Anda di halaman 1dari 2

Dwi Fakhrulia

11161010000047

POLICY penyuksesan penyelenggaraan


pojok laktasi
BRIEF Permenkes No 15 Ttahun 2013

Ringkasan eksekutif Pendahuluan

UUD 1945 (pasal 5 ayat 1, pas-


al 20 ayat 2, pasal 27 ayat
2, pasal 28, dan pasal 33
C akupan pemberian ASI ekslu-
sif sampai 6 bulan di Indonesia
yaitu 29,5 % (kemenkes RI, 2016)
Mengenai Tiap-tiap warganegara ber- Cakupan asi ekslusif 6 bulan di In-
hak atas pekerjaan dan penghidupan donesia tahun 2017 yaitu 35,72. Hal
yang layak bagi kemanusiaan. ini menunjukkan masih rendahnya
ALUR PEMBENTUKAN KEBJAKAN serta Setiap anak berhak atas cakupan asi ekslusif di Indonesia.
kelangsungan hidup, tum- %. Mengacu pada target renstra ta-
• UUD 1945 (pasal 5 ayat 1,
buh, dan berkembang ser- hun 2016 yang sebesar 42%, maka
pasal 20 ayat 2, pasal 27 ayat
ta berhak atas perlindungan secara nasional cakupan pembe-
2, pasal 28, dan pasal 33
dari kekerasan dan dikriminasi. rian ASI eksklusif pada bayi usia
• UU no 13 tahun 2003 tentang kurang dari enam bulan sebe-
ketenagakerjan Undang-Undang No. 13 Tahun sar 54,0% telah mencapai target.
2003 Tentang Ketenagakerjaan Pojok laktasi merupakan fasili-
• UU no 36 tahun 2009 tentang Pasal 82, Ayat 1: Pas- tas Khusus Menyusui dan/atau
kesehatan. al 82, Ayat 2: Pasal 83: Memerah ASI yang selanjutnya
• Peraturan Pemerintahan no 33 Mengenai Pekerja/buruh perem- disebut dengan Ruang ASI adalah
tahun 2012 tentang pemberi- puan berhak memperoleh istirahat ruangan yang dilengkapi dengan
• PMK No 15 Ttahun 2013 selama 1,5 (satu setengah) bulan prasarana menyusui dan mem-
tentang tata cara penyediaan sebelum saatnya melahirkan anak erah ASI yang digunakan untuk
dan sesudah melahirkan dan mem- menyusui bayi, memerah ASI,
beri kesempatan sepatutnya untuk menyimpan ASI perah, dan/atau
menyusui anaknya jika hal itu ha- konseling menyusui/ASI.
rus dilakukan selama waktu kerja.
ANALISIS
Undang-UndangKeseha-

P
tan No. 36 Tahun 2009 enyediaan fasilitas menyusui
Pasal 128: Pasal 129: Pasal 201: yang dinamakan dengan ruang
Mengenai pemberian dukungan ke- pojok laktasi telah diterapkan di be-
pada ibu bayi oleh pihak keluarga, berapa daerah di Indonesia, namun
Pemerintah, pemerintah daerah, dan masih terdapat daerah yangbelum
masyarakat secara penuh dengan melaksanakan penyediaan fasili-
penyediaan waktu dan fasilitas khu- tas menyusui ini. Telah dikemuka-
sus yaitu diadakan di tempat kerja dan kan oleh beberapa peneliti bahwa
tempat sarana umum. Serta mengenai berbagai faktor tidak terlaksananya
Spidana denda dan pidana tambahan penyediaan fasilitas menyusui. Di-
berupa Pencabutan izin usaha; dan/ antaranya yaitu masih kurangnya
atau Pencabutan status badan hukum. kepedulian pemerintah daerah ter-
hadap kebijakan fasilitas menyusui
Peraturan Pemerintahan no 33 tahun ini. Pemerintah daerah sebagai pe-
2012 tentang pemberian asi ekslusif megang wewenang di daerah dapat
PMK no 15 tahun 2013 tentang tata berkontribusi dalam kebijakan per-
cara penyediaan fasilitas khusus meny- menkes no 15 tahun 2013, dengan
usui dan/atau memerah air susu ibu membuat peraturan daerah yang
mendukung terlaksananya PMK ini. kan pengawasan terkait program
Karakteristik agen pelaksana adalah pemberian ASI ekslusif. Penerbitan
tanggapan pemimpin perusahaan Permenkes no 15 tahun 2013 dan
mengenai kebijakan ruang pojok permenkes nomor 39 tahun 2013
laktasi dan usaha perusahaan untuk dalam rangka mendukung keber-
menghidupkan ruang pojok laktasi. hasilan menyusui . permenkes
no 15 tahun 2013, dibentuk agar

P ada PMK no 15 /2013/pasal 13


telah ditetapkan bahwa menye-
diakan tenaga konselor ASI di
Ruang ASI. Pada pelaksanannya, REKOMENDASI KEBIJAKAN : PMK NO 15 TAHUN
koordinasi dan komunikasi antara 2013
perusahan dengan dinas terkait ku-

1
rang baik sehingga menyebabkan .Respon pemerintah daerah perlu diperhatikan da-
kurang terkontrolnya implementasi lam mengatur teknis pelaksanaan PMK No 15 Ta-
ruang pojok laktasi di perusahaan. hun 2013 dengan adanya pembuatan peraturan daer-
Tenaga terlatih pemberian ASI ada- ah serta memuat unsur reward dan punishment.
lah tenaga yang memilikipengeta-
huan atau keterampilan mengenai
pemberian ASI melalui pelatihan, 2 .Menyiapkan aturan pengawasan serta sanksi yang te-
gas apabila tidak melaksanakan PMK No 15 Ta-
hun 2013, agar PMK ini dapat terlaksana dengan optimal
antara lain konselor menyusui dan

3
telah mendapatkan sertifikat (Per- .Mendorong tiap pengurus tempat kerja dan penye-
menkes No 15 Th 2013), sedang- lenggara tempat sarana umum menyediakan Ruang Po-
kan menurut Departemen Kese- jok Laktasi sebagai wujud nyata PMK No 15 Tahun 2013.
hatan, konselor menyusui adalah
orang yang telah mengikuti pela- DAFTAR PUSTAKA
tihan konseling menyusui dengan
modul pelatihan standar WHO/ Rini ,dkk. 2018. Implementasi Kebijakan Penye-
UNICEF 40 jam. Masalah terkait diaan Ruang Laktasi Di Kota Malang (Imple-
tanga konselor ASI yang sering mentation of policy in providing lactase room
kali terjadi yaitu tenaga yang di- in Malang) Jurnal AcTion: Aceh Nutrition Jour-
tugaskan tidak terlatih, bahkan ti- nal, Mei 2018; 3(1): 34-41 http://ejournal.pol-
dak memiliki pengetahuan hanya tekkesaceh.ac.id/index.php/an/article/view/97/54
sekedar sebagai penunggu ruang
ASI. Setiap kebijakan atau peratur- Pratiwi S. Wijaya, dan Soesanto. Kajian Implementasi
an pun hendaknya ditransmisikan/ Kebijakan Ruang Laktasi Di Sektor Pemerintah Dan
disosialisasikan kepada pihak-pi- Swasta . http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph
hak yang terkait dengan kebijakan
tersebut agar kebijakan tersebut PERATURAN MENTERI KESEHATAN RE-
dipahami dan dilaksanakan sesuai PUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TA-
dengan tujuan yang akan dicapai. HUN 2013 TENTANG TATA CARA PENYE-
DIAAN FASILITAS KHUSUS MENYUSUI
P ada tahun 2012 telah diterbitkan
PP no 33 tahun 2012 diantara-
nya menetapkan kebijakan nasional
dan daerah, melaksanakan advo-
kasi dan sosialisasi serta melaku-