Anda di halaman 1dari 2

Accidental Sampling

Insidential merupakan teknik penentuan sampel secara kebetulan, atau siapa saja yang
kebetulan (insidential) bertemu dengan peneliti yang dianggap cocok dengan karakteristik
sampel yang ditentukan akan dijadikan sampel.

 Kelebihan : Mudah dan cepat digunakan


 Kelemahan: Jumlah sampel mungkin tidak representative karena tergantung hanya
pada anggota sampel yang ada pada saat itu

Convenience sampling

Convenience sampling adalah pengambilan sampel didasarkan pada ketersediaan elemen dan
kemudahan untuk mendapatkannya. Sampel diambil/terpilih karena sampel tersebut ada pada
tempat dan waktu yang tepat. Cara ini nyaris tidak dapat diandalkan, tapi paling murah dan
cepat dilakukan karena peneliti memiliki kebebasan untuk memilih siapa saja yamg mereka
temui. Penarikan sampel ini bermanfaat penggunaannya pada tahap awal penelitian
eksploratif yang ditujukan untuk mencari petunjuk awal tentang suatu kondisi yang menarik
perhatian. Hasil yang diperoleh dengan cara ini seringkali dapat menyediakan bukti-bukti
yang cukup melimpah sehingga terkadang pengambilan sampel yang lebih canggih tidak
diperlukan lagi.

 Kelebihan
Dari segi biaya dan waktu yang diperlukan teknik sampling ini merupakan metode
yang termurah dan hemat waktu. Disini terlihat bahwa sampling unitnya (responden)
dapat diakses, mudah diukur dan biasanya sangat membantu dan mau bekerjasama.
Teknik sampling ini sangat tepat untuk penelitian dengan kelompok yang terfokus,
pengujian awal angket-angket atau “pilot study” dan penelitian eksploratif untuk
menimbulkan/mencari ide-ide maupun pengujian awal suatu hipotesis.
 Kekurangan
Karena teknik ini dapat dilakukan dengan mengambil siapa saja yang dapat ditemui
oleh peneliti, sehingga hasil yang diperoleh dapat memunculkan bias dalam
pengambilan keputusannya. Teknik ini tidak dapat digunakan bila populasinya dapat
didefinisikan, karena dengan kondisi ini dimungkinkan untuk menyediakan kerangkan
sampel sehingga dalam tindak lanjutnya lebih disarankan untuk menggunakan
probability sampling (terutama bila faktor biaya, waktu dan tenaga tidak menjadi
kendala serius). Teknik ini tidak dianjurkan untuk penelitian yang bersifat deskriptif
dan causal. Metode ini menuntut kehati-hatian dalam menerjemahkan hasil penelitian.