Anda di halaman 1dari 4

Makalah

Sinergitas Manajemen dan Kepemimpinan

Oleh :

Andi Baso Nurzain A.M


Sinergitas Manajemen dan Kepemimpinan

Pandangan Umum

Seringkali manajemen disamakan dengan kepemimpinan.


Karena pada dasarnya manajemen dan kepemimpinan, keduanya
merupakan hal yang tak terpisahkan. Walau demikian antara keduanya
terdapat perbedaan yang penting untuk diketahui.
Pada hakekatnya manajemen merupakan jenis pemikiran khusus
dari kepemimpinan di dalam usahanya mencapai tujuan. Kunci
perbedaan antara keduanya terdapat pada kata organisasi.
Kepemimpinan dapat terjadi dimana saja asalkan ada seseorang yang
berusaha untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau kelompok,
tanpa mengindahkan alasannya.
Sementara manajemen merupakan suatu proses pencapaian
organisasi lewat usaha-usaha orang lain.

Kepemimpinan dan Kekuasaan

Kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu


keterbatasan dan kelebihan-kelebihan tertentu pada manusia. Di satu
pihak manusia terbatas kemampuannya untuk memimpin,diphak lain
ada orang yang mempunyai kelebihan kemampuan untuk memimpin.
Disinilah timbulnya kebutuhan akan pemimpin dan kepemimpinan.
Seorang pemimpin juga harus bisa membaca perilaku-perilaku
anggotanya demi pencapaian tujuan organisasi yang lebih baik.
Perilaku-perilaku tersebut dapat dilihat dari responsibilitas yang di
pancarkan pada saat keluarnya kebijakan ataupun keputusan untuk
melakukan sesuatu dan tidak melakukan sesuatu.
Kekuasaan merupakan sarana bagi pemimpin untuk
mempengaruhi perilaku pengikut-pengikutnya. Maka dari seorang
pemimpin diharapkan dapat menggunakan kekuasaannya untuk
melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.

Kesinergisan Manajemen dan Kepemimpinan Organisasi

Dalam kinerja roda organisasi, sangat bergantung kepada


seberapa besar seorang pemimpin dapat menyampaikan semua
langkah-langkah kebijakan yang ia ambil/putuskan kepada anggotanya.
Sebab satu kebijakan yang bagaimanapun besar akan manfaatnya,
namun tanpa diketahui oleh anggota tak akan ada artinya sama sekali.
Pentingnya media informasi untuk menyampaikan aspirasi oleh
atau untuk anggota sehingga menentukan arah organisasi ke depannya.
Dalam hal ini bagaimana sang pemimpin mampu mengatur semua
perangkat-perangkat organisasi yang ada.
Peranan pemimpin terhadap organisasi ditentukan dengan
bagaimana ia merencanakan, memotivasi dan ataupun mengendalikan
seluruh perangkat-perangkat organisasi yang ada. Disinilah manajemen
kepemimpinan berlaku. Entah itu mengenai jalur informasi yang keluar
dan masuk, keuangan, dan administrasi organisasi.
Kesinergisan antara manajemen dan pemimpin ditentukan dari
metode pelaksanaan suatu kegiatan organisasi. Sebagai contoh
misalnya, dikeluarkannya surat keputusan oleh badan eksekutif tentang
panitia pelaksana atau kebijakan tentang pelarangan menggunakan
pakaian yang tidak sopan.
Langkah selanjutnya adalah mensosialisasikan keputusan ini di
tengah-tengah anggota. Kemudian melakukan rapat koordinasi panitia
pelaksana.

Kesimpulan

Kepemimpinan adalah manakala seseorang mampu mempengaruhi


orang lain atau kelompok demi satu tujuan tertentu.

Manajemen adalah suatu proses dari keseluruhan kepemimpinan


tersebut. Manajemen mencakup perencanaan, pengaturan, motivasi
dan pengendalian perangkat-perangkat suatu organisasi.

Sinergisnya suatu antara manajemen dan kepemimpinan dapat


ditentukan oleh perilaku-perilaku dari anggotanya. Tingkat
responsibilitas anggota juga menentukan suksesnya kepemimpinan
yang berlangsung.