Anda di halaman 1dari 2

KREDENSIAL STAF KEPERAWATAN

No. Dokumen : No Revisi : Halaman


Rumah Sakit 304/RSGS/SPO/II/2017 01 1/2
GRAHA SEHAT
Ditetapkan :
Direktur,
Tanggal Terbit :
S P O
03 Oktober 2017

dr. Kertodinoto
Pengertian Proses penilaian secara periodik untuk mengetahui kualifikasi dan
kompetensi karyawan melalui proses kredensial dan rekredensial guna
menilai semua kompetensi karyawan dengan menggunakan pengukuran
kompetensi, sehingga dapat mencapai harapan dalam mewujudkan mutu
pelayanan optimal dengan dukungan staf yang cakap dan tanggap.
Tujuan Mendapatkan SDM keperawatan yang sesuai dengan kualifikasi dan
kompetensi, sehingga diharapkan akan dapat meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan khususnya pelayanan keperawatan.
Kebijakan Keputusan Direktur Rumah Sakit Nomor : 231/RSGS/Per/II/2017 Tentang
Pedoman Pengorganisasian Dan Pelayanan Komite Keperawatan.
Prosedur Persiapan:
1. Cek berkas karyawan, meliputi surat lamaran, ijasah terakhir, CV, dan
pelatihan yang telah diikuti.
2. Membandingkan pengalaman kerja yang lalu dengan pekerjaan yang
dilakukan.
3. Membandingkan job des dengan kemampuan yang dimiliki.
4. Memutuskan diterima / tidak
5. Memeriksa kembali training apa yang pernah diikuti.
6. Mengevaluasi kembali apakah job des masih sesuai dengan pekerjaan
yang dilakukan.
7. Mengikutsertakan dalam training untuk menambah wawasan dan
menggali potensi yang dimiliki.
KREDENSIAL STAF KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN

No. Dokumen : No Revisi : Halaman


Rumah Sakit
304/RSGS/SPO/II/2017 01 2/ 2
GRAHA SEHAT
Prosedur 8. Memberikan dukungan moral untuk dapat melakukan tugas dengan lebih
baik, sesuai dengan kompetensi yang pernah dimiliki.
9. Bila kompetensi sudah tidak sesuai dan potensi tidak dapat digali lagi,
maka perlu dipertimbangkan untuk dimutasikan ke bagian lain yang lebih
tepat, atau melalui proses PHK sesuai dengan Peraturan Pemerintah.
Pelaksanaan:
1. Perawat mengajukan permohonan kepada Ketua Komite Keperawatan
untuk memperoleh kewenangan klinis melalui Kepala Ruangan yang
diteruskan ke Bidang Keperawatan, kemudian diteruskan kepada Ketua
Komite Keperawatan.
2. Ketua Komite Keperawatan menugaskan kepada Sub Komite Kredensial
untuk melakukan proses kredensial.
3. Sub Komite Kredensial membentuk panitia adhoc untuk melakukan
review, verifikasi dan evaluasi dengan metode yang telah disepakati.Sub
Komite memberikan laporan kepada Ketua Komite Keperawatan hasil
kredensial sebagai bahan rapat menentukan kewenangan klinis.
4. Seluruh proses kredensial dan hasil rapat penentuan kewenangan klinis
selanjutnya dilaporkan secara tertulis oleh Sub Komite Kredensial kepada
Ketua Komite Keperawatan untuk diteruskan kepada Direktur Rumah
Sakit dan dijadikan bahan rekomendasi kepada Direktur Rumah Sakit.
5. Direktur Rumah Sakit mengeluarkan Penugasan Klinis terhadap perawat/
bidan bersangkutan.
6. Bagi tenaga keperawatan dan Kebidanan yang tidak kompeten ditindak
lanjuti dengan program pembinaan.
7. Rincian kewenangan klinis sementara dapat diberikan apabila staf perawat
dan bidan sedang dalam pengurusan STR/ SIP profesi.
Unit Terkait Seluruh unit pelayanan keperawatan