Anda di halaman 1dari 20

Dosen : Ns. Edi Supardi S.kep., M.

kep

Tugas : Keperawatan Diabetes Militus

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DM

OLEH KELOMPOK 3 :

1. Franels Julians .S. :Nh0116 5. Kharisma Lolok : Nh0116083


2. Gleni Herlena :Nh0116056 6. Kalasina Benamem:Nh0116081
3. Hilkialisa B. : Nh0116 7. Lisa :Nh0116084
4. Jihan Mayang Sari : Nh0116 8.Marseniaty :Nh0116087

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
NANI HASANUDDIN
MAKASSAR
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadiraat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
Rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berjudul
Asuhan Keperawatan Diabetes Militus dalam Mata kuliah Keperawatan Diabetes.
Ucapan terima kasih saya kepada semua pihak yang telah membantu baik secara
langsung maupun secara tidak langsung dalam proses pembuatan makalah ini.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh
karena itu, saya sangat mengharapkan kritik, saran dan nasehat yang baik dari
pembaca untuk perbaikan makalah ini kedepannya. Semoga makalah ini bermanfaat
bagi kita semua.

Kelompok, 16 Desember 2018


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. ii

DAFTAR ISI ............................................................................................................ iii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 1

A. LATAR BELAKANG ................................................................................. 1


B. TUJUAN ...................................................................................................... 2

BAB II ASUHAN KEPERAWATAN .................................................................... 3

A. Pengkajian ................................................................................................... 3
B. Phatway ........................................................................................................ 10
C. Diagnosa....................................................................................................... 12
D. Intervensi ...................................................................................................... 13
E. Implementasi dan Evaluasi .......................................................................... 13

BAB III PENUTUP ................................................................................................

A. Kesimpulan .................................................................................................. 14
B. Saran ............................................................................................................. 14

DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang menyerang kurang
lebih 12 juta orang. Tujuh juta dari 12 juta penderita diabetes tersebut sudah
terdiagnosis; sisanya tidak terdiagnosis. Di Amerika serikat, kurang lebih
650.000 kasus diabetes baru didiagnosis setiap tahunnya.
Diabetes terutama prevalen diantara kaum lanjut usia. Diantara individu
yang berusia lebih dari 65 tahun, 8,6 % menderita diabetes tipe II. Angka ini
mencakup 15 % populasi pada panti lansia. Di Amerika Serikat, orang
Hispanik, Negro dan sebagian penduduk asli Amerika memiliki angka insidens
diabetes yang lebih tinggi dari pada penduduk kulit putih. Sebagian penduduk
asli Amerika, seperti suku Pima, mempunyai angka diabetes dewasa sebesar 20
% hingga 50 %.
Diabetes Mellitus menimbulkan gangguan multi sistem dan merupakan
suatu penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat. Hal ini dapat dilihat
dengan meningkatnya jumlah klien dengan Diabetes Mellitus yang datang ke
rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Menurut catatan
medik RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Dari 3240 penderita penyakit
dalam , jumlah penderita Diabetes Mellitus yang dirawat pada bulan Januari
sampai Desember 2002 sebanyak 264 orang (8,1%) dengan Diabetes Mellitus
tipe I (IDDM) sebanyak 9 orang (3, 40 %).
Berdasarkan hal tersebut diatas dan hasil penentuan kasus, penulis
mengangkat kasus dengan judul “Asuhan Keperawatan Pada Klien Ny. N
dengan Diabetes Mellitus Tipe I di Ruang Perawatan Asoka RS Nani
Hasanuddin ” dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.
B. TUJUAN
Adapun tujuan dari makalah ini yaitu untuk mengetahui apa itu penyakit
diabetes mellitus, apa penyebab dari penyakit diabetes millitus, dan tindakan
keperawatan apa yang harus dilakukan jika menemukan pasien yang mengidap
penyakit diabetes mellitus.
BAB II

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN NY.N

A. Pengkajian
1. Data umum
Nama : Ny. N
TTL : Pakkere, 15 april 1973
Pekerjaan : IRT
Pendidikan : SMA
Alamat : Perintis Kemerdekaan IV

2. Keluhan Utama
a. Keluhan saat masuk rumah sakit : Nyeri pada jari telunjuk
b. Keluhan saat pengkajian : Nyeri pada jari telunjuk
3. Riwayat Kesehatan
a. Riwayat penyakit sekarang : Klien mengatakan nyeri pada jari telunjuk
yang dirasakan 2 hari yang lalu disertai demam
b. Riwayat kesahatan yang lalu : Klien belum pernah menderita penyakit
serupa
c. Riwayat Kesehatan keluarga : Klien mengatakan didalam keluarga ada
yang menderita penyakit yang sama yaitu ibu pasien
4. Riwayat Keperawatan klien
a. Pola eliminasi sehari - hari

NO Kondisi Sebelum masuk Setelah masuk rumah


rumah sakit sakit

1. Makan:

-Frekuensi 2x sehari 3x sehari


-Pola makan Nasi, lauk, sayur Bubur, lauk

-Nafsu makan Menurun Menurun

-Makanan yang disukai Tidak ada Tidak ada

-Makanan pantangan Tidak ada Makanan manis

2. Cairan ( Minuman)

-Frekuensi 8 gelas per hari 8-10 glas perhari

-Minuman yang disukai Air putih, teh Air putih

-Minuman pantangan Tidak ada Minuman manis

3. Pola eliminasi :

BAK :

-Frekuensi 3x/hari 5-7x/hari

-Warna Kuning jernih Kuning jernih

-Bau Amoniak Amoniak

BAB :

-Volume 1x/hari 2x/hari

-Konsistensi Lembek Lembek

-Warna Kuning Kuning

-Bau Amoniak Amoniak


4. Pola Istirahat tidur

-Kebiasaan tidur malam 21.00-05.00 21.30-07.00

-Kebiasaan tidur siang 13.00-14.00 13.00-14.00

-Kesulitan tidur Tidak ada Tidak ada

-Cara mengatasi Tidak ada Tidak ada

Personal Hygiene

6. -Kebiasaan mandi 2x sehari Hanya dilap dengan tissu


basah
-Mencuci rambut 3x seminggu
Jarang
-Hambatan dalam Tidak ada
personal hygiene Terbaring sakit

b. Riwayat Psikologi
Klien mengatakan sangat cemas dengan keadaannya, akan tetapi
keluarga tetap mendukung dalam proses pengobatan klien
c. Riwayat Sosial
Klien mengatakan mudah bersosialisasi dengan masyarakat, dengan
berhubungan baik dengan keluarga dan masyarakat
d. Riwayat Spiritual
Keluarga mengatakan klien rajin beribadah
5. Pemeriksaan Fisik
a. Keadaan umum: Klien nampak lemah
b. Tingkat kesadaran : Komposmentis (sadar penuh)
c. Tanda tanda vital
-TD: 140/100
-Nadi: 80x/menit
-Suhu: 38,8
-Pernafasan: 38,8
-Berat badan : sebelum sakit : 57 kg
Setelah sakit : 45 kg
d. Kulit
- Inspeksi : tidak ada lesi, tdak ada jaringan parut
Kulit nampak kering dan bersisik
- Palpasi : kulit kering
Tidak ada edema
Tugor kulit baik
e. Kepala
- Inspeksi: bentuk kepala simetris kiri dan kanan
Tidak ada luka pada kulit kepala
- Palpasi : tidak ada pembengkakan
Tidak ada nyeri
Tidak ada massa
f. Muka
- Inspeksi :bentuk muka simetris
- Palpasi: tidak ada nyeri tekan
g. Keadaan muka
- Inspeksi : palpepra: tidak ada radang, tidak ada edema
:selera: tidak ada ikterus
: kunjung tiva: tidak ada anemis
h. Keadaan hidung
- Inspeksi :bentuk hidung simetris
Tidak ada pembengkakan
Tidak ada sekresi
- Palpasi: tidak ada nyeri tekan
Tidak ada nyeri benjolan
i. Telinga
- Inspeksi : bentuk telinga simetris kiri dan kanan
Tidak ada serumen
j. Mulut
- Inspeksi :tidak ada karies gigi
Tidak ada gigi palsu
Tidak ada radang pada gusi
Bibir terlihat basah
Tidak nampak bersih
k. Leher
- Inspeksi :tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
Kelenjar tiroid teraaba
Tidak ada pembesaran kelenjar limfa
Tidak ada benjolan atau massa
l. Torax dan pernapasan
- Inspeksi :bentuk skoliosis
Frekuensi pernafasan 24/menit
Irama nafas terstur
- Palpasi: tidak ada nyeri tekan
Ekspansi dada simetris
Tidak ada massa
- Perkusi sonor( suara perkusi jaringan paru yang normal)
- Auskultasi :vesikuler
m. Abdomen
- Inspeksi :perut tidak membusung
Tidak ada benjolan
- Palpasi : tidak ada pembengkakan pada organ hepar
Tidak ada benjolan atau massa
n. Ekstermitas
a. Ekstermitas atas
- Inspeksi : Terdapat luka pada jari telunjuk kanan
Warna kulit sma dengan warna kulit lainnya
- Palpasi :Nyeri tekan pada jari telunjuk tangan
b. Ekstermitas bawah
- Inspeksi : kaki simetris kiri dan kanan
Warna kulit sama dengan kulit lainnya
- Palpasi :tidak ada nyeri teka
o. Klasifikasi data
Data Objektif Data Subjektif
 Ny. N tampak kurus  Ny.N mengatakan merasakan
 Kulit sedikit bersisik dan kering adanya penurunan berat badan yang
 Terdapa luka pada jari tangan signifikan
kanan  Ny N mengatakan penyakit
 Kulit nampak kering dan bersisik diabetes yang dialaminya adalah
 BB menurun penyakit genetik
Sebelum sakit 57 kg  Ny N mengatakan jarang
Setelah sakit 45 kg memperhatikan perawatan pada jari
tangannya sendiri hingga lukanya
sukar sembuh.

p. Analisa data

Data Fokus Etiologic Masalah Keperawatan


Data Objektif : Gangguan keseimbangan Ketidakseimbangan
 Ny N tampak kurus insulin, makanan dan nutrisi kurang dari
 BB menurun aktivitas jasmani kebutuhan
Sebelum sakit 57 kg
Setelah sakit 45 kg
Kadar gula darah : 350 mg/dl
Data Subjektif
 Ny N mengatakan merasakan
adanya penurunan berat badan
yang signifikan
Data Objektif : Kurang mengetahui Kerusakan integritas
 Terdapa luka pada jari tangan keluarga melakukan kulit
kanan berdiameter perawatan luka diabteki
Data Subjektif pada keluarga yang sakit
 Ny N mengatakan tidak
memeperhatikan perawatan
lukanya dan hanya
membiarkan luka tersebut
kering dengan sendirinya
sehingga lukanya sukar
sembuh.,
 Ny N mengatakan penyakit
diabetes yang dideritanya
adalah penyakit genetik

Data objektif : (penyakit kronis Resiko infeksi


 Terdapa luka pada jari tangan misalnya: diabetes
kanannya mellitus)

Data Subjektif :
 Ny N mengatakan jarang
memperhatikan dan tidak
melakukan perawatan pada
kakinya sendiri hingga
lukanya sukar sembuh.
B. Phatway
C.
-Faktor genetic F. Pat
Ketidak Gula dalam darah
D.
Kerusakan sel beta seimbangan tidak
-Inveksi virus E. dapt dibawah
produksi insulin masuk dalam sel
F. imunologik
-Pengrusakan

Batas melebihi Anabolisme protein


Hiperglikemia
Glukosuria ambang ginjal menurun

Dieresis ostomik Kerusakan pada


Vikositas darah antibodi
Syok
meningkat
hiperglikemik
Poliuri retensi
Kekebalan
urine Aliran darah
Koma diabetik tubuh menurun
Kehilangan lambat
elektrolit dalam sel
Iskemik jaringan Neuropati
Dehidrasi Resiko infeksi sensori perifer
Ketidakefektifan perfusi
Resiko syok jaringan perifer Nekrosis luka Klien tidak
merasa sakit
Kehilangan kalori
Merangsang hipotalamus Gangrene
Kerusakan
Sel kekurangan bahan Protein dan lemak integritas
Pusat lapar dan haus
untuk metabolisme dibakar jaringan

Polydipsia
Katabolisme lemak Pemecahan protein BB menurun
polipagia menurun
menurun
Keletihan
Asam lemak Keton
menurun
Ketidak seimbangan nutrisi
kurang dari kebutuhan
tubuh Keteasidosis Ureum
G. Diagnosa Keperawatan
1. Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d ganguan
keseimbangan insulin, makanan dan aktivitas jasmani.
2. Resiko infeksi (penyakit kronis misalnya: diabetes mellitus)
3. Kerusakan integritas kulit b.d Kurang mengetahui keluarga melakukan
perawatan luka diabetik pada keluarga yang sakit
H. Intervensi Keperawatan
NO
DIAGNOSA NOC NIC
DX
1 ketidak seimbangan status nutrisi manajemen nutrisi
nutrisi kurang dari  asupam gizi  tentukn jumlah kalori dan
kebutuhan tubuh b.d  asupan cairan jenis nutrisi yg di butuhkan
ganguan  rasio berat badan / tinggi untuk memenuhi
keseimbangan badan persyaratan gizi
insulin, makanan  energy  tawarkan makanan ringan
dan aktivitas yg padat gizi
jasmani.  monitor kalori dan asupan
makanan
 monitor kecenderungan
terjadinya penurunan dan
kenaikan berat badan

2 Resiko infeksi pengetahuan: manajemen perlindungan infeksi


(penyakit kronis penyakit kronis  monitor kerentanan
misalnya: diabetes  tanda dan gejala penyakit terhadap infeksi
mellitus) kronis  anjurkan istirahat
 strategi mencegah  instruksikan pasien untuk
komplikasi minum antibiotic yg di
 efek lanjutan obat resepkan
 tanda dan gejala  ajarkan pasien dan angota
komplikasi keluarga bagaimana cara
menghindari infeksi

3 Kerusakan integritas Tissue Integrity : Pressure Ucer prefention out


kulit b.d Kurang Skin and mucous wound chare
mengetahui keluarga healing : Primary and  Jaga kulit agar tetap bersih
melakukan secondary intention dan kering
perawatan luka Kriteria Hasil :  Monitor kulit akan adanya
diabetik pada  Perfusi jaringan normal kemerahan
keluarga yang sakit  tidak ada tanda-tanda  Observasi luka
Infeksi  Ajarkan keluarga tentang
 Ketebalan dan tekstur luka dan perawatan luka
jaringan normal  Lakukan teknik perawatan
 Menunjukan terjadinya luka dengan steril
proses penyembuhan luka
I. Implementasi & Evaluasi

NO Implementasi Evaluasi
1. manajemen nutrisi S : Ny N mengatakan
 menententukan jumlah kalori dan jenis merasakan adanya penurunan
nutrisi yg di butuhkan untuk memenuhi berat badan yang signifikan.
persyaratan gizi O:
 menawarkan makanan ringan yg padat gizi  tampak kurus
 memonitor kalori dan asupan makanan  BB menurun
 memonitor kecenderungan terjadinya Sebelum sakit 57 kg
penurunan dan kenaikan berat badan Setelah sakit 45 kg
Kadar gula darah : 350
mg/dl
A : Intervensi belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi
 menententukn jumlah
kalori dan jenis nutrisi
yg di butuhkan untuk
memenuhi persyaratan
gizi
 menawarkan makanan
ringan yg padat gizi
 memonitor kalori dan
asupan makanan
 memonitor
kecenderungan
terjadinya penurunan
dan kenaikan berat
badan
2. Perlindungan infeksi S:
 memonitor kerentanan terhadap infeksi  Ny N mengatakan tidak
 menganjurkan istirahat memeperhatikan perawatan
 menginstruksikan pasien untuk minum lukanya dan hanya
antibiotic yg di resepkan membiarkan luka tersebut
 mengajarkan pasien dan angota keluarga kering dengan sendirinya
bagaimana cara menghindari infeksi sehingga lukanya sukar
sembuh.,
 Ny N mengatakan
penyakit diabetes yang
dideritanya adalah genetik
O:
 Kulit sedikit bersisik
dan kering
 Terdapa luka pada jari
telunjuk tangan kanan
A : Intervensi belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
 Memonitor kerentanan
terhadap infeksi
 Menganjurkan istirahat
 Menginstruksikan
pasien untuk minum
antibiotic yg di resepkan
 Mengajarkan pasien dan
angota keluarga
bagaimana cara
menghindari infeksi
3. Pressure Ucer prefention out chare S:
 Menjaga kulit agar tetap bersih dan  Ny N mengatakan tidak
kering memeperhatikan perawatan
 Memoonitor kulit akan adanya lukanya dan hanya
kemerahan membiarkan luka tersebut
 Mengobservasi luka kering dengan sendirinya
 Mengajarkan keluarga tentang luka dan sehingga lukanya sukar
perawatan luka sembuh.
 Melakukan teknik perawatan luka  Ny N mengatakan
dengan steril penyakit diabetes yang
dideritanya adalah genetik

O:
 Kulit sedikit bersisik dan
kering
 Terdapa luka pada jari
telunjuk tangan kanan
A : Intervensi teratasi
 Mengajarkan keluarga
tentang luka dan perawatan
luka
P : Lanjutkan Intervensi
 Menjaga kulit agar tetap
bersih dan kering
 Memonitor kulit akan
adanya kemerahan
 Mengobservasi luka
 Melakukan teknik
perawatan luka dengan
steril
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan yang dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Pengertian dari Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang
ditandai dengan hiperglikemi yang berhubungan dengan abnormalitas
metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh
penurunan sekresi insulin atau penurunanan sensivitas insilun atau keduanya
dan menyebabkan komplikasi krinis mikrovaskular, makrovaskular, dan
neuropati.
2. Etiologi dari diabetes mellitus yaitu : Faktor genetic, faktor imunologi, dan
faktor lingkungan
B. SARAN
Dalam penyusunan makalah ini masih banyak keurangan yang terdapat
didalamnya, sehingga kami mengharapkan kritik dan saran yang dapat
membantu dalam pembuatan makalah kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA

Http://lukisanhati.blogspot.com/2014/01/makalah-dm-diabetes-melitus.html.

Gloria Bulechek, Howard K. Butcher, Joanne M.Dochterman, Cheryl M. Wagner.


2016. Nursing Intervention Classification (NIC), 6th Ed. Elsevier Inc.

Nanda,NIC&NOC.,2015.Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa


Medis dan Nanda Nic-Noc. Jilid 1. Jogjakarta : mediaction Jogja.

Nuratif, A.H & Kusuma, H. 2015.Aplikasi asuhan keperawatan berdasarkan


diagnosa medis dan nanda NIC-NOC. Jogjakarta : MediAction

NANDA International Inc. Diagnosis Keperawatan: Definisi & Klasifikasi 2015-


2017, Ed 10.

Sue Moorhead, Marion Johnson, Meridean L. Maas, Elizabeth Swanson. 2016.


Nursing Outcomes Classification (NOC), 5th Indonesian Edition. Elsevier
Inc.