Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) YOGA PADA LANSIA

TEMA: Yoga Pranayama


A. JUDUL: Penyuluhan Yoga Pranayama Untuk Lansia
B. TUJUAN:
Tujuan Umum: Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 45 menit, diharapkan
peserta dapat mengerti, memahami dan melakukan gerakan yoga.
Tujuan Khusus:
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 30 menit, diharapkan peserta dapat:
1. Mengerti dan memahami tentang pengertian yoga.
2. Mengerti dan memahami tentang tujuan dan manfaat yoga.
3. Mengerti dan memahami gerakan yoga.
4. Melakukan yoga secara kontinyu
C. TEMPAT : Panti Sosial Tresna Werdha Wana Sraya
D. Waktu :
Tanggal: Senin, 13 November 2017
Jam: 15.00 s/d 15.30 wita
E. SASARAN:
Peserta: Lansia
Jumlah: 4 orang
F. METODE
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Praktek
G. MEDIA: Karpet Yoga, Poster
H. Pembagian Kelompok
1. Ketua: Juvensius Pili
2. Pemandu: Anik Eviyanti dan Winda Yasinta
3. Fasilitator: Sukma Widyandari
4. Observer: Melly
I. RENCANA PELAKSANAAN

NO Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta

1 3 menit Persiapan:
a. Memberi salam Menjawab salam
b. Menjelaskan tujuan penyuluhan Mendengarkan dan
c. Menyebutkan materi/ pokok bahasan yang memperhatikan
akan disampaikan

2 25 Pelaksanakan :
menit Menjelaskan materi penyuluhan secara berurutan Menyimak dan
dan teratur. memperhatikan
Materi :
1. Pengertian yoga
2. Manfaat yoga
3. Gerakan yoga
Mempraktekkan gerakan yoga Mengikuti gerakan
yang diajarkan

3 12 Evaluasi
menit 1. Memberi kesempatan kepada peserta untuk Merespon dan
bertanya bertanya
2. Memberi kesempatan kepada peserta untuk
menjawab pertanyaan yang dilontarkan Merespon dengan
menjawab
pertanyaan

4 5 menit Penutup:
1. Menyimpulkan materi yang telah disampaikan. Menyimak
2. Menyampaikan terima kasih atas perhatian dan
waktu yang telah diberikan kepada peserta Menjawab salam
J. MATERI
YOGA PRANAYAMA
A. Pengertian
Yoga adalah suatu mekanisme penyatuan dari tubuh (body), pikiran (mind) dan jiwa
(soul) (Ridwan, 2009, hlm.127). Yoga mengkombinasikan antara teknik bernapas,
relaksasi dan meditasi serta latihan peregangan. Yoga dianjurkan pada lansi, karena yoga
memiliki efek relaksasi yang dapat meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.
Sirkulasi darah yang lancar, mengindikasikan kerja jantung yang baik (Ridwan, 2009).
Yoga yang dianjurkan untuk lansia adalah Pranayama yoga yang merupakan energi
kehidupan dalam yoga. Pranayama adalah laihan pernapasan dalam yoga. Prana berarti
“napas” dan “energy”, para ahli juga mengartikannya dengan “energy kehidupan”.
Sedangkan ayama berarti “panjang” atau “memanjang”. Pranayama menjadi salah satu
teknik penting dalam yoga karena napas adalah kekuatan (Yuliani, Sandra 2014). Teknik
yang digunakan adalah Anulom VilomPranayama dan Kapalbathi Pranayama. Dua
teknik ini digunakan karena dapat diimplmentasikan pada lansia dengan tanpa
menimbulkan pergerakan yang berlebihan untuk lansia yang secara fisik mengalami
penurunan. Kedua senam yoga ini dipilih karena juga menstimulasi pengeluaran hormon
endorphin (Sindhu, 2007).

B. Manfaat yang didapatkan dari bermacam-macam postur yoga:


-Melatih seluruh otot tubuh, karena ada otot yang jarang sekali dipergunakan bahkan
dalam banyak olahraga keras sekalipun.
-Meningkatkan asupan oksigen ke otak dan kedalam sistem tubuh
-Menstimulasi syaraf pada tulang punggung
-Memperlancar peredaran darah
-Menstimulasi kelenjar hormonal (sistem endokrin) dalam tubuh
-Memijat organ tubuh bagian dalam
-Menstabilkan fungsi kerja tubuh,
-Meningkatkan rasa nyaman, tentram dan bebas stres,
-Memperbaiki perilaku (sifat dan sikap) yang kurang baik,
-Meningkatkan rasa percaya diri,
-Pola pikir yang lebih positif dan penghargaan terhadap diri (self esteem),
-Memperlambat penuaan dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh (holistik).

C. Teknik Pernafasan dalam Senam Yoga


Ada 2 teknik pernafasan yang sebaiknya dipelajari dan dikuasai, dan dianjurkan
dilakukan setiap kali secara rutin sebelum melakukan gerakan yoga harian.

1. Anulom VilomPranayama
Anulom VilomPranayama dilakukan dengan posisi sama seperti Surya
BedhiPranayama. Pertama, tutup lubang hidung kiri dengan ibu jari tangan kiri.
Kemudian tarik napas melalui lubang hidung sebelah kanan, tahan beberapa saat
sesuai kemampuan. Lalu hembuskan melalui lubang hidung kiri dengan mentup
lubang hidung kanan. Kedua, tutup lubang hidung kanan dengan ibu jari tangan
kanan. Kemudian tarik napas melalui lubang hidung sebelah kiri, tahan beberapa
saat sesuai kemampuan. Lalu hembuskan melalui lubang hidung kanan dengan
menutup lubang hidung kiri. Lakukan gerakan ini 1-3 menit setiap tahapnya. Ketika
melakukan Anulom VilomPranayama, lakukan mulabandha. Pranayama ini
bermanfaat untuk menyeimbangkan tekanan darah, baik rendah maupun tinggi.
Juga untuk melancarkan tekanan darah, insomnia, paru-paru basah, menghilangkan
rasa cemas, takut, menyembuhkan sakit kepala, mirgen, dan vertigo.

2. KapalbathiPranayama
KapalbathiPranayama dilakukan dengan posisi duduk bersimpuh (vajrasana).
KapalbathiPranayama adalah teknik Pranayama terbaik dengan manfaat kesehatan
yang banyak. KapalbathiPranayama bekerja pada pusat jantung (chakraanahata)
serta organ lain yang berdekatan sehingga Pranayama ini dapat meningkatkan
respirasi paru-paru dan melancarkan sirkulasi darah. Dengan demikan,
KapalbathiPranayama membantu menyembuhkan penyakit yang berhubungan
dengan pernapasan, misalnya asma, bronchitis, dan lain-lain.
KapalbathiPranayama bekerja pada pusat naval (chakramanipura) dan organ yang
terkait dengan system tersebut.
KapalbathiPranayama juga membantu dari sisi mental dengan membuang semua
pikiran negative sehingga membantu menerangi pikiran. Dari sisi fisik,
KapalbathiPranayama bermanfaat untuk mengeluarkan segala penyakit dan
kelemahan dari tubuh sehingga meningkatkan derajat kesehatan, vitalitas dan
kekuatan. Selain itu KapalbathiPranayama K juga dapat mengecilkan perut dan
menurunkan berat badan 1-3 kg jika dilakukan dengan benar. Teknik K dilakukan
pertama dengan menarik perut (dalam posisi vajrasana) ke dalam dengan dibantu
tangan sambil menghembuskan napas melalui hidung dengan bersuara. Namun, saat
menarik napas jangan bersuara lalu tarik dengan lembut. Pranayama ini dilakukan
terus menerus selama satu menit. Pranayama ini perlu dilakukan dibawah
bimbingan guru, karena jika salah dilakukan akan berefek samping.

Kedua teknik di atas adalah sebagian dari sejumlah teknik pranayama. Dengan melatih
teknik pernafasan yang baik dan benar, maka tidak hanya kesegaran yang diperoleh tetapi
sejumlah manfaat seperti untuk media terapi misalnya, dan yang paling penting adalah
ketenangan.

SKENARIO SOSIODRAMA PENYULUHAN LANSIA


Skenario : SGD 2
Pemeran :
1. Narator : Diah Laksmiari
2. Nenek Mitir : Dwi Astiti Wulandari
3. Nenek Jepun : Asih Devi Rahmayanti
4. Pekak Kangkung : Edi Sanjana
5. Pekak Doglag: Kadek Astika
6. Ketua Penyuluhan: Juvensius Pili
7. Perawat 1 : Anik Eviyanti
8. Perawat 2 : Winda Yasinta
9. Fasilitator : Sukma Widyandari
10. Observer: Melly

(Opening) Selamat pagi bapak/ibu sekalian, pada kesempatan ini kami dari PSIK FK
UNUD akan mempersembahkan sebuah sosiodrama yang kami angkat dari refleksi
kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya para lansia, sebagai media untuk
memberikan penyuluhan mengenai proses menua dan pentingnya bersoaialisasi yang baik
antar penhuni panti untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia baik secara fisik
maupun psikologis. Kisah ini adalah fiktif semata, kami mohon maaf jika terdapat
kesamaan tokoh, tempat, dan kejadian. Selamat menyaksikan!
Di sebuah panti tersebutlah ada beberapa penghuni panti yang selalu cekcok dan sering
bertengkar karena tidak adanya giliran membersihkan halaman sehingga suasana panti
menjadi tidak nyaman. Kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan membiarkan
halaman kotor sehingga tidak enak di pandang. Penghuni panti yang bertengkar ini saling
mengoper pekerjaan itu hingga tidak ada yang ingin membersihkan halaman, tidak ada
penghuni lain yang mampu melerai mereka, sampai suatu hari ada petugas (perawat)
yang berkunjung ke panti tersebut dan menyaksikan kejadian penghuni panti sedang
bertengkar. Bagaimana kisah selengkapnya?

Mari kita saksikan bersama-sama!


Di dalam Halaman PSTW.. ..
Nenek Mitir : Beh, adi kene daki natahe, tusing ade anak nyampat ape, terus tiyang gen
nyampat sing ade ane nyak giliran. to I mitir sing taen nyampat ye gen orin neh. E Mitir
nyampat ape malu ngoyong gen terus…
Nenek Jepun: Aduh sing nyak cang nyampat, kenyel sajan sakit telah awake cai gen je
nyampat.
Nenek Mitir: Tyang be sesai nyampat giliran ape kapah kapah.
Pekak Kangkung: Aduhh adi kene daki natahe, sing ade nak nyampat?
Nenek Mitir: arahh mu nae nyampat ditu…
Kakaek kangkung berlalu meninggalkan mereka berdua lalu menghamiri kakek Doglag
lalu mereka bercengkrama tidak memperdulikan mereka berdua yang sedang bertengkar.
Mereka terus bertengkar dan tidak ada yang mau mengalah. Mendengar adanya keributan
salah satu perawat menghampiri mereka.
Perawat 1: Nak wenten napi niki? adi uyut sajan…
Nenek Mitir: nike buk jek daki sajan natahe sing ada nak nyampat, terus tyang gen
nyampat uli ibi sing ade nyak giliran.
Perawat 1: ohh kenten, nah mangkin tiang ngaenang jadwal nggih apang wenten gilirang,
pedalam dadong mitir ane nyampat terus. Meriki – meriki kumpul dumun dong mitir, nini
jepun, Kak Kangkung, sareng Kak Doglag. Nah mangkin tyang buatka n piketnya setiap
hari satu orang yang menyapu di halaman nggih tyang buat mulai besok manten nggih
karena besok hari senin. Nah hari senin yang piket nike dadong Mitir, hari selasa nini
Jepun, hari rabu Kak Kangkung, dan hari kamis Kak Doglag, nah suud Kak Bleger bin
balik ke dadong Mitir manine nini Jepun, bin manine malih Kak Kangkung, trus Kak
Doglag, begitu seterusnya gentian piketnya nggih
Akhirnya mereka sepakat untuk membuat jadwal piket menyapu dan disetujui oleh semua
Lansia
Perawat 1: Nah ampun semua setuju nggih. Sampunang miyegan malih ten becik nike
antuk kesehatan. Nah untuk menjaga kesehatan lebih baik lagi nanti tyang bisa ajarkan
yoga tujuannya nike agar pekak sareng dadong dapat lebih tenang dan mengontrol emosi
dengan baik, badan juga terasa lebih ringan jika melakukan yoga dengan baik. Mungkin
nanti sore ngidang pekak sareng dadong kumpul di halaman, nanti tyang dibantu sareng
teman teman tyang akan mengajarkan yoga. SOP terlampir.
Para Lansia: ngihh setujuuu…..
Perawat 1 : Nggih nanti tyang tunggu, harus teka nggih becik niki anggon kesehatan.
Sore haripun tiba. Para lansia sudah berkumpul di halaman sebelum itu para perawat
telah menyiapkan tikar di halaman yang akan digunakan sebagai tempat yoga. Perawat
1dibantu 2 perawat lainnya mambantu lansia berlatih yoga. Latihan yoga berjalan dengan
lancar.
Ketua: Selamat sore pekak dan dadong, Perkenalkan saya Juven. Tadi teman saya sempat
berjanji akan mengajarkan yoga kepada kakek dan dadong. Nah yoga itu tujuannya agar
pikirsn kita merasa lebih rileks dan tenang waktunya kurang lebih 15 menit dan yoga ini
akan dipandu oleh 2 teman saya Anik dan Winda. Baik waktunya saya kembalikan ke
Anik dan Winda. Silahkan.
Perawat 1: Baiklah terima kasih Juven. Nggih pekak dadong, gimana ampun siap latihan
yoga?
Dadong Mitir dan Nini Jepun: Siappppp, “jawab mereka berdua dengan antusias”
Perawat 1: Baiklah kita disini akan melakukan dua jenis gerakan yang pertama namanya
Anulom Vilom Pranayama dan yang kedua namanya Kapalbathi Pranayama nah kalau
sudah siap pekak sareng dadong bisa mencari tempat masing – masing, kita mulai
dengan Anulom Vilom Pranayama, baiklah semuanya bisa duduk bersimpuh seperti tyang
nggih. Setelah itu letakkan kedua tangan di atas paha dan tarik nafas lalu hembuskan
Para lansia pun mengikuti intruksi dari perawat dengan baik
Perawat 1: Lalu gerakan kedua tutup lubang hidung kiri dengan ibu jari tangan kiri, lalu
Tarik napas melalui lubang hidung sebelah kanan, tahan beberapa saat sesuai
kemampuan.
Para lansia pun mengikutinya namun ada beberapa lansia yang tidak mampu menahan
napas selama 5 detik.
Perawat 1: Kemudian hembuskan melalui lubang hidung kiri dengan menutup lubang
hidung kanan, setelah itu tutup lubang hidung kanan dengan ibu jari tangan kanan, tarik
napas melalui lubang hidung sebelah kiri, tahan beberapa saat sesuai kemampuan. Setelah
itu Hembuskan melalui lubang hidung kanan dengan menutup lubang hidung kiri. nah
gerakan niki bisa dilakukan 1 sampai 3 menit jadi nanti bisa di ulang lagi gerakannya.
Para lansia: nggih buk perawat
Perawat 1: baiklah mangkin kita belajar gerakan yang kedua yaitu gerakan Kapalbathi
Pranayama. posisi masih sama yaitu posisi duduk bersimpuh (vajrasana). Lalu gerakan
pertama yaitu menarik perut (dalam posisi vajrasana) ke dalam dengan dibantu tangan
sambil menghembuskan napas melalui hidung dengan bersuara, saat menarik napas
jangan bersuara lalu tarik dengan lembut.
Para Lansia dapat mengikuti intruksi dari perawat dengan baik
Perawat 1: Gerakan niki dilakukan terus menerus selama 1 menit. Jadi di ulang – ulang
nike sampai satu menit.
Fasilitator: Nggih karena nika gerakan kedua, jadi yoganya sudah selesai. Bagaimana
pekak dan dadong sampun merasa lebih baik?
Nenek Mitir: Ampun becik nike
Nenek Jepun: Ampun, iing merase awak tyange jani
Kakek Kangkung: Ampun buk, makasi nggih tyang demen dadine yoga, mani dados biin?
Kakek Doglag: Adi tyang merase kiap nah?
Fasilitator: Nggih sampun becik. Pekak dadong ada yang ingin ditanyakan atau wenten
gerakan yang ten dimengerti?
Nenek Jepun: ten, ampun bisa tyang jani yoga, mani buin nah…
Fasilitator: nggih becik nini jepun semangat sekali, bagaimana yang lain?
Para lansia hanya menggeleng – gelengkan kepala artinya mereka sudah mengerti
Perawat 2: Ngihhh becik ampun, dados kak kangkung niki becik jika dilakukan setiap
hari, untuk kak doglang sareng kk bleger mungkin kecapean nike makakne jadi ngantuk.
Nggih karena yoga niki sampun puput terima kasih atas partisipasinya nggih kak sareng
dadong.
Ketua: Baiklah karena latihan yoga hari ini sudah selesai saya berterimakasih kepada
pekak dan dadong yang sudah berpartisipasi dengan baik, semoga yoga ini dapat
bermanfaat untuk pekak dan dadong. Terima kasih atas kerja samanya.
Akhirnya para lansia balik ke wismanya masing – masing.
(Closing) Baiklah bapak/ibu sekalian, demikianlah tadi sosiodrama yang sudah kita
saksikan bersama mengenai kesehatan lansia dan pentingnya sosialisasi antar penghuni
panti hari ini, semoga apa yang kami sajikan dapat bermanfaat dalam menambah
pengetahuan dan memberdayakan para lansia di PSTW Wana Seraya dalam
meningkatkan kesehatannya. Kami mohon maaf apabila terdapat kata yang tidak
berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.. Selamat Siang.