Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH BERPIKIR KRITIS

DAN PENILAIAN DALAM KEPERAWATAN

DISUSUN OLEH

NAMA : MARIA FENANLAMPIR

NIM :KP.16.01.152

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN STIKES WIRA HUSADA

YOGYAKARTA 2019

KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. . atas segala nikmat rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul “Berpikir kritis dalam proses keperawatan”. oleh karena itu saya sangat menghargai akan saran dan kritik untuk membangun makalah ini lebih baik lagi. Demikian yang dapat saya sampaikan. Makalah ini saya susun agar pembaca dapat memahami tentang berpikir kritis dalam proses keperawatan Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. semoga melalui makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

DAFTAR ISI .

konklusi. Defenisi ini mencangkup kompleksitas dari keperawatan. pemecahan masalah. Berpikir kritis adalah suatu proses yang menentang seseorang individu untuk menginterprestasi dan mengevaluasi informassi untuk membuat penilaian. Berpikir kritis dilakukan sepanjang waktu untuk mengatasi masalah klien dengan berbagai variasi pengalaman.sakit atau sehat. dalam kinerja akttivitas yang menunjang pada kesehatan dan pemuliahannya.. dan membuat keputusan adalah inti dari praktikkeperawatan. dan penyakit mmedis yang di ketahui.gejala. perawat harus mampu berpikir secara kritis dalam upaya dalam memecakan masalah dan menemukan jalan keluar yang terbaik untuk kebutuhan klien. Tujuan 1) Mengetahui defenisi tentang berpikir kritis 2) Komponen model berpikir kritis 3) Menjelaskan perbedaan . periilaku nilai dan perspektif social kektika berhubungan dengan pemberian perawatan kesehatan. Latar Belakang Peran perawat adalah untuk membantu individu. Kemampuan untuk berpikir secara kritis. Ketika diberi tanggung jawab untuk membantu individu dalam mencapai kembali arau meningkatkan kesehatannya. atau pada kematian yang tenang ( international council of nurses 1973). B. BAB I PENDAHULUAN A.asumsi. menerapkan pengetahuan dan pengalama. Adanya variasi tersebut tanggung jawab perawat adalah membanru pengamatan yag relavan menegenai klien dengan cara: menelaah ide-ide.dan prinsip: mengenali masalah kesehatan dan mengembanngkan pendekatan terhadaap perawatan yang menghiilang atau mengurangi masalah klien.

pengetahuan. BAB II PEMBAHASAN A. pemikiran yang masuk akal tentang masalah keperawatan tanpa ada solosi dan difokuskan pada keputusan apa yang harus di yakini dan di lakukan (kataoka-yahiro dan syailor 1994) Berpikir keitis secara kritis menentang individu untuk menelaah asumsi tetang informasi terbaru untuk menginterpretasikan serta mengevaluasi uraian dengan tujuan mencapai simpulan dan perspektif baru (strader 1992). Dengan cermat menggali situasi dengan mengajukan dan menjawab pertanyaan yanag relavan 3. Kemampuan berpikir Untuk berpikir secara kritis melibatkan suatu rangkaian terintengrasi tentang kemampuan dan sikap berpikir yaitu: 1.dan merefleksikan (Gordon1995) Berpikir adalah siatu proses yang aktif dan terkoordinasi( chaffee 1994). membuat keputusan. menarik kesimpulan. kepemimpinan. C. Berpikir secara aktif dengan menggunakan inteligensi. Model berpikir kritis Kataoka-yahiro dan saylor (1994) telah mengembangkan suatu model tentang berpikir kritis untuk penilaian keperawatan. Berpikir untuk diri sendiri dan secara cermat menelaah berbagai ide dan mencapai kesimpulan yang berguna 4. Meninjau situasi perspektif yang berbeda untuk mengembangkan sautu pemahaman yang mendalam dan menyeluruh 5. .diri untuk menjawab pertanyaan 2. dan pendidikan. B. manajerial.dan membuat keputusan secara gamblang dan secara kreatif. Mendiskusikan ide daalam suatu cara terorganisasi untuk pertukaran dan menggali ide dengan orang lain Individu yang mampu menerima informasi menggunakan ingatan (memori) saat ini dan masa lalu. Ketika perawat mengarahkan berpikir kea rah pemahaman dan menemukan jalan keluar dari masalah kesehatan klien.dan ketrampilan. menerapkan alas an dan logika. prosesnya menjadi bertujuan dan berorientasi pada tujuan Dalam kaitannya dengan keperawatan berpikir kritis adalah reflektif. Model tersebut dirancang untuk mengetengahkan penilaian keperawatan dalam peran klinis.meninjau data dengan cara yang teratur. Pengertian Berpikir adalah menggunakan pikiran dan mencangkup membuat pendapat. Model tersebut mendefenisikan hasil dari berpikir kritis sebagai penilaian keperawatan yang relavan dengan masalah keperawatan dalam berbahai lingkup.

Tingkat berpikir kritis Tingakat 3 Komitmen Tingkat 2 Kompleks Tingkat 1 Dasar Komponen berpikir kritis Dasar pengetahuan khusus Pengalaman Kompetensi Sikap Standar a. Dasar pengetahuan khusus .