Anda di halaman 1dari 5

BAB 2

KONSEP DAN PERKEMBANGAN PEMASARAN

PERUSAHAAN UNILEVER

Marketing Mix Perusahaan

Produk
PT. Unilever Indonesia, Tbk. yang beroperasi di Indonesia sejak tahun 1933, telah
tumbuh menjadi perusahaan penyedia consumer product yang mempunyai peran penting di
Indonesia. Unilever adalah produsen merk-merk terkenal di seluruh dunia yang juga terkenal
di tingkat regional dan lokal, antara lain Pepsodent, Lifebuoy, Lux, Dove, Sunsilk, Clear,
Rexona, Rinso, Molto, Ponds, Blue Band, Royco, Sariwangi, Bango, Taro dan masih banyak
lagi.
Posisi Unilever yang kuat sebagai pemimpin pasar telah diakui melalui berbagai
penghargaan nasional dan regional yang diterima oleh perusahaan. PT. Unilever Indonesia,
Tbk melalui brand-brand-nya kembali membuktikan keunggulannya dengan meraih peringkat
dalam ”Packaging Consumer Branding Award 2005” yang diselenggarakan oleh Indonesia
Brand Identity Summit (IBS) bekerjasama dengan majalah SWA dan MIX.
Berikut adalah peringkat yang diraih oleh brand-brand Unilever dalam setahun Indonesia
Packaging Consumer Award 2005. Sunsilk, Pepsodent, Lux, Molto, Lifebuoy, Axe dan Clear
merupakan merk produk perawatan rumah dan tubuh (Home and Personal Care) yang tak
asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Sedangkan untuk produk makanan dan ice cream,
ada Blue Band yang legendaris, Bango, Sari Wangi, Royco dan Wall’s. Masih ada sederet
merk produk lagi yang bila disebutkan satu persatu namanya, terasa sangat akrab dengan
kehidupan kita.
Produk-produk yang dihasilkan oleh PT. Unilever Indonesia, Tbk:
1. Surf
2. Rinso
3. Buavita
4. Sunsilk
5. Taro
6. Pepsodent
7. Molto
8. Lifebuoy
9. Clear
10. Close Up
11. Citra
12. Axe
13. Royco
14. Kecap Bango
15. SariWangi
16. Blue Band
17. Wall’s
18. Sunlight
19. Pond’s
20. Lux
21. Rexona
22. Pure It
23. CIF
24. Vaseline
25. Dove
26. Domestos Nomos
27. Viso
28. Wipol
29. Vixal
30. Lipton
31. She
32. Molto

Price
Sejumlah nilai yang ditukarkan dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk
atau jasa yang nilainya ditetapkan oleh pembeli dan penjual melalui tawar menawar atau
ditetapkan oleh penjual untuk harga yang sama terhadap semua pembeli. Harga yang di
tawarkan untuk produk ini juga relatif murah sesuai dengan kualitas yang di hasilkan.

Place
Distribusi merupakan kegiatan yang dilakukan perusahaan agar produk dapat diperoleh
dengan mudah tersedia bagi konsumen sasaran sebagaian besar produsen menggunakan
perantara pemasaran untuk memasarkan produk, khususnya barang dengan membangun satu
saluran distribusi, yaitu sekelompok organisasi yang saling bergantung dalam keterlibatan
mereka pada proses yang memungkinkan suatu produk atau jasa tersedia bagi penggunaan
atau konsumsi oleh konsumen atau pengguna industrial. Distribusi untuk produk ini biasanya
dapat berlangsung di gudang distribusi, supermarket, pasar tradisonal, dan warung-warung
eceran.

Promotion
Promosi merupakan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mengkonsumsi
manfaat produknya dan meyakinkan konsumen agar mau melakukan tindakan pembelian.
Biasanya promosi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia melalui pengiklan di televisi,
event-event, dll.

Bauran Pemasaran PT.Unilever.Tbk


1) Product

Strategi pengembangan produk yang dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia pada produk

pasta gigi pepsodent adalah:

Line extension adalah mengembangkan item produk dengan kategori yang sama dengan

menggunakan merek yang sama seperti rasa, bentuk, warna, dan kemasan. Dalam hal ini,

Pepsodent telah mengeluarkan berbagai varian produk yang disesuaikan dengan kebutuhan

masyarakat, yaitu

a. molto trika

b. molto pewangi

c. molto aromaterapi

d. molto softener aloevera & avocado

e. molto ultra sensasional

f. molto ultra sekali bilas 5 in 1


g. molto ultra sekali bilas anti bakterial

h. molto ultra pure.

Brand extension adalah mengembangkan sebuah produk dengan kategori baru tetapi tetap

merek yang sama. Dan ini dilakukan oleh molto ketika meluncurkan pewangi pakaian.

2) Price

Produk pewangi pakaian molto menawarkan manfaat yang lengkap dengan harga yang

terjangkau. Konsumen diberikan pilihan untuk dapat menikmati manfaat dari varian produk

molto disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, apakah mencari mutu atau mencari harga

rendah. Dengan demikian, strategi penetapan harga yang dilakukan PT. Unilever Indonesia

pada produk pasta gigi pepsodent adalah Economy strategy dimana harga yang ditawarkan

sebanding dengan kualitas yang didapat oleh konsumen yaitu rendah/ terjangkau.

3) Place

Distribusi yang Dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia pada Produk molto,Strategi

pemasaran distribusi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia pada produk molto adalah

strategi distribusi intensif. Strategi distribusi ini menempatkan produk dagangannya pada

banyak retailer atau pengecer serta distributor di berbagai tempat. Distribusi untuk produk

molto ini biasanya berlangsung di gudang distribusi, supermarket, pasar tradisonal, dan

warung-warung eceran.

4) Promotion

PT. Unilever pada Produk molto Elemen marketing yang terlihat sangat menonjol yang

dilakukan PT. Unilever Indonesia pada produk molto adalah sisi promotion.

Hal ini ditunjukkan pada uraian sebagai berikut:


o Advertising

Dalam proses mengkomunikasikan produk molto ke konsumen juga sangat signifikan. Jika

kita menonton televisi, maka molto akan familiar dengan keharuman sepanjang hari keluarga.

o Sales promotion

Metode ini digunakan oleh molto untuk mempengaruhi kosumennya dengan menggukan

bahasa promosi tentang pengetahuan yang mendalam mengenai produk molto. Penerapan

strategi komunikasi dan promosi yang menarik ini akan mendorong konsumen untuk

menggunakan molto. Promosi dan komunikasi yang menarik tentunya molto akan

meningkatkan brand awareness merek tersebut. Brand loyality pun selalu diawali dari brand

awareness yang baik yang akan membawa seseorang pada tahap“mencoba produk”. Setelah

konsumen percaya bahwa produk yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya maka akan

tercipta repeat purchase dengan memberikan lebih dari yang diharapakan, repeat purchase

akan berubah menjadi loyality.

o Direct marketing

Direct marketing yang dilakukan PT. Unilever Indonesia adalah Penggunaan teknologi

internet. Penggunaan teknologi ini juga menjadi concern dalam strategi pemasaran yang

dilakukan oleh molto. Internet dan mobile merupakan media yang memiliki potensi untuk

dikembangkan dalam rangka strategi pemasarannya.