Anda di halaman 1dari 12

MODUL 4

TATAP MUKA 4

MATA KULIAH : AKUNTANSI BIAYA

DISUSUN OLEH :

LUSIA SRI ARINI , SPd. MM

PROGRAM STUDI KELAS KARYAWAN

FAKULTAS EKONOMI ( S1 MANAJEMEN)

UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA

2011

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 1 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
MATERI :

JOB ORDER COSTING

1. Overview of job order costing

2. Accounting for job order costing

3. Labor

4. Factory overhead and accounting for job and product sold

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 2 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
JOB ORDER COSTING

1. Overview Mengenai Sistem Perhitungan Biaya Berdasarkan Pesanan

Dalam system biaya berdasarkan pesanan(job order costing) , biaya produksi


diakumulasikan berdasarkan pesanan. Suatu pesanan output diidentifikasikan untuk
memenuhi pesanan pelanggan tertentu atau mengisi item persediaan.
Perhitungan biaya berdasarkan pesanan adalah suatu system akuntansi yang
menelusuri biaya pada unit individual atau pekerjaan, kontrak,tumpukan produk atau
pesanan pelanggan yang spesifik.
Untuk menetapkan biaya pesanan secara teliti dan akurat,setiap pesanan harus
diidentifikasikan secara terpisah dan terperinci dalam kartu biaya pesanan untuk
masing-masing pesanan.
Karakteristik biaya pesanan :
a. Sifat proses produksi terputus-putus tergantung pada pesanan
b. Spesifikasi produk berdasarkan pesanan
c. Pencatatan biaya produksi dilakukan pada kartu biaya pesanan secara terperinci
untuk masing-masing pesanan.
d. Biaya produksi per unit dihitung dengan membagi total produksi dengan total unit
yang dipesan.
e. Akumulasi biaya umumnya memakai biaya normal

2. Akuntansi Untuk Biaya Bahan Baku


a. Mencatat pembelian bahan baku
Jurnal :
Bahan baku Rp. xx
Utang Usaha/ Kas Rp.xx

b. Mencatat pengunaan bahan baku


Jurnal :
Produk Dalam Proses Rp. xx.
Bahan Baku Rp.xx.
Pengendali overhead Rp. xx
Bahan Baku Rp. xx

3. Akuntansi Biaya Tenaga Kerja

a. Mencatat Biaya tenaga kerja yang terjadi

Jurnal :

Beban Gaji Rp.xx

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 3 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Gaji yang masih harus dibayar Rp.xx

b. Mencatat Distribusi Biaya Tenaga Kerja

Jurnal :

Produk Dalam Proses Rp.xx

Beban Gaji Rp.xx

Pengendali Overhead Pabrik Rp.xx

Beban Gaji Rp.xx.

4. Akuntansi Biaya Overhead Pabrik.

a. Mencatat Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya (Aktual)

Jurnal:

Pengendali Overhead Pabrik Rp.xx

Akumulasi Penyusutan Mesin Rp.xx

Pengendali Overhead Pabrik Rp.xx

Asuransi Dibayar Dimuka Rp.xx

b. Mencatat Biaya Overhead Pabrik Dibebankan

Jurnal :

Produk Dalam Proses Rp.xx

Overhead Pabrik Dibebankan Rp.xx

Overhead Pabrik Dibebankan Rp. xx

Pengendali Overhead Pabrik Rp.xx

5. Akuntansi Produk Selesai

Jurnal :

a. Penyerahan langsung ke pemesan ;

Piutang Usaha Rp.xx

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 4 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Penjualan Rp.xx

HPP Rp.xx
Produk Dalam Proses Rp.xx

b. Mengisi Persediaan Produk Jadi


Produk Selesai Rp.xx
Produk Dalam Proses Rp.xx

Contoh soal Job Order Kompehensif:

P.T. Satya menggunakan sistem akumulasi biaya berdasarkan pesanan untuk produk yang
dihasilkan. Perusahaan membebankan Biaya Overhead pabriknya berdasarkan Jam Kerja
Langsung (JKL). Pada tanggal 01 Mei 2009 kartu biaya pesanan perusahaan menunjukkan
sebagai berikut:

PSN A PSN .B PSN .C

Bahan Baku Rp. 3.180 Rp. 3.000 Rp. 2.600

Tenaga Kerja Langsung Rp. 2.800 Rp. 2.500 Rp. 2.200

BOP dibebankan Rp. 2.440 Rp. 2.200 Rp. 1.960

Total Biaya Produksi Rp. 8.420 Rp. 7.700 Rp. 6.760

Status Produk:

PSN.A = Masih dalam proses

PSN.B = Masih dalam proses

PSN.C = Telah selesai dan belum diserahkan kepemesan

Pada bulan Mei 2009 selain menyelesaikan PSN.A,PSN. B, perusahaan juga menerima
pesanan lain yaitu: PSN. D dan PSN. E. Pemakaian bahan baku dan jam kerja untuk masing-
masing produk selama bulan Mei sebagai berikut:

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 5 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
PSN.A PSN.B PSN.C

Bahan Baku Rp. 2.240 Rp. 2.060 Rp. 3.600

JKL 14 jam 18 jam 64 jam

Pada tanggal 31 Mei 2009 pada catatan terdapat produk dalam proses dan produk selesai
dengan serapan biaya sebagai berikut:

Produk Jadi:

PSN.D

Bahan Baku Rp. 3.800

Tenaga Kerja Langsung Rp. 2.800

BOP Rp. 2.440

Total RD. 9.040

Produk dalam proses

PSN. B

Bahan Baku Rp. 4.060

Tenaga Kerja Langsung Rp. 2.950

BOP Rp. 2.560

Total Rp. 7.570

Data lain:

1. Tarif biaya tenaga kerja sebesar Rp. 20 per-jam, tarif ini tidak akan mengalami perubahan
selama tahun 2009.

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 6 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
2. Perusahaan hanya memiliki satu akun bahan (Pengendali Bahan Baku) untuk menampung
bahan baku langsung dan bahan baku tak langsung. Saldo akun ini persediaan awal
Januari sebesar Rp. 2.500

3. Biaya yang dikeluarkan selama bulan Mei 2009, sebagai berikut:

Pembelian Bahan Baku Rp. 11.700

Bahan Baku Langsung yang digunakan Rp. 2.580

Tenaga Kerja tidak langsung Rp. 2.000

Penyusutan Peralatan pabrik Rp. 1.600

Listrik, air Rp. 1.300

4. Semua penjualan dilakukan secara kredit dengan marjin yang diinginkan 40% dari total
biaya produksi.

5. Semua varians BOP over/under applied dibebankan ke Harga Pokok Penjualan.

Diminta:

1. Hitunglah saldo persediaan bahan dan produk dalam proses per, 31 Mei 2009
2. Buatlah ayat Jurnal untuk PSN. A
3. Hitunglah Harga Pokok Penjualan bulan Mei 2009
4. Selisih Pembebanan
5. Hitunglah Laba Kotor bulan Mei 2009

Penyelesaian:

Petunjuk:

1. Identifikasi terlebih dahulu masing-masing pesanan

2. Hitunglah jam dan tarif pembebanan BOP

Identifikasi masing-masing JOB per, 31 Mei 2007

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 7 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
PSN.A = Selesai = Telah diserahkan ke pemesan

PSN.B = Masih Dalam Proses = Persediaan Produk Dalam Proses

PSN.C = Selesai = Telah diserahkan ke pemesan

PSN.D = Selesai = Belum diserahkan ke pemesan

PSN.E = Selesai = Telah diserahkan ke pemesan

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 8 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Tarif Pembebanan .Tarif dihitung berdasarkan jam kerja langsung

Tenaga kerja langsung = Rp. 2.800, - tarif per-jam Rp. 20

Jam Kerja Langsung Rp.2800


=
Rp.20

= 140 jam

BOP = Rp. 2.440,- Jam Kerja Langsung = 140 jam

Rp.
Tarif 2.440 = Rp. 17,43,- per-jam, tarif sama untuk
BOP = 140 semua JOB
jam

Tabel perhitungan biaya masing-masing JOB

PSN.A PSN.B PSN.C PSN.D PSN.E

B.Langsung Rp. 3.180 Rp. 3.000 Rp. 2.600

TKL Rp. 2.800 Rp. 2.500 Rp. 2.200

BOP Rp. 2.440 Rp. 2.200 Rp. 1.960

Total Rp. 8.420 Rp. 7.700 Rp. 6.760

B.langsung Rp. 2.240 Rp. 2.060 Rp. 3.800 Rp.3.600

TK L Rp. 280 Rp. 360 Rp. 2.800 Rp. 2.600

BOP Rp. 244 Rp. 313 Rp. 2.440 Rp. 1.114

Total R. 2.764 Rp. 2.733 . Rp. 9.040 Rp. 6.314

Rp.11.184 Rp. 10.433 Rp. 6.760 Rp. 9.040 Rp. 6.314

1. Saldo Bahan baku: per, 31 Juli 2007

Saldo Awal = Rp. 2.500

Pembelian Bahan = Rp. 11.700

= Rp. 13.200

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 9 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
Pemakaian Bahan

Bahan Langsung Rp. 11.700

(PSN: A,B,C,D)

Bahan tak langsung Rp. 2.580

= Rp. 14.280

Saldo Akhir = (Rp. 1.080)

Saldo Produk Dalam Proses per, 31 Juli 2007

Saldo Awal (PSN: A,B) Rp. 16.120

Biaya Periode Juli 2007:

(PSN: A,B,D,E)

Bahan Langsung Rp. 11.700

TKL Rp. 6.040

BOP Rp. 4.111 +

Rp. 21.851

Rp. 37.971

COGM (PSN: A, D, E) Rp. 26.536


Saldo Akhir ( PSN: B)
Rp. 11.433

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 10 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
3. Laporan Harga Pokok Penjualan

P.T. Loknga Jaya Laporan Harga Pokok Penjualan Untuk bulan Juli 2007

Bahan Baku

Persediaan awal Rp. 2.500

Pembelian Bahan Baku Rp. 11.700 +

Bahan Baku siap digunakan Rp. 14.200

Pemakaian Bahan Baku

tak langsung Rp. 2.580

Persediaan Akhir Rp. 1.080 -

Rp. 1.500

Bahan Baku langsung digunakan Rp. 11.700

Tenaga Kerja Langsung Rp. 6.040

BOP dibebankan Rp. 4.111 +

Total Biaya Produksi Rp. 21.851

Produk Dalam Proses awal Rp. 16.120 +

Rp. 37.971

Produk Dalam Proses akhir Rp. 11.433 _

Harga Pokok Produksi Rp. 26.538

Produk Selesai awal Rp. 6.760 +

Harga Pokok Produksi Rp. 33.298

Produk Selesai akhir Rp. 9.040 _

Harga Pokok Penjualan Rp. 24.258

4. Selisih pembebanan(Over/under Applied)

BOP susungguhnya Rp. 7.480

BOP dibebankan Rp. 4.111 _

Under applied Rp. 3.369

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 11 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana
5. Laba Kotor

Penjualan : 140% x Rp. 24.258 Rp. 33.961,2

Harga Pokok Penjualan Rp. 24.258

Under Applied Rp. 3.369 +

Rp. 5.827 _

Laba kotor Rp. 28.134,2

DAFTAR PUSTAKA

Bastian Bustami, Nurlela, Akuntansi biaya, edisi 1, Penerbit Mitra Wacana Media, 2009

Carter, W,K., Cost Accounting, ed 14, South- Western Collage Publishing, 2006

Akuntansi Biaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar


‘11 12 Lusia Sri Arini, S.Pd. MM. Universitas Mercu Buana