Anda di halaman 1dari 21

Tindakan operasi pada penderita karsinoma nasofaring berupa diseksi leher radikaldan nasofaringektomi . Diseksi leher dilakukan jika masih ada sisa kelenjar pascaradiasi atau adanya kekambuhan kelenj ar dengan syarat bahwa tumor primer sudahdinyatakan bersih yang dibuktikan dengan pemeriksa an radiologik dan serologi.

(5)

Nasofaringektomi merupakan suatu operasi paliatif yang dilakukan pada kasus- kasus yang kambuh atau adanya residu pada nasofaring yang tidak berhasil diterapidengan cara lain.

(1)

4. ImunoterapiDengan diketahuinya kemungkinan penyebab dari karsinoma nasofaring adalah virus Epstein- Barr, maka pada penderita karsinoma nasofaring dapat diberikanimunoterapi.Prosed ur follow uptidak sepert keganasan kepala leher lainnya , KNF mempunyai resiko te rjadinyarekurensi, sehingga follow up jangka panjang diperlukan. Kekeambuhan

tersering terjadikurang dari 5 tahun, 5 15 % kekambuhan sering kali terjadi antara 5-

10

tahun. Sehingga pasien KNF perlu di follow up setidaknya 10 tahun setelah terapi. Jadwal

follow up

3

yangdianjurkan sebagai berikut :-

 

D a l a m

t a h u n

p e r t a m a

:

s e t i a p

3

b u l a n - D a l a m

 

3 -

5

t a h u n

:

s e t i a p

6

b u l a n -

Setelah 5 tahun : setiap setahun sekali untuk seumur hidup9

.

P

r

o

g

n

s i s Pen gob a t an rad ia si , t erut ama pada k a sus d ini , pad a umumn ya a k an membe ri k an ha si l pengobatan yang memuaskan. Namun radiasi pada kasus lanj utpun dapat memberikan hasil pengobatan paliatif yang cukup baik sehingga diperoleh kuali tas hidup pasien yang baik pula.Secara keseluruhan, angka bertahan hidup 5 tahun adalah 4

o

%. Prognosis diperburuk oleh beberapa faktor, seperti :- -

5

S t a d i u m

k i

L a R a s

- l

a C i n a

k i

y a n g d a r i d a r i

l e b p a d a p a d a

i h

l a n

j u t

U s i

. p e r e m p u a n -

k u l i t

a

l e b

i h

d ari

 

4 0

t a h

u n -

 

A d a n y a

p e m b e s a r a n

r a s k e l e n j a r

p u t i h - l e h e r

-

Adanya kelumpuhan saraf otak adanya kerusakan tulang tengkorak -

 

A d a n y a

m e t a s t

a

s

i

s

j a u

h

1

0

.

P

e

n

c

e

g

a

h

a

n

24

-

Pemberian v a k sina si de ng an v a k sin spe sifi k membr an g l i kop rote in v iru s Ep steinBarr yang dimurnikan pada penduduk yang bertempat tinggal di daerah denganr esiko tinggi.-

Memindahkan (migrasi) penduduk dari daerah resiko tinggi ke tempat lainnya.-

Pen er ang an a kan keb ia s a an hidup y ang s a l ah, mengu bah c a r a mema s a k ma kan anuntuk mencegah akibat yang timbul dari bahan-bahan yang berbahaya.- Penyuluhan mengenai lingkungan hidup yang tidak sehat, meningkatkan keadaa nsosial ekonomi dan berbagai hal yang berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinanfaktor penyebab.- Me la ku kan te s s erolog i k I gA anti VCA dan I gA anti EA se ca r a ma ss a l d i ma s a yang akan datang bermanfaat dalam menemukan karsinoma nasofaring secara lebihdini.

BAB IVKESIMPULAN

25

Karsinoma nasofaring banyak ditemukan di Indonesia. Seperti pada keganasan yanglain, peny ebab penyakit ini belum dapat dipastikan sehingga pencegahannya relatif sulit. Yang perlu ditekankan ad alah usaha menuju diagnosis dini, dimana diagnosis dini sulit untuk ditegakkan. Yang teru tama menjadi masalah adalah keterlambatan pasien untuk berobat.Sebagian bes ar datang ketika sudah dalam stadium lanjut, dengan demikian kanker sudahmelu as ke jaringan sekitar atau kelenjar leher. Hal ini merupakan penyukit untuk mendapatkanhasil pengobatan y ang sempurna.Oleh karena itu perlunya meningkatkan kesadaran para dokter serts memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai penyakit ini, supaya masyarakat m engetahui tanda- tanda stadium awal penyakit dan kemana mereka harus pergi untuk mendapatkan pertolon ganyang tepat dan cepat.Diagnosis dini harus segera ditegakkan dengan biopsy serta p emeriksaan patologi,supaya pengobatan tidak terlambat. Diharapkan dengan penemuan kasus dini, penanggulanganterhadap penyakit ini dapat diperbaiki, sehingga angka kematian dapat ditekan.Pada sta dium dini pengobatan yang diberikan adalah penyinaran, dan memberikanangka penyembuhan yang cukup tinggi. Oleh karena itu diharapkan kesadaran masyarakatuntuk se gera berobat. Jika terdapat gejala yang mencurigakan, segera memeriksakan diri kedokter. S edangkan pada stadium lanjut, diperlukan pengobatan tambahan yang memerlukan biaya y ang tidak sedikit.

DAFTAR PUSTAKA

1.Farid W, Ramsi L. Penatalaksanaan karsinoma nasofaring. Medan : FK USU, 19

98.h.1-20.

2.

Ballenger JJ. Penyakit telinga, hidung, tenggorok, kepala dan leher.13

th

Ed. Jilid 1. Alih bahasa staf ahli bagian THT RSCM-FK UI. Jakarta : Binarupa Aksara, 1994.h. 391-

6.

26

 

3 .My e rs EN, Su e n J Y . Can c e r o f the h e a d an d n e c k . 2 n d ed . New Y o r k :

Chur ch i l l Livingstone, 1989. h. 495- 507.4.Iskandar N, Munir M, Soetjiepto D. Tumor Ganas THT. Jakarta : Balai Penerbit FKUI,198 9.5.Damayanti Soetjipto. Karsinoma nasofaring.Dalam : Nurbaiti Iskandar (ed).Tu mor telinga-hidung-tenggorok diagnosis dan penatalaksanaan. Jakarta : FK UI,1989.h. 71- 84.6.Ballenger JJ. Otorhinolaryngology : head and neck surgery. 15th ed. Philade lphia :Williams & Wilkins, 1996.p. 323- 36.7 . R a m si L u t a n , N a s u t i o n Y U . K a rs i n o m a n a s o f a r i n g . D a l a m : P r

o g r a m & a b

st r a k

PITIAPI. Medan : FK USU, 2001.h. 9-

25.8.Susworo. Dalam : Kanker Nasofaring Epidemologi dan Pengobatan Mutakhir. CerminDun ia Kedokteran. 2004 : 16- 209.Averdi Roezin, Anida Syafril. Karsinoma nasofaring. Dalam : Efiaty A. Soepar

di

(ed).Buku ajar ilmu penyakit telinga hidung tenggorok. Edisi ketiga. Jakarta : FK UI, 1997.h. 149-53.

10.

Davidson. Neck Masses : Differential Diagnosis and Evaluation. San Diego : Universityof California. Avai lable at : http://drdavidson.ucsd.edu/Portals/0/CMO/CMO_05.htm. Accessed July 31, 2009.

27

3 .My e rs EN, Su e n J Y . Can c e r o: http://drdavidson.ucsd.edu/Portals/0/CMO/CMO_05.htm. Accessed July 31 , 2009. 27 Bagikan dokumen Ini Bagikan atau Tanam Dokumen Opsi Berbagi  Bagikan Di Facebook, Terbuka Di Jendela BaruBagikan Di Twitter, Terbuka Di Jendela BaruBa g ikan Di LinkedIn, Terbuka Di Jendela BaruBagikan Dengan Email, Membuka Klien EmailCopy Text Dokumen Serupa dengan Referat Karsinoma Nasofaring Karusel Berikutnya  " id="pdf-obj-2-40" src="pdf-obj-2-40.jpg">
3 .My e rs EN, Su e n J Y . Can c e r o: http://drdavidson.ucsd.edu/Portals/0/CMO/CMO_05.htm. Accessed July 31 , 2009. 27 Bagikan dokumen Ini Bagikan atau Tanam Dokumen Opsi Berbagi  Bagikan Di Facebook, Terbuka Di Jendela BaruBagikan Di Twitter, Terbuka Di Jendela BaruBa g ikan Di LinkedIn, Terbuka Di Jendela BaruBagikan Dengan Email, Membuka Klien EmailCopy Text Dokumen Serupa dengan Referat Karsinoma Nasofaring Karusel Berikutnya  " id="pdf-obj-2-43" src="pdf-obj-2-43.jpg">

Bagikan dokumen Ini

 

Bagikan atau Tanam Dokumen Opsi Berbagi

Dokumen Serupa dengan Referat Karsinoma Nasofaring

 
 

 
 
<a href=Referat CA Nasofaring DIUNGGAH OLEHAnggraeni Parwati Karsinoma Nasofaring DIUNGGAH OLEHadde salean " id="pdf-obj-3-4" src="pdf-obj-3-4.jpg">
 

 <a href=Anggraeni Parwati " id="pdf-obj-3-17" src="pdf-obj-3-17.jpg">
<a href=Referat CA Nasofaring DIUNGGAH OLEHAnggraeni Parwati Karsinoma Nasofaring DIUNGGAH OLEHadde salean " id="pdf-obj-3-23" src="pdf-obj-3-23.jpg">
 

 <a href=adde salean " id="pdf-obj-3-36" src="pdf-obj-3-36.jpg">
 
<a href=KARSINOMA NASOFARING DIUNGGAH OLEHTrinyanasuntari Munusamy Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. REFERAT Karsinoma nasofaring DIUNGGAH OLEHRafly Suwandhi Wahid Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. REFERAT CA NASOFARING DIUNGGAH OLEHRakhma Asih Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. " id="pdf-obj-4-4" src="pdf-obj-4-4.jpg">
 
 

 <a href=Trinyanasuntari Munusamy " id="pdf-obj-4-18" src="pdf-obj-4-18.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Rafly Suwandhi Wahid " id="pdf-obj-4-38" src="pdf-obj-4-38.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Rakhma Asih " id="pdf-obj-4-58" src="pdf-obj-4-58.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
   

 <a href=Anonymous aTPgWh " id="pdf-obj-5-14" src="pdf-obj-5-14.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Ardi Gustian " id="pdf-obj-5-33" src="pdf-obj-5-33.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Tiodora Wike Ds " id="pdf-obj-5-53" src="pdf-obj-5-53.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Muhammad Ardiansyah " id="pdf-obj-5-73" src="pdf-obj-5-73.jpg">
 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Asriandi Sumantri " id="pdf-obj-6-17" src="pdf-obj-6-17.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Martin Susanto " id="pdf-obj-6-37" src="pdf-obj-6-37.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Azzahra Azmi " id="pdf-obj-6-56" src="pdf-obj-6-56.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 
<a href=Nurmah Mashuri " id="pdf-obj-6-73" src="pdf-obj-6-73.jpg">

 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Udyani Agustina " id="pdf-obj-7-21" src="pdf-obj-7-21.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Hendra Gautama " id="pdf-obj-7-41" src="pdf-obj-7-41.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Handre Putra " id="pdf-obj-7-60" src="pdf-obj-7-60.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 
<a href=Jannsen Kurniawan " id="pdf-obj-7-77" src="pdf-obj-7-77.jpg">

 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Nita Andriyani " id="pdf-obj-8-21" src="pdf-obj-8-21.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Eye-na Ali " id="pdf-obj-8-41" src="pdf-obj-8-41.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Jacob Medina " id="pdf-obj-8-61" src="pdf-obj-8-61.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Azzahra Azmi " id="pdf-obj-9-6" src="pdf-obj-9-6.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=sucifitri_dr " id="pdf-obj-9-26" src="pdf-obj-9-26.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Paramitha Kusuma " id="pdf-obj-9-45" src="pdf-obj-9-45.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Nurdalila Zaba " id="pdf-obj-9-65" src="pdf-obj-9-65.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Mega Permata " id="pdf-obj-10-10" src="pdf-obj-10-10.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Indonesian Journal of Cancer " id="pdf-obj-10-30" src="pdf-obj-10-30.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 
<a href=Herdyansyah Nugroho " id="pdf-obj-10-47" src="pdf-obj-10-47.jpg">

Lainnya Dari Purnamandala Abu Faris

 

   

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-11-17" src="pdf-obj-11-17.jpg">
 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-11-37" src="pdf-obj-11-37.jpg">
 
<a href=Case Obsgyn DIUNGGAH OLEHPurnamandala Abu Faris Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. Spo Pelayanan Syar DIUNGGAH OLEHPurnamandala Abu Faris Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. SURAT KETERANGAN SEHAT.docx DIUNGGAH OLEHPurnamandala Abu Faris Kesalahan! Nama file tidak ditentukan. " id="pdf-obj-12-4" src="pdf-obj-12-4.jpg">
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-12-17" src="pdf-obj-12-17.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-12-36" src="pdf-obj-12-36.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-12-56" src="pdf-obj-12-56.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-13-13" src="pdf-obj-13-13.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-13-32" src="pdf-obj-13-32.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-13-51" src="pdf-obj-13-51.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-13-71" src="pdf-obj-13-71.jpg">
 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-14-18" src="pdf-obj-14-18.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-14-37" src="pdf-obj-14-37.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-14-57" src="pdf-obj-14-57.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 
<a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-14-74" src="pdf-obj-14-74.jpg">

 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-15-21" src="pdf-obj-15-21.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-15-41" src="pdf-obj-15-41.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-15-61" src="pdf-obj-15-61.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 
<a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-15-78" src="pdf-obj-15-78.jpg">

 

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-16-20" src="pdf-obj-16-20.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-16-40" src="pdf-obj-16-40.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-16-60" src="pdf-obj-16-60.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-17-6" src="pdf-obj-17-6.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-17-25" src="pdf-obj-17-25.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-17-44" src="pdf-obj-17-44.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-17-63" src="pdf-obj-17-63.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-18-10" src="pdf-obj-18-10.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-18-30" src="pdf-obj-18-30.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-18-50" src="pdf-obj-18-50.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
 

 <a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-18-70" src="pdf-obj-18-70.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 

 
<a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-19-36" src="pdf-obj-19-36.jpg">

Kesalahan! Nama file tidak ditentukan.

 
<a href=Purnamandala Abu Faris " id="pdf-obj-19-52" src="pdf-obj-19-52.jpg">

Menu Footer

TENTANG

 

DUKUNGAN

o

o

o

o

o

o

LEGAL

Media Sosial

   o o o o o o     LEGAL <a href=Ketentuan Privasi Hak Cipta Media Sosial Hak cipta © 2019 Scribd Inc. Telusuri Buku Direktori Situs Bahasa Situs: Bahasa IndonesiaChange LanguageUbah Bahasa " id="pdf-obj-20-38" src="pdf-obj-20-38.jpg">

Hak cipta © 2019 Scribd Inc. Telusuri Buku Direktori Situs Bahasa Situs: