Anda di halaman 1dari 3

Blok Quadratus Lumborum

Anatomi

Muskulus quadratus lumborum terletak pada dinding abdomen posterior. Origo dari otot ini
terletak pada krista iliaca dan insersio nya pada transversus prosesus setinggi L1 sampai L4
hingga permukaan inferior dari thorakal 12. Muskulus ini menebal terutama di bagian
inferior, dan tervisualisasi paling baik pada USG di prosesus transversus setinggi L4. Pada
tinggi tingkatan ini, muskulus ini berbatasan anterior dengan muskulus psoas, berbatasan
posterior dengan muskulus erector spine, dan berbatasan medial dengan prosesus
transversus. Ini di fasilitasi oleh fascia thoracolumbal, yang dimana erupakan kelanjutan dari
aponeurosis yang terbentuk dari fascia yang mengelilingi muskulus oblique interal dan
muskulus transversus abdominus setelah muskulus-muskulus ini mulai mengerucut.
Berdahapan anterior dengan fascia ini adalah fascia transversalis. Pada tingkat setinggi
diafragma, fascia transversalis terbagi menjadi 2. Satu lapisan berujung menjadi fascia
inferior diaphragmatic. Yang satu nya melewati bagian atas dari diaphragm untuk menyatu
dengan fascia endothoracic. Inilah yang memprakarsai rute perjalanan yang potensial
sebagai tempat menyebarkan obat anestesi lokal pada thoracic paravertebral yang diikuti
dengan terprakarsainya blok quadratus lumborum atau quadratus lumborum block (QLB).

Gambar ini menunjukkan hubungan anatomis dari plana transversus abdominis (TAP), fascia transversalis dan
fascia dari muskulus quadratus lumborum (quadratus lumborum fascia), dan muskulus psoas (fascia psoas)
pada cavum retroperitoneal. Ditandai bahwa nervus subcostal dan ilioinguinal terletak pada permukaan
anterior dari muskulus quadratus lumborum. Ao, aorta, IVC, inferior vena cava, PM, psoas major muscle, ESM,
erector spine muscle, TAM, transversus abdominis muscle, IO, internal oblique muscle, EOM, external oblique
muscle
Gambar ini menunjukan plana fascia di dinding posterior badomen dimana obat anestesi lokalnya di injeksikan
saat prosedur QLB. TAM, mengindikasikan muskulus transversus abdominis, IOM, muskulus internal oblique,
EOM, muskulus external oblique, QLM, muskulus quadratus lumborum, VB, korpus vertebrae, Ao, Aorta, IVC,
vena cava inferior.

Teknik QLB dengan Panduan Ultrasound (USG)


A. QLB 1 + QLB 2
QLB 1 – Dengan pasien pada posisi supine, transducer berfrekuensi rendah diletakan
di lateral dinding perut, tepat posisi superior dari krista iliaca. Kemudian digerakkan
kearah posterior sampai muskulus transversus abdominus terlihat melancip atau
mengerucut untuk membentuk aponeurosis normalnya. Pada titik ini, muskulus
quadratus lumborum dapat diidentifikasi. Menggunakan teknik inplane, jarum
dimasukkan dan di arahkan menuju pinggir lateral dari quadratus lumborum dan
fascia thoracolumbal. Tempat ini lah yang merupakan titik terakhir untuk
diinjeksikan obat.
QLB 2 – Teknik ini merupakan modifikasi dari QLB 1, dimana jarumnya menembus
melewati muskulus latissimus dorsi. Obat lokal anestesi diinjeksikan posterior dari
muskulus quadratus lumborum di luar dari fascia. Karena titik injeksi nya letaknya
lebih superfisial, pencitraan ultrasound yang diperoleh memiliki kualitas lebih tinggi,
yang dimana teknik QLB 2 ini menjadi lebih diandalkan dan dianggap lebih aman
dibandingkan QLB 1

B. Pendekatan transmuskular
Pasien diletakan posisi lateral decubitus dengan sisi yang akan dibius menghadap ke
atas. Sebuah transducer curved array (5-2 Mhz) terletak di plana transversus pada
bagian flank dari abdomen, tepat terletak superior dari krista iliaca. Pendekatan
pertama dideskripsikan oleh Prof. Borglum, dimana pendekatan anterior ke
posterior dengan ujung jarum diposisikan anterior terhadap muskulus quadratus
lumborum. Ini disempurkanan dengan 2 pendekatan posterior. Pada pendekatan
transmuskular yang pertama, Borglum et al mendeskripsikan “Shamrock sign”
sebagai panduan USG untuk pendekatan ini. 3 gambaran daun dari shamrock di
representasikan oleh muskulus erector spinae, muskulus quadratus lumborum dan
muskulus psoas; dengan prosesus transversus dari L4 merepresentasikan tunas nya.

gambar ini menunjukan posisi pasien, transducer ultrasound dan plana dari pencitraan USG saat
prosedur QLB dilakukan pada pasien diposisikan lateral decubitus. Perlu diingat bahwa hubungan
anatomi dari muskulus psoas mayor (PM), quadratus lumborum (QLM), dan muskulus erector spine
(ESM) terhadap prosesus trasversus dan plana transversus abdominis. TM QLB, mengindikasikan blok
transmuskular quadratus lumborum.

Gambar yang memperlihatkan beberapa pendekatan untuk blok kuadratus lumborum. Jalur insersi
jarum tersimulasi (warna merah) sudah diposisikan di gambaran sonogram transversal dari region
paravertebral lumbal setinggi prosesus transversus L4 (shamrock view). TMQLB mengindikasikan
transmuskular QLB, QLM, muskulus kuadratus luborum, TP, porsesus transversus, EOM, muskulus
external oblique, IOM, muskulus internal oblique, TAM, muskulus transversus abdominis, LDM,
muskulus latissimus dorsi, ESM, muskulus erector spinae.