Anda di halaman 1dari 6

PERATURAN SENAT AKPER INTAN MARTAPURA

NOMOR : TAHUN 2010


TENTANG
KODE ETIK DOSEN
AKPER INTAN MARTAPURA

SENAT AKPER INTAN MARTAPURA

Menimbang : a. Bahwa kebebasan akademik dilandasi pada kepatuhan kepada nilai-nilai


etika, moral, dan akhlak yang bersifat normatif dan wajib ditaati serta
dilaksanakan oleh seluruh dosen, mahasiswa dan peserta didik sebagai
insan akademik melalui pemahaman, penghayatan dan pengamalan;

: b. Bahwa untuk melaksanakan tugas dan kegiata akademik di bidang


pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dosen,
mahasiswa, dan peserta didik sebagai insan akademik memiliki kewajiban
dan dibatasi oleh larangan, disamping wajib memiliki integritas, dedikasi
dan rasa tanggungjawab kepada almamater dan masyarakat akademik;

: c. Bahwa atas dasar pemikiran pada huruf a dan b di atas, perlu ditetapkan
etika akademik sebagai acuan bagi dosen, mahasiswa, dan peserta didik
sebagai insan akademik akademik di bidang pendidikan, penelitian,
dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengingat : a. Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian;


b. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
c. Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
d. Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin
Pegawai Negeri Sipil; Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang
Pendidikan Tinggi;
e. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 0195/O/1995,
tentang Organisasi dan Tata Kerja
f. Keputusan Menteri Hukum dan Ham RI Nomor AHU.4117.AH. 01.04 Tahun
2010 tentang Pengesahan Yayasan Banjar Insan Prestasi
g. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 213/D/O/2010
Tentang Penetapan Alih Bina dan Perubahan Nama Akper Intan Martapura
h. Berita Acara Serah Terima Kewenangan Pengelolaan Akademi Keperawatan
Intan Martapura Nomor 060/0000689/ORG tanggal 18 Oktober 2010.
i. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 49 tahun 2014
Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
j. Keputusan Menteri Pendidkan Nasional No. 045/U/2002 tentang Kurikulum
Inti Pendidikan Tinggi
k. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/U/2000 tentang Pedoman
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan penilaian Hasil Belajar
Mahasiswa
l. Statuta Akper Intan Martapura Yayasan Banjar Insan Prestasi Tahun 2010

Memperhatikan : Persetujuan Rapat Senat Akper Intan Martapura bertempat di Aula Barakat
Kantor Bupati Kabupaten Banjar pada Tanggal 18 Oktober 2010
MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : PERATURAN SENAT TENTANG KODE ETIK DOSEN AKPER INTAN MARTAPURA

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

(1) Tenaga kependidikan di Akademi Keperawatan Intan Martapura (Akper Intan Martapura)
terdiri atas dosen dan tenaga penunjang akademik;
(2) Dosen adalah seseorang yang berdasarkan pendidikan dan keahliannya diangkat oleh
penyelanggara perguruan tinggi dengan tugas utama mengajar pada perguruan tinggi yang
bersangkutan;
(3) Dosen dapat merupakan dosen biasa, dosen luarbiasa, dan dosen tamu;
(4) Dosen biasa adalah dosen yang diangkat dan ditempatkan sebagai tenaga tetap pada perguruan
tinggi yang bersangkutan;
(5) Dosen luar biasa adalah dosen yang bukan tenaga tetap pada perguruan tinggi yang
bersangkutan;
(6) Dosen tamu adalah seseorang yang diundang dan diangkat untuk menjadi dosen di Akper Intan
martapura selama jangka waktu tertentu;
(7) Jenjang jabatan akademik dosen pada dasarnya terdiri atas Asisten Ahli, Lektor, Lektor
Kepala dan Guru Besar;
(8) Dosen Akper Intan Martapura berasal dari berbagai kultur dan latar belakang.;
(9) Perkumpulan Akper Intan martapura berkewajiban menciptakan kultur menyelaraskan perbedaan
yang ada di antara berbagai kultur yang dibawa oleh masing-masing individu sehingga
menjadi kultur yang diterima di lingkungan Akper Intan Martapura, untuk itulah perlu
dibuat suatu Pedoman / Kode Etik Tenaga Kependidikan di lingkungan Akper Intan Martapura.

BAB II
TUJUAN

Pasal 2

Kode Etik Dosen (tenaga kependidikan) bertujuan untuk :


(1) Membentuk citra dosen yang dapat dijadikan teladan bagi mahasiswa yang akan
memasuki lingkungan masyarakat modern dan profesional.
(2) Membentuk citra dosen sebagai figur yang memiliki integritas intelektual dan terbuka
terhadap semua perubahan.
(3) Membentuk citra lingkungan civitas akademika yang peduli terhadap lingkungan,
kesehatan, teknologi informasi dan waktu.
(4) Membentuk citra profesional dalam penyelenggaraan manajemen pendidikan Akper Intan
Martapura.
BAB III
TATA TERTIB KEHIDUPAN KAMPUS BAGI DOSEN

Pasal 3

Syarat untuk menjadi dosen adalah :


(1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
(2) Berwawasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
(3) Memiliki kualifikasi sebagai tenaga pengajar;
(4) Mempunyai moral dan integritas yang tinggi;
(5) Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan Negara.

Pasal 4

Secara umum tugas seorang dosen meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni:
(1) Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan wewenang jenjang
Jabatan akademiknya.
(2) Melaksanakan kegiatan penelitian dalam rangka pendidikan dan pengajaran atau dalam
kegiatan pengembangan ilmu sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya.
(3) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan
pengajaran atau dalam kegiatan lain yang menunjangpelaksanaan tugas umum
pemerintah dan pembangunan sesuai dengan wewenang jenjang jabatan akademiknya.

BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN

Pasal 5

Tenaga Kependidikan mempunyai hak :


(1) Melakukan kegiatan akademik sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara bebas
dan bertanggungjawab dengan mengingat norma-norma kemanusiaan, martabat
ilmuwan, fasilitas yang tersedia dan peraturan yang berlaku.
(2) Menyumbang karya ilmiah dan prestasi kerja sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku.
(3) Memperoleh perlakuan yang adil sesuai dengan prodesinya.
(4) Memperoleh penghargaan untuk mendorong dan meningkatkan prestasi serta untuk
memupuk loyalitas terhadap Akper Intan Martapura kepada warga atau unsur organisasi
yang telah menunjukkan kesetiaan, prestasi, atau telah berjasa terhadap Akper Intan Martapura.

Pasal 6

Setiap Dosen /Tenaga Kependidikan Akper Intan Martapura wajib :


(1) Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta taat kepada negara dan pemerintah
Indonesia berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945.
(2) Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, serta kewibawaan dan nama baik
Akper Intan Martapura.
(3) Mengutamakan kepentingan Akper Intan Martapura dan masyarakat dari pada kepentingan
pribadi atau golongan.
(4) Berpikir, bersikap, dan berperilaku sebagai anggota masyrakat ilmiah, luhur budi, jujur,
bersemangat, bertanggung jawab dan menghindari perbuatan tercela, antara lain
perbuatan plagiat.
(5) Bersikap terbuka dan menjunjung tinggi kejujuran akademik serta menjalankan tugas
profesi dengan sebaik-baiknya.
(6) Berdisiplin, bersikap rendah hati, peka, teliti, hati-hati, dan menghargai pendapat orang
lain.
(7) Memegang teguh rahasia negara dan rahasia jabatan serta tidak menyalahgunakan
jabatan.
(8) Menolak dan tidak menerima sesuatu pemberian yang nyata diketahui dan patut diduga secara
langsung atau tidak langsung berhubungan secara tidak sah dengan profesinya.
(9) Memperhatikan batas kewenangan dan tanggung jawab ilmiah dalam menggunakan
kebebasan mimbar akademik serta tidak melangkahi wewenang keahlian atau keahlian
rekan sejawatnya.
(10) Menghormati sesama dosen dan berusaha meluruskan perbuatan tercela dari rekan
sejawat.
(11) Membimbing dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan,
mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
(12) Membimbing dan mendidik mahasiswa ke arah pembentukan kepribadian insan
terpelajar yang mandiri dan bertanggung jawab.
(13) Bersikap dan bertindak adil terhadap mahasiswa.
(14) Menjaga/memelihara kehormatan dan kesehatan dirinya.
(15) Mengikuti, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
informasi sesuai dengan bidangnya.
(16) Mematuhi semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di Akper Intan martapura.

BAB V
TATA KRAMA PERGAULAN DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 7

Tata karma pergaulan di dalam lingkungan kampus Akper Intan Martapura didasarkan atas
azas-azas kekeluargaan serta menjujung tinggi keselarasan dan keseimbangan sesuai dengan
pandangan hidup Pancasila.

Pasal 8

Keluarga Besar Akper Intan Martapura mempunyai tanggungjawab untuk menjaga nama baik
Almamater serta menyadari bahwa Perguruan Tinggi harus benar-benar merupakan masyarakat
ilmiah yang akan berkembang terus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan sehingga
untuk itu suasana yang kondusif demi terselenggaranya proses belajar mengajar secara luas
merupakan tanggung jawab bersama.

BAB VI
PELANGGARAN

Pasal 9

Pelanggaran oleh dosen dapat berbentuk :


(1) Bersikap dan bertindak yang dapat merongrong, menjatuhkan nama baik Almamater
Keluarga Besar Kampus Akper Intan Martapura.
(2) Merongrong kewibawaan pejabat dilingkungan Akper Intan Martapura dalam menjalankan
tugas dan jabatan.
(3) Bertindak menyalahgunakan dan melampaui wewenang yang ada padanya.
(4) Bertindak sewenang-wenang dan tidak adil baik terhadap bawahannya maupun sesama
pejabat.
(5) Membocorkan rahasia jabatan dan atau rahasia Negara
(6) Membocorkan soal dan atau kunci jawabannya
(7) Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun di dalam menjalankan tugasnya
untuk kepentingan pribadi atau golongan
(8) Melawan dan menolak tugas dari atasan.
(9) Menghalangi, mempersulit peneyelenggaraan kegiatan akademi dan non akademik yang telah
ditetapkan Akper Intan Martapura
(10) Mencampuri urusan administrasi pendidikan dan lain-lain tanpawewenang sah dari
Akper Intan Martapura
(11) Melakukan pengotoran/pengrusakan, berbuat curang serta memalsukan surat / dokumen yang
sah seperti nilai, ijazah maupun sertifikat dan dokumen lain.
(12) Melakukan tindakan kesusilaan baik dalam sikap, perkataan, tulisan maupun gambar.
(13) Menyalahgunakan nama, lambang, tanda Akper Intan Martapura;
(14) Menggunakan secara tidak sah ruangan, bangunan, maupun sarana lain milik Akper Intan
Martapura tanpa izin.
(15) Memeras, berjudi, membawa, menyalahgunakan obat-obat terlarang di lingkungan
Kampus Akper Intan Martapura.
(16) Menyebarkan tulisan-tulisan dan faham-faham yang terlarang oleh Pemerintah.
(17) Mengadu domba dan menghasut antar civitas akademika Akper Intan Martapura;
(18) Melakukan plagiat dalam karya ilmiah.
(19) Dan lain-lain yang dilarang oleh peraturan dan perundangundangan yang berlaku.

BAB VII
SANKSI

Pasal 10

Sanksi Terhadap Dosen :


(1) Setiap dosen Akper Intan Martapura yang melanggar kode etik, disiplin, tata tertib, dan
peraturanyang berlaku dikenai sanksi.
(2) Sanksi yang dikenakan kepada dosen dapat berupa :
a) Teguran lisan
b) Teguran tertulis
c) Peringatan keras
d) Penundaan kenaikkan gaji berkala
e) Penundaan kenaikan pangkat
f) Penundaan pangkat
g) Pembebasan tugas
h) Pemberhentian

BAB VIII
KETENTUAN TAMBAHAN

Pasal 11

Tenaga Kependidikan Akper Intan Martapura yang melakukan pelanggaran seperti tersebut pada
pasal diatas diberikan hak untuk membela diri di hadapan Direktur, baik lisan maupun tertulis
sebelum Direktur memberikan keputusan akhir.
BAB IX
PENUTUP

Pasal 12

Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan segala sesuatunya akan
diubah bila ternyata di kemudian hari terdapat kesalahan.

Ditetapkan di : Martapura
Pada tanggal : 20 Oktober 2010

Ketua Senat Akper Intan Martapura,

Sirajudin Noor, S.Kp,M.Kes


NIP. 19680321 198803 01 004

Tembusan Kepada Yth. :


1. Direktur Akper Intan Martapura Turunan sesuai dengan aslinya
2. Wadir-wadir Akper Intan Martapura Kepala Sub. Bagian Umum,
3. Ketua Prodi Keperawatan
4. Ketua Unit-unit
Taufik Hidayat, M.Kep, Sp.Kep. Kom