Anda di halaman 1dari 27

KONSEP DASAR

ASESMEN

OLEH
TJUTJU SOENDARI
PLB-FIP-UPI

POKOK BAHASAN

• Pengertian Asesmen
• Tujuan Asesmen
• Fungsi asesmen
• Ruang lingkup Asesmen ABK

. PENGERTIAN ASESMEN • Asesmen  “To assess” (kk: menaksir). • Assessment (kb: taksiran)  deskriptif “menggambarkan” sesuatu secara holistik • Sifat atau cara kerja asesmen menjadi komprehensif  Artinya asesmen bekerja secara utuh dan menyeluruh.

. penempatan. • Robert M. dan pembelajaran. yang mana hasil keputusannya dapat digunakan untuk menentukan layanan pendidikan yang dibutuhkan anak sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran”. Smith (2002) “Asesmen adalah suatu penilaian yang komprehensif dan melibatkan anggota tim untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan anak. DEFINISI ASESMEN • Wallace & Longlin (1979) Asesmen merupakan suatu proses sistematis dengan menggunakan instrumen yang sesuai untuk mengetahui perilaku belajar. • Rosenberg (1982) Asesmen merupakan suatu proses pengumpulan informasi yang akan digunakan untuk membuat pertimbangan dan keputusan yang berkaitan dengan pembelajaran anak.

• Fallen & Umansky (1988) Asesmen adalah proses pengumpulan data untuk tujuan pembuatan keputusan dan menerapkan seluruh proses pembuatan keputusan tersebut. data-data yang berkaitan dalam membantu seseorang mengambil keputusan yang berkaitan dengan masalah pendidikan. mulai diagnosa paling awal terhadap problem perkembangan sampai penentuan akhir terhadap program anak. • Mangungsong (1995) asesmen adalah suatu proses yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi. guru akan dapat menyusun program pembelajaran yang bersifat realistis sesuai dengan kenyataan yang obyektif. .• McLounghlin & Lewis (1986) Asesmen adalah proses yang sistematis dalam mengumpulkan data seorang anak yang berfungsi untuk melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seseorang saat itu. Berdasarkan informasi tersebut. sebagai bahan untuk menentukan apa yang sesungguhnya dibutuhkan.

sesuai dengan kenyataan secara objektif. • Berupa informasi (data/fakta/evidence) untuk mengetahui gejala dan intensitasnya. • Digunakan untuk menyusun suatu program pembelajaran yang dibutuhkan anak yang bersifat realistis. • Adanya pembanding informasi tersebut dengan suatu parameter/ukuran dengan menggunakan instrumen. . serta kelemahan dan kekuatan anak. kendala-kendala yang dialami. • Adanya pelaku “asesor” (melibatkan tim) yang mengumpulkan informasi. ASESMEN • Proses sistematis yang bersifat komprehensip.

serta daya dukung lingkungan yang dibutuhkan anak • Menentukan layanan yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan khususnya serta untuk memonitor kemajuannya (Sunardi & Sunaryo. dan komprehensif tentang kondisi anak saat ini • Mengetahui profil anak secara utuh terutama permasalahan dan hambatan belajar yang dihadapi. kebutuhan- kebutuhan khususnya. obyektif. TUJUAN ASESMEN • Memperoleh data yang relevan. akurat. potensi yang dimiliki.2006) .

lingkungan belajar.Amin (1995) Kegiatan asesmen yang dilakukan setelah ditemukan bahwa seseorang itu ABK atau setelah kegiatan deteksi. penempatan. .• Moh. 4) Untuk mengembangkan program pendidikan yang diindividualisasikan 5) Untuk menentukan strategi. dan penemuan program pendidikan ABK 3) Untuk menentukan arah atau tujuan pendidikan serta kebutuhan ABK. dan evaluasi pengajaran. maka asesmen diperlukan untuk: 1) Menyaring kemampuan ABK 2) Untuk keperluan pengklasifikasian.

• Guru akan dapat menyusun program pembelajaran yang bersifat realistis dan obyektif  Sesuai dengan kesulitan yang dihadapi . • Asesmen digunakan untuk menemukan dan menetapkan di mana letak masalah yang dihadapi serta apa yang menjadi kebutuhan belajar seorang anak. • Sebagai bahan untuk menentukan apa yang sesungguhnya dibutuhkan dalam pembelajaran siswa. FUNGSI ASESMEN • Sebagai alat/bahan untuk melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seseorang saat itu.

Amin (1995) mengemukakan tentang perlunya asesmen dalam pendidikan bagi ABK • Pertama. kegiatan asesmen merupakan tindak lanjut dari kegiatan deteksi. MENGAPA ASESMEN??? • Moh. perbedaan individual. . • Kedua.

saat. yang telah diberikan maupun kebutuhan dapat diserap/dikuasai belajarnya. shg terus pembelajaran bergulir tanpa henti (dynamics assessment) Didasarkan kepada Didasarkan pada materi Konten masalah dan (instrumen) yang telah diberikan kemampuan yang dimilki siswa Tujuan Untuk melihat kondisi Untuk mengukur siswa saat ini baik seberapa jauh materi kemampuan. kesulitan. dan akhir Saat dan akhir pembelajaran. Perbandingan Asesmen dan Evaluasi Komponen Asesmen Evaluasi Pelaksanaan Sebelum. siswa .

Kapan asesmen dilakukan? • Sebelum – saat – setelah intervensi/pembelajaran (kontinyu -- berkesinambungan). • Mampu memfasilitasi belajar siswa dan keterampilan yang diperoleh dari hasil belajar menjadi fungsional .

• Melihat perilaku nyata anak dalam berbagai ragam situasi/lingkungan. di mana anak tinggal). . di dalam kelas. dsb. di asrama. di kantin. Di mana asesmen dilakukan? • Dalam situasi alamiah (seperti di rumah.

. peristiwa. dengan cara dan aturan- aturan yang sudah ditentukan. Bagaimana asesmen dilakukan? • Observasi Mengadakan pengamatan terhadap suatu obyek. atau proses yang terjadi dalam suatu situasi baik yang terjadi pada manusia atau pada lingkungannya • Wawancara  Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui komunikasi verbal dengan cara mengadakan tanya jawab baik langsung atau tidak langsung dengan responden • Tesalat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana. • Inventori Alat pengumpul data yang sifatnya mengukur kecenderungan karakteristik perilaku individu. gejala.

RUANG LINGKUP ASESMEN .

Kognitif (persepsi. bahasa R & komunikasi) U PERKEMBANGAN Motorik A Adaptive Behavior A N S G E S L M I Membaca E Menulis N AKADEMIK N Berhitung/Matematika G K U P .

KTSP 2006) •Bahan ajar •Referensi terkait bidang yang diases •Modifikasi/gabungan dari ketiganya .Menentukan ruang lingkup dan urutan keterampilan-keterampilan yang akan diaseskan •Berdasarkan kurikulum yang berlaku ( KUR.2004 .

• kesadaran fonologis • diskriminasi auditoris • ingatan auditoris AUDITORIS • urutan auditoris • perpaduan auditoris •hubungan keruangan •diskriminasi visual PERKEMBANGAN VISUAL •diskriminasi bentuk dan latar PERSEPSI •visual closure •mengenal obyek TAKTIL HEPTIK KINESTETIK Ruang lingkup bidang perkembangan persepsi .

kata/kalimat) B kualitas wicara) 5. E 3. Artikulasi (kejelasan (kalimat) N pengujaran kata) 4. Kelancaran intonasi. SINTAKSIS A 1. MORFEM (kata) 3. FONEM (huruf) U Membaca 2. Suara (nada. PROSODI (irama.K Menyimak PERSEPSI AUDITORIS E (Mendengarkan) M A M RESEPTIF P 1. SEMANTIK 2. (makna Wicara kenyaringan. R (kecepatan dan tekanan pola B PRODUKTIF/ ketepatan wicara) bahasa) 6. PRAGMATIK(cara A EKSPRESIF penggunaan bhs H dlm siatuasi sosial) A S A Menulis .

Sensory Stimulation (Menerima rangsangan) Position Tolerance (daya tahan thd posisi ttt) Equilibrium Reactions P Head Control (Kontrol kepala) E Rolling (Berguling) Gross Motor Sitting (duduk) R Reach & Strike (menjangkau & menyerang) K M Crawling (merayap) E O Kneewalk (Berjalan dgn lutut) M T Standing (Berdiri) Walking (Berjalan) B O A R N I G K Grasp (menggenggam) Fine Motor Object Manipulation A Object Formation N .

D Perhatian terhadap orang lain. R Mobilitas (Penggunaan transport umum) I L Pemahaman (Comprehension) A COMMUNICATION Ekspresi (Expression) K Artikulasi (Articulation) U A Kerjasama. Keterampilan minum. SELF HELP Kebersihan (mandi. E Berpakaian. Keterampilan makan. gosok gigi & cuci tangan) P Penampilan. SOCIALIZATION Partisipasi dalam kegiatan kelompok. F VOCATIONAL Kemampuan dalam aktivitas sekolah . A P Interaksi dengan yang lain T I Kemampuan dalam aktivitas di rumah. Keterampilan menggunakan toilet.

tetapi memiliki I nilai yang sama K KONSERVASI Memahami kekekalan jumlah . tetapi memiliki D nilai yang sama KORESPONDENSI E memahami jumlah dari tiga kelompok obyek yang M memiliki karakteristik yang berbeda. Mengelompokkan obyek berdasarkan warna KLASIFIKASI Mengelompokkan obyek berdasarkan bentuk Mengelompokkan obyek berdasarkan ukuran K E T R Mengurutkan obyek berdasarkan pola ukuran bentuk Mengurutkan obyek berdasarkan pola ukuran warna menghitung setiap obyek hanya satu kali secara P ORDERING/ berurutan. R SERIASI E Menyusun obyek berdasarkan ukuran panjang & pendek Menyusun obyek berdasarkan ukuran besar & kecil A K memahami jumlah dari dua kelompok obyek yang A memiliki karakteristik yang berbeda.

•Mengenal huruf •Mengenal bunyi huruf (k-v-diftong) •Menggabungkan bunyi membentuk kata TEKNIS •Variasi bunyi •Meggunakan analisa konteks •Menggunakan analisa struktural (bentuk kata) M E M B A C •Pengembangan kosakata A •Pemahaman literal (memahami &mengingat informasi tersurat dr wacana) •Pemahaman inferensial (menarik kesimpulan dr PEMAHAMAN wacana) •Membaca kritis/evaluatif (penilaian thd materi wacana) •Apresiasi (kepekaan emosi/estetik thd materi wacana) RUANG LINGKUP PELAJARAN MEMBACA .

meraba. kata L (b) Mengucapkan kata yang diketahuinya (c) Mengenal perbedaan/persamaan konfigurasi kata MENGEJA (d) Mengasosiasikan bunyi dengan huruf I (e) Mengeja kata (f) Menemukan aturan ejaan kata S (g) Menuliskan kata dengan ejaan yang benar (a) Reproduksi EKSPRESIF (b) Deskripsi (uraian) (mengarang/ Lanjutan) (c) Ciptaan (d) Penjelasan RUANG LINGKUP PELAJARAN MENULIS .kiri-kanan. dan melepas benda PRA MENULIS (b) Mencari perbedaan/persamaan berbagai obyek. memegang. depan belakang) M (a) Memegang alat tulis (b) Menggerakkan alat tulis (atas-bawah. ukuran (c) Orientasi ruang dan arah (kiri-kanan.bentuk. kata.melingkar) E (c) Menyalin huruf. warna. atas-bawah. (a) Meraih. kata. kalimat dengan huruf balok PERMULAAN (d) Menulis namanya dengan huruf balok (e) Menyalin huruf balok dari jarak jauh N (f) Menyalin huruf. kalimat dengan tulisan bersambung (g) Menyalin tulisan bersambung dari jarak jauh U (a) Mengenal huruf abjad.

1980) GEOMETRI BIDANG DATAR x A Bersifat Spiral BIDANG RUANG : T PANJANG E KELILING M PENGUKURAN LUAS ISI A BERAT T WAKTU I PEMAHAMAN DIMENSI KUANTITATIF KONSEP K A HASIL BELAJAR KETERAMPILAN YANG DIHARAPKAN (Lerner. Bilangan ARITMETIKA/ ALJABAR + Komputasi - M CONTENT/ISI MATERI (Dali S Naga. 1989) PEMECAHAN DIMENSI KUALITATIF MASALAH Ruang Lingkup pembelajaran Matematika .

fungsi. tujuan. dan jenis dari: • Observasi • Wawancara • Tes • Inventori Tulislah referensi yang digunakan . TUGAS !!! Jelaskan pengertian.

Wassalam & Terima kasih soend .