Anda di halaman 1dari 19

1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home | About | Contact | Advertise    


Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

Home / Materi Beton Bertulang / Materi Teknik Sipil / Subject Matter / PERHITUNGAN PONDASI

PERHITUNGAN PONDASI
 09.52  Materi Beton Bertulang, Materi Teknik Sipil, Subject Matter

PERHITUNGAN PONDASI
Posted on Maret 8, 2010 by handoko10
Analisa Data dan Penyelidikan Tanah
Pondasi merupakan struktur bawah yang berfungsi untuk meletakkan bangunan di atas tanah dan
meneruskan beban ke tanah dasar. Untuk itu perlu dilaksanakan penyelidikan kondisi tanah pada lokasi
yang akan dibangun.
Dari Hasil Tes Boring (Boring Log)

 RECENT POSTS
Kedalaman ±0,00 m s/d -0,20 m berupa tanah urugan batu dan sirtu.
recentposts

Kedalaman -0,20 m s/d -3,00 m lapisan tanah berupa jenis lempung kelanauan berwarna abu-
abu.

 FACEBOOK
Kedalaman -3,00 m s/d -5,00 m lapisan tanah berupa pasir kelanauan berwarna abu-abu.

 ThemeXpose
Kedalaman selanjutnya berupa lempung berwarna abu-abu. 8,258 likes

Dari Hasil Tes Sondir


Sondir dilakukan pada lima titik sondir, dengan hasil sebagai berikut:
Like Page Share
 - Titik sondir 1 (S1) tanah keras (qc = 55 kg/cm2) di kedalaman -18,60 m.
 - Titik sondir 2 (S2) tanah keras (qc = 50 kg/cm2) di kedalaman -18,60 m. Be the first of your friends to like this

 - Titik sondir 3 (S3) tanah keras (qc = 50 kg/cm2) di kedalaman -19,60 m.

 - Titik sondir 4 (S4) tanah keras (qc = 50 kg/cm2) di kedalaman -18,60 m.


 - Titik sondir 5 (S5) tanah keras (qc = 50 kg/cm2) di kedalaman -19,40 m.

Dilihat dari lima macam analisa data tanah di atas, maka lapisan tanah keras yang paling dalam yaitu pada
kedalaman -19,60 m berupa tanah lempung kelanauan berwarna abu-abu. BLOG ARCHIVE
Pemilihan Jenis Pondasi
Dalam merencanakan suatu struktur bawah dari konstruksi bangunan dapat digunakan beberapa macam Juni 2014 (6)
tipe pondasi, pemilihan tipe pondasi didasarkan pada hal-hal sebagai berikut:

 Fungsi bangunan atas


 Besarnya beban dan berat dari bangunan atas POPULAR POSTS
 Keadaan tanah dimana bangunan tersebut akan didirikan
Download Gratis Buku Dan Ebook Serta
 Jumlah biaya yang dikeluarkan Materi Teknik Sipil
Pemilihan tipe pondasi dalam perencanaan ini tidak terlepas dari hal-hal tersebut di atas. Dari
pertimbangan hasil penyelidikan tanah dari aspek ketinggian gedung dan beban dari struktur di atasnya, Materi Teknik Gempa

maka jenis pondasi yang digunakan adalah pondasi tiang pancang dengan penampang bebentuk lingkaran.
Adapun spesifikasi dari tiang pancang tersebut adalah:

 Mutu beton (f’c) = 25 Mpa Materi Rekayasa Gempa

 Mutu baja (fy) = 400 Mpa

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 1/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
 Ukuran = ø 50 cm
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum CATEGORIES 
 Luas penampang = 1962,5 cm2
 Keliling = 157 cm E-Book Civil Engineer Fisika Teknik

Perhitungan Daya Dukung Tiang Pancang Ilmu Lingkungan Ilmu Ukur Tanah
Berdasarkan Kekuatan Bahan
Komputer Rekayasa
Tegangan tekan beton yang diijinkan yaitu:
σb = 0,33 . f’c ; f’c =25 Mpa = 250 kg/cm2 Kongkow Civil Engineers

σb = 0,33 . 250 = 82,5 kg/cm2 Manajemen Konstruksi


Ptiang = σb . Atiang
Materi Beton Bertulang
Ptiang = 82,5 . 1962,5 = 161906,25 kg = 161,906 t
Materi Rekayasa Geologi
dimana: Ptiang = Kekuatan pikul tiang yang diijinkan

σb = Tegangan tekan tiang terhadap penumbukan Materi Teknik Sipil

Atiang = Luas penampang tiang pancang Pelabuhan Dan Bangunan Pantai


Berdasarkan Hasil Sondir
Pendidikan Agama Islam Teknik
Daya dukung tiang dihitung dengan formula sebagai berikut:
Subject Matter Teknik Gempa

Tugas Besar
Dimana: qc = Nilai konus hasil sondir (kg/cm2)

Ap = Luas permukaan tiang (cm2)

Tf = Total friction (kg/cm)


BLOGROLL
As = Keliling tiang pancang (cm)

Data hasil sondir S3 untuk kedalaman -19,60 m, didapatkan:

Ø qc = 50 kg/cm2

Ø Tf = 1376 kg/cm
FOLLOWERS

Pengikut (2)
Ptiang =

= 75914,733 kg= 75,915 t


Sehingga daya dukung yang menentukan adalah daya dukung berdasrkan data sondir, Ptiang = 75,915 t ~ Ikuti
76 t.
Menentukan Jumlah Tiang Pancang
Untuk menentukan jumlah tiang pancang yang dibutuhkan digunakan rumus acuan sebagai berikut:

TOTAL PAGEVIEWS
Dimana: n = jumlah tiang pancang yang dibutuhkan
P = gaya vertikal (t)
155,207
Ptiang = daya dukung 1 tiang (t)

Beranda

Gambar 4.37 Denah Pondasi


Tabel 4.39 Perhitungan Jumlah Tiang Pancang
Pembulat
Tiang P(t) Ptiang (t) n
an

P1 139.897 76 1.841 6
P2 244.489 76 3.217 6

P3 221.046 76 2.909 4
P4 182.926 76 2.407 6
P5 155.869 76 2.051 6

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 2/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
P6 223.195 76 2.937 4
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
P7 337.106 76 4.436 9
P8 307.909 76 4.051 6
P9 294.281 76 3.872 6
P10 211.856 76 2.788 6
P11 220.124 76 2.896 4
P12 318.799 76 4.195 6
P13 218.344 76 2.873 6
P14 182.241 76 2.398 4
P15 213.336 76 2.807 4
P16 196.017 76 2.579 4
P17 133.608 76 1.758 4
P18 234.393 76 3.084 6
P19 282.346 76 3.715 6
P20 185.102 76 2.436 4
P21 130.565 76 1.718 4
P22 230.095 76 3.028 6
P23 270.542 76 3.560 6
P24 160.972 76 2.118 4
P25 136.840 76 1.801 4
P26 241.257 76 3.174 6
P27 289.285 76 3.806 6
P28 157.370 76 2.071 4
P29 95.562 76 1.257 4
P30 146.670 76 1.930 4
P31 167.866 76 2.209 4
P32 96.012 76 1.263 4
Menghitung Efisiensi Kelompok Tiang Pancang

dimana: m = Jumlah baris


n = Jumlah tiang satu baris

Ө = Arc tan dalam derajat


d = Diameter tiang (cm)
S = Jarak antar tiang (cm)
Ø syarat jarak antar tiang

atau
Ø syarat jarak tiang ke tepi

Tipe-tipe poer (pile cap) yang digunakan dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 4.38 Tipe Pondasi


Tabel 4.40 Perhitungan Efisiensi Kelompok Tiang 
d S
Poer m n q efisiensi
(cm) (cm)

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 3/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 


P1 50 125 2 2 21.801 0.242 1.000 0.758
P2 50 125 2 3 21.801 0.242 1.167 0.717
P3 50 125 3 3 21.801 0.242 1.333 0.677
Tabel 4.41 Perhitungan Daya Dukung Kelompok Tiang
satu
Ptiang jumlah daya dukung
Poer efisiensi tiang cek
(ton) tiang group (ton)
(ton)

> 223.195
Tipe 1 0.758 76 57.590 4 230.360
ton
> 318.799
Tipe 2 0.717 76 54.522 6 327.129
ton
> 337.106
Tipe 3 0.677 76 51.453 9 463.079
ton
Perhitungan Beban Maksimum Yang Diterima Oleh Tiang

dimana:
Pmak = Beban maksimum yang diterima oleh tiang pancang (t)

SPv = Jumlah total beban (t)

Mx = Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu x ™

My = Momen yang bekerja pada bidang yang tegak lurus sumbu y ™

n = Banyaknya tiang pancang dalam kelompok tiang pancang (pile group)


Xmak = Absis terjauh tiang pancang terhadap titik berat kelompok tiang

Ymak = Ordinat terjauh tiang pancang terhadap titik berat kelompok tiang

nx = Banyaknya tiang pancang dalam satu baris dalam arah sumbu x

ny = Banyaknya tiang pancang dalam satu baris dalam arah sumbu y

Sx2 = Jumlah kuadrat absis-absis tiang pancang (m2)


Sy2 = Jumlah kuadrat ordinat-ordinat tiang pancang (m2)
Pondasi Tipe 1

Beban maksimum yang diterima pada pondasi tipe 1


SPv = 223,195 t

Mx = 1,671 tm

My = 0,455 tm

Xmak = 62,5 cm = 0,625 m

Ymak = 62,5 cm = 0,625 m

Sx2 = (0,6252) + (0,6252)

= 0,781 m2
Sy2 = (0,6252) + (0,6252)

= 0,781 m2
n=4
nx = 2

ny = 2


Pmak =

= 56,649 t …< P1 tiang = 57,590 t

Pondasi Tipe 2

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 4/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
Beban maksimum yang diterima pada pondasi tipe 2
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

SPv = 318,799 t

Mx = 0,096 tm

My = 0,058 tm

Xmak = 125 cm = 1,25 m

Ymak = 62,5 cm = 0,625 m

Sx2 = (1,252) + (1,252)


= 3,125 m2

Sy2 = (0,6252) + (0,6252)


= 0,781 m2
n=6
nx = 3

ny = 2

Pmak =

= 53,179 t …< P1 tiang = 54,522 t

Pondasi Tipe 3
Beban maksimum yang diterima pada pondasi tipe 3

SPv = 337,106 t

Mx = 0,022 tm

My = 2,062 tm

Xmak = 125 cm = 1,25 m

Ymak = 125 cm = 1,25 m

Sx2 = (1,252) + (1,252)

= 3,125 m2
Sy2 = (1,252) + (1,252)

= 3,125 m2
n=9
nx = 3

ny = 3

Pmak =

= 37,734 t …< P1 tiang = 51,453 t 


Kontrol Terhadap Geser Pons
4.8.7.1 Pile Cap Tipe 1 dan Tipe 2

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 5/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
Karena kolom tidak tertumpu pada pile, maka P yang diperhitungkan adalah P kolom.
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
P = 318,799 t
h = 0,7 m

t=

=
= 87,582 t/m2

= 8,76 kg/cm2 < 10,28 kg/cm2

t < t ijin = (tebal pile cap cukup, sehingga tidak memerlukan tulangan

geser pons).
4.8.7.2 Pile Cap Tipe 3
Karena kolom tertumpu pada pile, maka P yang diperhitungkan adalah P tiang pancang.
P = 37,734 t
h = 0,7 m

t=

=
= 14,31 t/m2

= 1,431 kg/cm2 < 10,28 kg/cm2

t < t ijin = (tebal pile cap cukup, sehingga tidak memerlukan tulangan

geser pons).
Penulangan Tiang Pancang
Penulangan tiang pancang dihitung berdasarkan kebutuhan pada waktu pengangkatan tersebut ada dua
kondisi, yaitu satu tumpuan dan dua tumpuan.
Kondisi I (Dua Tumpuan)

Gambar 4. 39 Kondisi Pengangkatan 1 dan Momen yang Ditimbulkan

Dimana: q = Berat tiang pancang

= = 471 kg/m
L=6m

Didapatkan: a =
= 1,243 m

M1 = 

=
= 363,86 kgm

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 6/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Dmak =
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
=
= 1413 kg
Kondisi II (Satu Tumpuan)

Gambar 4.40 Kondisi Pengangkatan 2 dan Momen yang Ditimbulkan

Maka:

Didapatkan: a =
= 1,75 m

M1 =

=
= 721,219 kgm

D1 =

=
= 831,176 kg

Dari kedua kondisi di atas diambil yang paling menentukan yaitu:
M = 721,219 kgm
D = 1413 kg

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 7/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

Gambar 4.41 Penampang Tiang Pancang


Data yang digunakan:
- Dimensi tiang = ø 50 cm

- Berat jenis beton = 2,4 t/m3


- f’c = 25 Mpa

- fy = 400 Mpa

- h = 500 mm
- p = 70 mm
- øtulangan = 22 mm

- øsengkang = 8 mm

- d = h – p – øsengkang – ½ øtulangan

= 500 – 70 – 8 – 11 = 411 mm
- d’ = p + øsengkang + ½ øtulangan

= 70 + 8 + 11 = 89 mm
4.8.8.3 Tulangan Memanjang Tiang Pancang
Mu = 721,219 kgm = 7,212 kNm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,00027


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

karena ρ < ρmin maka dipakai ρmin

As = ρ.b.d. 106

= 0,0035 . 0,500 . 0,411 . 106

= 719,25 mm2

Digunakan tulangan 2D22 (As = 760 mm2)


Cek Terhadap Tekuk
Dianggap kedua ujung sendi, diperoleh harga k = 1
r = 0,3 . h = 0,3 . 500 = 150 mm

(K > 20 maka kelangsingan diperhitungkan)

Ec = 4700 (f’c)0.5 = 23500 Mpa

Pu = 56,649 T = 566,49 KN 

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 8/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

a < ab, dipakai rumus

Digunakan As min 1% Ag = 0,01.(1/4.π.(500)2) = 1962,5 mm

Digunakan tulangan 6 D 22 ( Asterpasang = 2281 mm2 )

Penulangan Geser Tiang Pancang


Vu = 1413 kg = 14130 N

Vn = N

Vc = N

Periksa vu > fvc:

vu = MPa

vc = MPa

fvc = 0,6 x 0,8333 = 0,50

vu < fvc Þ dipakai tulangan praktis

Digunakan tulangan sengkang ø8 – 200.

Gambar 4.42 Penulangan Tiang Pancang


Penulangan Pile Cap
Pile Cap Tipe 1
Penulangan didasarkan pada:
P1 = Pmak = 56,649 t

Mx = My = = 35,406 tm

Penulangan Arah x

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 9/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

Mu = 35,406 tm = 354,06 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm


Penutup beton (p) = 70 mm
Diameter tulangan (øD) = 16 mm

Tinggi efektif arah x (dx) = h – p – ½ øD

= 700 – 70 – ½ .16
= 622 mm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,00294


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

ρ < ρmin maka dipakai ρmin

As = ρ.b.d.106

= 0,0035 . 1 . 0,622 . 106

= 2177mm2

Dipakai tulangan D16 – 75 (As terpasang = 2681 mm2)


Penulangan Arah y
Mu = 35,406 tm = 354,06 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm


Penutup beton (p) = 70 mm
Diameter tulangan (øD) = 16 mm

Tinggi efektif arah y (dy) = h – p – Dx – ½ øD

= 700 – 70 – 16 – ½ .16
= 606 mm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,0031


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)


ρ < ρmin maka dipakai ρmin

As = ρ.b.d.106

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 10/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

= 0,0035 . 1 . 0,606 . 106


Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
= 2121mm2
Dipakai tulangan D16 – 75 (As terpasang = 2681 mm2)
Pile Cap Tipe 2

Penulangan didasarkan pada:


P1 = Pmak = 53,179 t

Mx = = 66,474 tm

My = = 33,237 tm

Penulangan Arah x
Mu = 66,474 tm = 664,74 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm


Penutup beton (p) = 70 mm
Diameter tulangan (øD) = 19 mm

Tinggi efektif arah x (dx) = h – p – ½ øD

= 700 – 70 – ½ .19
= 620,5 mm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,0057


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

ρmin < ρ < ρmax maka dipakai ρ

As = ρ.b.d.106

= 0,0057 . 1 . 0,6205. 106

= 3538,62 mm2

Dipakai tulangan D19 – 75 (As terpasang = 3780 mm2)


Penulangan Arah y
Mu = 33,237 tm = 332,37 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm


Penutup beton (p) = 70 mm
Diameter tulangan (øD) = 19 mm

Tinggi efektif arah y (dy) = h – p – Dx – ½ øD

= 700 – 70 – 19 – ½ .19
= 601,5 mm

kN/m2

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 11/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 


Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,00295
Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

ρ < ρmin maka dipakai ρmin

As = ρ.b.d.106

= 0,0035 . 1 . 0,6015. 106


= 2105,25 mm2
Dipakai tulangan D19 – 125 (As terpasang = 2268 mm2)

Pile Cap Tipe 3


Penulangan didasarkan pada:
P1 = Pmak = 37,734 t

Mx = My = = 47,168 tm

Penulangan Arah x
Mu = 47,168 tm = 471,68 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm


Penutup beton (p) = 70 mm
Diameter tulangan (øD) = 19 mm

Tinggi efektif (d) = h – p – ½ øD

= 700 – 70 – ½ .19
= 620,5 mm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,00398


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

ρmin < ρ < ρmax maka dipakai ρ

As = ρ.b.d.106
= 0,00398 . 1 . 0,6205 . 106
= 2467,68 mm2

Dipakai tulangan D19 – 100 (As terpasang = 2835 mm2)



Penulangan Arah y
Mu = 47,168 tm = 471,68 kNm

Tebal pelat (h) = 700 mm

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 12/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
Penutup beton (p) = 70 mm
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
Diameter tulangan (øD) = 19 mm

Tinggi efektif arah y (dy) = h – p – Dx – ½ øD

= 700 – 70 – 19 – ½ .19
= 601,5 mm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,00424


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

ρmin < ρ < ρmax maka dipakai ρ

As = ρ.b.d.106
= 0,00424 . 1 . 0,6015 . 106

= 2553,06 mm2
Dipakai tulangan D19 – 100 (As terpasang = 2835 mm2)
Perhitungan Tie Beam

Ukuran sloof 600 x 400 cm

Data tanah: – f = 29,326o


- c = 0,115 kg/cm2 = 1,15 t/m2 = 11,5 kPa

- g = 1,758 t/m3
Tanah tersebut didefinisikan sebagai tanah sangat lunak karena c < 18 kPa, sehingga untuk menghitung
qu digunakan rumus sebagai berikut:

qu =

c’ = t/m2

go = = = 17,246 t/m3

Dari tabel faktor kapasitas dukung tanah (Terzaghi), diperoleh:


f = 29,326o ® – Nc’ = 18,4

- Nq’ = 7,9

- Ng’ = 5,4

qu =

= 16,185 t/m2

Berat sendiri = = 0,576 t/m

q= = 7,054 t/m
Perhitungan Gaya Dalam

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 13/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

Gambar 4.43 Denah Tie Beam


Perhitungan gaya dalam untuk S1

- Perhitungan momen

Mtump = = = 26,388 tm

Mlap = = = 13,194 tm

- Perhitungan gaya lintang

Dtump = = = 23,631 t

Dlap = D berjarak 1/5L dari ujung balok

= = 14,179 t
Untuk perhitungan gaya dalam tie beam lainnya ditabelkan sebagai berikut:
Tabel 4.42 Gaya Dalam pada Tie Beam
q
L
Sloof 0.5*L 1/5*L (kg/ Momen Gaya Lintang
(m)
m)
Mtump Mlap. Tump. Lap.
(kgm) (kgm) (kg) (kg)
S1 6.7 3.35 1.340 7.054 26.388 13.194 23.631 14.179
S2 5.45 2.725 1.090 7.054 17.460 8.730 19.222 11.533
S2 5.25 2.625 1.050 7.054 16.202 8.101 18.517 11.110
S3 8 4 1.600 7.054 37.621 18.811 28.216 16.930
S4 6 3 1.200 7.054 21.162 10.581 21.162 12.697
S5 3.5 1.75 0.700 7.054 7.201 3.600 12.345 7.407
S5 2.75 1.375 0.550 7.054 4.445 2.223 9.699 5.820
S5 2.5 1.25 0.500 7.054 3.674 1.837 8.818 5.291
Perhitungan Penulangan Tie Beam
Penulangan S1
a) Tulangan Lentur
M tump = 26,388 kgm = 263,88 kNm

M lap = 13,194 kgm = 131,94 kNm

Tinggi sloof (h) = 600 mm


Lebar sloof (b) = 400 mm
Penutup beton (p) = 40 mm
Diameter tulangan (D) = 22 mm
Diameter sengkang (ø) = 10 mm
Tinggi efektif (d) = h – p – ø – ½ D
= 600 – 40 – 10 – ½ . 22
= 539 mm
d’ = p + ø + ½ D
= 40 + 12 + ½ . 22
= 61 mm
f’c = 25 Mpa

fy = 400 Mpa

Tulangan Tumpuan
Mu = 263,88 kNm 

kN/m2

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 14/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,0076


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

karena ρmin < ρ < ρmax maka dipakai ρ

Dipakai tulangan tekan 2D22 (As terpasang = As2 = 760 mm2)

As1 = ρ.b.d.106

= 0,0076 . 0,40 . 0,539 . 106


= 1648,490 mm2
As = As1 + As2

= 1630,835 + 760
= 2408,490 mm2

Digunakan tulangan tarik 7D22 (As = 2661 mm2)


Tulangan Lapangan
Mu = 13,194 kNm

kN/m2

Dengan rumus abc didapatkan nilai ρ = 0,0037


Pemeriksaan syarat rasio penulangan (ρmin < ρ < ρmax)

karena ρmin < ρ < ρmax maka dipakai ρ

Dipakai tulangan tekan 2D22 (As terpasang = As2 = 760 mm2)

As1 = ρ.b.d.106

= 0,0037 . 0,40 . 0,544 . 106

= 792, 349 mm2


As = As1 + As2

= 792, 349 + 760


= 1552,349 mm2

Digunakan tulangan tarik 5D22 (As = 1901 mm2)


Periksa lebar balok
Maksimal tulangan yang hadir sepenampang adalah 7D22, dengan posisi 2 lapis (5D22 untuk lapis dasar
dan 2D22 untuk lapis kedua)
Jarak minimum tulangan yang disyaratkan adalah 25 mm.
Lebar balok minimum:
2 x p = 2 x 40 = 80 mm
2 x ø sengkang = 2 x 10 = 20 mm

5 x D22 = 5 x 22 = 110 mm
4 x jrk min tul = 4 x 25 = 100 mm
Total = 310 mm

Jadi lebar balok sebesar 400 mm cukup memadai.
b) Tulangan Geser

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 15/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
Tulangan Geser Tumpuan
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
Vu = 23,631 t = 236309,00 N

Vn = MPa

Vc = MPa

Vs = Vn – Vc = 393848,33 – 179666,67 = 214181,67 N

Periksa vu > fvc:

vu = MPa

vc = MPa

fvc = 0,6 x 0,8333 = 0,50

vu < fvc Þ perlu tulangan geser

Periksa fvs > fvs mak:

fvs = vu – fvc = 1,096 – 0,50 = 0,596 Mpa

f’c = 25 MPa → fvs maks = 2,00 (Tabel nilai fvs maks, CUR 1 hal 129)

fvs > fvs mak Þ OK

Perencanaan sengkang

mm2
Digunakan tulangan sengkang ø = 10 mm, luas dua kaki As = 557 mm2

mm

smax = mm

Digunakan tulangan sengkang ø 10 – 150.

Sengkang minimum perlu = mm2


Luas sengkang terpasang 157 mm2 > 50 mm2
Tulangan sengkang ø10 – 150 boleh dipakai.
Tulangan Geser Lapangan
Vu = 14,178540 t = 141785,40 N

Vn = MPa

Vc = MPa

Vs = Vn – Vc = 236309,00 – 179666,67 = 56642,33 N

Periksa vu > fvc:

vu = MPa

vc = MPa

fvc = 0,6 x 0,8333 = 0,50

vu < fvc Þ perlu tulangan geser

Periksa fvs > fvs mak:

fvs = vu – fvc = 0,658 – 0,50 = 0,158 Mpa

f’c = 25 MPa → fvs maks = 2,00 (Tabel nilai fvs maks, CUR 1 hal 129)

fvs > fvs mak Þ OK

Perencanaan sengkang

mm2
Digunakan tulangan sengkang ø = 10 mm, luas dua kaki As = 157 mm2

mm

smax = mm

Digunakan tulangan sengkang ø 10 – 250.

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 16/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 


Sengkang minimum perlu = mm2
Luas sengkang terpasang 226 mm2 > 83,33 mm2
Tulangan sengkang ø10 – 250 boleh dipakai.

SHARE THIS:  Facebook  Twitter  Google+  Pinterest  Linkedin

YOU MAY ALSO LIKE

Jurnal-Jurnal Teknik SIpil engineering code Desain Balok Beton


Bertulang (5)

PREVIOUS NEXT
Menghitung contoh Struktur Jembatan Baja Perbandingan Kuat Tekan Beton
dengan SAP 2000 V.11

POST COMMENT BLOGGER DISQUS FACEBOOK

1 Komentar:

ARIS MALZUMUL 17 September 2018 21.27

@BacaPedia
Bagus artikelnya min
Balas

Masukkan komentar Anda...

Beri komentar sebagai: suwarno.ce14@ Logout

Publikasikan Pratinjau Beri tahu saya

Ir. Aco Wahyudi Efendi, ST., MT

Ikuti 

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 17/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi

Social Icons
Home Post Style Feature  Pages Categories Buddypress Forum 
Mengenai Saya
Ir. Aco Wahyudi Efendi, ST., MT

Lihat pro l lengkapku

Google+ Followers
Ir. Aco Wahyudi Efendi, ST., MT
+ ke lingkaran

27 memiliki saya di lingkaran Lihat semua

Featured Posts Coolbthemes


Social Icons
Labels
› E-BOOK CIVIL ENGINEER
› FISIKA TEKNIK

› ILMU LINGKUNGAN

› ILMU UKUR TANAH

› KOMPUTER REKAYASA

› KONGKOW CIVIL ENGINEERS

› MANAJEMEN KONSTRUKSI

› MATERI BETON BERTULANG

› MATERI REKAYASA GEOLOGI

› MATERI TEKNIK SIPIL

› PELABUHAN DAN BANGUNAN PANTAI

› PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TEKNIK

› SUBJECT MATTER

› TEKNIK GEMPA

› TUGAS BESAR

Halaman
Beranda
Popular Posts
Download Gratis Buku Dan Ebook Serta Materi Teknik Sipil
51 Katalog  :  Dosen PETRA Materi Kuliah Baja LRFD Penerbit Fakultas Teknik PETRA, -, 2000 Deskripsi
: Catatan Kuliah M...

Materi Teknik Gempa


  Gempa bumi Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Pusat-pusa...

Materi Rekayasa Gempa


Beberapa Materi Gempa Mahasiswa S1 Teknik Sipil Untri Balikpapan silahkan di download untuk
invetarisasi rujukan tugas Tugas B...

Materi Kuliah Ilmu Lingkungan
 silahkan download materi Ilmu Lingkungan ini: Klik disini: diktat ilmu-lingkungan.pdf
MODUL-Pengetahuan-Lingkungan   ...

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 18/19
1/18/2019 PERHITUNGAN PONDASI - Aco Wahyudi Efendi
Cara Import / Plotting Koordinat dari Excel ke dalam AutoCAD
Home PostImport
Cara Style / Plotting
FeatureKoordinat
 Pages Categories
dari Excel Buddypress
ke dalam AutoCAD Forum
Posted by Aga Yuditra 
sumber : http://agayuditra.blogspot.com/2013...

untuk menghitung portal, EI-nya berapa ?


untuk menghitung portal, EI-nya berapa ? Ditulis pada 7 Februari 2009 Kelihatannya sudah lama saya
tidak membahas bidang kei...

Plotting keterangan elevasi dari Excel ke AutoCAD


Plotting keterangan elevasi dari Excel ke AutoCAD Posted by Aga Yuditra sumber
:http://agayuditra.blogspot.com/2014/09/plotting...

Kongkow Civil Engineers(Part-1 Update 15 Desember 2014) sumber: https://wiryanto.wordpress.com/rak-


buku/
yusa 12 Februari 2007 pada 06:20 buat pak Wiryanto, makasih...

Cara Mengubah Data Koordinat dari Excel Menjadi *.TXT


Cara Mengubah Data Koordinat dari Excel Menjadi *.TXT Posted by Aga Yuditra
sumber: http://agayuditra.blogspot.com/2013/02/cara...

Modul Mata Kuliah Geologi


Modul Mata Kuliah Geologi Dasar Freedownload cmiph   Konten ini sengaja kami pindahkan kesini
untuk tujuan promosi blog C...

RANDOM POSTS TAGS RECENT POSTS

SAP2000 ver 7.40 student E-Book Civil Engineer Fisika Teknik recentposts
version (up-dated 16 Juni
Ilmu Lingkungan Ilmu Ukur Tanah
2013)
Komputer Rekayasa

SAP 2000 7.4 Student Kongkow Civil Engineers

Version Manajemen Konstruksi

Materi Beton Bertulang

Materi Rekayasa Geologi Materi Teknik Sipil


Pendidikan Agama Islam
Pelabuhan Dan Bangunan Pantai

Pendidikan Agama Islam Teknik

Subject Matter Teknik Gempa

Tugas Besar

Created By ThemeXpose | Distributed By Free Blogger Templates   

http://awe99struc.blogspot.com/2014/06/perhitungan-pondasi.html 19/19