Anda di halaman 1dari 3

Kebohonganmu dibulan april

Saya Ega, murid sma kelas 2 sma yang sudah biasa menjadi pianist setiap malam jazz atau ada acara
café. Saya biasa dengan 2 sahabat saya satu si pria yang mudah dekat dengan seorang perempuan dan
mudah putus, ya dia namanya rangga pria idaman dan tukang main cewe. Dan satu lagi sahabat saya
sejak kecil rika , dia teman saya dari saya kecil sampai sekarang. Kami bertiga satu kelas dan selalu
melakukan bersama. Tapi pada saat pertengahan bulan Rangga mengajak saya dan Rika pergi ke acara
kompetisi music seperti kumpul pianis violin (Biola) dan beberapa alat music lainnya.

Saya pun datang awal karena saya tidak mau telat tetapi pada saat saya melewati taman bermain saya
mendengar suara merdu sedang bermain music . ya dia perempuan pertama yang saya sukai .
kelembutan dia bermain pianika membuat saya senang mendengarkan lagu itu. Tetapi tiba- tiba dia
kepleset dan jatuh pada saat jatuh saya melihatnya, dan dia pun marah. Kami pun berantem karena saya
tertawa melihat dia jatuh.. saya pun buru- buru karena saya takut telat untuk ke acara yang kami
bertiga janjikan.

Sesampai disana saya menunggu Rika dan Rangga.. saya banyak melihat orang orang focus dan panic
karena ini acara kontes.walaupun tingkat daerah tetapi saya sudah biasa, knp karena saya dulu dikelan
sebagai “Professor piano cilik” , ya saya disebut begitu tetapi banyak mendengar rumor kalau saya tidak
bisa mendengar suara note piano dan itu benar juga.. ketika saya bermain saya teringat terus dengan
ibu saya ajarkan..

Karena tindakan ibu saya , saya pun menjadi begini penakut , dan takut untuk bermain piano karena
mustahil. Setelah kami menunggu Rangga pun mengenalkan cewe baru dia, ya dia cewe yang saya lihat
tadi di taman bermain, nama dia Anggi. Kami pun langsung berdebat lagi karena saling melihat. Ternyata
dia ikut kompetisi ini dan dia seorang violin (pemain biola)

 Di ruang hall acara dimulai

Kami pun mendengarak beberapa pemain dan kami menunggu permainan dari si Anggi. Saya pun
mendengarkan alunan music yang dia mainkan iya, dia memainkannya dengan sangat bebas seperti ia
ingin terbang ke luasnya dunia ini.. para penonton lain ikut merasakan dan dia pun selesai. Acara pun
selesai dan Anggi mengajak kami pergi kekafe

Sesampai kami di kafe dia mengajak saya memainkan lagu twingkel” little stars memakai piano, saya pun
menolak . tiba tiba 2 anak kecil datang dan ingin bermain juga kami pun terpaksa mengikuti dan saya
pun hanya sebagai tambahan nada..

Sampai pertengahan lagu tiba-tiba saya improve dan berhenti karena saya mulai tidak bisa mendengar.
Saya pu selalu berkata maaf dan menangis. Anggi pun mengajak saya agar saya mau, dengan cara
memaksa. Dan ternyata anggi satu sekolah dengan kami bertiga dan dia beda kelas.
Setiap jam istirahat dia selalu mengajak saya ke ruangan music agar saya selalu belajar music padahal
setiap saya istirahat saya selalu ke ruangan itu. Dia pun menyuruh saya memainkan lagu .. tetapi dia
berkata “kamu mau memainkan lagu ini untuk siapa ??” yang ada dipikiran gua pada saat itu ya hanya
Anggi. Tetapi saya tidak bilang itu kedia.. saya mainkan dengan memikirkan anggi dan. Saya berharap ini
tidak pernah berhenti. Pada saat pertengahan lagu saya terhenti lagi dan mulai ketakutan . tiba tiba
anggi memeluk saya dan berkata “sudah sudah semua akan baik baik saja”. Kami pun pulang dan anggi
pun berkata “mulai sekarang kamu ku panggil teman A”. saya pun hanya masa bodo...

Ke esokan harinya tiba tiba dia mengajak saya mengikuti perlombaan tetapi diadakan 3 minggu lagi.saya
pun berlatih terus sama dia sampai hari itu tiba. Ya tiba waktunya saya melawan ketakutan saya. Pada
saat nama saya dan anggi disebut semua orang tercengang mendengar nama saya karena mereka tahu
saya, saya pun mulai memainkan lagu dengan Anggi pada saat mulai saya masih sadar ketika sudah
mulai pertengahan saya pun mulai tidak bisa mendengar note piano. Saya pun memaksakan dan
suasana hall tba tiba menjadi bingung. Anggi pun melawan suara saya dengan performa dia. Dan para
juri pun mulai bingung karena kita hampir sama sama merebut spotlight..

Sampai selesai kami memainkan para penonton pun tercengan ya mereka tercengan melihat permainan
kita.

Kami pun lolos ke pertandingan berikutnya.. tetapi Anggi tidak mengkut karena sakit yang ia tidak
beritahukan ke kami. Saya pun hanya bermain sendiri tetapi setiap saya memainkan sebuah lagu saya
selalu berkata sampailah perasaan ini ke anggi. Setelah masuk jenjang final. Anggi tetap tidak mengabari
kami dan tidak ada info dari dia.

Saya pun merasa bingung karena berkat dia saya bisa berubah dan bisa melawan ketakutan saya
sendiri.. setelah pertandingan final selesai dan saya mendapatkan juara 1 dan beasiswa untuk kuliah
luar negeri. Saya pun berusaha memainkan piano dengan setiap note yang memberikan makna cinta ke
diaa.

4 tahun sudah tidak mendengar kabar dia, saya pulang dari kuliah saya di german. Saya pun mendapat
pesan dari teman saya Rangga . “ga lu dimana cepetan kesini “ saya bingung dan dia pun menjelaskan
tiba tiba saya terhenti karena mendengar kabar bahwa anggi sudah meninggal 4 tahun yang lalu berarti
sesudah acara kita berdua. Saya pun datang ke pemakaman dia dan bertemu orang tua anggii.. saya pun
diberikan surat dari orang tuanya anggi

Saya pun membaca isi surat itu

“hai ega apa kabar, lucu ya padahal gua setiap hari ketemu lu tapi gua tetep nulis ini surat, berarti itu
tanda gua udh gak ada di dunia ini. Maaf ya gua menyembunyikan penyakit gua ke kalian semua. Karena
gua gak mau buat kalian khawatir dengan penyakit gua ini.. terutama buat lu ga. Pas pertama gua kenal
Lu, lu males, lembek, dingin, dan terlalu letoy untuk seorang cowok. Teatpi lebih gentle dari rangga , dan
lebih lucu drpd rika, awal gua kenal lu pas kita masih kecil dan pada saat lu memainkan piano pada saat
kompetisi aura 24 pelangi pun bermain main di dunia dan akhirat, pada saat itupun gua merubah diri
menjadi pemain biola agar bersamaan dengan lu. Penyakit gua ini sudah ada pas gua masih kecil dan gua
selalu keluar masuk rumah sakit, namun pada suatu malam aku melihat orang tua gua menangis tersedu
sedu. Gua sadar kalo hidup gua gak lama lagi. Pada saat itupun gua berlari , gua melakukan apa yang gua
suka dan gua hanya mengatakan satu kebohongan yaitu menyukai rangga.... dari satu kebohongan
itupun membawa gua ke lu yaaa lu egaa. Apa yang selalu gua harapkan .. aku bersyukur kalau itu kamu,
apakah persaanku tersampaikan ke kamu, jangan lupakan aku ya. aku mencintaimu x3 , maaf kalo aku
becicilan kekamu, maaf kalo aku meninggalkan mu, beribu ribu maaf ya buat kamu.. dan bilang ke rika
maaf aku gak bermaksud buat ngerebut ega. Lu gak taukan ga rika tergila-gila sama kamu , semua orang
tahu tetapi yang tidak tahu hanya kamu dan rika”.

Terima Kasih yaa atas selama ini.