Anda di halaman 1dari 38

OPTIMALISASI PROFIL BAJA IWF PADA BANGUNAN GUDANG

KONSTRUKSIGABLE FRAMEBERDASARKAN SNI 1729:2015

(Skripsi)

Oleh

ARDINI YULIASTRI PUTRI

JURUSAN TEKNIKSIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2017
ABSTRAK

OPTIMALISASI PROFIL BAJA IWF PADA BANGUNAN GUDANG


KONSTRUKSIGABLE FRAMEBERDASARKAN SNI 1729:2015

Oleh

ARDINI YULIASTRI PUTRI

Meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomiandiIndonesia


menyebabkan meningkatnya pembangunan gudanguntuk menunjang
pengembangan usaha.Namun, dikarenakan anggapan tentang mahalnya harga
baja, menyebabkan penggunaan bajapada bangunan gudangmenjadi tidak
optimal, sehingga diperlukan perhitungan mengenaipenentuanmodelgable frame
serta dimensiprofilbaja, agar penggunaan baja dapat
dioptimalkan.
Pada penelitian ini, model portal dibatasi pada empat tipe yang memiliki
perbedaan pada bentanghaunchyang digunakan.Penelitian ini juga
menggunakan Metode Kekakuan Langsung pada perhitungan analisis struktur dan
panduanSNI1729:2015 pada perhitungan analisis penampang.

Dari perhitungananalisis struktur dan analisis penampang, didapatberatpada


masing-masing tipe portal.Portal Tipe 1adalah4.771,89 kg,Portal Tipe 2
adalah3.348,18 kg,PortalTipe3adalah3.682,24 kg, danPortalTipe4adalah
10.541,1506 kg.

Berdasarkan hasil dari perhitunganberat yang didapat pada masing-masing tipe


portal,dapat dilihatbahwa Portal Tipe2merupakan tipe portal yang memiliki
berat yang palingkecil, sehingga dapatdisimpulkanbahwa portal tersebut
optimal.
paling

Kata kunci : konstruksigable frame, SNI 1729:2015, Metode Kekakuan


Langsung
ABSTRACT

OPTIMALISATION STEELIWF PROFILE INWAREHOUSE BUILDING


GABLE FRAME CONSTRUCTION BASE ON SNI1729:2015

By

ARDINI YULIASTRI PUTRI

The increasementand developmentof economic growth in Indonesiacause


increasement ofthe construction of warehouse to support business expansion.
However, there is an opinion about expensive steel prices which is causes the
of the steel its self is not optimum. In this case, there must be a calculation
use
determine
to the model of gable frame and the dimension of steel profiles for
warehouse.
the
In this study, the frame model is limited of four types that have differences
haunch span. This study also use the Direct Stiffness Method tocalculate
in
structural analysis andSNI 1729: 2015to calculate
sectionanalysis.
From structural and sectionanalysis, obtained weight foreachtype of frame.
FrameType 1 has4.771,89 kg,FrameType 2 has3.348,18 kg,FrameType 3 has
3.682,24 kg andFrameType 4 has10.541,1506 kg.

Based on the volume and weight calculation in eachframe type, Frame Type 2
has the lowestweight. Hence, this type of portal can be considered asthe most
optimum portal type.

Keywords: gable frame construction, SNI 1729: 2015,Direct Stiffness Method


OPTIMALISASI PROFIL BAJA IWF PADA BANGUNAN GUDANG
KONSTRUKSIGABLE FRAMEBERDASARKAN SNI 1729:2015

Oleh

ARDINI YULIASTRI PUTRI

Skripsi
Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar
SARJANATEKNIK

Pada

JurusanTeknik Sipil
FakultasTeknik

UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
2017
RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Bandar Jaya, 19 Juli 1995, sebagai anak keduadari tiga

bersaudara dari pasangan BapakSriyono, B.E.dan IbuEndang Ratnawati, S.E.

Pendidikan Taman Kanak-kanak (TK)Al Azhar 6 Jatimulyo, Lampung Selatan

diselesaikan tahun 2001, Sekolah Dasardiselesaikan diSDNegeri02 Jatimulyo

KecamatanJatiagung, Kabupaten Lampung Selatantahun 2007, Sekolah

Menengah Pertama di SMPNegeri 19 Bandar Lampungpada tahun 2010, dan

Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 09Bandar Lampungpada tahun 2013.

Tahun 2013, penulis terdaftar sebagai mahasiswa Program StudiTeknik Sipil,

Fakultas Teknik, Universitas Lampung melalui jalur Seleksi Nasional Masuk

Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).Pada bulan Oktober sampai Desember

2015, penulis melaksanakan Kerja PraktikdiProyek Pembangunan Bahan

Bangunan Mitra 10 Bandar Lampung. Pada bulan JanuarisampaiMaret 2016

penulis melaksanakan Kuliah Kerja Nyata(KKN)diDesa Mulyo Dadi,

KecamatanRawa Pitu, KabupatenTulang Bawang.

Selama menjadi mahasiswa penulis pernah menjadi asisten dosen mata kuliah

Analisis Struktur I Tahun ajaran 2015/2016, Analisis Struktur II Tahun ajaran

2016/2016 dan Hidrologi Terapan Tahun ajaran 2016/2017.


Penulis selama perkuliahan aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik

Sipil Universitas Lampung (HIMATEKS UNILA) sebagai anggota dan sebagai

Sekertaris Divisi Pengembangan pada Departermen Penelitian dan

Pengembangan Periode tahun ajaran 2015/206. Penulis juga pernah masuk

sepuluh besar pada Lomba Beton Nasional pada tahun ajaran 2014/2015.
Tanpa mengurangi rasa syukurku pada Allah Subhanahu Wata”ala,
kupersembahkan karyaku

Kepada Bapak dan Ibu


tersayang
Terimakasih atas bimbingan, didikan, kasih sayang,kesabaran,serta
doa yang selalu kalian
berikan kepadaku sehingga aku bisa sampai
ditahap ini.

KepadaKeluargaku tercinta

Kakak dan adikserta keponakanyang selalu mendoakan dan


mengharapkanatas kasih sayang, perhatian, dan dorongan
keberhasilanku
semangatnya takkanpernah aku lupakan.

KepadaSahabat dan Teman-temanku

Atasdukungan, kesabaran dan bantuannya sehingga karya ini


dapat selesai.

Serta
Almamater tercinta
FakultasTeknikUniversitas
Lampung
“…Hal-hal terbaik dalam hidup justru seringnya harus
melalui usaha lama
yang dan menguji kesabaran dulu.
(Ika”Natassadalam Novel Critical Eleven)

“Ilmu jangan hanya objek hafalan, ilmu untuk memahami dan


menuntaskan persoalan”
(Najwa Shihab)

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik


bagimu, danpula kamu menyukai sesuatu padahalia amat buruk
boleh jadi
bagimu;
Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak
mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah :216)

“Menjalankan sesuatu sesuai dengan apa yang sudah kita


rencanakan
adalah sesuatu yangcerdas. Tapi menjalankan sesuatu dengan
menerima
apa yang sudah direncanakan-Nya adalah sesuatu yang jauh
lebih baik.” (Ardini Yuliastri Putri)
SANWACANA

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan
hidayah-
Nya, penulisdapat menyelesaikan skripsi dengan Judul “Optimalisasi Profil Baja

IWF pada Bangunan Gudang KonstruksiGable Frameberdasarkan SNI1729:2015”.

Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada
:
1.Bapak Bayzoni, S.T.,M.T., selaku Pembimbing Utama yang telah memberikan

ilmu pengetahuan, saran, kritik, semangat dan bimbingan dalam


penelitian.
2.Ibu Dr.Eng. RatnaWidyawati, S.T., M.T.,selaku Pembimbing Kedua yang telah

memberikan ilmu pengetahuan, saran, kritik, semangat dan bimbingan dalam

penelitian ini.

3.Ibu Hasti Riakara Husni, S.T.,M.T., selaku Penguji bukan Pembimbing atas

saran, kritik, dan bimbingan dalam penelitian


ini.
4.BapakSuyadi, S.T.,M.T.,selaku Pembimbing Akademik saya.

5.Bapak Dr.Gatot Eko Susilo, S.T., M.Sc., selaku Ketua Bidang Jurusan Teknik

Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung.

6.Bapak Prof. Dr.Suharno,M.Sc., selaku Dekan Fakultas Teknik, Universitas

Lampung.
7.Bapak Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P., selaku Rektor Universitas

Lampung.

8.BapakdanIbuDosenJurusanTeknikSipilFakultasTeknikUniversitas

Lampungatasilmu bidangsipilyangtelah diberikan selamaperkuliahan.

9.Bapak dan Ibu Staf Administrasi dan pegawai Jurusan Teknik Sipil dan Fakultas

Teknik Universitas Lampung, yang telah banyak membantu dalam persiapan

pelaksanaan seminar dan penyelesaian skripsi.

10.Bapak, Ibu, Mbak, Adek, Mas dan Ponakan tercinta yang tidak hentinya

mendoakan dan memberikan dukungan dalam menyelesaikan perkuliahan di

Jurusan Teknik Sipil, Universitas Lampung.

11.Keluarga besar saya yang selalu memberikan dukungan serta do’a untuk

kesuksesan saya dalam menyelesaikan perkuliahan di Jurusan Teknik Sipil,

Universitas Lampung.

12.Temansekaligus sahabatseperjuangan penelitianSella Anggraini,terima kasih

atas bantuan, kerja sama, saran, dan kritik selama penelitian


berlangsung.
13.Sahabat-sahabatku seperjuangan TeknikSipil,Lintang Kurnia Aridini, Alvio

Rini, Fakhriyah Putri, DevieArisandy Sumantri, dan Diah Ayu terimakasih atas

bantua, do’a, persahabatan, persaudaraan,serta dukungannya selama


ini.
14.Teman-temanseperjuanganTeknik Sipil 2013, Rara, Putri,Clara,Novia, Sani,

Melly,Ismawan, Tulus,Andrey, Yogo, Fazario, Yusrizal,Reston,Adit, Kasri,

Ucup, Efri, Septi, Angel,Poppy, Renidan teman-temanlain yang tidak dapat

disebutkan satu persatu,terima kasihtelahmemberikan semangat,bantuandan

rasapersaudaraan selamakuliah.
15.SahabatterbaikkusedaribangkuSekolahMenengahAtasNurul, Aderia,

Nanda,Endy,Anggi, Dini, Reva, Fadillahdan Sophiyangselalu memberikan

semangat.

16.Teman-teman semasa KKN, Jenisa, Mba Jayanti,Ratu, Bisart, Herze, dan Bang

Rio, atas rasa persaudaraan yang dibentuk selama 60 hari, sehingga penulis

dapan menyelesaikan KKN dengan baik.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna, tetapi saya

berharap semoga skripsi ini dapatbermanfaat bagi kita semua.

Bandar Lampung,Juli2017
Penulis,

Ardini Yuliastri Putri


x

DAFTAR ISI

Halaman

DAFTARGAMBAR.............................................................
.........................xii
DAFTARTABEL..............................................................
............................xiii
DAFTARNOTASI.............................................................
............................xiv
I.PENDAHULUAN

A.Latar
B.Rumusan
Belakang..........................................................
C.Batasan
Masalah...........................................................
...........................1
D.Tujuan
Masalah...........................................................
.....................2
E.ManfaatPenelitian...............................................
Penelitian........................................................
.......................2
................................3
.........................3
II.TINJAUAN PUSTAKA

A.KonstruksiGable
B.ProfilWide
Franme............................................................
C.Konsep
Flange............................................................
........4
D.Definisi
Optimalisasi......................................................
...................5
E.Beban...........................................................
Balok-Kolom.......................................................
......................6
F.Gording.............................................................
........................................9
...................7
G.Batang
...................................15
H.Ikatan
Tarik(Trackstang).....................................................
I.Metode Kekakuan
Angin(Bracing)........................................................
..............17
J.Persyaratan
Langsung..............................................................
................17
K.Perencanaan Komponen
Desain................................................................
.18
L.Perencanaan Komponen Struktur untuk
Lentur...........................................................23
...............20
M.Desain Komponen Struktur untuk
Geser....................................35
N.Desain Komponen Struktur untuk Kombinasi Gaya dan Torsi...........43
Tekan............................................37

III.METODOLOGI PENELITIAN

A.Umum................................................................
B.Bahandan
..................................45
C.Metode
Alat..................................................................
Penelitian............................................................
...................45
....................46
xi

D.Model
E.Diagram Alir
Portal................................................................
Penelitian............................................................
.........................47
IV.ANALISIS DAN PEMBAHASAN
...........48
A.Tinjauan
B.PenentuanJarak Antar
Umum..................................................................
C.Penentuan Tekanan
Gording...........................................................51
.................50
D.Perencanaan
Angin.................................................................
E.PerencanaanTrackstang...............................................
Goding................................................................
..52
F.PerencanaanBracing..................................................
.......................65
............55
G.Pembebanan padaGable
..........................66
H.Hasil Analisis
Frame..........................................................68
I.Profil Balok dan
Struktur..............................................................
J.Volume Profil pada PortalGable
Kolom.................................................................
...........69
Frame.............................................71
......70
V.SIMPULAN DAN SARAN

A.Simpulan............................................................
B.Saran...............................................................
..................................73
.....................................74
DAFTAR
PUSTAKA..................................................................
LAMPIRANA. PERHITUNGAN
...................75
1.Penentuan Jarak Antar
2.Penentuan Tekanan
Gording...........................................................79
3.Perencanaan
Angin.................................................................
4.PerencanaanTreckstang...............................................
Gording...............................................................
..80
5.PerencanaanBracing..................................................
........................89
............82
6.Pembebanan pada BalokGableTipe
..........................91
7.Metode Kekakuan Langsung Tipe
1................................................92
8.Evaluasi Rasio Kekuatan pada Portal Tipe
1....................................................97
9.Pembebanan pada BalokGableTipe
1.......................................150
10.Evaluasi RasioKekuatan pada Portal Tipe
2................................................160
11.Pembebanan pada BalokGableTipe
2.......................................168
12.Evaluasi Rasio Kekuatan pada Portal Tipe
3................................................179
13.Pembebanan pada BalokGableTipe
3.......................................187
14.Evaluasi Rasio Kekuatan pada Portal Tipe
4................................................198
15.Tabel Pemilihan Profil Gording, Balok dan
4.......................................205
Atap................................214
LAMPIRAN B. LEMBAR
ASISTENSI......................................................218
LAMPIRAN C.SURAT
MENYURAT........................................................224
xi

DAFTARGAMBAR

GambarHalaman

1.KonstruksiGable
Frame.............................................................
2.Profil
.......5 BajaWide
Flange............................................................
3.Struktur
.........6 Portal Statis Tak
Tentu.........................................................8
4.Distribusi Koefisien Tekanan
Eksternal.............................................14
5.Bagian-BagianPenutup
Atap.............................................................15
6.PerletakanBatang
Tarik................................................................
7.IkatanAngin........................................................
.....16
...............................17
8.Matriks
Transformasi.........................................................
9.Matriks Kekakuan
................18
Elemen...............................................................
10.Penyusunan
..19 Matriks Kekakuan
Struktur............................................20
11.BalokTerkekang Secara
Lateral........................................................23
12.PortalGable FramedenganHaunch1/8
bentang..............................47
13.PortalGable FramedenganHaunch¼
bentang................................47
14.PortalGable FramedenganHaunch½
bentang................................47
15.PortalGable FramedenganHaunch1
bentang.................................48
16.Diagram Alir
Penelitian...........................................................
...........48
DAFTAR TABEL

TabelHalaman

1.Beban Hidup
Gedung...............................................................
2.Faktor Arah Angin
...........10
(Kd).................................................................
3.Kekasaran
......11
Permukaan............................................................
4.KoefisienTekanan
.............12 Internal
(GCpi).....................................................12
5.Koefisien Eksposur Tekanan
Velositas...............................................13
6.Koefisien Tekanan Atap
(Cp)..............................................................15
7.Tabel Pemilihan untuk PenggunaanPasal F SNI 1729:2015..............24

8.Rasio Tebal Terhadap Lebar : Elemen Tekan Komponen Struktur


Menahan
Lentur............................................................
9.Tabel Pemilihan untuk Penggunaan Pasal ESNI 1729:2015.............38
......................24

10.Rasio Tebal Terhadap Lebar : Elemen Tekan Komponen Struktur


Menahan
lentur............................................................
11.Beban padaSisi Kiri AtapGable
........................38
Frame............................................68
12.Beban pada Sisi Kanan AtapGable
Frame........................................69
13.Beban pada Sisi Kiri DindingGable
Frame.......................................69
14.Beban pada Sisi Kanan DindingGable
Frame...................................69
15.Gaya Lentur, Gaya Normaldan Gaya Geser Maksimum...................70

16.Profil pada KonstruksiGable


Frame..................................................71
17.Berat dan Volume Baja Masing-Masing
Portal..................................71
xv

DAFTAR NOTASI

A:Luastrackstang(cm2)
Aatap:Luas atap(m2)
Abracing:Luassbracing(cm2)
Ag:Luas bruto penampang dari komponen struktur (mm2)
Aw:Luas dari badan, tinggikeseluruhan dikalikan dengan ketebalan
badan (mm2)
bf:Lebar sayap (mm)
C:Penampang baja kompak
Cb:Faktor modifikasi tekuk torsi-lateral untuk diagram momen
tidak merata
Cp:Koefisien tekanan eksternal
Cv:Koefisien geser badan
Cw:Konstantapilin (mm6)
D:Beban mati(N)
d:Diameter(mm)
dg:Jarak antar gording(m)
dk:Jarak antar portal(m)
E:Modulus elastis baja = 29.000 ksi (200.000 MPa)
Fcr:Tegangan kritis (MPa)
Fcry:Tegangan kritis terhadap sumbu y simetris (MPa)
Fcrz:Tegangan tekuk torsi kritis (MPa)
Fe:Tegangan tekuk elastis (MPa)
fijin:Tegangan leleh/putus ijin(MPa)
FL:Besaran tegangan lentur pada sayap tekan dimana tekuk lokal
sayap atau tekuk lateral-torsi dipengaruhi oleh pelelehan
(Mpa)
xvi

Fn:Tegangannominal (MPa)
Fy:Tegangan leleh minimum yang disyaratkan dari tipe baja yang
digunakan (Mpa)
G:Faktor efek tiupan angin
G:Modulus elastis geser dari baja(MPa)
GCpi:Koefisien tekanan internal
h:Jarak bersih antara sayap (mm)
H:Tinggikolom(m)
ho:Jarak antara titik berat sayap (mm)
Ix,Iy:Momen inersia di sumbu utama(mm4)
J:Konstanta torsi (mm4)
kc:Koefisien untuk elemen langsing tak-diperkaku
Kd:Faktor arah angin
kv:Koefisien tekuk geserpelat badan
Kx:Faktorpanjang efektif untuk tekuk lentur di sumbu x
Ky:Faktor panjang efektif untuk tekuk lentur di sumbu y
Kz:Faktor panjang efektif untuk tekuk torsi
Kzatau Kh:Koefisien eksposur tekanan velositas
Kzt:Faktor topografi
L:Beban hidup(N)
L:Panjang tanpa di breising lateral dari komponen struktur (mm)
L:Bentang kuda-kuda(m)
Lb:Panjang antara titik-titik yang dibreis untuk mencegah
peralihan lateral sayap tekan atau dibreis untuk mencegah
puntir penampang melintang (mm)
Lp:Pembatasanpanjang tidak dibreis secara lateral untuk kondisi
batas leleh (mm)
Lr:Pembatasan panjang tidak dibreis secara lateral untuk kondisi
batas tekuk torsi-lateral inelastis
(mm)
Mc:Kekuatan lentur tersedia (N-mm)
Mcr:Momen kritis (N-mm)
MDx:Momenbeban mati arah x(N-mm)
xvii

MDy:Momen beban mati arah y(N-mm)


Mn:Kekuatan lentur nominal (N-mm)
Mp:Momen lentur plastis (N-mm)
MPx:Momen beban hidup arah x(N-mm)
MPy:Momen beban hidup arah y(N-mm)
Mr:Kekuatan lentur perlu menggunakankombinasi beban DFBK
(N-mm)
MRx:Momen beban merata air hujan arah x(N-mm)
MRy:Momen beban merata air hujan arah y(N-mm)
Mux:Momen ultimate arah x(N-mm)
Mux1:Momen ultimate arah x kombinsasi 1(N-mm)
Mux2:Momen ultimate arah x kombinsasi2(N-mm)
Mux3:Momen ultimate arah x kombinsasi 3(N-mm)
Mux4:Momen ultimate arah x kombinsasi 4(N-mm)
Mux5:Momen ultimate arah x kombinsasi 5(N-mm)
Muy:Momen ultimate arah y(N-mm)
Muy1:Momen ultimate arah y kombinsasi 1(N-mm)
Muy2:Momen ultimate arah y kombinsasi 2(N-mm)
Muy3:Momen ultimate arah y kombinsasi 3(N-mm)
Muy4:Momen ultimate arah y kombinsasi 4(N-mm)
Muy5:Momen ultimate arah y kombinsasi 5(N-mm)
Mw3x:Momen beban angin atap kiri arah x(N-mm)
Mw3y:Momen beban angin atap kiri arah y(N-mm)
MW4x:Momen beban angin atap kanan arah x(N-mm)
MW4y:Momen beban angin atap kanan arah y(N-mm)
Myc:Momen di pelelehan serat terluar pada sayap tekan (N-mm)
n:Banyak gording
NC:Penampang bajanonkompak
Øb:Faktor ketahanan untuk lentur = 0,90
Øc:Faktor ketahanan untuk tekan = 0,90
P:Beban(N)
xviii

P:Beban hidup atap(N)


p1:Tekanan dinding angin kiri(N/mm2)
P1:Beban terpusat akibat beban matitrackstang(kg)
p2:Tekanan dindingangin kanan(N/mm2)
P2:Beban terpusat akibat beban air hujantrackstang(kg)
p3:Tekanan atap angin kiri(N/mm2)
P3:Beban terpusat akibat beban hiduptrackstang(kg)
p4:Tekanan atap angin kanan(N/mm2)
Pc:Kekuatan aksial tersedia (N)
PDx:Beban terpusat mati arah x(kg)
PDy:Beban terpusat mati arah y(kg)
PLx:Beban terpusat hidup arah x(kg)
PLy:Beban terpusat hidup arah y(kg)
Pn:Kekuatan tekan nominal(N)
Pr:Kekuatan aksial perlu menggunakan kombinasi beban DFBK
(N)

ɸRn:Kekuatan desain(N)
Pux:Beban terpusat ultimate arah x(kg)
Pux1:Beban terpusat ultimate arah x kombinasi 1(kg)
Pux2:Beban terpusat ultimate arah x kombinasi 2(kg)
Pux3:Beban terpusat ultimate arah x kombinasi 3(kg)
Pux4:Bebanterpusat ultimate arah x kombinasi 4(kg)
Pux5:Beban terpusat ultimate arah x kombinasi 5(kg)
Puy:Beban terpusat ultimate arah y(kg)
Puy1:Beban terpusat ultimate arah y kombinasi 1(kg)
Puy2:Beban terpusat ultimate arah y kombinasi 2(kg)
Puy3:Beban terpusat ultimate arah y kombinasi 3(kg)
Puy4:Beban terpusat ultimate arah y kombinasi 4(kg)
Puy5:Beban terpusat ultimate arah y kombinasi 5(kg)
PWx:Beban terpusat angin arah x(kg)
PWy:Beban terpusat angin arah y(kg)
xix

Px:Beban hidup atap arah x(kg)


Py:Beban hidup atap arah y(kg)
Q:Faktor reduksi neto yang untuk semua elemen tekan langsing
qa:Berat atap(kg)
qD:Beban merata mati(kg/m)
qDx:Beban merata mati arah x(kg/m)
qDy:Beban merata mati arah y(kg/m)
qg:Berat gording(kg)
qR:Beban merata air hujan(kg/m)
qw3:Beban merata atap angin kiri(kg/m)
qw4:Beban merata atap angin kanan(kg/m)
qz:Tekanan velositas(N/m2)
R:Beban hujan(kg)
r:Radius girasi(mm)
r:Panjang sisimiring atap(m)
Rn:Kekuatan nominal(N)
Rpc:Faktor plastifikasi badan
rt:Radius girasi efektif untuk tekuk lateral(mm)
rts:Radius girasi efektif (mm)
Ru:Kekuatan perlu menggunakan kombinasi beban DFBK(N)
rx:Radius girasi di sumbu x (mm)
Rx:Beban merata air hujan arah x(kg/m)
ry:Radius girasi di sumbu y (mm)
Ry:Beban merata air hujan arah y(kg/m)
S:Beban salju(kg)
S:Penampang baja langsing
Sx:Modulus penampang elastis di sumbu x (mm3)
Sxc.Sxt:Modulus penampangelastis untuk sayap tekan dan tarik (mm3)
tw:Ketebalan badan (mm)
V:Kecepatan angin(m/s)
Vn:Kekuatan geser nominal (N)
xx

Vu:Kekuatan geser ultimate (N)


W:Beban angin(kg)
Wbracing:Beratbracing(kg)
Wtrekstang:Berattrackstang(kg)
x:Indeks sehubungan dengan sumbu kuat lentur
x:Jarak setengan bentang kuda-kuda(mm)
xo,yo:Koordinat pusat geser sehubungan dengan titik berat (mm)
Y:Pelelehan
y:Indeks sehubungan dengan sumbu lemah lentur
y:Tinggi kuda-kuda(m)
Zx:Modulus penampang plastis di sumbu x, in3(mm3)
α:Kemiringan atap(o)
Δx:Lendutan akibat beban arah x(mm)
Δy:Lendutan akibat beban arah y(mm)
λ:Parameter kelangsingan
λp:Parameter batas kelangsingan untuk elemen kompak
λr:Parameterbatas kelangsingan untuk elemen nonkompak
π:Pi (3,14atau 22/7)
φ:Fakror ketahanan
1

I.PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Semakin meningkatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian

Indonesiadi eraglobalisasi sepertisekarang ini, membuat meningkatnya pula

pembangunan gedung dan prasarana lainnya yang dapat menunjang

pengembanganusaha perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang

produksi, salah satunya adalah gudang.

Namun, konstruksi bangunan besar sepertigudang, memerlukan ruangan

yang cukup luas tanpa tiang-tiang penyanga di tengah ruangan,sehingga

diperlukan suatukonstruksi yang dapat digunakan untuk bentang yang cukup

besar.Konstruksi tersebut adalah konstruksigable frame,yaitu merupakan

konstruksi dimanasering kali digunakan sebagai konstruksi bangunangudang

denganbahan konstruksi yang digunakan adalah bajaprofil IWF.

Tujuan perencanaan struktur adalah untuk menghasilkan suatu struktur yang

memenuhi kriteria terhadap kekuatan, kemampu layanan dan ekonomis.

Sehingga dalam memilih bahan material konstruksi juga harus dipilih,


apakah
itu kayu, beton atau baja, yang mana dasar pemilihannya adalah kekuatan,

kekakuan dan daktilitas dari suatu bahan konstruksi tersebut.(Dewobroto,

2016)
2

Meskiput begitu, material yang unggul pada ketiga kriteria tersebut tidak

mesti banyakdipakai, misalnya sajamaterial baja yang mempunyai kriteria

lebih unggul dibanding beton atau kayu, tetapi di lapangan menunjukan

bahwa konstruksi baja masih kalah populer dibanding beton, dengan alasan

harga yang mahal. Sehingga dikarenakan dengan alasantersebut, konstruksi

baja menjadi tidak optimal.Oleh karena itu, penentuanmodelgable frame

serta dimensiprofil baja yangakan digunakan pada konstruksi perlu

diperhitungkan sebagai upaya dalam mengoptimalkan pemakaian baja.

B.Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penulisan tugas akhir ini adalahbagaimana

penggunaan profil baja IWFyang paling optimalpada bangunan gudang

konstruksigable frameberdasarkan SNI 1729-2015.

C.Batasan Masalah

Berdasarkan permasalahan–permasalahan yang telahdi uraikan diatas, agar

tidak menyimpang dari tugas akhir ini maka dibuat suatu batasan masalah.

Batasan–batasan masalah dalam pembahasan tugas akhir ini adalah sebagai

berikut :

1.Menentukan data profil (mutudan dimensi) penutup atap untuk struktur

bangunan dengan bentang 30 m dengan beberapa variasibentanghaunch.

2.Mehitung pembebanan menggunakan panduanSNI 1727-2013.

3.Menganalisisstrukturportal menggunakan bantuan ProgramMicrosoft

Excel.
3

4.Menghitungdesainstruktur menggunakan panduanSNI 03-1729-2015.

D.Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah


:
1.Merencanakan profil baja untuk bangunan gudang konstrukigable frame.

2.Mengetahuiprofil baja IWF yang paling optimal jika digunakan pada

konstruksigable frame.

E.ManfaatPenelitian

Adapunmanfaatdari penulisan tugas akhir ini adalah :

1.Memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi pembaca dan perancang

struktur dalam menghitung dan memilih dimensiprofil baja yang tepat

untuk variasigable frametertentu.

2.Dapat digunakan sebagai pedomanpenentuan profil baja pada konstruksi

gudang yang serupa.


4

II.TINJAUAN PUSTAKA

A.KonstruksiGable Frame

Faktor kekuatan merupakan hal yang paling utama dalam perencanaan suatu

struktur gedung.Dimana penerapannnyabertujuan untuk mengendalikan

kemungkinan terjadinya runtuh yang dapat membahayakan bagi penghuni.

Sehingga dalam penerapannya perlu ditetapkan suatu kebutuhan relatif yang

ingin dicapai, dimana nantinya gedung akan dapat menerima beban yang

lebih besardari beban yang direncanakan.Kriteria dasar dari kuat rencana

yaitu kekuatan yang tersedia≥ kekuatan yang dibutuhkan.(Firman, 2014)

Konstruksigable frameadalah statis tak tentu yangmemiliki komponen-

komponen yang berperan dalam menunjang kekuatan strukturnya, yaitu

rafter,kolom,base plate,danhaunchseperti yang dapat dilihat pada

Gambar 1..Penyelesaian perhitungan statis tak tentu pada konstruksigable

frameyaitudengan carabermacam-macam, namun salah satunyaadalah

metode kekakuan langsungdengan gaya-gayayang bekerja pada batang-

batangnyaadalahN, D dan M.
5

Gambar1. KonstruksiGable Frame.

Dalam perhitungan atau pemodelan struktur, beberapa komponen tersebut

seringkali tidak diperhitungkan.Demikian juga halnya denganhaunch

(pengaku).Dalam pelaksanaan di lapangan,gable framebiasanya diberi

pengaku,untuk memuat alat penyambung baut dan mencukupi kekuatan

sambungan, sertamempunyai pengaruh terhadap kekuatan struktur secara

keseluruhan.

B.ProfilWide Flange

ProfilWideFlangeadalah profil berpenampang H atau Idengan sumbu

simetri ganda,yang dihasilkan dari proses canai panas (Hot rolling mill)

atau profil tersusun buatan.Baja ProfilWF-beammemiliki dimensi tinggi

badan (H), lebar sayap (B), tebal badan (t1), tebal sayap (t2) merata dari

ujung hingga pangkal radius (r) dengan penjelasan seperti pada Gambar2

berikut ini.
6

Gambar 2.Profil BajaWide Flange.

C.Konsep Optimalisasi

Dalampelaksanaan pembangunan proyek konstruksi sering mengalami

keterlambatan akibat berbagai hal yang menyebabkan terjadinya kerugian

materi dan waktu. Oleh karena itu dilaksanakan optimalisasi sumber daya

yang ada khususnya sumber daya biaya dan waktu. Adapun tujuan

mengoptimalkan suatu proyek adalah agar dapat memperoleh keuntungan

yang lebih baik tanpa mengurangi kualitas (mutu) suatu kontruksi.

Optimalisasi berasal dari kata dasar optimal yang berarti yang terbaik. Jadi

optimalisasi adalah prosespencapaian suatu pekerjaan dengan hasil dan

keuntungan yang besar tanpa harus mengurangi mutu dan kualitas dari suatu

pekerjaan.

Pengertian optimalisasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesiaadalah

optimalisasi berasal dari kata optimal yang berarti terbaik, tertinggi,jadi

optimalisasi adalah suatu proses meninggikan atau meningkatkan.


7

Pengertianoptimalisasi menurut Wikipedia adalah serangkaian proses yang

dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meninggikan volume dan

kualitas grafik kunjungan melalui mesin mencari menuju situs web tertentu

dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau alogaritma mesin pencari

tersebut.

Berdasarkan pengertian diatas penulis menyimpulkan pengertian

optimalisasi adalah suatu proses yang dilakukan dengan cara terbaik dalam

suatu pekerjaan untuk mendapatkan keuntungan tanpa harus mengurangi

kualitas pekerjaan.

D.Definisi Balok-Kolom

Suatu komponen struktur harus mampu memikul beban aksial (tarik/tekan)

serta momen lentur.Apabila besarnya gaya aksial yang bekerja cukup kecil

dibandingkan momen lentur yang bekerja, maka efek dari gaya aksial

tersebut dapat diabaikan dan komponen struktur tersebut dapat didesain

sebagai komponen balok lentur.Namun apabila komponen struktur

memikul gaya aksial dan momen lentur tidak dapat diabaikan salah satunya,

maka komponen struktur tersebut dinamakan balok-kolom(Setiawan,2008).

Bila lentur digabungkan dengan tarikan aksial, kemungkinan

ketidakstabilannya menjadi berkurang dan kelelehannya biasanya

membatasi perencanaan. Sedangkan untuk gabungan lentur dengan tekan

aksial, kemungkinan ketidakstabilannya menjadi meningkat.


8

Elemen balok-kolom umumnya dijumpai pada struktur-struktur statis tak

tertentu, yang dimisalkan pada struktur portal statis tak tertentu pada

Gambar3berikut ini.

Gambar3.Struktur Portal Statis Tak Tentu.

Akibat kondisi pembebanan yang bekerja, maka batang AB tidak hanya

memikul beban merata saja namun juga memikul beban lateral P1.Dalam

hal ini efek lentur dan gaya tekan P1 yang bekerja pada batang AB harus

dipertimbangkan dalam proses desain penampang batang AB, maka batang

AB harus didesain sebagai suatu elemen balok-kolom.Selain batang AB

yang didesain sebagai elemen balok-kolom, batang AC, BD, CE, DF, juga

didesain sebagai elemen balok-kolom.Karena selain memikul gaya aksial

akibat reaksi dari balok-balok AB dan CD, efek lentur dan efek gaya aksial

yang bekerja tidak bisa diabaikan salah satunya.Berbeda dengan batang CD

yang hanya didominasi oleh efek lentur, gaya lateral P2 telah dipikul oleh

pengaku-pengaku (bracing) bentuk X.Sehingga batang CD dapat didesain

sebagai suatu elemen balok tanpa pengaruh gaya aksial.(Setiawan,2008).


9

E.Beban

Beban adalah gaya luar yang bekerja pada suatu struktur. Penentuan secara

pasti besarnya beban yang bekerja pada suatu struktur selama umur

layannya merupakan salah satu pekerjaan yang cukup sulit. Dan pada

umumnyapenentuan besarnya beban hanya merupakan suatu estimasi saja.

Meskipun beban yang bekerja pada suatu lokasi dari struktur dapat diketahui

secara pasti, namun distribusi beban dari elemen ke elemen, dalam suatu

struktur umumnya memerlukan asumsi dan pendekatan.Beberapa jenis

beban yang seringdijumpai antara lain:

1.Beban Mati

Beban matimerupakan semua berat sendiri gedung dan segala unsur

tambahan yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari gedung

tersebut.Sesuai SNI 1727:2013, yang termasuk beban mati adalah

seperti dinding, lantai, atap, plafon, tangga,finishingdan lain-lain.

2.Beban Hidup

Beban hidup adalah beban gravitasi yang bekerja pada struktur dalam

masa layanan, dan timbul akibat gangguan suatugedung. Termasuk

beban ini adalah berat manusia, perabutan yang dapat dipindah-pindah,

kendaraan, dan barang-barang lain. Karena besar dan lokasi beban

yang senantiasa berubah-ubah, maka penentuan beban hidup secara

pasti adalah merupakan suatuhal yangcukup sulit (Setiawan, 2008).

Beberapa beban hidup berdasarkan SNI 1727:2013 ditampilkan dalam

Tabel 1 berikut ini.


10

Tabel1.Beban Hidup Gedung

Hunian atau PenggunaanMeratapsf (kN/m2)Terpusatlb (kN)


Atap
Atap dasar, berbubung, dan lengkung 20 (0,96)
Atapdigunakan untuk taman atap 100 (4,79)
Atap yang digunakan untuk tujuan lain Sama seperti hunian
dilayani
Atap yang digunakan untuk hunian
lainnya
Awning dan kanopi
Konstruksi pabrik yang didukung 5(0,24)
olehstruktur rangka
Rangka tumpu layar tertutup5(0,24)200 (0,89)
Semua konstruksi lainnya20 (0,96)2000 (8,9)
Komponen struktur atap, yang
terhubung langsung dengan pekerjaan
lantai
Titik panel tunggal dari batang
bawah rangka atap atau setiap titik
sepanjang komponenstruktur utama 300 (1,33)
yang mendukung atap diatas pabrik,
gudang, dan perbaikan garasi
Semua komponen struktur utama 300 (1,33)
atap lainnya
Semua permukaan atap dengan beban
pekerja pemeliharaan
Sekolah
Ruang kelas 40 (1,92) 1000 (4,45)
Koridor di atas lantai pertama 80 (3,83) 1000 (4,45)
Koridor lantai pertama 100 (4,79) 1000 (4,45)
Bak-bak/scuttles,rusuk untuk atap kaca
dan langit-langit yang dapat diakses200 (0,89)
Pinggir jalan untuk pejalan kaki,jalan
lintas kendaraan, dan lahan/jalan untuk 250 (11,97)8000 (35,6)
truk-truk
Tangga dan jalan keluar 100 (4,79) 300
Rumah tinggal untuk satu dan dua 40 (1,92) 300
keluarga saja
Gudang di atas langit-langit 20 (0,96)
Gudang penyimpan barang sebelum
disalurkan ke pengecer (jika diantisipasi
menjadi gudang penyimpanan, harus
dirancang untuk beban lebih berat)
Ringan 125 (6,00)
Berat 250 (11,97)
Sumber : SNI 1727-2013
11

3.Beban Air Hujan

Berdasarkan SNI 1727:2013 beban air hujan rencana dirancang pada

setiap bagian dari suatu atap dan mampu menahanbeban dari semua air

hujan, yang dihitung berdasarkan persamaan 2.1 berikut ini

R = 0,0098(ds+ dh).........................................................................(2.1)

Keterangan

R=beban air hujan pada atapyang tidak melendut, lb/ft2. (N/mm2)

ds= kedalaman air pada atap yang tidak melendut meningkat ke

lubang masuk sistem drainase sekunder apabila system drainase

perimer tertutup (tinggi statis), in. (mm)

dh=tambahan kedalaman air pada atap yang tidakmelendut di atas

lubang masuk sistem drainase sekunder pada aliran air rencana

(tinggi hidrolik), in. (mm)

4.Beban Angin

Penentuan beban angin dapat dilakukan dengan menentukan parameter-

parameter dasar yang diasumsikan berdasarkan Pasal 26 dan Pasal 27

SNI1727 :2013. Beban angin diasumsikan datang dari segala arah

horizontal serta beban angin dapat diperbesar jika catatan atau

pengalaman menunjukan bahwa kecepatan angin lebih tinggi daripada

yang ditentukan. (SNI 1727:2013)

a.Penentuan parameter dasar berdasarkan Pasal 26 SNI 1727:2013

1)Kecepatan angin dasar (V), ditentukan berdasarkan instansi

yang berwenang, sesuai kategori risiko bangunan dan struktur


12

2)Faktor arah angin (Kd), ditentukan berdasarkan Pasal 26.6 SNI

1727:2013 yang beberapa ditampilkan pada Tabel 2 dibawah ini

Tabel 2. Faktor Arah Angin (Kd).

Tipe StrukturFaktor ArahAngin, K


d
Bangunan Gedung
Sistem Penahan Beban Angin Utama 0,85
Komponen dan Klading Bangunan Gedung 0,85
Atap Lengkung 0,85
Cerobong asap, Tangki, dan Struktur yang
sama
Segi empat 0,90
Segi enam 0,95
Bundar 0,95
Sumber : SNI 1727-2013

3)Eksposur, untuk setiap arah angin yang diperhitungkan, yang

didasarkan pada kekasaran permukaan tanah yang ditentukan

dari topografi alam, vegetasi, dan fasilitas dibangun,kategori

kekasaran permukaan ditampilkan pada Tabel 3berikut ini

Table 3. Kekasaran Permukaan

Kategori
KekasaranDaerah
Daerah perkotaan dan pinggir kota, daerah berhutan
atau daerah lain dengan penghalang berjarak dekat
B
yang banyak memiliki ukurandari tempat tinggal
keluarga-tunggal atau lebih besar.
Dataran terbuka dengan penghalang tersebar yang
memiliki tinggi umumnya kurang dari30 ft(9,1m).
C
Kategori ini mencakup daerah terbuka datardan
padang rumput.
Area datar,area tidak terhalangdanpermukaan
D air.Kategori iniberisilumpurhalus, padanggaram,
dan es tak terputus
Sumber : SNI 1727-2013

4)Faktor Topografi (Kzt), digunakan untuk menentukan efek

peningkatan kecepatan angin,jikakondisi situs dan lokasi

gedung dan struktur bangunan lain tidak memenuhi semua


13

kondisi yang disyaratkan dalam Pasal 26.8.1SNI 1727:2013,Kzt

= 1,0.

5)Faktor Efek Tiupan Angin (G),untuk suatu bangunan


gedung
dan struktur lain yang kaku boleh diambilsebesar 0,85.

6)Koefisien Tekanan Internal (GCpi),diklasifikasikan pada Tabel

4 di bawah ini.

Tabel 4. KoefisienTekanan Internal (GCpi)

Klasifikasi KetertutupanGCpi
Bangunan gedung terbuka0,00
Bangunan gedung tertutup sebagian0,55
Bangunan gedungtertutup0,18
Sumber : SNI 1727-2013

b.Penentuankoefisien eksposur tekanan velositas,KzatauKh

Koefisien eksposur tekanan velositas ditentukan dalam Tabel 5

berikut ini.

Tabel 5. Koefisien Eksposur Tekanan Velositas

Tinggi Atas Level Tanah


(z)Eksposur
Ft(m)BCD
0-15(0-4,6)0,570,851,03
20(6,1)0,620,901,03
25(7,6)0,660,941,08
30(9,1)0,700,981,12
40(12,2)0,761,041,16
50(15,2)0,811,091,22
60(18)0,851,131,27
Sumber : SNI 1727-2013

c.Tekanan Velositas

Tekanan velositas,qz,dievaluasi pada ketinggianzharus dihitung

dengan persamaan berikut:

[Dalam SI:qz= 0,613KzKztKdV2 (N/m2);Vdalam m/s].......(2.2)


14

Keterangan

Kd=faktor arah angin, Tabel 2 (hal. 12)

Kz=koefisien eksposur tekanan velositas,Tabel 5(hal. 13)

Kzt=faktor topografi tertentu

V=kecepatan angin dasar

qz=tekanan velositas dihitung menggunakan Persamaan2.2

qh=tekanan velositas dihitung menggunakan Persamaan2.2

d.Beban Angin

Beban angin untuk bangunan bangunan gedung dari semua

ketinggian harusditentukan persamaan berikut:

p=qGCp–qi(GCpi) (lb/ft2) (N/m2)..........................................(2.3)

Keterangan

q=qzuntuk dinding di sisi angin datang yang diukur pada

ketinggianzdi atas permukaan tanah

q=qhuntuk dinding di sisi angin pergi, dinding samping,

dan atap yang diukur pada ketinggianh

G=faktor efek-tiupan angin, lihat SubbabE.3.(5)

Cp=koefisien tekanan eksternal dariTabel 6 (hal. 15)

(GCpi)=koefisien tekanan internal dari Tabel4 (hal.13)

e.Koefisien tekanan eksternal (Cp)

Koefisien tekanan eksternal ditentukan secara bersamaan pada

dinding dan atap berdasarkan Gambar 4 dan dalam Tabel 6berikut

ini.