Anda di halaman 1dari 19

MENGGAMBAR BANGUNAN SIPIL

Kuliah 02

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PALOPO
2018
ETIKET, GARIS DAN HURUF
BATAS AREA GAMBAR
Pada gambar sketsa yang mengacu kepada
standarisasi gambar teknik, ketika kita akan
melakukan penggambaran pada sebuah kertas,
kita harus mempunyai batas wilayah kerja gambar,
yang dibatasi dengan garis tepi
tepi..
Batas garis tepi yang dibuat adalah sisi kiri, kanan,
atas dan bawah
bawah..
Ukuran batas garis tepi sisi kiri biasanya lebih
lebar, ini dimaksudkan agar ketika gambar kerja
tersebut berjumlah banyak, maka diperlukan
suatu penjepitan gambar, sehingga ketika gambar
tersebut dibundel atau dijilid, gambar yang dibuat
tidak tertutup oleh jilidan tepi kertasnya
kertasnya..
Pada penggunaan posisi kertas gambar, dikenal dengan 2 posisi kertas
yaitu landscape dan portrait. Sedangkan batas dari tepi gambar
berubah, yang terpenting batas kiri kertas lebih lebar dibandingkan
batas atas, kanan dan bawah kertas. Untuk ukuran kertas A4, posisi yang
diperbolehkan hanyalah posisi tegak/portrait, sedang untuk ukuran A3,
A2, A1 dan A0, diperbolehkan menggunakan kedua posisi kertas.
Tabel data batas margin yang sesuai dengan standar ISO untuk Kertas type A
KEPALA GAMBAR / ETIKET
Kepala gambar atau etiket adalah suatu identitas yang
dapat menjelaskan berbagai keterangan pendukung
sebagai pelengkap gambar.

Didalam etiket biasanya tercantum : nama penggambar,


nama pemeriksa gambar, nama instansi yang
mengeluarkan/menerbitkan rancangan gambar tersebut,
nomor gambar kerja, tahun pembuatan gambar, skala
dari gambar kerja, ukuran dari kertas gambar, satuan
ukuran yang digunakan, Judul gambar, kebutuhan
material beserta jumlah, jenis dan ukurannya dan
berbagai data yang diperlukan sebagai pelengkap.
POSISI ETIKET GAMBAR
CONTOH ETIKET
D. MACAM-MACAM GARIS DAN PENGGUNAANYA
SESUAI KETENTUAN ISO R128

JENIS GARIS KETERANGAN PENGGUNAAN

A TEBAL KONTINU A1. GARIS


GARIS--GARIS NYATA
(GAMBAR)
A2. GARIS-
GARIS-GARIS TEPI
B TIPIS KONTINU B1. GARIS2 BERPOTONGAN
(LURUS ATAU KHAYAL (IMAGINER)
LENGKUNG) B2. GARIS2 UKUR
B3. GARIS2 PROYEKSI/ BANTU
B4. GARIS2 PENUNJUK
B5. GARIS2 ARSIR
B6. GARIS2 NYATA DARI
PENAMPANG YANG DIPUTAR
DI TEMPAT
B7. GARIS SUMBU PENDEK
Lanjutan
c TIPIS KONTINU C1. GARIS2 BATASDARI
BEBAS POTONGAN SEBAGIAN ATAU
BAGIAN YANG DIPOTONG, BILA
BATASNYA GARIS BERGORES
TIPIS
D 1) TIPIS KONTINU D1. GARIS2 SAMA DENGAN C1
DEANGAN SIG-
SIG-SAG

E GARIS GORES TEBAL E1. GARIS NYATA TERHALANG


2) E2. GARIS TEPI TERHALANG

F GARIS GORES TIPIS F1. GARIS NYATA TERHALANG


F2. GARIS TEPI TERHALANG

1) GARIS INI COCOK UT GAMBAR YANG DIPRODUKSI DGN MESIN


2) WALAUPUN TDP DUA MACAM GARIS, TIAP LEMBAR HANYA MEMAKAI SATU
MACAM SAJA (JANGAN DI CAMPUR)
JENIS GARIS KETERANGAN PENGGUNAAN
G GARIS BERGORES TIPIS G1. GARIS SUMBU
G2. GARIS SIMETRI
G3. LINTASAN
H GARIS BERGORES TIPIS H1. GARIS BIDANG POTONG
YANG DIPERTEBAL PADA
UJUNG--UJUNGNYA DAN
UJUNG
PADA PERUBAHAN ARAH

J GARIS BERGORES TEBAL J1. PENUNJUKAN PERMUKAAN YANG


HARUS MENDAPAT PENANGANAN
KHUSUS
K K1.BAGIAN YANG BERDAMPINGAN
K2. BATAS2 KEDUDUKAN BENDA
YANG BERGERAK
K3. GARIS SISTEM (PADA BAJA
PROFIL)
K4. BENTUK SEMULA SEBELUM
DIBENTUK
K5. BAGIAN BENDA YANG BERADA
DI DEPAN BIDANG POTONG
HAL-HAL YANG DIPERHATIKAN DLM MENGGAMBAR
GARIS MENURUT STANDART

A. MENURUT TEBALNYA ADA 2 MACAM GARIS, YAITU :


GARIS TEBAL DAN GRS TIPIS. KEDUA JENIS GARIS INI
MEMPUNYAI PERBANDINGAN 2:1.
TEBAL GARIS DISESUAIKAN DGN BESAR KECILNYA
GAMBAR. BIASANYA GARIS TEBAL DIPILIH 0,5 ATAU 0,7
mm.
PERBANDINGAN TEBAL GARIS

A a

B a/2

C a/2

D a/√2

E a/2

F a dan a/2

G a
TEBAL GARIS

KELOMPOK A DAN G D B,C DAN E


TEBAL GARIS
0,25 0,25 0,18 0,13
0,35 0,35 0,25 0,18
0,5 0,5 0,35 0,25
0,7 0,7 0,5 0,35
1,0 1,0 0,7 0,5
1,4 1,4 1,0 0,7
HURUF DAN ANGKA
Ukuran huruf dan angka untuk gambar sketsa dan
gambar teknik mempunyai ketentuan yang sama, yaitu
standarisasi ISO menurut type A dan type B

Dicontohkan, apabila suatu huruf dan angka mempunyai tinggi


huruf besar 7 mm maka didapatkan data sebagai berikut :
1. Model huruf & angka tegak jenis huruf Arial

2. Model huruf & angka miring 15 derajat jenis huruf Arial


3. Model huruf & angka tegak jenis huruf ISOCPEUR

4. Model huruf & angka Miring 15 derajat jenis huruf ISOCPEUR


PENJELASAN
TUGAS BESAR 01
PENJELASAN
TUGAS KECIL 01

60 125

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL MENGGAMBAR REKAYASA 7,5


15
GARIS SKETSA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ANDI DJEMMA PALOPO 7,5

5
5
Nama :
NIM :
Diperiksa :
TUGAS KECIL 01 A4 10

60 15 30 70 10