Anda di halaman 1dari 2

BAB V

PENUTUP

5.1. Kesimpulan
1. Berdasarkan analisis didapatkan penyebab tidak terpenuhinya cakupan
pemberian ASI dipengaruhi oleh:
a. Manusia: Ibu-ibu yang sibuk bekerja, ibu takut menyusui bayinya,
dan petugas belum maksimal dalam mempromosikan klinik laktasi.
b. Metode: Kurangnya penyuluhan pada masyarakat mengenai
pentingnya ASI Eksklusif.
c. Sarana: Sarana penyuluhan kurang.
d. Dana: tidak ada dana khusus untuk program penyuluhan dan
sosialisasi ASI Eksklusif.
e. Lingkungan: Menganggap susu formula lebih baik,
ketidakpercayaan diri para ibu apabila hanya memberikan ASI saja,
dan kurangnya dukungan keluarga.
2. Berdasarkan analisis dengan menggunakan fish bone, didapatkan bahwa
akar dan prioritas penyebab masalah adalah kurangnya penyuluhan pada
masyarakat mengenai pentingnya ASI Eksklusif dan manajemen laktasi.
3. Berdasarkan analisis, alternatif pemecahan dan penyelesaian masalah
terpilih berupa dilakukan Penjadwalan rutin untuk kegiatan penyuluhan
mengenai ASI Eksklusif dan manajemen laktasi.

5.2. Saran
5.2.1. Bagi Puskesmas
Diharapkan agar seluruh petugas kesehatan dan pemegang
program ASI Eksklusif di puskesmas Nagaswidak Palembang dapat
memberikan penyuluhan mengenai manfaat ASI eksklusif secara
efektif sehingga masyarakat dapat dengan mudah menerapkannya
sehingga meningkatkan cakupan ASI eksklusif.

50
51

5.2.2. Bagi Peneliti Selanjutnya


Dapat menganalisis faktor-faktor lain penyebab belum
tercapainya cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas
Nagaswidak Palembang.