Anda di halaman 1dari 6

PERHITUNGAN NILAI PERCEPATAN GRAVITASI DENGAN MENGGUNAKAN

METODE INVERSI PEMBOBOTAN LINIER

Sulthan Abiyyu P M-03411540000006

Departemen Teknik Geofisika

Fakultas Teknik Sipil Lingkungan dan Kebumian

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

ABSTRAK

Percobaan ini dilakukan untuk menentukan nilai percepatan gravitasi dengan menggunakan
metode inversi berbobot. Pada percobaan ini data yang digunakan yaitu menggunakan data
hasil percobaan gerak harmonis sederhana dimana mnggunakan bandul untuk mendapatkan
data observasi yang dibutuhkan. Pengukuran menggunakan 5 variasi panjang tali dimana
panjang tali dan dicatat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan 5 kali bolak balik.
Didapatkan nilai percepatan gravitasi kalkulasi sebesar 9.7687
PENDAHULUAN pada bandul. Gerak pada bandul

Pada pengukuran data geofisika, merupakan salah satu gerak harmonik

terjadi kurang akuratnya data dikarnakan sederhana. Gerak harmonik sederhana

adanya kurang telitinya dalam proses adalah gerak bolak-balik benda melalui

pengukuran. Sehingga munculnya data suatu titik kesetimbangan tertentu dengan

data yang berada di luar(outlier) dari banyaknya getaran benda dalam setiap

kumpulan kumpulan data yang ada. sekon selalu konstan. Bandul sederhana

Pengolahan data yang baik hendaknya adalah benda ideal yang terdiri dari sebuah

dapat memperhitungkan tingkat kesalahan benda yang bermassa m yang

data atau ketelitian data dalam proses digantungkan pada tali l yang ringan,

perhitungannya. Karna umumnya dimana panjang tali ini tidak dapat

pengaruh data dengan kesalahan yang bertambah atau mulur. Bila bandul ditarik

cukup besar (atau tingkat ketelitiannya ke samping dari titik keseimbangannya

rendah ) memiliki imbas yang besar dan ketika dilepaskan, maka akan berayun

dengan hasil yang diperoleh nanti. Metode dalam bidang vertikal karena adanya

linier berbobot memberikan bobot relative pengaruh gaya gravitasi bumi

pada data sedemikian rupa sehingga data Apabila suatu benda dilepaskan dari
dengan kesalahan besar tidak akan ketinggian tertentu, maka benda tersebut
berpengaruh pada tahap kalkulasi akan jatuh dan bergerak mengarah ke pusat
parameter yang dicari bumi. Percepatan yang dilalui oleh benda

DASAR TEORI yang jatuh tersebut disebabkan oleh


adanya gravitasi bumi. Percepatan
a. gerak harmonis sederhana
gravitasi bumi dapat diukur dengan
Apabila sebuah benda diikat dengan beberapa metode eksperimen salah satunya
benang dan digantungkan pada titik tetap adalah ayunan bandul matematis.
kemudian diberi simpangan, maka benda Perhatikan gambar bandul berikut
tersebut akan mengalami osilasi. Salah
satu contoh gerak osilasi adalah osilasi
model (m) masing masing dinytakan oleh
vektor berikut :

Maka secara umum hubungan antara data


dan parameter model dapat dinyatakan
oleh

Gambar 1 skema pergerak bandul d = g(m)

Pada sistem bandul sederhana, benda dimana g merupakan fungsi umum


bergerak pada sumbu gerak yang hanya pemodelan kedepan (forward modelling)
dikendalikan oleh gravitasi bumi maka yang memetakan model menjadi besaran
nilai percepatan gravitasinya dapat dalam “domain” data. Dengan kata
ditentukan jika sudut teta kecil dengan lain,fungsi g memungkinkan kita
menggunakan persamaan berikut: memprediksi data untuk suatu model m
tertentu

untuk kasus khusus dimana fungsi yang


(Halliday, 2010) menghubungkan data dengan parameter
model adalah suatu fungsi linier maka
b. inversi linier
persamaan diatas dapat dinyatakan oleh
mengingat hubungan antara data dengan persamaan yang lebih sederhana berupa
parameter model yang digunakan pada perkalian matriks
metode bandul sederhana adalah linier
maka pemodelan inversinya disebut pula
sebagai inversi linier. Untuk
memformulasikan permasalahan inversi
secara lebih umum maka parameter atau
variabel yang terlibat dinyatakan dalam
parameter model m tidat dapat diperoleh
notasi vektor atau matriks yang
secara langsung hanya dengan langsung
merepresentasikan variabel dengan banyak
menginversikan matriks G mengingat
komponenatau elemen. Jika data (d) dan
matriks kernel belum tentu berupa matriks
bujur sangkar . operasi perkalian matriks G Faktor pembobot data ke-i atau w-i
dengan vektor m tersebut dapat dimasukan pada perhitungan kesalahan
menghasilkan : kuadratik sehingga diperoleh :

Jika data dinggap memiliki kesalahan


cukup besar maka diberi bobot kecil agar
kontribusi pada penjumlahan pada
Sehingga parameter m bisa diperoleh
persamaan diatas tidak terlalu signifikan .
dengan persamaan
pemberian bobot secara lebih objektif
M=inv(G’*G)*G’*d dapat dilakukan dengan menggunakan
standard deviasi data sebagai bobot
c. Inversi linier berbobot
sehingga persamaan diatas menjadi
Metode inversi yang baik hendaknya dapat
memperhitungkan tingkat kesalahan data
atau ketelitian data dalam proses
penyelesaian inversi. Dengan demikian
Dalam hal ini wi = σi adalah kuadrat dari
solusi yang diperoleh secara objektif
standard deviasi atau variansi.data dengan
sesuai dengan kualitas data. Umumnya
ketelitian rendah memiliki standard deviasi
pengaruh data dengan kesalahan cukup
yang besar sehingga bobotnya kecil dan
besar atau tingkat ketelitian rendah harus
sebaliknya data dengan ketelitian yang
diminimumkan agar hasil inversinya
tinggi memiliki stadar deviasi yang kecil
merupakan representasi data dengan
sehingga bobotnya besar. Solusi
tingkat ketelitian yang baik. Hal tersebut
permasalahan inversi linier dengan
dapat dilakukan melalui pembobotan data
pembobotan data adalah sebagai berikut
dalam penyelesaian masalah inversi

Pada dasarnya kita dapat memberikan


bobot relative pada data sedemikian
hingga data dengan kesalahan besar tidak Diagram alir
akan berpengaruh pada solusi inversi.
Pada percobaan ini tahap yang dilakukan
Dengan kata lain,solusi inversi akan lebih
dapat dilihat pada diagram alir berikut
ditentukan oleh data yang berkualitas baik.
percobaan bandul persiapan selesai,siapkan busur dan
sederhana
disimpangkan bandul sebesar 150 dari titik

data observasi
keseimbangannya. Ketika simpangannya
sudah 150 maka bandul dilepas dan waktu

inversi linier yang bersamaan diaktifkan stopwatch


untuk mencatat waktu. Bandul yang
parameter berayun akan menghasilkan gerakkan
percepatan gravitasi
periodic,dimana ditunggu hingga
inversi berbobot menghasilkan 5 gelombang.

data kalkulasi Ketika bandul sudah menghasilkan 5


berbobot
gelombang,stopwatch dinonaktifkan dan
dicatat waktu yang dibutuhkan bandul
Metodologi
untuk menghasilkan 5 gelombang.
Untuk menerapkan metode inversi linier Percobaan diulangi sebanyak 10 kali. Dan
berbobot dilakukan praktikum dengan setelah itu dilakukan variasi panjang
menggunakan alat dan bahan sebagai benang sebanyak 5 variasi panjang.
berikut Setealah data yang dibutuhkan
terkumpul,kemudian data tersebut diolah
1. Statif
disoftware MATLAB untuk dilakukan
2. Benang
proses inversi sehingga diperoleh nilai
3. Objek sebagai bandul
percepatan gravitasinya. Berikut
4. Penggaris
merupakan data hasil percobaan
5. Busur
6. Stopwatch L/T 0.12 0.15 0.21 0.24 0.29
7. Software MATLAB 3.8 4.11 4.67 4.81 5.24
3.64 3.86 4.38 4.83 5.51
Kemudian setelah alat dan bahan yang 3.61 4 4.61 4.84 5.32
3.63 4.02 4.42 4.86 5.37
dibutuhkan sudah siap,diikatkan benang 3.7 4.06 4.64 4.85 5.42
yang sebelumnya sudah diukur panjangnya 3.74 3.87 4.57 4.91 5.4
3.61 3.9 4.51 4.88 5.38
oleh penggaris pada statif yang disiapkan.
3.71 4.1 4.62 4.8 5.47
Setelah benang sudah terikat maka 3.76 3.88 4.65 4.87 5.5
gantungkan objek yang digunakan sebagai 3.68 4.01 4.48 4.81 5.43
Tabel 1 data hasil percobaan
bandul. Sehingga ayunan bandul siap
untuk dilakukan percobaan. Setelah semua
Hasil dan pembahasan relative memiliki data yang keakuratannya
tinggi
Pada percobaan yang telah dilakukan yaitu
digunakan variasi 5 panjang tali, dimana
semakin panjang tali didapatkan bahwa
waktu yang dibutuhkan untuk
menghasilkan 5 gelombang semakin lama.
Hal itu sesuai dengan persamaan dimana
L(panjang tali) berbanding lurus dengan
T(periode). Kemudian data diolah dengan
menggunakan software MATLAB dimana
untuk memperoleh nilai percepatan
gravitasi digunakan metode inversi linier Gambar 2 plot hasil inversi
berbobot. Didapatkan nilai percepatan
Kesimpulan
gravitasi kalkulasi(inversi linier) dan nilai
percepatan gravitasi hasil pembobotan. dari percobaan yang dilakukan diperoleh
Nilai percepatan gravitasi kalkulasi nilai percepatan gravitasi yaitu
bernilai 9.7687 m/s2 dan nilai percepatan
1. Percepatan gravitasi kalkulasi
gravitasi pembobotan sebesar 9.7525 m/s2
sebesar 9.7687 m/s2
.Guna pembobotan ialah untuk
2. Nilai percepatan gravitasi
mengurangi nilai yang dirasa memiliki
pembobotan sebesar 9.7525 m/s2
keakuratan rendah dalam artian mengalami
ketelitian yang rendah dalam pengukuran. Referensi
Jika ditemukan data yang memiliki kriteria
Grandis,H. 2009. Pengantar
tersebut maka bobot yang diberikan kecil.
pemodelan inversi Geofisika. Bandung.
Agar kontribusi yang diberikan pada
Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
perhitungan tidak terlalu signifikan. Dapat
dilihat bahwa nilai percepatan gravitasi Halliday, D., Resnick, R., Walker,
hasil pembobotan dan kalkulasi tidak J. Fundamentals of Physics 7th Edition.
mengalami perubahan yang signifikan. New York. John Wiley & Sons Inc. 2004
Maka dapat diasumsikan bahwa proses
Lampiran
pengukuran mendapatkan data yang