Anda di halaman 1dari 15

MODUL 2

TATAP MUKA 2

MATA KULIAH : AKUNTANSI BIAYA

DISUSUN OLEH :

LUSIA SRI ARINI , SPd. MM

PROGRAM STUDI KELAS KARYAWAN

FAKULTAS EKONOMI ( S1 MANAJEMEN)

UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

2011

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 1 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
MATERI :

Cost Behavior Analysis


a. Classifying cost
b. Separating fixed and variable cost

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 2 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
ANALISIS PERILAKU BIAYA ( COST BEHAVIOR ANALYSIS )

A. KLASIFIKASI BIAYA
Klasifikasi biaya berdasarkan pola perilaku biaya dapat dibagi menjadi :
1. Biaya Variabel (variable cost )
2. Biaya tetap (fixed cost )
3. Biaya campuran ( mixed cost)

1. Biaya variable adalah adalah biaya yang berubah sebanding perubahan


volume produksi dalam rentang relevan, tetapi per- unit tetap
Contoh : - biaya bahan baku langsung
- biaya tenaga kerja langsung
- komisi penjualan
- biaya pengiriman barang
- pengerjaan ulang unit-unit yang rusak
- bahan baku tidak langsung
- tenaga kerja tidak langsung
- jasa umum
- perlengkapan
- dll
Berikut contoh biaya variable.
PT Tria memproduksi lemari, Setiap lemari membutuhkan kayu, harga
pokok kayu yang dibutuhkan per satuan lemari sebesar Rp. 40.000.
Berapakah biaya yang dikeluarkan jika perusahaan memproduksi :
a. 10 unit
b. 50 unit
c. 200 unit

Jawab :

Jika perusahaan memproduksi :


a. 10 unit, maka total biaya yang dikeluarkan= 10 unit x Rp. 40.000
= Rp. 400.000
b. 50 unit, maka total biaya yang dikeluarkan= 50 unit x Rp. 40.000
= Rp. 2.000.000
c. 200 unit, maka total biaya yang dikeluarkan= 200 unit x Rp. 40.000
= Rp. 8.000.000

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 3 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
2. Biaya tetap adalah biaya yang secara totalitas bersifat tetap dalam
rentang relevan tertentu, tetapi secara per-unit berubah.
Rentang relevan merupakan tingkat kegiatan di mana biaya tetap tertentu
tidak akan berubah meskipun volume berubah.
Biaya tetap dapat dipandang sebagai biaya tetap deskresioner dan biaya
tetap terikat.
Biaya tetap deskresioner merupakan pengeluaran biaya yang timbul
karena kebijakan manajemen. Contoh : iklan,penelitian, pengembangan
manajemen, sumbangan sosial.
Biaya tetap terikat merupakan pengeluaran biaya yang membutuhkan
suatu seri pembayaran dalam jangka waktu yang panjang. Contoh nya
penyusutan pabrik dan bangunan, pajak bumu dan bangunan, asuransi,
gaji manajemen dan karyawan, utang jangka panjang, beban bunga.
Contoh :
PT. Suka Ria tahun 2006 memproduksi 250 kursi. Biaya sewa
Rp.2.500.000 per tahun kapasitas maximum 300 unit. Tahun 2008
perusahaan menerima pesanan 100 unit, dan harus menambah mesin
sehingga biaya tetap meningkat sebesar Rp. 2.350.000. Hitunglah biaya
tetapnya.

Jawab :
Tahun 2006
Total Biaya tetap tahun 2006= Rp.2.500.000
Biaya tetap per unit = Rp. 2.500.000 / 250 Unit
= Rp. 10.000

Tahun 2008
Total Biaya tetap tahun 2008= Rp.2.500.000+ Rp. 2.350.000
Biaya tetap per unit = Rp. 2.850.000 / 350 Unit
= Rp. 8.142,8

3. Biaya campuran
Adalah biaya yang pada aktivitas tertentu mengandung unsur biaya tetap
dan biaya variabel .
Disebut juga biaya semi variable.
Contoh : Biaya listrik
Biaya telepon
Biaya air
Biaya gas, bensin
Biaya perlengkapan

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 4 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Tenaga kerja tidak langsung
Biaya pensiun
Pajak penghasilan
Asuransi jiwa kelompok karyawan
Biaya perjalanan dinas
Biaya hiburan dan pemeliharan
Biaya bertahap disebut juga dengan biaya semi tetap. Biaya semi tetap
adalah biaya yang berubah dengan volume secara bertahap.
Contoh biaya semi tetap adalah biaya gaji penyelia.

B. PEMISAHAN BIAYA TETAP DENGAN BIAYA VARIABEL


Pemisahan biaya tetap dengan biaya variable diperlukan untuk perencanaan
,pengendalian biaya pada tingkat aktivitas tertentu.
Pemisahan biaya tetap dan variable diperlukan untuk :
a. Perhitungan tarif biaya overhead dan analisis varians
b. Perhitungan biaya langsung dan analisis varians
c. Analisis titik impas dan analisis biaya, volume, laba
d. Analisis biaya deferensial dan komparatif
e. Analisis maximisasi laba dan minimasi biaya jangka pendek
f. Analisis anggaran modal
g. Analisis profitabilitas pemasaran

Untuk memisahkan biaya tetap dan variable dapat digunakan tiga metode yaitu :
1. Metode Titik tertinggi dan titik terendah
2. Metode titik sebaran
3. Metode kuadrat terkecil

1. Metode titik tertinggi dan terendah


Adalah metode yang digunakan untuk memisahkan biaya tetap dan variable
dengan menggunakan dua titik yang berbeda yaitu titik teringgi dan terendah

Contoh :

Berikut ini data biaya pemeliharaan adan jam tenaga kerja langsung yang
disajikan PT Damai selama 3 bulan:

Biaya pemeliharaan Jam TKL

Januari Rp. 2.240.000 11.200

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 5 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Februari Rp.1.900.000 7.000

Maret Rp.1. 600.000 4.800

Diminta :

Hitunglah tarif biaya variable dan tetap dengan meggunakan metode titik teringgi
dan terendah.

Jawab:

Aktivitas Biaya

Tertinggi (januari) 11.200 Rp. 2.240.000

Terendah (maret) 4.800 Rp. 1.600.000

Selisih 6.400 Rp. 640.000

Tarif variable = Rp. 640.000 / 6.400

= Rp.100

Jadi alokasi biaya sebagai berikut ;

Tertinggi Terendah

Total biaya Rp. 2.240.000 Rp.1. 600.000

Biaya variabel Rp. 1.120.000 Rp. 480.000

Biaya tetap Rp. 1.120.000 Rp. 1.120.000

Keterangan :

Biaya variable = 100 x 11.200 = 1.120.000 ( Tertinggi)

Biaya variable = 100 x 4.800 = 480.000 ( Terendah)

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 6 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
2. Metode Scattergraph
Metode ini merupakan suatu plot dari biaya terhadap tingkatan kegiatan
dimasa lau. Metode ini juga menunjukkan setiap perubahan yang berarti
dalam hubungan antara biaya dan kegiatan pada aktivitas yang berbeda.
Metode ini merupakan analisis sederhana yang menggunakan dua variable.
Biaya yang dianalisis disebut variable dependen dan diplot digaris vertilak
atau pada sumbu y, sedangkan aktivitas terkait disebut variable independent
yang diplot pada garis horizontal atau sumbu x. Variabel dependen adalah
biaya. Variabel independent seperti biaya tenaga kerja langsung, jam tenaga
kerja langsung, jam mesin, unit output dan persentase kapasitas.

3. Metode Analisis Regresi


Metode analisis regresi ini memisahkan biaya tetap dan variable dengan
menggunakan persamaan secara matematis. Metode ini disebut juga Least
Squares (kuadrat terkecil) atau analisis regresi sederhana.
Kelebihan metode ini dibandingkan dengan metode titik tertinggi dan
terendah dimana metode titik tertinggi dan terendah hanya menggunakan dua
titik tertinggi dan terendah, sedangkan metode analisis regresi memasukkan
semua titik data.
Metode least Square ini lebih banyak digunakan, karena dianggap lebih
akurat dibandingkan dengan dua metode yang lain. Persamaan yang
digunakan adalah persamaan garis lurus yaitu:
Y = a + bx
Y = biaya
a = biaya tetap
b= biaya variable
X= volume

DAFTAR PUSTAKA

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 7 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Bastian Bustami, Nurlela, Akuntansi biaya, edisi 1, Penerbit Mitra Wacana Media,
2009

Carter, W,K., Cost Accounting, ed 14, South- Western Collage Publishing, 2006

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 8 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 9 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 10 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 11 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 12 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 13 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 14 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar
‘11 15 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana