigurasi yang ada.

optimasi sebagai berikut: • Pastikan untuk mengaktifkan (set ke “ ON ”) pada seluruh konfigurasi yang
optimasi sebagai berikut: • Pastikan untuk mengaktifkan (set ke “ ON ”) pada seluruh konfigurasi yang
optimasi sebagai berikut: • Pastikan untuk mengaktifkan (set ke “ ON ”) pada seluruh konfigurasi yang

32

5.3 Solusi dari Segi Konfigurasi 5.3.1 Disable Trackback dan Pingback Trackback dan pingback dapat membuat

5.3 Solusi dari Segi Konfigurasi

5.3 Solusi dari Segi Konfigurasi 5.3.1 Disable Trackback dan Pingback Trackback dan pingback dapat membuat website

5.3.1 Disable Trackback dan Pingback

Trackback dan pingback dapat membuat website WordPress semakin cepat terindeks mesin pencari. Akan tetapi, fitur ini seringkali dimanfaatkan oleh para spammer untuk mendapatkan backlink otomatis. Spam yang dikirimkan lambat laun akan menjadi sampah di database WordPress Anda. Hal ini, tentu saja, dapat menyebabkan loading website menjadi lebih lambat. Untuk menonaktifkan, Anda bisa menggunakan plugin bernama Disable XML-RPC Pingback.

Sebagai alternatif, Anda juga dapat melakukannya secara manual melalui Dashboard WordPress Anda > Settings > Discussion > Hilangkan centang pada opsi allow link notifications

5.3.2 Batasi Postingan per Halaman

Tampilkan konten andalan Anda pada halaman utama. Akan tetapi, sebaiknya Anda tidak serta-merta meletakkan semua konten yang ada di sana. Waktu load website akan berkurang secara signifikan dengan membatasi jumlah tampilan postingan di setiap halamannya. Sebanyak 5 hingga 7 postingan tentu akan lebih meringankan dibandingkan 10-15 postingan di setiap halaman.

halamannya. Sebanyak 5 hingga 7 postingan tentu akan lebih meringankan dibandingkan 10-15 postingan di setiap halaman.

33

Cara membatasi jumlah postingan di halaman WordPress cukup mudah. Buka dashboard WordPress, lalu klik Setting > Reading. Setelah itu akan muncul pengaturan seperti di bawah ini:

. Setelah itu akan muncul pengaturan seperti di bawah ini: Anda bisa mengatur jumlah postingan di

Anda bisa mengatur jumlah postingan di halaman WordPress di pilihan Blog pages show at most sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan.

5.3.3 Perbaiki Broken Link

Broken link akan mengakibatkan suatu halaman tidak dapat diakses dan menampilkan pesan Error 404. Siapa pun yang mengakses website dan menginginkan suatu informasi pasti akan kecewa dan akan langsung keluar dari website Anda. Banyaknya kunjungan halaman yang rusak akan mempengaruhi citra Anda di mesin pencari maupun pengunjung website Anda. Karenanya, pastikan setiap halaman website dapat diakses dengan baik.

Anda pun tidak perlu repot-repot melakukannya secara manual. Dengan Google Webmaster Tools, Anda hanya perlu register dan melakukan pengecekan. Alhasil, semua broken link akan terdeteksi.

Google Webmaster Tools, Anda hanya perlu register dan melakukan pengecekan. Alhasil, semua broken link akan terdeteksi.

34

5.3.4 Turunkan Query Database

Request database WordPress ke server sangat berpengaruh terhadap kecepatan website. Anda sebaiknya mengurangi penggunaan tabel database dengan query tinggi. Apabila Anda tidak mengetahui tabel database mana saja yang memberatkan server, silakan gunakan plugin Query Monitor. Plugin ini akan membantu Anda melakukan pengecekan database. Informasi query database yang membebani performa server maupun query yang lambat bisa Anda lihat menggunakan plugin ini dengan mudah.

5.3.5 Hapus Query String dari Sumber Statis

Menghilangkan query statis seperti style-sheet dan Javascript bisa meningkatkan kecepatan website Anda. Akan tetapi, penghapusan cache tidak dapat dilakukan pada link yang berisi tanda baca “?”. Query string sebaiknya hanya digunakan untuk sumber dinamis. Lalu bagaimana cara menghapus query string dari sumber statis? Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan plugin Remove Query String from Static Resources.

5.3.6 Selalu Gunakan WordPress Versi Terbaru

WordPress merupakan platform open source yang selalu berkembang dan terus disempurnakan. Anda harus selalu melakukan update versi terbaru WordPress karena update dilakukan untuk memperbarui fitur dan menghilangkan bug dalam versi sebelumnya. Jadi biasanya versi terbaru WordPress lebih baik kualitasnya untuk keamanan dan kecepatan. WordPress yang tidak update lebih lambat dan rentan terhadap ancaman seperti malware, virus, bahkan ancaman hacker.

Update WordPress dapat dilakukan secara otomatis atau manual. Anda bisa melakukan update WordPress secara otomatis melalui dashboard seperti di bawah ini:

otomatis atau manual. Anda bisa melakukan update WordPress secara otomatis melalui dashboard seperti di bawah ini:
otomatis atau manual. Anda bisa melakukan update WordPress secara otomatis melalui dashboard seperti di bawah ini:

35

5.3.7 Meminimalkan Redirect

Terkadang Anda membutuhkan redirect untuk mengarahkan pengunjung dari halaman website A ke halaman website B. Jadi ketika pengunjung klik link untuk membuka halaman website A, mereka akan diarahkan ke halaman website B. Biasanya hal ini terjadi ketika halaman website A sudah usang sehingga pengunjung diarahkan ke halaman website yang sudah diperbarui, yaitu halaman website B.

Walaupun bermanfaat, sayangnya redirect membutuhkan permintaan load HTTP berlebih dan menambah delay transmisi data dari server ke browser pengunjung. Jadi gunakan fitur redirect hanya untuk keadaan mendesak saja.

5.3.8 Batasi Revisi

Membatasi revisi postingan memang tidak serta-merta menambah kecepatan website. Akan tetapi, hal ini dapat meringankan database WordPress Anda. Revisi postingan yang menumpuk akan berimbas pada menumpuknya sampah dalam database Anda. Batasi revisi dalam setiap postingan dengan cara menambahkan kode berikut di wp-config Anda:

define( ‘WP_POST_REVISIONS’, 5 );

Isikan angka sesuai jumlah revisi yang Anda inginkan.

5.3.9 Aktifkan Google AMP

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, mayoritas pengguna internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile. Tentu hal ini menjadi tugas bagi Anda untuk menyediakan website yang cepat diakses, terutama di perangkat mobile. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengaktifkan Google AMP.

Google AMP (Accelerated Mobile Page) merupakan fitur milik Google yang keunggulan utamanya adalah memastikan konten dalam website Anda diakses lebih cepat di perangkat mobile.

Google yang keunggulan utamanya adalah memastikan konten dalam website Anda diakses lebih cepat di perangkat mobile.

36

Pada dasarnya, Google AMP akan membuat halaman website Anda lebih ringan. Penggunaan CSS, JavaScript, dan HTML akan diminimalisir oleh AMP sehingga memerlukan waktu muat lebih sedikit. Teknisnya, di sini AMP akan menyimpan cache website terlebih dahulu. Cache inilah yang nantinya akan dimuat kembali supaya browser tidak perlu mengunduh file berulang kali untuk sekedar membuka halaman website.

Google AMP dapat diinstall seperti plugin lain pada umumnya. Anda perlu login dashboard WordPress kemudian langsung menuju Plugin > AMP. Kemudian, pilih plugin AMP seperti gambar di bawah ini:

. Kemudian, pilih plugin AMP seperti gambar di bawah ini: Setelah instalasi AMP berhasil, akses Appearance

Setelah instalasi AMP berhasil, akses Appearance > AMP untuk melihat tampilan website Anda melalui perangkat mobile. Anda dapat menyesuaikan warna dan tampilan di perangkat mobile melalui pengaturan di Appearance berikut ini.

berikut ini. Pelajari juga SEO secara mendalam dengan membaca Ebook Panduan SEO Meningkatkan Peringkat Website 37

37

5.4 Solusi dari Segi Plugin dan Tema

5.4 Solusi dari Segi Plugin dan Tema 5.4.1 Hapus Plugin Tidak Terpakai Plugin berfungsi untuk membantu

5.4.1 Hapus Plugin Tidak Terpakai

Plugin berfungsi untuk membantu meningkatkan kinerja website Anda. Akan tetapi, pastikan Anda hanya menggunakan plugin sesuai kebutuhan. Plugin yang tidak Anda gunakan namun tetap terpasang akan memperlambat website Anda.

Semakin banyak Anda menggunakan plugin, semakin banyak sumber daya yang Anda butuhkan. Hal ini tentunya akan mempengaruhi performa website. Oleh karena itu, gunakan plugin secara optimal, cukup gunakan satu plugin dengan fungsi yang sama atau Anda bisa melakukan instalasi satu plugin dengan banyak fungsi.

Apabila saat ini Anda sudah menggunakan banyak plugin dan bingung plugin mana saja yang akan di uninstal, maka gunakanlah Plugin Performance Profiler. Sehingga nantinya Anda akan mengetahui plugin mana saja yang tetap Anda gunakan atau bahkan Anda ganti.

5.4.2. Gunakan Tema WordPress yang Ringan, Cepat, dan Asli

Saat memilih tema untuk WordPress, jangan hanya lihat dari tampilan saja. Anda sebaiknya memilih tema yang tidak terlalu berat, sehingga ketika diakses tidak memperberat load website Anda. Sangat disayangkan apabila pengunjung website Anda belum sempat mendapat informasi penting website disebabkan tema Anda yang terlalu berat. Selain itu, sebaiknya Anda menggunakan tema WordPress premium yang mendukung SEO agar lebih disenangi mesin pencari dan lebih diutamakan oleh Google.

oleh Google. Tambah pengetahuan Anda tentang optimasi WordPress dengan mengunduh Ebook 333 Maha Tips Optimasi WordPress

38

Website Cepat:

Pengunjung Tumbuh Pesat, Untung Berlipat

Pada tahun 2000-an website loading lebih dari 20 detik masih wajar dan dimaklumi. Sebab teknologi pada saat itu belum maju dan internet pun masih baru bagi kebanyakan orang Indonesia. Memasuki tahun 2018, tuntutan kecepatan website semakin tinggi karena teknologi sudah semakin maju. Kecepatan loading website di atas 5 detik sudah tidak bisa lagi dianggap wajar oleh sebagian besar pengguna internet.

Hal tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Di era serba internet ini, kebutuhan untuk selalu terhubung melalui internet juga meningkat. Baik itu terhubung dengan internet untuk mencari informasi, berkomunikasi dengan kawan, transfer uang, hingga berbelanja secara online. Meningkatnya penggunaan internet, meningkat pula standar kualitas internet yang diharapkan, salah satunya adalah kecepatan website.

Pengguna internet membutuhkan website dengan kecepatan loading tinggi untuk memenuhi segala kebutuhannya dengan cepat. Mereka tidak bisa lagi menunggu loading lama sebuah website. Sebagai pemilik website, Anda mengemban tanggung jawab untuk menyediakan website cepat. Semakin lambat loading website Anda, semakin banyak pula pengunjung yang mengabaikan website Anda. Cara terbaik untuk bertahan di antara website kompetitor adalah dengan meningkatkan kecepatan loading-nya.

WordPress dengan kecepatan tinggi mendatangkan banyak keuntungan. Sebab pengunjung website Anda akan merasa nyaman dengan website Anda. Mereka tidak mengalami lag atau loading konten yang lambat. Dengan begitu mereka tidak akan ragu untuk kembali ke website Anda atau bahkan mengabari teman-temannya untuk mengunjungi website Anda juga.

tidak akan ragu untuk kembali ke website Anda atau bahkan mengabari teman-temannya untuk mengunjungi website Anda

39

Pada akhirnya, website cepat adalah win-win-solution baik untuk pengunjung website dan pemilik website. Pengunjung website memperoleh pengalaman menelusuri website dengan loading cepat. Sedangkan Anda, sebagai pemilik website, bisa memperoleh keuntungan dari banyaknya pengunjung. Jika Anda mengelola blog, Anda bisa memasang iklan AdSense. Jika Anda mengelola website toko online, Anda bisa mengonversikan pengunjung menjadi konsumen Anda. Intinya website cepat adalah kunci agar pengunjung website tumbuh pesat dan mendapatkan keuntungan berlipat.

Jadi, sudah siap membuat WordPress Super Cepat? Mari buat WordPress super cepat bersama Niagahoster!

berlipat. Jadi, sudah siap membuat WordPress Super Cepat? Mari buat WordPress super cepat bersama Niagahoster! 40
berlipat. Jadi, sudah siap membuat WordPress Super Cepat? Mari buat WordPress super cepat bersama Niagahoster! 40
berlipat. Jadi, sudah siap membuat WordPress Super Cepat? Mari buat WordPress super cepat bersama Niagahoster! 40

40