Anda di halaman 1dari 3

TINDAKAN AMNIOTOMI

RUMKIT TK.III No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


BALADHIKA HUSADA SPO/14/RSBH/105/2015 1/2
SPO/ /01.0 3.

Tanggal terbit : Ditetapkan di Jember

SPO 07/04/2015 Kepala Rumah Sakit Tk. III Baladhika Husada

dr. A.Rusli Budi Ansyah Sp.B., MARS


Letnan kolonel Ckm NRP 1920047940367

PENGERTIAN Amniotomi adalah tindakan untuk membuka selaput amnion dengan


jalan membuat robekan kecil yang kemudian akan melebar secara
spontan akibat gaya berat cairan dan adanya tekanan di dalam rongga
amnion.
TUJUAN Mempercepat persalinan yang paling sering dilakukan di bidang
obstetri.
KEBIJAKAN 1. SuratketetapankepalaRumahSakitTk.IIIBaladhikaHusadanomor
SK/42/I/2015
2. Berdasarkan kebijakan kepala Rumah Sakit Tk.III Baladhika
Husada No.SK/42/1/2015 tentang pelayanan Obstetri Neonatal
Emergensi Komprehensif.
PROSEDUR .
1) A. Persiapan alat:
a) 1. Bengkok.
2.Setengah kocker.
c) 3. Sarung tangan satu pasang.
d) 4.Kapas saflon ½%.

2) B. Persiapan pasien: Posisi dorsal rekumbent.

3) C. Persiapan pelaksanaan:
a) 1. Memberitahu tindakan.
b) 2.Mendekatkan Alat.
c) 3.Memeriksakan DJJ dan mencatat pada partograf.
d) 4.Cuci tangan dan keringkan.
e) 5.Pakai sarung tangan pada dua tangan.
f) 6. Lakukan periksa dalam dengan hati-hati diantara kontraksi.
7.Tangan kiri mengambil klem ½ kocker yang telah dipersiapkan
sedemikian rupa sehingga dalam mengambilnya mudah.
h) 8.Dengan menggunakan tangan kiri tempatkan klem ½ kocker
desinfeksi tingkat tinggi atau steril dimasukkan kedalam vagina
menelusuri jari tangan kanan yang yang berada didalam vagina
sampai mencapai selaput ketuban.

9.Pegang ujung klem ½ kocker diantara ujung jari tangan kanan


pemeriksa kemudian gerakkan jari dengan lembut dan memecahkan
selaput ketuban dengan cara menggosokkan klem ½ kocker secara
lembut pada selaput ketuban
10.Biarkan air ketuban membasahi jari pemeriksa.
l) 11. Ambil klem ½ kocker dengan menggunakan tangan kiri dan
.masukkan ke dalam larutan klorin 0,5%
PROSEDUR b.
II 12. Jari tangan kanan pemeriksa tetap berada di dalam vagina
melakukan pemeriksaan adakah tali pusat atau bagian kecil janin
yang teraba dan penurunan kepala janin.
n) 13. Bila tidakada lilitan tali pusat,bagian-bagian tubuh janin yang kecil
dan penurunan kepala maka keluarkan tangan pemeriksa secara
lembut dari dalam vagina.
o) 14. Lakukan pemeriksaan warna cairan ketuban adakah mekonium,
darah, apakah jernih.
p) 15.Lakukan langkah-langkah gawat darurat apabila terdapat
mekonium atau darah.
q) 16. Celupkan tangan yang masih menggunakan sarung tangan kedalam
larutan klorin ½ % kemudian lepaskan sarung tangan dalam keadaan
terbaik dan biarkan terendam selama 10 menit.
r) 17. Cuci tangan.
s) 18. Periksa DJJ.
t) 19. Lakukan dokumentasi pada partograf tentang warna ketuban,
kapan pecahnya ketuban, dan DJJ.

UNIT TERKAIT 1.Instalwatnap


2. PONEK
2.