Anda di halaman 1dari 2

BAB 1

 LATAR BELAKANH
 Salah satu cara yang dilakukan oleh manusia guna meningkatkan
kemampuan intelektualnya adalah dengan menempuh Pendidikan di
Perguruan Tinggi
 Seorang yang menempuh Pendidikan di Perguruan tinggi disebut sebagai
Mahasiswa
 Permasalahan yang mendasar dan sering dihadapai oleh mahasiswa yaitu
rasa malas. Saat mahasiswa mulai malas mengerjakan tugas yang terjadi
adalah penundaan dalam mengerjakan tugas.
 Perilaku menunda nunda mengerjakan tugas dalam psikologi disebut
prokrastinasi, prokrastinasi yang dilakukan oleh seorang akademisi
disebut sebagai prokrastinasi akademik.
 Salah satu factor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik menurut
Patrezk dkk adalah kompetensi diri atau self competence
 Kompetensi mempunyai arti yang penting bagi mahasiswa. Ketika
mahasiswa dihadapkan pada jadwal kegiatan yang padat dan di saat yang
bersamaan juga terdapat tugas kuliah yang banyak, mahasiswa yang tidak
memiliki kompetensi yang baik cenderung menunda mengerjakan tugas
tersebut dan akan mengerjakannya nanti mendekati batas akhir
pengumpulan tugas.
 Peneliti melakukan wawancara pada tanggal 26 Januari 2016 kepada
beberapa mahasiswa yang menjadi anggota organisasi mahasiswa.
Berdasarkan wawancara yang peneliti lakukan, mereka mengatakan
bahwa mereka sering melakukan prokrastinasi akademik saat dihadapkan
pada tugas kuliah ataupun belajar untuk ujian.
 Permasalahan ini muncul ketika adanya ketimpangan antara harapan dan
kenyataan yang ada. Harapan yang diinginkan adalah mahasiswa yang
mengikuti organisasi tidak melakukan prokrastinasi akademik. Namun
fakta di lapangan menunjukan bahwa mahasiswa yang mengikuti
organisasi mahasiswa tetap melakukan prokrastinasi akademik,
 Berdasarkan fakta di lapangan dan uraian di atas membuat penulis merasa
tertarik untuk melihat lebih jauh tentang hubungan self competence
dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa

BAB II
HUBUNGAN VARIABEL
 Motives (motif) dalam hubungannya dengan prokrastinasi akademik dapat
dijelaskan sebagai berikut : Atkinson, dkk (1983, h.44) mengatakan bahwa
ketakutan akan kegagalan adalah motif untuk menghindari kegagalan,
Individu dengan kecenderungan ini membentuk tingkah laku penghindaran
untuk mengurangi kecemasannya Tingkah laku penghindaran diwujudkan
bentuk prokrastinasi.
 Menurut Millgram (1998, h.299), trait kepribadian individu yang turut
mempengaruhi munculnya perilaku penundaan, misalnya trait kemampuan
sosial yang tercermin dalam self regulation. Kondisi ini misalnya besarnya
motivasi yang dimiliki seseorang akan mempengaruhi prokrastinasi akademik
secara negatif.
 Hurlock (1978, h.27), berpendapat bahwa Konsep diri ideal ialah gambaran
mengenai penampilan dan kepribadian yang didambakannya. Konsep diri yang
positif akan memungkinkan seseorang untuk bisa bertahap menghadapi
masalah yang mungkin saja muncul, Untuk perilaku prokrastinasi akademik
tentu akan sangat minim dan jarang dilakukan oleh mahasiswa yang memiliki
konsep diri yang positif.
 Baron dan Byrney (2004, h.56) bahwa pada dasarnya self efficacy yang rendah
dapat menghalangi usaha meskipun individu memiliki ketrampilan dan
pengetahuan, dan menyebabkannya mudah putus asa. dengan kata lain
seseorang yang mempunyai kompetensi diri yang rendah ada indikasi akan
terhalangi usahanya dan bisa menyebabkan putus asa meskipun memiliki
ketrampilan dan pengetahuan.