Anda di halaman 1dari 42

Contents

1 WordPress Cepat adalah Keharusan

2 Pentingnya Kecepatan WordPress

4 Kecepatan Website dalam Angka

5 Apakah Website Anda sudah Cukup Cepat?

17 Penyebab WordPress Lambat

20 +20 Tips Kecepatan WordPress

38 Website Cepat: Pengunjung Tumbuh Pesat, Untung Berlipat


WordPress Cepat
adalah Keharusan

Apakah Anda sudah membuat website toko online yang berisi produk berkualitas,
tapi keuntungan yang diraup masih rendah? Atau Anda sudah membuat blog, tapi
angka pengunjung belum juga menunjukkan peningkatan?

Keuntungan website toko online yang rendah dan sedikitnya pengunjung blog
memang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun, ada satu faktor umum yang
bisa menyebabkan kerugian baik di website toko online maupun blog. Faktor tersebut
adalah faktor kecepatan!

Kecepatan website merupakan salah


satu faktor dasar untuk kesuksesan
website Anda. Baik Anda mengelola
website toko online, website
company profile, maupun blog
semuanya harus cepat dan responsif.

Ebook ini akan membahas tips-tips


bagaimana meningkatkan kecepatan
website WordPress Anda. Ikuti
langkah-langkah di ebook ini dan
dijamin kecepatan WordPress Anda
akan meningkat pesat!

1
1 Pentingnya
Kecepatan WordPress

Mengapa kecepatan menjadi sangat penting untuk website Anda? Berikut lima
alasannya:

Pengunjung Tidak Sabar

Pengguna internet tidak sabar untuk mendapatkan


yang mereka inginkan, baik itu mendapatkan
informasi maupun membeli produk.

Menurut riset Google, 53 persen pengguna internet


Indonesia meninggalkan website yang loadingnya
lebih dari 3 detik.

Pengunjung Tidak Kembali ke Website yang


Lambat

Sekali pengunjung tahu kalau website Anda


loading lama, kemungkinan besar mereka tidak
akan kembali mengunjungi website Anda.

Berdasarkan survey KissMetric, 79 persen


pengunjung tidak akan kembali mengunjungi
website yang mereka anggap lama loading-nya.

2
Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Smartphone

Tidak bisa dipungkiri smartphone atau telepon


pintar telah menjadi bagian tidak terpisahkan
dari masyarakat Indonesia. Menurut riset
Google 94 persen pengguna internet di
Indonesia mengakses internet melalui
smartphone.

Mayoritas pengguna internet Indonesia


mengakses internet melalui smartphone
karena lebih mudah dan lebih cepat diakses.
Sebagai pemilik website Anda harus menjawab
tantangan ini dengan mengoptimasi kecepatan
loading website di perangkat mobile.

Website Cepat, Ranking Semakin Tinggi di


Google

Untuk menentukan ranking di hasil pencarian,


Google menggunakan berbagai faktor. Salah
satu faktor utamanya adalah kecepatan loading
website Anda. Semakin cepat loading website,
semakin bagus nilai website Anda di penilaian
Google. Faktor ini berlaku untuk hasil pencarian
di desktop dan mobile.

Website cepat: Pengunjung Tumbuh Pesat


dan Untung Juga Berlipat

Meningkatkan kecepatan loading website


tidak muncul tanpa tujuan. Kecepatan website
yang tinggi akan meningkatkan pertumbuhan
pengunjung website. Selain itu, website yang
cepat juga membuat pengalaman pengunjung
jadi lebih baik sehingga memudahkan mereka
untuk melakukan pembelian dan transaksi di
website.

3
2 Kecepatan Website
dalam Angka

4
3 Apakah Website Anda
Sudah Cukup Cepat?

Kini saatnya bagi Anda untuk mengecek kecepatan website Anda sendiri. Ada
beberapa cara untuk mengecek kecepatan website. Terdapat dua cara efektif dan
akurat untuk mengecek kecepatan website Anda. Cara pertama adalah dengan
menggunakan PageSpeed Google. PageSpeed Google memungkinkan Anda untuk
mengecek kecepatan website di perangkat desktop dan mobile.

Berikut langkah-langkah mengecek kecepatan website menggunakan PageSpeed


Google:

3.1 Cek Kecepatan Website di PageSpeed Google

1. Buka Website PageSpeed Google

2. Ketik Alamat Website Anda

5
3. Dapatkan Analisis

Google akan menilai kecepatan loading website Anda


menggunakan skala persen. Nilai 0 sampai 49 persen menunjukkan
website Anda lambat. Nilai 50 sampai 89 persen menunjukkan
kecepatan website Anda sudah mencapai rata-rata. Terakhir, nilai
90 sampai 100 persen menandakan website Anda cepat.

4. Cara Membaca Analisis PageSpeed Google


Selain analisis kecepatan website secara umum, PageSpeed
Google juga menjabarkan analisisnya menjadi enam bagian. Enam
analisis tersebut adalah Field Data, Origin Summary, Lab Data,
Opportunities, Diagnostics, dan Passed Audits. Berikut adalah
penjelasannya:

• Field Data dan Origin Summary

6
Field Data dan Origin Summary adalah nilai kecepatan berdasarkan
First Contentful Paint dan First Input Delay. First Contentful
Paint adalah waktu di mana gambar atau teks pertama muncul.
Sedangkan First Input Delay adalah jarak waktu antara interaksi
pertama pengunjung (klik tautan/link) dan respon pertama browser
menanggapi interaksi tersebut. Website Anda termasuk cepat jika
kedua nilai FCP dan FID sama-sama tinggi. Jika salah satu, FCP atau
FID, mendapatkan nilai rendah, website Anda termasuk lambat.

• Lab Data

 First Contentful Paint adalah waktu di mana gambar atau


teks pertama muncul

 Speed Index menunjukkan seberapa cepat isi halaman


terlihat jelas. Semakin rendah nilainya semakin bagus.

 Time to Interactive adalah waktu pertama yang


menunjukkan sebuah halaman dianggap interaktif secara
penuh

 First Meaningful Paint mengukur kapan konten utama dari


sebuah halaman muncul

 First CPU Idle menandakan waktu pertama di mana sebuah


halaman pengunjung bisa melakukan input

 Estimated Input Latency menunjukkan lama waktu yang


dibutuhkan sebuah website untuk merespon input yang
dimasukkan pengguna

7
• Opportunities

Opportunities menunjukkan apa saja langkah optimasi yang bisa


Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan website.

• Diagnostics

Diagnostics berisi detail kinerja website Anda yang belum


disebutkan di analisis-analisis sebelumnya.

8
• Passed Audits

Passed Audits berisi laporan langkah-langkah optimasi apa saja


yang sudah berhasil Anda lakukan.

3.2 Cek Kecepatan Website di GTMetrix

1. Buka Website GTMetrix

Masukkan alamat website yang ingin dianalisis. Untuk melanjutkan,


silakan klik tombol Analyze seperti yang terlihat pada gambar di
atas.

9
2. Tunggu beberapa saat hingga proses analisis selesai dan tampil
hasilnya. Akan terlihat hasil dari Google Page Speed, skor YSlow,
Loading Time, dan Page Size

3. Dapatkan Hasil Analisis

Gambar di atas adalah contoh hasil analisis website yang


dilakukan oleh GTMetrix. Cukup penting untuk memahami setiap
penjelasan pada masing-masing tab supaya Anda dapat melakukan
pengaturan untuk meningkatkan kecepatan website.

4. Membaca Hasil Analisis adalah sangat penting memahami hasil


analisis GTMetrix, supaya anda dapat melakukan perbaikan sesuai
dengan saran yang diberikan. Hasil analisis GTMetrix terbagi
menjadi enam bagian, yaitu Page Speed, YSlow, Waterfall, Timings,
Video, dan History. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:

10
• Page Speed

Pada bagian paling kiri Anda dapat melihat tab PageSpeed. Di sini
website niagahostertutorial.com memiliki PageSpeed Score 82%.
Untuk meningkatkan skor ini, Anda dapat melakukan optimasi pada
bagian website yang masih memiliki skor rendah.

11
• YSlow

YSlow adalah bagian dari hasil analisis website. Sama seperti


Google Page Speed, hasil analisis yang ditampilkan YSlow juga
menunjukkan bagian website yang menyebabkan penurunan
performa.

Tab ini memberikan saran peningkatan performa halaman website


serta memberikan rincian statistik yang ada pada halaman website
Anda. Hasil analisis pada YSlow biasanya berbeda dengan
PageSpeed karena YSlow menggunakan kriteria yang berbeda.

12
• Waterfall

Selanjutnya adalah Waterfall. Dalam grafik yang tersedia Anda akan


melihat bar berwarna ungu. Ini adalah lama waktu sampai request
selesai, dan Anda dapat melihat waktu dalam hitungan detik yang
ada di bagian kanan. Anda juga dapat melihat link apa saja yang
menyebabkan kecepatan loading berkurang dengan mengarahkan
kursor ke bagian GET.

13
• Timings

Tab Timings akan menampilkan hasil analisis lanjutan, termasuk


durasi loading halaman. Rincian yang tersedia di sini berupa redirect
time, connect time, backend time, dan sebagainya.

Pada bagian ini Anda dapat melihat proses pengetesan website


dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum
melakukan pengetesan.

Seperti namanya, tab History berisi data pengetesan website yang


pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus
setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki akun.

14
• Video

Pada bagian ini Anda dapat melihat proses pengetesan website


dalam bentuk video. Anda perlu login terlebih dahulu sebelum
melakukan pengetesan.

15
• History

Seperti namanya, tab History berisi data pengetesan website yang


pernah Anda lakukan sebelumnya. History akan otomatis terhapus
setelah 30 hari jika Anda tidak memiliki akun.

16
4 Penyebab
WordPress Lambat

4.1 Performa Server Tidak Maksimal

Memilih layanan hosting yang tepat merupakan faktor vital


dalam kualitas kecepatan website Anda. Sebab salah satu
faktor kecepatan website Anda adalah kualitas web server
yang digunakan oleh penyedia layanan hosting yang Anda pilih.
Terdapat berbagai jenis web server dan setiap server berbeda-
beda kualitasnya. Beberapa di antaranya adalah Apache, Nginx, IIS
(Microsoft), Google Web Server (GWS), dan LiteSpeed Web Server.
Untuk saat ini, performa web server terbaik adalah LiteSpeed Web
Server.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan lokasi server


dari penyedia hosting. Semakin jauh lokasi server dari target
pengunjung Anda, kemungkinan lebih lambat pula kecepatan
website yang dihasilkan.

17
4.2 Kurangnya Optimasi Konten dan File Website

Agar website bisa diakses secara online, Anda perlu menyimpan


berbagai macam file seperti CSS, HTML, Javascript di disk space
yang disediakan layanan hosting. Jika tidak dikelola secara
maksimal, file-file tersebut bisa memberatkan website Anda dan
berpengaruh pada kecepatan website.

Begitu juga dengan file-file seperti gambar dan video. Sebuah


website atau blog tentu terasa kosong tanpa adanya konten-konten
seperti gambar, foto, ilustrasi, infografik, atau video. Menggunakan
konten-konten tersebut sah-sah saja, bahkan sangat disarankan
untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung. Akan tetapi,
konten-konten tersebut bisa menjadi masalah untuk kecepatan
website jika tidak dioptimasi.

4.3 Konfigurasi atau Pengaturan Bermasalah

Konfigurasi atau pengaturan yang Anda terapkan di WordPress pun


bisa mempengaruhi kecepatan website Anda. Anda tidak bisa serta
merta menggunakan pengaturan default dari WordPress. Sebab
konfigurasi default WordPress adalah konfigurasi dasar sehingga
Anda perlu melakukan beberapa perubahan dan modifikasi untuk
meningkatkan kecepatan website atau blog Anda.

Beberapa konfigurasi yang perlu diubah adalah pengaturan update


tema dan plugin, pengaturan login, pengaturan batasan konten
per halaman, pengelolaan link, pengelolaan database, hingga
pengaturan optimasi di perangkat mobile.

18
4.4 Banyak Plugin dan Tema Tidak Terpakai

Di awal pembuatan website, mungkin Anda sering asal memasang


plugin atau tema untuk percobaan. Bisa jadi Anda memasang
beberapa plugin yang memiliki fungsi serupa. Bahkan terkadang
beberapa orang memasang plugin tanpa tahu apa fungsi plugin
tersebut. Plugin-plugin yang tidak terpakai ini menjadi beban untuk
resource hosting yang bisa menyebabkan menurunnya kecepatan
website.

Begitu juga dengan tema tidak terpakai. Setelah mencoba belasan


atau bahkan puluhan tema WordPress, pada akhirnya Anda hanya
memasang satu tema, bukan? Tema-tema WordPress yang tidak
terpakai akan menjadi beban untuk resource hosting yang juga
berakibat pada kecepatan website yang menurun.

Meskipun terlihat sepele, plugin dan tema yang tidak digunakan


bisa mempengaruhi kecepatan website Anda.

19
5 20+ Tips
Kecepatan WorPress

Setiap masalah tentu ada solusinya, termasuk masalah kecepatan website Anda.
Solusi di bawah ini dikelompokkan berdasarkan empat faktor penyebab di poin
sebelumnya. Di bab ini akan dijelaskan 20+ tips untuk mengatasi masalah-masalah
kecepatan WordPress sehingga kecepatan website Anda bisa meningkat pesat.

5.1 Solusi dari Segi Server

5.1.1 Pilih Server yang Paling Dekat dengan Visitor

Hal paling pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah lokasi


servernya. Pilihlah layanan hosting yang menyediakan server
di negara mayoritas pengunjung website Anda berasal. Misal
mayoritas pengunjung website Anda berasal dari Indonesia maka
pilihlah penyedia hosting yang memiliki server di Indonesia.

Pemilihan lokasi server penting karena berpengaruh pada dua


hal, yaitu Network Latency dan TTFB. Network Latency adalah
waktu delay selama transmisi data dalam sebuah jaringan. Secara
singkat, semakin jauh servernya semakin besar waktu delaynya
yang menyebabkan loading website lebih lambat. Sedangkan
TTFB (Time to First Byte) adalah waktu yang diperlukan browser
untuk menerima byte pertama dari server. Semakin jauh servernya
dari komputer penerima, semakin tinggi waktu angka TTFB-nya
sehingga loading website Anda jadi lama.

20
5.1.2 Pilih Hosting dengan Server Performa Tinggi

Penyedia hosting adalah perusahaan yang menyimpan semua


data website Anda. Anda tidak bisa asal-asalan dalam memilih
penyedia hosting karena bisa berpengaruh terhadap keamanan dan
kecepatan website Anda.

Selain lokasi server, elemen hosting yang perlu Anda perhatikan


adalah jenis server yang digunakan. Pilihlah penyedia hosting yang
menggunakan LiteSpeed Web Server untuk servernya. LiteSpeed
Web Server adalah teknologi server terbaru dan terbaik saat ini.
Dibandingkan dengan server Apache, LiteSpeed Web Server bisa
meningkatkan kecepatan website Anda hingga enam kali lipat.
Selain itu, LiteSpeed Web Server juga meningkatkan performa PHP
hingga 50 persen.

Fakta menarik : Niagahoster sudah menggunakan teknologi


LiteSpeed Web Server!

5.1.3 Gunakan CDN

Content Delivery Network atau CDN adalah jaringan server yang


terletak di seluruh dunia. Teknologi ini didesain untuk mengirimkan
konten website WordPress Anda, dari gambar, CSS, JavaScript,
hingga video.

21
CDN akan membantu website Anda lebih cepat diakses dari
lokasi manapun. Jika pada umumnya lokasi server mempengaruhi
kecepatan akses, CDN akan membuat website Anda cepat diakses
dari lokasi manapun. Jaringan CDN terdapat di seluruh dunia dan
menyimpan file statis website Anda. Di mana pun lokasi server
Anda, pengunjung website akan mendapatkan informasi dari CDN
terdekat sehingga website menjadi lebih cepat diakses.

Sebagai contoh, lokasi server Anda di Amerika Serikat dan


pengunjung website berada di Indonesia. Para pengunjung akan
mendapatkan informasi dari CDN terdekat, bukan langsung dari
server Anda di Amerika Serikat. Penjelasan lengkap serta cara
menggunakan CDN dapat Anda simak dalam artikel berikut ini.

5.2 Solusi dari Segi Resource

5.2.1 Optimasi Ukuran Gambar

Bagaimana Anda bisa mengunggah gambar berukuran kecil dengan


kualitas tetap bagus? Anda harus mengoptimasi gambar tersebut
untuk mempertahankan kualitasnya dengan ukuran yang lebih kecil.
Berikut adalah langkah optimasi gambar di website WordPress
Anda:

• Memilih Format File yang Tepat

Sebelum mulai mengoptimasi gambar dengan bantuan plugin atau


kompresor, pastikan Anda sudah memilih format gambar yang
tepat. Dua format gambar yang paling umum adalah JPEG dan
PNG.

Format JPEG biasanya digunakan untuk hasil fotografi atau gambar


umum karena memiliki file size yang lebih kecil, kualitas gambar
yang solid, dan dapat di-resize dan dikompres tanpa mengurangi
kualitas secara drastis.

PNG biasanya digunakan untuk vektor, logo, screenshot, dan


gambar-gambar yang lebih kecil. Biasanya ukurannya lebih besar
dibanding JPEG.

Selain JPEG dan PNG, terdapat berbagai format gambar lain, tetapi
tidak direkomendasikan untuk gambar di blog ataupun website.

22
• Kompres Gambar

Ketika mengompres gambar, Anda harus menemukan


keseimbangan antara kualitas kompres dan ukuran gambar. Tujuan
Anda adalah mendapatkan kualitas kompres yang tinggi dengan
ukuran gambar seminimal mungkin.

 Alat Optimasi Gambar Desktop

Alat optimasi gambar via desktop memungkinkan Anda untuk


mengontrol pengaturan optimasi yang Anda inginkan. Beberapa
alat yang populer adalah sebagai berikut Adobe Photoshop,
Gimp, Affinity Photo, dan Paint.

 Alat Optimasi Gambar Otomatis

Jika Anda menginginkan cara kompres yang lebih mudah, Anda


bisa menggunakan alat optimasi gambar otomatis. Beberapa alat
optimasi gambar otomatis yang bisa Anda gunakan adalah TinyPG,
ImageOptim, OptiPNG, Trimage, dan Kraken.

 Plugin Kompres WordPress

23
WordPress juga menyediakan berbagai plugin untuk membantu
Anda menyelesaikan masalah optimasi gambar. Beberapa
plugin yang bisa Anda gunakan adalah Imagify Image Optimizer,
ShortPixel Image Optimizer, WP Smush, dan Optimus Image
Optimizer.

• Resize Gambar untuk Tampilan Lebih Optimal

Sebelum mulai mengoptimasi gambar, sebaiknya Anda membuat


gambar yang akan diunggah ke dalam ukuran yang tepat. Perbaiki
terlebih dahulu dimensi gambar Anda, dengan begitu optimasinya
akan lebih mudah.

Misalnya, Anda hanya membutuhkan gambar dengan dimensi 300


X 300, tetapi Anda malah mengunggah gambar dengan dimensi
3000 X 3000. Hal ini akan membuat loading gambar tersebut
lambat yang mungkin akan menjengkelkan bagi pembaca.

Untuk menentukan dimensi gambar yang akan diunggah, Anda bisa


menyesuaikannya dengan dimensi gambar dari tema yang Anda
gunakan.

Usahakan setiap gambar yang diunggah di WordPress tidak


melebihi 100 KB

5.2.2 Aktifkan Gzip Compression

Ketika Anda menggunakan kompresi Gzip loading website


WordPress Anda menjadi semakin cepat. Kompresi gzip berfungsi
untuk memperkecil ukuran file website CSS, HTML, javascript, json,
xml maupun font. Selain mempercepat loading website, sumber
daya server dan bandwidth hosting Anda akan menjadi lebih
hemat.

24
Menggunakan cara ini, pengunjung website Anda tentu akan
merasa lebih senang karena tidak perlu menunggu lama untuk
mengakses website. Cara mengaktifkan kompresi Gzip bisa Anda
lakukan secara manual melalui cPanel. Login cPanel hosting Anda,
kemudian salin copy kode berikut dan paste pada .htacess Anda.

<IfModule mod_filter.c>
<IfModule mod_deflate.c>
AddOutputFilterByType DEFLATE “application/atom+xml” \
“application/javascript” \
“application/json” \
“application/ld+json” \
“application/manifest+json” \
“application/rdf+xml” \
“application/rss+xml” \
“application/schema+json” \
“application/vnd.geo+json” \
“application/vnd.ms-fontobject” \
“application/x-font-ttf” \
“application/x-javascript” \
“application/x-web-app-
manifest+json” \
“application/xhtml+xml” \
“application/xml” \
“font/eot” \
“font/opentype” \
“image/bmp” \
“image/svg+xml” \
“image/vnd.microsoft.icon” \
“image/x-icon” \
“text/cache-manifest” \
“text/css” \
“text/html” \
“text/javascript” \
“text/plain” \
“text/vcard” \
“text/vnd.rim.location.xloc” \
“text/vtt” \
“text/x-component” \
“text/x-cross-domain-policy” \
“text/xml”
</IfModule>
</IfModule>

25
5.2.3 Gunakan Embed untuk Video

Apabila Anda akan menyisipkan video dalam post atau


website, sebaiknya Anda jangan langsung upload. Anda dapat
menggunakan fasilitas embed video dari Youtube cantumkan pada
editor WordPress. Nantinya video ini akan ditampilkan secara
otomatis saat publish.

Terdapat tiga cara untuk menambahkan embed video YouTube


di WordPress. Cara pertama sangat mudah karena hanya perlu
menyalin URL video langsung ke postingan dan akan secara
otomatis muncul embed video di postingan Anda.

Tidak hanya YouTube, WordPress juga menyediakan cara otomatis


tersebut untuk video-video dari platform lain. Beberapa di antaranya
adalah Twitter, Facebook, Vimeo, Dailymotion, dan TED.

Cara kedua adalah menggunakan shortcode. WordPress


memungkinkan Anda untuk mengatur ukuran embed video
YouTube dengan menggunakan shortcode. Untuk bisa mengatur
ukuran embed video yang ditampilkan, Anda dapat menggunakan
shortcode di bawah ini:

26
Anda bisa mengubah ukuran tinggi (height) dan lebar (width) sesuai
yang diinginkan.

Cara terakhir adalah menggunakan plugin. Banyak plugin yang


menyediakan fitur menambahkan embed video ke WordPress.
Beberapa di antaranya adalah YouTube by Embed Plus, YouTube
Showcase, WpDevArt YouTube Embed, Hide YouTube Related
Video, YouTube Widget Responsive, dan YourChannel.

5.2.4 Minify CSS, Javascript, dan HTML

Pastikan file-file website Anda tidak memperberat load website.


Salah satu caranya adalah dengan melakukan minify. Minify
merupakan istilah dalam pemrograman yang mengacu pada proses
menghapus karakter yang tidak diperlukan dalam mengeksekusi
kode. Minify dapat meningkatkan loading halaman website, yang
dalam jangka panjang dapat berpengaruh pada meningkatnya
kenyamanan pelanggan pada website Anda.

Cara termudah untuk melakukan minify file-file CSS, Javascript,


dan HTML di website Anda adalah menggunakan bantuan plugin.
Beberapa plugin yang terbukti kualitasnya untuk minify adalah
WordPress Minify dan W3 Total Cache.

5.2.5 Optimasi Database WordPress

Berbagai aktivitas di website WordPress Anda akan menambah


kerja dan database semakin berat. Website WordPres Anda
tentunya semakin hari semakin berkembang Komentar SPAM,
tags yang tidak digunakan, bahkan revisi yang terlalu banyak akan
memperberat database yang mengakibatkan website semakin
lemot. Untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan plugin
WP-Optimize yang sudah tersedia di WordPress Anda. Cukup
lakukan install dan aktifkan dan Anda dapat mengontrol secara
penuh website WordPress Anda.

5.2.6. Aktifkan Caching (LiteSpeed Cache)

Caching adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan


kecepatan website WordPress Anda. Caching adalah proses
penyimpanan sementara data atau halaman HTML dan konten
sebuah website untuk mengurangi penggunaan resource dan
loading server. Secara sederhana, cache adalah teknologi yang
membantu menampilkan halaman website lebih cepat.

27
Dengan teknologi caching, website Anda tidak perlu mengambil
data dari server berulang-ulang untuk menampilkan halaman
website yang sama sehingga kecepatan loading bisa meningkat.

Jika Anda sudah menggunakan hosting yang ditenagai LiteSpeed


Web Server, mengaktifkan LIteSpeed Cache adalah langkah
terbaik untuk kecepatan WordPress Anda. Mengapa bisa begitu?
Sebab kombinasi LiteSpeed Web Server dan LiteSpeed Cache
bisa meningkatkan kecepatan WordPress Anda berkali lipat dan
mengungguli kombinasi server dan plugin caching lainnya.

Bisa Anda lihat pada grafik di atas, kombinasi LiteSpeed Web


Server dan LiteSpeed Cache berada di posisi teratas dibanding
kombinasi server dan plugin caching lainnya. Tidak hanya
menduduki peringkat pertama di kategori kecepatan, kombinasi
keduanya juga paling stabil.

Baca artikel lengkap mengenai keunggulan LiteSpeed di artikel


Panduan Lengkap LiteSpeed Cache!

5.2.7 Cara Install dan Konfigurasi LiteSpeed Cache

Untuk menginstall LiteSpeed Cache secara manual, Anda perlu


login ke dashboard WordPress Anda terlebih dahulu, kemudian ikuti
langkah-langkah di bawah ini:

1. Login ke dashboard WordPress Anda

2. Pilih menu Plugins > Add New

28
3. Pada search bar, ketikkan LiteSpeed kemudian Install plugin
LiteSpeed Cache

4. Setelah terinstal, klik Activate untuk mengaktifkan plugin ini

Konfigurasi LiteSpeed WP Cache

Konfigurasi LiteSpeed WP Cache sendiri tidak terlalu rumit. Anda


hanya perlu mengikuti panduan di bawah untuk mengecek seperti
apa seharusnya LiteSpeed WP Cache berjalan di WordPress Anda.
Untuk konfigurasinya sendiri akan dibagi ke 3 bagian penting, yakni
General, Cache dan Optimize.

Caranya sama, Anda perlu login ke dashboard WordPress Anda


terlebih dahulu, kemudian klik menu LiteSpeed Cache yang
terdapat pada sidebar menu dashboard WordPress.

29
1. General

Pada tab General, terdapat daftar setting TTL (time-to-live) yang


mengontrol seberapa lama masing-masing tipe konten disimpan di
dalam cache.

• Pastikan bahwa LiteSpeed Cache berada dalam kondisi Enable


seperti screenshot di bawah ini:

• Anda bisa mengabaikan bagian yang ada di bawahnya (bagian


default TTL) karena secara otomatis sudah teroptimasi saat Anda
mengaktifkan LiteSpeed Cache.

30
• Selain itu, Anda juga bisa memilih untuk mengaktifkan atau
menonaktifkan upgrade otomatis pada tombol ini:

2. Cache

Pada tab Cache terdapat setting yang mengontrol cache pada tipe-
tipe khusus seperti halaman login, REST API calls, dan lain-lain.

Untuk tab Cache Control Settings ini, Anda bisa membuat


konfigurasi seperti screenshot di bawah ini:

31
3. Optimize

Untuk menemukan tab Optimize ini, pertama-tama Anda perlu klik


tab Show Advanced Options yang terdapat di sisi kanan.

Pada tab Optimize ini, pastikan konfigurasi Anda lakukan dengan


hati-hati. Lakukan test dan verifikasi menyeluruh pada website
Anda setelah melakukan optimasi sebagai berikut:

• Pastikan untuk mengaktifkan (set ke “ON”) pada seluruh


konfigurasi yang ada.

32
5.3 Solusi dari Segi Konfigurasi

5.3.1 Disable Trackback dan Pingback

Trackback dan pingback dapat membuat website WordPress


semakin cepat terindeks mesin pencari. Akan tetapi, fitur ini
seringkali dimanfaatkan oleh para spammer untuk mendapatkan
backlink otomatis. Spam yang dikirimkan lambat laun akan menjadi
sampah di database WordPress Anda. Hal ini, tentu saja, dapat
menyebabkan loading website menjadi lebih lambat. Untuk
menonaktifkan, Anda bisa menggunakan plugin bernama Disable
XML-RPC Pingback.

Sebagai alternatif, Anda juga dapat melakukannya secara manual


melalui Dashboard WordPress Anda > Settings > Discussion >
Hilangkan centang pada opsi allow link notifications

5.3.2 Batasi Postingan per Halaman

Tampilkan konten andalan Anda pada halaman utama. Akan tetapi,


sebaiknya Anda tidak serta-merta meletakkan semua konten
yang ada di sana. Waktu load website akan berkurang secara
signifikan dengan membatasi jumlah tampilan postingan di setiap
halamannya. Sebanyak 5 hingga 7 postingan tentu akan lebih
meringankan dibandingkan 10-15 postingan di setiap halaman.

33
Cara membatasi jumlah postingan di halaman WordPress cukup
mudah. Buka dashboard WordPress, lalu klik Setting > Reading.
Setelah itu akan muncul pengaturan seperti di bawah ini:

Anda bisa mengatur jumlah postingan di halaman WordPress di


pilihan Blog pages show at most sesuai dengan jumlah yang
Anda inginkan.

5.3.3 Perbaiki Broken Link

Broken link akan mengakibatkan suatu halaman tidak dapat diakses


dan menampilkan pesan Error 404. Siapa pun yang mengakses
website dan menginginkan suatu informasi pasti akan kecewa dan
akan langsung keluar dari website Anda. Banyaknya kunjungan
halaman yang rusak akan mempengaruhi citra Anda di mesin
pencari maupun pengunjung website Anda. Karenanya, pastikan
setiap halaman website dapat diakses dengan baik.

Anda pun tidak perlu repot-repot melakukannya secara manual.


Dengan Google Webmaster Tools, Anda hanya perlu register dan
melakukan pengecekan. Alhasil, semua broken link akan terdeteksi.

34
5.3.4 Turunkan Query Database

Request database WordPress ke server sangat berpengaruh


terhadap kecepatan website. Anda sebaiknya mengurangi
penggunaan tabel database dengan query tinggi. Apabila Anda
tidak mengetahui tabel database mana saja yang memberatkan
server, silakan gunakan plugin Query Monitor. Plugin ini akan
membantu Anda melakukan pengecekan database. Informasi query
database yang membebani performa server maupun query yang
lambat bisa Anda lihat menggunakan plugin ini dengan mudah.

5.3.5 Hapus Query String dari Sumber Statis

Menghilangkan query statis seperti style-sheet dan Javascript bisa


meningkatkan kecepatan website Anda. Akan tetapi, penghapusan
cache tidak dapat dilakukan pada link yang berisi tanda baca “?”.
Query string sebaiknya hanya digunakan untuk sumber dinamis.
Lalu bagaimana cara menghapus query string dari sumber statis?
Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan plugin Remove Query
String from Static Resources.

5.3.6 Selalu Gunakan WordPress Versi Terbaru

WordPress merupakan platform open source yang selalu


berkembang dan terus disempurnakan. Anda harus selalu
melakukan update versi terbaru WordPress karena update
dilakukan untuk memperbarui fitur dan menghilangkan bug dalam
versi sebelumnya. Jadi biasanya versi terbaru WordPress lebih baik
kualitasnya untuk keamanan dan kecepatan. WordPress yang tidak
update lebih lambat dan rentan terhadap ancaman seperti malware,
virus, bahkan ancaman hacker.

Update WordPress dapat dilakukan secara otomatis atau manual.


Anda bisa melakukan update WordPress secara otomatis melalui
dashboard seperti di bawah ini:

35
5.3.7 Meminimalkan Redirect

Terkadang Anda membutuhkan redirect untuk mengarahkan


pengunjung dari halaman website A ke halaman website B. Jadi
ketika pengunjung klik link untuk membuka halaman website
A, mereka akan diarahkan ke halaman website B. Biasanya
hal ini terjadi ketika halaman website A sudah usang sehingga
pengunjung diarahkan ke halaman website yang sudah diperbarui,
yaitu halaman website B.

Walaupun bermanfaat, sayangnya redirect membutuhkan


permintaan load HTTP berlebih dan menambah delay transmisi
data dari server ke browser pengunjung. Jadi gunakan fitur redirect
hanya untuk keadaan mendesak saja.

5.3.8 Batasi Revisi

Membatasi revisi postingan memang tidak serta-merta menambah


kecepatan website. Akan tetapi, hal ini dapat meringankan database
WordPress Anda. Revisi postingan yang menumpuk akan berimbas
pada menumpuknya sampah dalam database Anda. Batasi revisi
dalam setiap postingan dengan cara menambahkan kode berikut di
wp-config Anda:
define( ‘WP_POST_REVISIONS’, 5 );

Isikan angka sesuai jumlah revisi yang Anda inginkan.

5.3.9 Aktifkan Google AMP

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, mayoritas pengguna


internet Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile.
Tentu hal ini menjadi tugas bagi Anda untuk menyediakan website
yang cepat diakses, terutama di perangkat mobile. Oleh karena itu,
sebaiknya Anda mengaktifkan Google AMP.

Google AMP (Accelerated Mobile Page) merupakan fitur milik


Google yang keunggulan utamanya adalah memastikan konten
dalam website Anda diakses lebih cepat di perangkat mobile.

36
Pada dasarnya, Google AMP akan membuat halaman website
Anda lebih ringan. Penggunaan CSS, JavaScript, dan HTML akan
diminimalisir oleh AMP sehingga memerlukan waktu muat lebih
sedikit. Teknisnya, di sini AMP akan menyimpan cache website
terlebih dahulu. Cache inilah yang nantinya akan dimuat kembali
supaya browser tidak perlu mengunduh file berulang kali untuk
sekedar membuka halaman website.

Google AMP dapat diinstall seperti plugin lain pada umumnya.


Anda perlu login dashboard WordPress kemudian langsung menuju
Plugin > AMP. Kemudian, pilih plugin AMP seperti gambar di
bawah ini:

Setelah instalasi AMP berhasil, akses Appearance > AMP untuk


melihat tampilan website Anda melalui perangkat mobile. Anda
dapat menyesuaikan warna dan tampilan di perangkat mobile
melalui pengaturan di Appearance berikut ini.

Pelajari juga SEO secara mendalam dengan membaca Ebook


Panduan SEO Meningkatkan Peringkat Website

37
5.4 Solusi dari Segi Plugin dan Tema

5.4.1 Hapus Plugin Tidak Terpakai

Plugin berfungsi untuk membantu meningkatkan kinerja website


Anda. Akan tetapi, pastikan Anda hanya menggunakan plugin
sesuai kebutuhan. Plugin yang tidak Anda gunakan namun tetap
terpasang akan memperlambat website Anda.

Semakin banyak Anda menggunakan plugin, semakin banyak


sumber daya yang Anda butuhkan. Hal ini tentunya akan
mempengaruhi performa website. Oleh karena itu, gunakan plugin
secara optimal, cukup gunakan satu plugin dengan fungsi yang
sama atau Anda bisa melakukan instalasi satu plugin dengan
banyak fungsi.

Apabila saat ini Anda sudah menggunakan banyak plugin dan


bingung plugin mana saja yang akan di uninstal, maka gunakanlah
Plugin Performance Profiler. Sehingga nantinya Anda akan
mengetahui plugin mana saja yang tetap Anda gunakan atau
bahkan Anda ganti.

5.4.2. Gunakan Tema WordPress yang Ringan, Cepat, dan Asli

Saat memilih tema untuk WordPress, jangan hanya lihat dari


tampilan saja. Anda sebaiknya memilih tema yang tidak terlalu
berat, sehingga ketika diakses tidak memperberat load website
Anda. Sangat disayangkan apabila pengunjung website Anda
belum sempat mendapat informasi penting website disebabkan
tema Anda yang terlalu berat. Selain itu, sebaiknya Anda
menggunakan tema WordPress premium yang mendukung SEO
agar lebih disenangi mesin pencari dan lebih diutamakan oleh
Google.

Tambah pengetahuan Anda tentang optimasi WordPress dengan


mengunduh Ebook 333 Maha Tips Optimasi WordPress

38
Website Cepat:
Pengunjung Tumbuh
Pesat, Untung Berlipat

Pada tahun 2000-an website loading lebih dari 20 detik masih wajar dan dimaklumi.
Sebab teknologi pada saat itu belum maju dan internet pun masih baru bagi
kebanyakan orang Indonesia. Memasuki tahun 2018, tuntutan kecepatan website
semakin tinggi karena teknologi sudah semakin maju. Kecepatan loading website
di atas 5 detik sudah tidak bisa lagi dianggap wajar oleh sebagian besar pengguna
internet.

Hal tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Di era serba internet ini, kebutuhan untuk
selalu terhubung melalui internet juga meningkat. Baik itu terhubung dengan internet
untuk mencari informasi, berkomunikasi dengan kawan, transfer uang, hingga
berbelanja secara online. Meningkatnya penggunaan internet, meningkat pula
standar kualitas internet yang diharapkan, salah satunya adalah kecepatan website.

Pengguna internet membutuhkan website dengan kecepatan loading tinggi untuk


memenuhi segala kebutuhannya dengan cepat. Mereka tidak bisa lagi menunggu
loading lama sebuah website. Sebagai pemilik website, Anda mengemban tanggung
jawab untuk menyediakan website cepat. Semakin lambat loading website Anda,
semakin banyak pula pengunjung yang mengabaikan website Anda. Cara terbaik
untuk bertahan di antara website kompetitor adalah dengan meningkatkan
kecepatan loading-nya.

WordPress dengan kecepatan tinggi mendatangkan banyak keuntungan. Sebab


pengunjung website Anda akan merasa nyaman dengan website Anda. Mereka tidak
mengalami lag atau loading konten yang lambat. Dengan begitu mereka tidak akan
ragu untuk kembali ke website Anda atau bahkan mengabari teman-temannya untuk
mengunjungi website Anda juga.

39
Pada akhirnya, website cepat adalah win-win-solution baik untuk pengunjung
website dan pemilik website. Pengunjung website memperoleh pengalaman
menelusuri website dengan loading cepat. Sedangkan Anda, sebagai pemilik
website, bisa memperoleh keuntungan dari banyaknya pengunjung. Jika Anda
mengelola blog, Anda bisa memasang iklan AdSense. Jika Anda mengelola website
toko online, Anda bisa mengonversikan pengunjung menjadi konsumen Anda.
Intinya website cepat adalah kunci agar pengunjung website tumbuh pesat dan
mendapatkan keuntungan berlipat.

Jadi, sudah siap membuat WordPress Super Cepat? Mari buat


WordPress super cepat bersama Niagahoster!

40