Anda di halaman 1dari 4

BAB III

DATA HASIL PENGAMATAN

3.1 Tabel Fungsi Perlakuan

No PERLAKUAN PENGAMATAN
1 Piropilit digerus dan diayak dengan ayakan Piropilit menjadi serbuk yang halus
ukuran 120 mesh
2 Sampel piropilit ditimbang sebanyak 0,2 g Terdapat 3 sampel
3 Dimasukan dalam gelas kimia 50ml Larutan menjadi pasta
dicampurkan larutan asam
(HCL,H2SO4,HNO3)
4 Larutan tersebut dibiarkan selama 30 menit dan Grafik yang kemudian dianalisis gugus
dianalisis spektroskopi inframerah fungsinya
5 Perlakuan yang sama dengan dibiarkan 24 jam Hasil grafik yang berbeda
BAB IV
PEMBAHASAN

4.1 Prinsip Percobaan

Dari percobaan yang telah dilakukan oleh praktikan dengan judul percobaan ‘Identifikasi
Perubahan Gugus Fungsi pada Struktur Piropilit karena Perlakuan Berbagai Jenis Asam’ dengan
tujuan dapat mempelajari jenis asam pada penambahan asam terhadap struktur piropilit dan dapat
menjelaskan reaksi kimia yang terjadi pada pengaruh penambahan asam terhadap struktur
piropilit.Pada percobaan ini dibutuhkan serbuk piropilit 0,2 gram sebanyak 3 sampel untuk
perlakuan berbagai jenis asam yaitu HCL H2SO4 dan HNO3.Setiap sampel di berikan larutan
asam masing 10ml dan dibiarkan selama 30menit dan kemudian dianalisis dengan menggunakan
Spektroskopi Inframerah dan dilakukan juga perlakuan yang dibiarkan selama 24 jam untuk
dapat dibandingkan hasil gugus fungsi yang dihasilkan.

4.2 Hasil Spektroskopi Inframerah

Hasil dari masing-masing piropilit yang telah diberikan larutan asam HCL ,H2SO4
,HNO3 dan piropilit padatan yang dibiarkan selama 30 menit dengan spektroskopi inframerah
yaitu pada HCL yang menunjukkan bilangan gelombang 3423,41 yang berarti memiliki gugus
fungsi O-H(asam karboksilat) , bilangan gelombang 2007,76 diantara 2400 -2000 yaitu memiliki
gugus fungsi C-H alkana ,pada 1868,89 gugus fungsi C-O ester ,1639,38 yaitu C-O keton dan
pada 1018,34 diantara 1200-1000 yaitu C-O ester.Pada larutan H2SO4 bilangan gelombang
3423,41 yang berarti memiliki gugus fungsi O-H(asam karboksilat) , 1639,38 yaitu C-O keton
,pada 1205.43 diantara 1400-1200 yaitu C-O ester 1053.06 yaitu C-F dan 661.54 yaitu C-
CL.Pada HNO3 bilangan pertama 3446.61 bentuk gugus fungsinya O-H alcohol ,1870.87 yaitu
tidak ada , 1637.50 yaitu C-O amida ,1361.70 yaitu C-O ester , 1020.32 yaitu C-F dan 659 .66
yaitu C-Cl.Pada piropilit padatan yang dihasilkan 3633.64 diantara 4000-3600 yaitu gugus
fungsinya O-H alcohol ,1024.13 yaitu C-O alcohol , 937.34 yaitu C-O ester , 798.47
,757.97,692.40 memiliki gugus fungsi C-Cl dan 536.17 ,478.31.31 ,414.67 memiliki gugus
fungsi C-Cl. Sedangkan pada larutan yang dibiarkan selama 24 jam dapat dianalisis sebagai
berikut pada larutan HCL 3422.25 dengan gugus fungsi N-H amina , 1636.29 yaitu C-C alkana,
1019.11 dan 920.74 yaitu memiliki gugus fungsi C-O alcohol dan 540.79 dan 475.22 memiliki
gugus fungsi C-Br.Pada larutan H2SO4 dihasilkan gelombang bilangan 3429.96 memiliki gugus
fungsi N-H amina ,1628.57 yaitu C=C alkena ,1202.33 dan 1046.11 yaitu C-O ester ,dan 909.17
memiliki gugus fungsi C-O ester.Dan pada larutan HNO3 dihasilkan data 3428.03 dihasilkan
gugus fungsi O-H alcohol ,1861.94 yang menghasilkan gugu fungsi C=O ester ,1634.36 yaitu
C=O amida , 1360.48 yaitu C-O ester , 1021.04 dan 934.25 yaitu C-O alcohol sedangkan
749.09 538.87 475.22 415.43 yaitu gugus fungsinya C-Cl .Untuk Alkohol dan eter mempunyai
ciri absorpsi infra merah karena stretching C-O didaerah 1050-1200 cm-1 . oleh karena pita-pita
ini terjadi di daerah spektrum dimana biasanya terdapat banyak pita lain, maka pita-pita tersebut
tidak bermanfaat untuk diagnosis. Akan tetapi stretching O-H alkohol, yang terjadi di daerah 3200-
3600 cm-1 , lebih berguna.

Dari hasil diatas didapatkan dari hasil analisis praktikan sendiri berdasarkan tabel di
bawah ini

Perbedaan dari piropilit yang dicampurkan larutan asam berupa HCL HNO3 H2SO4
yang sudah didiamkan selama 30 menit dan 24 jam yaitu pada gugus fungsi yang
dihasilkan.Pada larutan asam yang dibiarkan selama 30 menit gugus fungsinya dominan pada C-
O ester sebagai jati diri atau daerah sidik jari pada kisaran frekuensi 500 sampai 700 cm.Pada
larutan yang dibiarkan selama 24 jam banyak gugus fungsi yang sama atau dikenal sebagai identik.
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Pada praktikum kali ini dapat disimpulkan bahwa Spektroskopi IR dapat dipergunakan
untuk analisis senyawa organik dan gugus fungsionanya secara kuaitatif maupun kuantitatif.
Proses analisis piropilit yang dicampurkan larutan asam berupa HCL HNO3 H2SO4 yang sudah
didiamkan selama 30 menit dan 24 jam . Gugus fungsi yang ada di dalam adalah alkana, alkena,
akoho dan asam karboksilat.

5.2 Saran

Sebaiknya dalam praktikum ini piropilit sudah di timbang sesuai yang diinginkan agar
tidak memperlama praktikum.