Anda di halaman 1dari 6

LEMBAR JAWABAN

Nama : Siti Isnaini Rahmawati


NIM : 160210031
Mata ajar : Keperawatan Maternitas
Semester : 5A
Dosen : Dian Puspitasari E, SKp,MKep
Hari/Tanggal : Kamis, 18 Oktober 2018

1. Diketahui:
 TFU = 28cm
 Siklus menstruasi 28 hari
Ditanya: usia kehamilan dalam minggu?
Jawab:
8
R = TFU×7
8
= 28×7

= 32 minggu
2. Kehamilan ketiga, kehamilan sebelumnya mengalami keguguran saat usia 7 bulan, anak
yang hidup 2 (kembar) = G3P1A1
3. HPHT : 28 April 2018
Berapa usia kehamilan pada tanggal 18 Oktober 2018?
28 April : 2 hari
Mei : 4 minggu 3 hari
Juni : 4 minggu 2 hari
Juli : 4 minggu 3 hari
Agustus : 4 minggu 3 hari
September : 4 minggu 2 hari
18 Oktober : 2 minggu 4 hari +
22 minggu 19 hari 24 minggu 5 hari
4. Kenaikan berat badan yang direkomendasikan yaitu 7-12kg
5. TBJ = (TFU-12 (karena kepala bayi belum masuk PAP)) × 155
= (25-12) × 155
= 2,015 gram
6. HCG+, DJJ+
7. HPHT: 26 Januari 2018
Kapan taksiran partus?
26 01 18
+7 +9 +
33 10 18
2 11 18 (02 November 2018)
8. Chloasma gravidarum
9. Yang dimaksud dengan:
a. Tanda Goodell : Adalah pelunakan waktu serviks. Pada wanita yang tidak hamil
serviks seperti ujung hidung sedangkan pada wanita hamil melunak seperti bibir.
b. Tanda Hegar : Adalah perlunakan dan dapat ditekannya isthmus uteri.
c. Tanda Chadwick : Adalah perubahan warna selaput lendir vulva dan mukosa
vagina menjadi keunguan termasuk juga porsio dan serviks.
d. Tanda Braxton : Adalah kontraksi yang tidak teratur tanpa nyeri.
e. Tanda Homan : Adalah metode yang digunakan untuk mengetahui adanya
tromboflebitis. Tromboflebitis merupakan inflamasi permukaan pembuluh darah
disertai pembentukan pembekuan darah. Tromboflebitis cenderung terjadi pada
periode pasca partum pada saat kemampuan penggumpalan darah meningkat
akibat peningkatan fibrinogen dilatasi vena ekstremitas bagian bawah disebabkan
oleh tekanan kepala janin selama kehamilan dan persalinan dan aktifitas pada
periode tersebut yang menyebabkan penimbunan, statis dan membekukan darah
pada ekstremitas bagian bawah.
10. Sebutkan:
a. Presumptive manifestation pada kehamilan
Gejala:
1) Amenorea:
 Berhentinya menstruasi disebabkan oleh kenaikan kadar estrogen
dan progesteron yang dihasilkan oleh korpus luteum.
 Mempunyai arti penting dalam dugaan kehamilan hanya bila siklus
haid sebelumnya berlangsung secara teratur dan spontan.
 Selain kehamilan, amenorea juga dapat terjadi akibat: ketegangan
emosional, penyakit menahun, obat-obat opioid dan dopaminergik,
penyakit endokrin dan tumor ginekologi tertentu.
2) Mual dan muntah:
 50% diderita oleh ibu hamil, mencapai puncak pada 8-12 minggu.
 Keluhan semakin berat pada pagi hari (“morning sickness”).
 Derajat keluhan dipengaruhi oleh ketegangan emosi.
 Hiperemesis gravidarum: mual muntah disertai dengan dehidrasi
dan ketonuria sehingga mengganggu aktivitas keseharian pasien.
Keadaan ini memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
3) Perubahan pada payudara:
 Mastodinia (rasa tegang pada payudara).
 Pembesaran kelenjar sebaseus sirkumlakteal (Montgomery
tubercle) pada kehamilan 6-8 minggu akibat stimulasi hormonal.
 Sekresi kolostrum setelah kehamilan 16 minggu.
4) Perubahan pada traktus urinarius:
 Iritabilitas vesika urinaria, sering berkemih dan nocturia
 Infeksi traktus urinarius
Tanda:
1) Kenaikan suhu basal – kenaikan suhu basal persisten selama 3 minggu.
2) Perubahan pada kulit:
 Chloasma gravidarum: setelah kehamilan 16 minggu kulit
didaerah muka menjadi gelap dan menjadi semakin gelap bila
terkena sinar matahari.
 Linea nigra: warna puting susu dan linea alba menjadi gelap akibat
adanya rangsangan oleh melanophore akibat peningkatan kadar
MSH-melanocyte stimulating hormon.
 Striae gravidarum: striae pada payudara dan abdomen akibat
separasi jaringan kolagen yang terlihat sebagai jaringan parut
iregular. Diperkirakan akibat pengaruh hormon
adrenocorticosteroid dan nampak pada kehamilan lanjut.
 Spider telengangiectasis: kelainan kulit akibat tingginya kadar
estrogen sirkulasi yang juga dapat terlihat pada kegagalan hepar.

b. Positive manifestation pada kehamilan


Diagnosasis kehamilan pasti didasarkan pada temuan objektif yang tidak selalu
dapat ditemukan pada trimester pertama.
1) Detak jantung janin
 Detak jantung janin dapat terdengar dengan menggunakan fetoskop
pada ibu yang bertubuh langsing pada kehamilan 17-18 minggu.
 Dengan Doppler, detak jantung janin dapat terdengar pada
kehamilan 10 minggu.
2) Palpasi bagian janin
 Bentuk tubuh janin sering dapat diperiksa melalui palpasi abdomen
pada kehamilan lebih dari 28 minggu.
 Gerakan janin dapat dirasakan setelah kehamilan 18 minggu.
Persepsi gerakan janin pertama kali (pada multigravida 14-16
minggu; pada primigravida 18- 20 minggu).
3) Utrasonografi (USG)
 Tehnik ini sangat bermanfaat bagi pemantauan viabilitas janin.
 Aktivitas jantung dapat dilihat pada kehamilan 5-6 minggu
 Ekstremitas janin terlihat pada kehamilan 7-8 minggu
 Gerakan jari tangan terlihat pada kehamilan 9-10 minggu

c. Probable manifestation pada kehamilan


Tanda
1) Organ panggul. Terjadi sejumlah perubahan pada organ panggul yang
dapat dirasakan oleh perawat saat melakukan pemeriksaan vagina.
 Chadwick’s sign: kongesti pembuluh darah yang menyebabkan
perubahan warna serviks dan vagina yang kebiruan/keunguan
 Leukorea: peningkatan sekresi vagina yang terdiri dari sel epitel
dan peningkatan sekresi lendir serviks akibat rangsangan hormon.
Ladin’s sign: pada minggu ke-6 terjadi pelunakan uterus di
bagian mid-lineanterior sepanjang uterocervical junction.
 Hegar’s sign: Meluasnya daerah isthmus yang menjadi lunak,
sehingga pada pemeriksaan vaginal, korpus uteri seolah “terpisah”
dari bagian servik. Keadaan ini dijumpai pada kehamilan 6-8
minggu.
 Von Fernwald’s sign: perlunakan fundus uteri yang iregular di atas
lokasi implantasi pada kehamilan 4-5 minggu.
2) Perubahan pada tulang dan ligamentum panggul. Selama kehamilan
tulang panggul dan struktur ligamen mengalami sedikit perubahan. Terjadi
relaksasi ringan pada sendi simfsis pubis.
3) Pembesaran abdomen. Terjadi pembesaran abdomen secara progresif
dari kehamilan 7 sampai 28 minggu. Pada minggu 16-22, pertumbuhan
terjadi secara cepat dimana uterus keluar panggul dan mengisi rongga
abdomen.
4) Balotemen. Pada kehamilan 16-20 minggu, dengan pemeriksaan bimanual
dapat terasa adanya benda yang melenting dalam uterus (tubuh janin).
5) Kontraksi uterus. Oleh karena uterus membesar, bentuk uterus menjadi
globular dan sering mengalami dextro-rotasi. Kontraksi uterus tanpa rasa
sakit (Braxton Hicks contraction) mulai muncul pada kehamilan 28 minggu
dan biasanya menghilang bila dibawa berjalan-jalan. Kontraksi uterus
tersebut menjadi semakin kuat mendekati saat persalinan.
11. Tujuan pemeriksaan maneuver Leopold:
 Leopold 1 : Untuk menentukan bagian atau posisi bayi di fundus uteri (co/ di
fundus teraba kepala atau bokong bayi) serta untuk menentukan usia kehamilan.
 Leopold 2 : Untuk menentukan posisi bayi punggung kanan (puka) dan punggung
kiri (puki) (co/ puki teraba punggung bayi, puka teraba ekstremitas bayi)
 Leopold 3 : Untuk menentukan bagian terendah bayi (co/ bagian terendah bayi
teraba kepala atau bokong)
 Leopold 4 : Untuk menentukan apakah kepala bayi sudah masuk PAP (Pintu Atas
Panggul) ibu atau belum, jika sudah masuk antara 1/5 bagian, 2/5 bagian, 3/5
bagian, 4/5 bagian, atau 5/5 bagian.
12. Korpus luteum
13. Fase Sekresi
14. Plasenta
15. Ketidakseimbangan hormonal dan tingkat kelembaban kulit yang cukup tinggi pada masa
kehamilan menyebabkan wanita hamil berisiko untuk terkena penyakit infeksi kulit. Hal
ini bisa disebabkan bakteri, virus, dan jamur. Munculnya gangguan kulit biasanya
mengiringi perempuan yang sedang hamil. Banyak sekali yang menjadi pemicu
munculnya bermacam-macam gangguan kulit yang hanya sementara ini, mulai dari
perubahan hormone kewanitaan hingga akibat perubahan fisiologis perempuan yang
sedang mengalami kehamilan.
16. 120-160×/menit
17. Korpus luteum
18. Linea nigra (gelap kehitaman), linea alba (putih) muncul akibat kulit perut meregang
dengan drastis. Linea nigra umumnya terjadi pada ibu hamil sebab ketika hamil perempuan
memproduksi lebih banyak melanin karena adanya peningkatan produksi hormon
estrogen. Melanin sendiri merupakan pigmen yang dapat membuat kulit menjadi lebih
gelap seperti daerah puting wanita yang menghitam ketika hamil.
19. Tuba pallofi
20. Ovarium