Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA DISUSUN DIPERIKSA DISAHKAN

ACUANPENGAWASAN DEPO AIR


MINUM
PUSKESMAS KELURAHAN
KEBON JERUK
Kepala
Nomor Revisi Tanggal Halaman PELAKSANA PJ UKM
Puskesmas
KAK/KESLIN
28 April
G.01-
00 2017 1 dari3
PKLKJ/2017

A. PENDAHULUAN
Penyehatan lingkungan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas
lingkungan dan pencegahan terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui
upaya promotif, prefentif, penyelidikan, pemantauan terhadap tempat umum,
lingkungan pemukiman, lingkungan kerja,angkutan umum, lingkungan lainnya
terhadap substansi yaitu air, udara, tanah, limbah padat, cair,gas, kebisingan,
pencahayaan, habitat vektor penyakit, radiasi, kecelakaan, makanan, minuman
dan bahan berbahaya.
Program ini berkaitan dengan tata nilai Profesional dalam bekerja,
Orientasi pada kepuasan dan kebutuhan pelanggan, Selalu taat peraturan yang
berlaku, Hormat dan saling menghargai terhadap sesama, dan Taqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.

B. LATAR BELAKANG
Kondisi atau keadaan lingkungan merupakan faktor penentu utama derajat
kesehatan masyarakat dalam suatu proses pengamatan, pencatatan,
penyuluhan,pendokumentasian secara verbal dan visual menurut prosedur
standar tertentu terhadap satu atau beberapa komponen lingkungan dengan
menggunakan satu atau beberapa parameter sebagai tolak ukur yang dilakukan
secara terencana, terjadwal, dan terkendali dalam satu siklus waktu tertentu
yang menekankan kegiatan pada sumber, ambient (lingkungan), pemaparan
dan dampak pada manusia.
Depo air minum adalah badan usaha yang mengelola air minum untuk
keperluan masyarakat dalam bentuk curah dan tidak dikemas (Pedoman
Pelaksanaan Penyelenggaraan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum, Dirjen P2PL
Depkes RI Tahun 2008).
Kualitas air produksi Depo Air Minum akhir-akhir ini ditengarai semakin
menurun, dengan permasalahan secara umum antara lain pada peralatan DAM
yang tidak dilengkapi alat sterilisasi, atau mempunyai daya bunuh rendah
terhadap bakteri, atau pengusaha belum mengetahui peralatan DAM yang baik
dan cara pemeliharaannnya.
KERANGKA ACUAN PENGAWASAN DEPOT AIR MINUM

PUSKESMAS KELURAHAN KEBON JERUK


Nomor Revisi Tanggal Halaman
KAK/KESLING.01-PKMKJ/2017
00 28 April 2017 2dari3

Depo Air Minum Isi Ulang sebagai sarana pengolah dan penyedia air
minum perlu adanya suatu pembinaan dan pengawasan serta diharuskan
memiliki Sertifikat Layak Sehat mengenai sanitasi lingkungan sarana
pengolahan, pengelola dan karyawan atau penjamah sebagai upaya mencapai
kondisi air minum yang sehat sesuai dengan PerMenKes RI
No.492/MenKes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.
Pengelolaan dilakukan secara baik sesuai kaidah kesehatan.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS


Terawasinya kualitas air dan tempat pengolahan depo air minum yang
adadi wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. KegiatanPokok:
Kegiatan pemeriksaan sampel air DAM yang ada di wilayah kerja
puskesmas
2. RincianKegiatan:
- Melakukanpengambilan dan pemeriksaan sampel depo air minum
- Melakukan inspeksi tempat pengolahan depot air minum

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Monitoring Depo Air Minum yang ada di Wilayah Puskesmas Kelurahan
Kebon Jeruk , Pengambilan Sampel Depo Air Minum dan Pemeriksaan Kualitas
Depo Air Minum.

F. SASARAN
Seluruh Depo Air Minum yang ada di wilayah Puskesmas Kelurahan Kebon
Jeruk
1. Uraian Peran Lintas Sektor Terkait
Lintas
No Kegiatan Sektor UraianPeran
Terkait

Kelurahan
Pengawasan Melakukan Pengawasan Depo Air
1 Depo Air Minum
Kebon
Minum .
Jeruk
KERANGKA ACUAN PENGAWASAN DEPOT AIR MINUM

PUSKESMAS KELURAHAN KEBON JERUK


Nomor Revisi Tanggal Halaman
KAK/KESLING.01-PKMKJ/2017
00 28 April 2017 3dari3

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


TW1 TW2 TW3 TW4
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Jul Agus Sept Okt Nov Des
Pengawasan v
Depo Air
1 Minum

H. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Evaluasi dan pelaporan dilakukan setiap setelah dilakukan kegiatan,
kemudian dilakukan tindak lanjut bila diperlukan. Hasil kegiatan pelaksanaan
disampaikan kepada kepala Puskesmas, dan arsip pencatatan dan laporan
disimpan di pemegang program.