Anda di halaman 1dari 3

1.

Jelaskan apa yang menyebabkan suatu pengendalian hasil tidak dapat digunakan
secara efektif?
 Pengetahuan dari hasil yang diinginkan
Terdapat tiga area hasil (kualitas, biaya , penjadwalan) yang selalu berlawanan
satu sama lain.
 Kemampuan mempengaruhi hasil yang diinginkan
Banyaknya pengaruh besar yang tidak terkontrol mempengaruhi ketersediaan
pengukuran hasil menyebabkan pengendalian hasil tidak efektif
 Kemampuan untuk mengukur efektifitas yang dapat dikendalikan
Hasil yang dapat dikendalikan dari keiinginan organisasi tidak dapat diukur
secara efktif
2. Jelaskan bagaimana menghubungkan antara kinerja dan imbalan yang diterima
seorang karyawan?
Ketika merekrut seorang karyawan manajemen mengharapkan karyawan melakukan
tugas tertentu dan menghasilkan kinerja tertentu untuk mencapai tujuan organisasi.
Jika menghasilkan kinerja yang diharapkan manajemen, ia akan mendapatkan imbalan
tertentu. Hubungan penilaian kinerja terhadap imbalan bersifat timbal balik, dimana
keduanya sama-sama berpengaruh satu sama lain, serta memberikan hubungan yang
positif.
3. Jelaskan apa saja yang menjadi faktor mengukur efektiitas hasil yang dapat
dikendalikan?
 Ketepatan
Ketepatan adalah tingkat dimana pengukuran yang diulang pada situasi yang
sama dan menunjukan hasil yang sama
 Objektifitas
Pengukuran yang baik untuk tujuan pengendalian seharusnya bersifat presisi
dan objetif.
 Tepat waktu
Tepat waktu menunjukan kesenjangan antara kinerja karyawan dan hasil dari
pengukuran.
 Mudah dipahami
Karyawan harus memahami tangung jawab dari apa yang mereka lakukan,
memahami apa yang harus mereke lakukan untuk mempengaruhi pengukuran
 Efesisensi biaya
Pengukuran yang lebih efisien dari sisi biaya akan menguntungkan perusahaan
4. Jelaskan keunggulan sistem pengendalian hasil keuangan?
 Tujuan keuangan sangat berpengaruh pada perusahaan yang berorientasi pada
lab
 Ukuran keuangan menyediakan sesuatu ringkasan yang komprehemsif dari
kinerja perusahaan
 Kebanyakan ukuran keuangan itu relatif tepat dan objektif
 Pengendalian hasil keuangan dapat digunakan secara luas
 Biaya dari penerapan hasil keuangan relaitf kecil diabandingkan pengendalian
manajemen lainya
5. Jelaskan tipe target kinerja keuangan?
 Target berdasarkan model historis vs negosiasi
Target berdasarkan historis dioeroleh secara langsung dari kinerja ala periode
sebelumnya. Sedangakn target yang dinegosisasikan merupakan hasil dari
adanya asimetri informasi yang signifikan antara bawahan dan atasan.
 Target yang diperoleh secara internal maupun eksternal
Target yang berfokus secara eksternal lebih umum digunakan belakangan ini
seperti target costing dan benchmarking
 Target tetap dan fleksibel
Target tetap tidak berubah dalam periode waktu yang diberikan sementara
target fleksibel berubah berdasrkan kondisi yang dihadapi selama dalam
periode waktu yang terefleksi
6. Jelaskan peran dari komite audit , komite kompensasi dan dewan direksi?
 Komite audit
Membantu dewan komisaris dalam melaksanakan tugas dan fungsinya
 Komite kompensasi
Menetapkan kompensasi ceo dan memberikan saran kepada ceo mengenai
kompensasi eksekutif senior lainya.
 Dewan direksi
Mewakili para pemegang saham dalam mengelola perusahaan.
7. Apa yang dimaksud dengan tata kelola perusahaan?
Adalah rangakaian proses, kebiasaan, kebijakan , aturan , dan institusi yang
mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau
korporasi.

8. Ada berbagai alasan mengapa pengukuran laba akuntansi gagal untuk merefleksikan
pendapatan ekonomi secara sempurna, jelaskan alasan tersebut?
 Sistem akuntansi adalah sebuah sistem yang berorientasi pada transaksi,
dimana laba akuntansi terutama penjumlahan dari pengaruh transaksinya
terjadi pada periode tertentu.
 Laba akuntansi sangat bergantung pada pilihan metode pengukuran. Metode
pengukuran sering kali tersedia untuk menghitung kegiatan ekonomi yang
sama
 Laba akuntansi diturunkan dari aturan pengukuran yang sering kali memiliki
bias konservatif. Aturan akuntansi memerlukan pengukuran keuntungan dan
pendapatan yang lambat tetapi pengakuan biaya dan kerugian yang cepat. Hal
ini menyebabkan pengukuran akuntansi tidak selalu sesuai dengan pendapatan
dan biaya
 Penghitungan laba mengabaikan beberapa nilai ekonomis dan nilai perubahan
yang dirasa oleh akuntan tidak dpat diukur secara akurat dan objektif
 Laba merefeleksikan biaya modal yang dipinjam tetapi mengabaikan biaya
dari modal ekuitas.
 Laba akuntansi mengabaikan resiko dan perubahan pada resiko dan gambaran
laba juga berfokus pada masa sebelumnya
9. Jelaskan enam perbaikan pengendalian hasil keuangan yang dapar digunakan untuk
mengurangi masalah myopia. Sebutkan dan jelaskan enam pengendalian hasil
keuangan tersebut?
 Mengurangi tekanan terhadap laba jangka pendek
Penurunan tekanan dapa dipengaruhi dua hal. Pembobotan yang ditempatkan
pada target laba tahunan dapat dikurangi bahkan hingga menjadi nol,
kemudian kinerja jangka panjang
 Pengendalian investasi dengan kajian pratindakan.
Pengendalian keuangan perlu digunakan untuk memperbaiki imbalan kinerja
operasi jamgka pendek.
 Perpanajng waktu ukuran
Hal ini digunakn untuk meningkatkan keseuaian pengukuran kinerja
akuntansi.
 Perubahan pengukuran nilai secara langsung
Mengukur laba ekonomi atau kreasi nilai dengan memperkirakan aliran kas
dan diskonto pada nilai sekarang .
 Peningkatan pengukuran akuntansi
Perubahan peraturan pengukuran digunakan untuk membuat pengukuran
pendapatan akuntansi lebih baik.
 Pengukuran rangakaian pendorong nilai
Penambahan pengukuran akuntansi dengan beberapa kombinasi pendorong
nilai dapat digunakan untuk mengurangi tendensi manajer untuk menopang
pengukuran keuangan jangka pendek dan pembiayaan kinerja masa datang.
10. Jelaskan solusi untuk menghindari dari myopia atau langkah langkah yang diambil?
11. Mengapa masalah myopia mampu mengakibatkan perubahan ukuran pada nilai
pemegang saham secara langsung?
12. Jelaskan hubungan sistem pengendalian manejemen dengan tata kelola perusahaan?
13. Jelaskan apa yang dimaksud dari diberlakukanya undang-undang sarbanes oakely
tahun 1992 di amerika?
 Masalah yang terjadi pada enron dan arthur enderson
 Adanya indikator yang memperlihatkan kegagalan atas tata kelola yang baik
 Terjadinya misleading atas penyampaian laporan keuangan
 Upaya untuk mengembalikan kepercayaan investor di pasar bursa