Anda di halaman 1dari 2

OSTEOPOROSIS

1. Seorang pasien datang ke dokter mengeluhkan sakit punggung dan postur tubuh menjadi agak
bungkuk setelah mengalami kecelakaan, kemudian pasien di diagnosis osteoporosis dan
mendapatkan resep berisi kalsitriol. Bagaimana efek kalstriol dalam mengatasi keluhan
pasien?
a. Meningkatkan absorbsi kalsium
b. Meningkatkan aktivitas osteoblast
c. Meningkatkan aktivitas osteoklast
d. Meningkatkan absorbsi DPH
e. Menurunkan ekresi kalsium
Jawban: A
Pembahasan: kalsitriol mempunyai efek meningkatkan absorpsi kalsium dengan merangsang
sistensis protein pengikat kalsium pada mukosa usus halus kemudian ditransfer ke dalam
plasma darah
2. Seorang pasien laki laki berusia 60 tahun datang ke dokter dan di diagnosis mengalami
osteoporosis, kemudian dokter meresepkan suplemen kalsium dan alendronate. Apoteker
mengetahui bahwa kedua obat tersebut akan berinteraksi. Tindakan apa yang dilakukan
apoteker?
a. Menghentikan suplemen kalsium
b. Menghentikan alendronate
c. Memberikan jeda waktu pemberian
d. Memberikan tambahan obat osteoporosis
e. Menambahkan suplemen zat besi
Jawaban: C
Pembahasan: pemberian alendronate bersamaan dengan suplemen kalsium dapat
mempengaruhi absorpsi alendronate, sehingga pasien dianjurkan memberikan jeda waktu
pemberian minimal 30 menit.
3. Seorang pasien yang di diagnosis osteoporis mendapatkan obat vitamin B kompleks dan zat
besi. Efek samping apa yang kemungkinan terjadi pada pasien setelah mengonsumsi obat?
a. Urtikaria
b. Konstipasi
c. Feces hitam
d. Diare
e. Kejang
Jawaban: C
Pembahasan: efek samping khas dari penggunaan zat besi yaitu warna feces menjadi hitam,
sediaan zat besi baik dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi efek samping GI.
4. Seorang pasien datang ke apotek ingin membeli suplemen yang cocok untuk penyakit yang di
deritanya, pasien diketahui menderita penyakit osteoporosis oleh dokter. Sebagai apoteker,
suplemen apa yang direkomendasikan?
a. Vitamin A
b. Vitamin C
c. Vitamin D
d. Vitamin E
e. Vitamin K
Jawaban: C
Pembahasan: vitamin D sebagai suplementasi atau terapi tambahan untuk menguatkan tulang,
meningkatkan massa tulang, dan menurunkan tingkat kepatahan tulang.
5. Seorang pasien 26 tahuun datang ke dokter mengeluhkan nyeri pada lutut dan tidak bisa
berjalan. Data radiologi menunjukkan nilai T Score -3,00. Dokter mendiagnosa pasien terkena
osteoporosis. Obat manakah dibawah ini yang dapat diberikan?
a. Kalsium
b. Vitamin B12
c. Bifosfonat
d. Kolkisin
e. Piroksikam
Jawaban: C
Pembahasan: T-score membandingkan kepadatan massa tulang yang diukur pasien dengan
kepadatan massa tulang rata-rata populasi rujukan. Massa tulang normal adalah T-score ≥ -1,
massa tulang rendah (osteopenia) adalah T-score antara -1, 1 sampai -2,4 dan osteoporosis
adalah T-score ≤ -2,5 (Dipiro, 2009). Bifosfonat (alendronate, risedronat, ibandronat)
merupakan agen untuk pencegahan dan pengobatan osteoporosis, karena bifosfonat dapat
menghambat resorpsi tulang yang mengakibatkan pengurangan risiko fraktur.