Anda di halaman 1dari 1

PENETAPAN PERJANJIAN KERJASAMA (MoU)

KLINIS DAN NON KLINIS


`

RSKBR/SPO/ 024/HRD 00 1/1

SPO 05/03/2012

Tatacara yang mengatur tentang proses penetapan perjanjian kerjasama


Pengertian
(MoU) Klinis dan Non Klinis di Rumah Sakit Khusus Bedah Rawamangun
Sebagai acuan untuk menetapkan perjanjian kerjasama (MoU) Klinis dan Non
Tujuan
Klinis di Rumah Sakit Khusus Bedah Rawamangun
1. Penetapan Perjanjian Kerjasama (MoU) Klinis dan Klinis ditetapkan oleh
Direktur.
Kebijakan 2. Komite PMKP dan Unit terkait melakukan telaah draft Perjanjian
Kerjasama (MoU), dan hasil dari telaah dilaporkan kepada Direktur
sebagai masukan/ pertimbangan.
1. Terima pengajuan kerjasama berupa permohonan dan draft;
2. Telaah draft kontrak kerjasama oleh Komite PMKP, Unit terkait dan
Urusan humas;
3. Bubuhkan paraf dalam setiap lembar draft kontrak kerjasama oleh omite
PMKPdan Unit terkait;
4. Draft perjanjian dan hasil telaah diberikan kepada Direktur;
5. Jika draft tidak disetujui atau perlu adanya revisi maka draft
Prosedur
dikembalikan kepada pihak pemohon untuk dilakukan revisi;
6. Jika disetujui Direktur membubuhkan tanda tangan diatas materai cukup
pada kontrak kerja;
7. Gandakan naskah kerjasama tersebut untuk diberikan kepada Unit
terkait dan naskah kerjasama yang asli disimpan oleh bagian HRD;
8. Lakukan evaluasi perjanjian kerjasama 3 (tiga) bulan sebelum masa
perjanjian kerjasama habis.
1. Bagian HRD
Unit Terkait 2. Tim PMKP
3. Bagian Keuangan