Anda di halaman 1dari 2

Jika anda suatu saat memegang tampuk pimpinan di Indonesia,bagaimanakah model

penyelenggaraan pemerintah yang seharusnya


dilakukan agar rakyat makmur…??

Berbicara tentang kemakmuran maka kita harus memandang kemakmuran itusecara


universal dalam artian tidak hanya sekedar terpenuhinya kebutuhan jasmaniahrakyat
semata, tetapi juga terpenuhinya kebutuhan rohaniah juga karena kemakmuranitu
sendiri akhirnya harus berujung pada kondisi kebahagian lahir batin seluruhmasyarakat
itu sendiri. Kita ambil contoh negara kita sendiri yakni Indonesia. Melihat betapa
besarnya jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA)yang
kita miliki maka secara teoritis negara kita pasti mendatangkan kemakmuran!Tapi apa
yang terjadi? Berbagai catatan buruk ketidakmakmuran negara kitatertulis dalam
sejarah bangsa antara lain kondisi orde lama yang mengedepankankepentingan politis
hingga menghasilkan inflasi 100%, rezim orde baru yang diktatordan melakukan
pembangunan semu dengan hutang sehingga tetap juga mendatangkankemelaratan dan
akhirnya runtuh pada bulan mei 1998, penggantinya mahasiswareformasi yang
terhanyut dalam euforia kemenangan dan tidak bisa
menyiapkan pemimpin yang handal serta pemimpin-pemimpin selanjutnya yang juga
gagal akibat
menerima kondisi “warisan” dari pendahulunya disamping juga kemampuan pemimpin
kita itu yang masih dipertanyakan.Melihat kondisi kita saat ini, maka kemakmuran itu
masih jauh dari yang kitaharapkan, karena sebesar apapun kemakmuran fisik yang kita
miliki ternyata berbanding terbalik dengan kemakmuran rohaniah bangsa ini.
Bukannya menjustifikasitapi realitas yang berbicara seperti itu. Kacaunya komponen
negara di berbagai liniseperti timbulnya demonstrasi memprotes berbagai kebijakan
publik yang dianggaptidak merata atau tidak berpihak pada seluruh rakyat, kacaunya
sistem perpolitikandalam roda pemerintahan dan sebagainya menunjukkan bahwa ada
rasa tidak puas sertaadanya anggapan bahwa kondisi sistem yang ada saat ini tidak
benar, ada sesuatu yangsalah di dalamnya yang harus dibenahi.Selain itu juga adanya
krisis kepercayaan antar peminpin dengan yang dipimpinatau sebaliknya dan
diperparah oleh mentalitas bangsa kita yang menurut
Koentjaraningrat bersifat “menerabas”, dan kesan buruk lainnya yang menyiratkan

bahwa mutu karakter bangsa masih jauh dari kesan yang baik, masih rendah, kesan b
eriman sesuai dengan norma nilai, norma agama dan norma hukumKekacauan,
kegelisahan krisis kepercayaan dan sikap emosionalitas lainnya itumenunjukkan bahwa
pembangunan belum menyentuh sisi rohani masyarakat.
Jadi penyebab utama terjadinya hal seperti itu adalah belum sempurnanya sistem pem
erintahan yang dibuat oleh pemerintah dan masih rendahnya mutu manusiaIndonesia
dalam berbagai aspek kehidupannya
Jika suatu saya diberi kesempatan untuk memegang tampuk pimpinan
diIndonesia, maka model penyelenggaraan pemerintah yang seharusnya sayadilakukan
agar rakyat makmur adalaha sebagai berikut :
1.

Bagaimanapun juga bahwa pemerintahan yang saya pegang sekarang


adalah pemerintahan baru tapi mewarisi kondisi pemerintahan sebelumnya.
Saya yakin bahwa pemerintahan sebelum saya telah meletakkan beberapa landasanke
bijakan yang bagus dan tepat bagi permasalahan yang di hadapi oleh bangsaini. Saya
ambil contoh jika saya menggantikan SBY maka keberadaan KomisiPemberantasan
Korupsi (KPK) yang notabene buatan SBY itu tetap akan
saya pertahankan dan semakin saya kembangkan karena teknik seseorang untuk berbu
at korupsi kedepannya juga semakin canggih. Oleh karena itu saya harusmemiliki
senjata penangkal yang harus kuat, kokoh, bisa dikembangkansehingga bisa di
andalkan. Sedangkan kebijakan pendahulu yang dirasa tidak baik bagi bangsa, terpaksa
saya buang demi kedaulatan bangsa dan negara.2.

Selain tetap mempertahankan kebijakan pendahulu yang baik tersebut, secaraumum


saya juga akan berusaha membuat berbagai kebijakan yang tidak
hanya berusaha meningkatkan kemakmuran fisik semata tetapi juga berusahameningk
atkan kemakmuran rohani bangsa seperti peningkatan kualitas pendidikan agama,
moral dan karakter bangsa. Misalnya mata kuliah Pendidikananti korupsi dan
pendidikan karakter tidak hanya di sampaikan di bangku kuliahtapi mulai merambah ke
tingkat pendidikan dasar. Tujuannya adalah agarterciptanya kondisi bangsa yang baik
dan terciptanya generasi muda yang siapmeneruskan roda pemerintahan
3.

Semuanya itu dilakukan demi mewujudkan suatu kondisi kepemerintahan


yang baik (Good Governance) yang sebenarnya telah dimulai tahun 1990.

Governance
merupakan terminologi yang digunakan menggantikan istilah
government
, menunjukkan penggunaan otoritas politik, dan administrasi dalammengelola masalah
kenegaraan. Istilah ini secara khusus
menggambarkan perubahan peranan pemerintah dari pemberi pelayanan kepada fasilit
ator, dan perubahan kepemilikan dari milik negara menjadi milik rakyat.
Pusat perhatianutama
gevernance
adalah perbaikan kinerja atau perbaikan kualitas