Anda di halaman 1dari 2

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

5.1.1 Karakteristik yang terdapat pada klien CVA Infark pada kasus nyata
adalah pasien tidak sesak, pasien menggunakan nasal kanul 4 lpm, akral teraba
hangat suhu : 36o C, nadi : 68 x/menit, RR : 23 x/menit, TD : 150/80 mmHg,
pasien tidak dapat bicara dengan jelas, produksi urine 830 cc/24 jam, pasien
menggunakan cateter, intake cairan 1200 cc/24 jam, mulut bersih, mukosa bibir
lembab, nafsu makan baik, kemampuan pergerakan sendi bebas, kekuatan otot 5,
pasien bedrest total, dan terpasang infus di ekstremitas atas bagian sinistra.

5.1.2 Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus nyata Ny.p adalah
gangguan komunikasi verbal berhubungan dengan efek dari kerusakan pada area
bicara di hemisfer otak dan kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya
informasi yang diterima oleh pasien tentang penyakit yang dialami oleh pasien.

5.1.3 Intervensi keperawatan yang dilakukan pada Ny.P adalah posisi


semifowler, pemberian terapi O2 : nasal 4 lpm, pemberian terapi citocolin,
amiodaron, farmasal, clopidogid, ISDN, usunotropid, atasvastatin, ranitidine,
asamtramex, sukralfat, afiniodaron, observasi tanda – tanda vital setiap 15 menit,
observasi cairan pasien dan anjurkan pasien istirahat.

5.1.4 Implementasi keperawatan pada kasus nyata Ny.P adalah memberikan


posisi semifowler, berkolaborasi pemberian terapi O2 : nasal 4 lpm, berkolaborasi
pemberian terapi citocolin, amiodaron, farmasal, clopidogid, ISDN, usonotropid,
ranitidine, asamtramex, sukralfat, afiniodaron, mengobservasi tanda – tanda vital
setiap 15 menit, mengobservasi cairan pasien, menganjurkan pasien istirahat, dan
membantu menyuapi pasien.

5.1.5 Evaluasi keperawatan yang didapatkan dari Ny.p adalah pasien


menggunakan O2 : nasal 4 lpm, balance cairan defisit 300 cc, pasien
menggunakan cateter, TTV TD : 140/58 mmHg, Nadi : 85 x/menit, RR : 23
x/menit, Suhu : 371 o
C. Dari hasil – hasil diatas disimpulkan masalah

26
keperawatan yang dialami oleh pasien sudah teratasi sebagian dan pasien
dipindahkan ke Ruang Inap (Ruang Dahlia) karena kondisinya mulai stabil.

5.2 Saran

Berdasarkan pembahasan tersebut, maka saran yang dapat diberikan


adalah sebagai berikut :

5.2.1 Bagi Perawat

Perawat hendaknya selalu memberikan tindakan keperawatan sesuai


dengan SOP agar klien bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Sebagai
perawat, memberikan health education kepada klien dan keluarga tentang
perawatan klien selama berada di rumah untuk mencegah kekambuhan sangatlah
penting, untuk itu diharapkan perawat harus selalu memberikan health education
kepada semua klien yang datang.

5.2.1 Bagi Mahasiswa

Sebaiknya mahasiswa memberikan health education tentang pola makan


pasien secara teratur dan mengkonsumsi obat secara teratur.

27