Anda di halaman 1dari 2

penyusunan dan penetapan APBN (D).

Untuk kalangan terbatas


OPINI Kliping Edisi 01/II/2019

KABAR FLORES TIMUR


Sedangkan aspek administratif: pelaksanaaan Ang-
Moratorium Pembangunan Kantor garan merupakan operasionalisasi sebuah kepu-
tusaan politik. mengatur hubungan hukum anta-
Pemerintahan, Bagaimana di Flotim? rinstansi dalam lembaga eksekutif dalam rangka Bersih, Berdaulat dan Bermartabat
Oleh: Kanisius Ola Mangu pelaksanaan APBN (D).

Kesepakatan antara DPRD Kab. Flores Timur dan Bupati Polemik pembangunan gedung DPRD Kab. Flores
Rencana Pembangunan Gedung DPRD Flo- Aksi Penolakan Gedung DPRD Flotim
Flores Timur mengenai pembangunan gedung DPRD Flo- Timur berkaitan dengan aspek politis APBD Kab. tim, Ini Kata Pengamat Hukum Tata Nega- Semakin Meluas
tim sebagaimana telah tertuang APBD Kab. Flores Timur Flores Timur Tahun 2019. ra Undana Kupang Kliping KABAR Flotim - Bertempat di rumah Bpk. Philips
Tahun 2019 tidak mengindahkan Pedoman Penyusunan Riberu, sejumlah tokoh masyarakat, aktivis dan mantan
APBD tahun 2019 yang menggariskan moratorium pem- Kesepakatan antara DPRD Kab. Flores Timur dan Bu- FLORESPOST.CO, Larantuka (29/2/2019) – Rencana pejabat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu Flo-
bangunan gedung kantor baru pemerintah. pati Flores Timur, terjadi hubungan hukum dalam Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, Propinsi tim menggelar diskusi dan bersepakat menandatangani
rangka penyusunan dan penetapan APBD Tahun Nusa Tenggara Timur, membangun gedung baru De-
Pembangunan gedung DPRD Kabupaten Flores Timur surat pernyataan penolakan rencana pembangunan ge-
2019. wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di Kelurahan
(Tahun jamak 2018/2019/2020) senilai Rp. 34,9 Mili- dung DPRD, Selasa, 9/2/2019.
Waibalun, Kecamatan Larantuka mendapat sejumlah
yar telah dipagukan dalam Anggaran Pendapatan dan Dalam kesepakatan tersebut DPRD Kab. Flores
komentar dari berbagai kalangan. Diskusi yang dilanjutkan dengan aksi penandatanganan
Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 sebesar Rp. 6,87 Timur memberikan kewenangan sepenuhnya ke-
Miliyar, tahun 2019 sebesar Rp. 14,5 Miliyar dan untuk pada Bupati Flores Timur untuk menyelenggarakan bersama surat pernyataan penolakan tersebut dengan
Salah satunya adalah pengamat hukum tata negara alasan selain melanggar perda No. 7 Thn 2012 juga ma-
tahun 2020 sebesar Rp. 14,5 Miliyar. pembangunan gedung DPRD, di satu sisi, dan mem-
dari Universitas Nusa Cendana, Kupang, Dr. Johanes sih banyak kebutuhan dasar rakyat yang belum diurus.
berikan kewenangan untuk mengupayakan penda-
Tuba Helan. Penandatangan surat pernyataaan diawali oleh bpk Raja
Sejumlah kalangan mengkritisi Pembangunan gedung naan dalam rangka membiayai kegiatan tersebut.
DPRD tersebut, sebagian masyarakat menilai ang¬garan Larantuka, Don Martinus DVG.
Terpahami bahwa penyusunan dan penetapan APBD Pengamat dari FISIP Undana Kupang ini, ketika di-
pembangunan sangat besar, sementara kondisi infra-
merupakan aspek politis dalam pengelolaan keuan- hubungi FLORES-POST.CO, Minggu (28/1/2019) men- Rencananya, surat pernyataan penolakan tersebut dalam
struktur masih memprihatinkan.
gan negara/daerah berdasarkan UU No. 17/2003 gatakan, rencana pembangunan gedung DPRD Flotim waktu dekat akan diserahkan langsung ke gedung DPRD,
tentang Keuangan Negara, kemudian dijabarkan bertentangan dengan peraturan daerah (perda) tata kantor bupati dan kantor BPN sekaligus menyampaikan
Selain itu, pembangunan gedung baru itu tidak urgen,
dalam PP No. 58/2005 tentang Pengelolaan Keuan- ruang Kabupaten Flores Timur.
karena gedung yang lama masih bisa ditempati 30 ang- aspirasi dan dialog (AdminFPFB).
gota DPRD. Kondisi gedung lama sangat layak. Selain gan Daerah. Kedua regulasi tersebut memberikan
delegasi pengaturan pedoman penyusunan APBD Pengamat dari FISIP Undana Kupang ini, ketika di-
itu, lokasi untuk gedung baru DPRD itu melanggar Perda
kepada Menteri Dalam Negeri. hubungi FLORES-POST.CO, Minggu (28/1/2019) men- Maria Roman Kia; Rencana Pembangunan
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Flotim.
gatakan, rencana pembangunan gedung DPRD Flotim Gedung DPRD Flotim Sangat Dipaksakan
Polemik pembangunan gedung DPRD Flotim perlu diso- Menteri Dalam Negeri menetapkan pedoman penyu- bertentangan dengan peraturan daerah (perda) tata
sunan APBD setiap tahun. Permendagri No. 38/2018 ruang Kabupaten Flores Timur. Kliping KABAR Flotim - Pendapat tersebut disam-
roti dari optik ilmu hukum keuangan negara dan hukum paikan melalui group WA usai bersama Koalisi Rakyat
administrasi pemerintahan, oleh karena melintasi titik tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran
2019, yang meliputi beberapa hal, sebagai berikut Pengamat dari FISIP Undana Kupang ini, ketika di- Bersatu Flotim menyerahkan Surat Penolakan seka-
persinggungan kedua optik tersebut sehingga dapat ligus menyampaikan aspirasi dan dialog ke gedung
memberikan preskripsi atau gambaran secara obyektif. sinkronisasi kebijakan Pemerintah Daerah dengan hubungi FLORES-POST.CO, Minggu (28/1/2019) men-
kebijakan pemerintah; prinsip penyusunan APBD; gatakan, rencana pembangunan gedung DPRD Flotim DPRD, kantor bupati dan Badan Pertanahan Nasional.
Tulisan ini tidak mengulas soal dimana gedung DPRD kebijakan penyusunan APBD; teknis penyusunan bertentangan dengan peraturan daerah (perda) tata
Flores Timur akan dibangun, tetapi soal kapan gedung APBD; dan hal khusus lainnya. ruang Kabupaten Flores Timur. “Semakin jelas sekarang bahwa pembangunan gedung
tersebut seyogianya akan dibangun. Hal ini berkai- DPRD ini sangat dipaksakan,” ungkap Maria Roma Kia.
tan dengan moratorium pembangunan gedung kantor Salah satu hal khusus yang diatur yakni untuk “Demikian juga pembangunan JTP di Sagu. Jika
pemerintahan yang diberlakuan sejak pertengahan bu- efisiensi penggunaan anggaran, pembangunan ge- pengerjaan proyek asal jadi dan menimbulkan keru- Lebih lanjut pensiunan anggota kepolisian ini
lan Desember tahun 2014. dung kantor baru milik pemerintah daerah tidak di- gian keuangan negara termasuk korupsi, segera lapor menjelaskan bahwa pada saat pembahasan,
perkenankan, sejalan dengan Surat Menteri Keuan- polisi atau jaksa agar segera ditangani, asal punya ada 4 fraksi menolak, 1 setuju dan 1 abstain.
Aspek Politis gan Nomor S-841/MK.02/2014 tanggal 16 Desember bukti lengkap dan akurat,” kata Dia.
2014 hal Penundaan/Moratorium Pembangunan “ Ada 4 fraksi menolak, 1 setuju dan 1 abstain,” bebernya.
Siswo Suyanto (2015) menjelaskan studi ilmu hukum Gedung Kantor Kementerian Negara/Lembaga (Ber- Ia mengharapkan Pemerintah daerah harus taat pada
keuangan negara membagi pengelolaan keuangan neg- sambung). Melalui group WA, Roma Kia juga menceritakan bahwa
aturan termasuk perda, dan lebih demokratis dalam
ara ke dalam dua aspek yaitu aspek politis dan aspek di kantor BPN, Koalisi Rakyat Bersatu dijelaskan bahwa
merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
adminiatratif. Lebih lanjut aspek politis pengelolaan Sumber www.voxntt.com pemerintah baru mengajukan permohonan penguku-
keuangan negara (dan daerah) diatur dalam UU No. ran tanah untuk proses sertifikasi pada bulan Janu-
“Semua yang dikerjakan demi memenuhi kebutuhan
17/2003 tentang Keuangan Negara dan aspek adminis- Tentang Kami masyarakat, maka aspirasi perlu di dengar dan hasil ari 2019. Sementara sampai saat ini tanah itu masih
tratifnya diatur dalam UU No. 1/2004 tentang Perben- Kliping Koalisi Rakyat Bersatu (KABAR) Flotim merupakan milik suku Dawan dan masih menunggu Pemda men-
pembangunan tidak menjadi mubazir. Anggaran pem-
daharaan Negara. media komunitas yang diterbitkan untuk menjembatani gajukan dokumen-dokumen untuk proses sertifikat.
bangunan adalah uang rakyat, maka harus digunakan
kebutuhan informasi seputar perjuangan Koalisi Rakyat secara tepat sasaran dan bermanfaat,” harapnya.
Aspek politis APBN (D) adalah suatu bentuk kesepaka- Bersatu Flotim menuju Flores Timur yang Bersih, Berdaulat Lebih jauh ia menjelaskan bahwa walaupun hanya 1
tan antara lembaga legislatif dan lembaga eksekutif dan Bermartabat. fraksi yang menyetujui dan Pemda belum mengan-
yang berisi rencana kegiatan dan cara pembiayaannya. Penulis : Stanis. Editor : STO
tongi sertifikat tanah tetapi proses tender sudah di-
Secara substansi mengatur hubungan hukum antara Redaksi bersedia menerima tulisan dan dapat dikirim me- Sumber : www.florespost.co
lalui aplikasi WhatsApp ke nomor 085230866431.
lakukan dan sudah ada pemenang tender (bersambung)
Sambungan Hal. 1>> sementara kontrak sudah di- Flotim ini juga menyoroti telah ditetapkannya Aktivis Flotim Tolak Pembangunan Gedung “Saya baru pulang dari Tanjung Bunga dan jalan disana
tandatangani hanya SPMK belum dikeluarkan. pemenang tender pembangunan Bale Gelekat yang DPRD jalannya rusak berat. Kami melakukan sosialisasi menge-
mana menurutnya sebagai langkah yang bukan saja nai HIV dan perdagangan orang dan sampai sekarang-pun,
Sebagaimana sudah diinformasikan bahwa hari ini aneh tetapi salah. LARANTUKA – Puluhan aktivis dari Flores Timur pemerintah tidak menganggarkan dan untuk kami meskipun
(11/2/2019), sejumlah tokoh masyarakat, pensi- (Flotim) menyatakan menolak pembangunan ge- ini untuk kepentingan masyarakat,” sesalnya.
unan pejabat dan aktivis yang tergabung dalam Ko- “Bahwa pelelangan proyek pembangunan gedung dung DPRD setempat. Penolakan pembagunan ge-
alisi Rakyat Bersatu mendatangi gedung DPRD, kan- Bale Gelekat yang baru yang telah ditetapkan dung di kelurahan Waibalun kota Larantuka terse- Wakil Ketua DPRD Flotim, Robert Rebon Kereta, yang men-
tor Bupati dan kantor BPN untuk menyerahkan surat pemenangnya itu, sungguh suatu langkah yang bu- but dilakukan, mantan anggota DPRD, pejabat emui masa pendemo menyebut, lembaga DPRD menerima
penolakan, menyampaikan aspirasi dan dialog ter- kan saja aneh tapi salah”, tulisnya. pemerintah, aktivis LSM, biarawan, biarawati, PNS dan menindaklanjuti aspirasi dari Forum Koalisi Rakyat Ber-
kait rencana pembangunan gedung DPRD Flotim. dan tokoh masyarakat, dengan mendatangi gedung satu Flotim. “Sebagai komitmen, DPRD akan terus berkor-
Penilaian tersebut tentu beralalasan sebab seb- dinasi dalam rapat dengar pendapat bersama pemerintah,
agaimana yang ia tulis bahwa pemda dan ketua DPRD, kantor BPN dan Wakil Bupati Flotim.
untuk mengambil keputusan akhir dari permasalahan ini.
BIDIK DPRD Flotim dengan sadar, tahu dan mau menabrak “Keputusan Bupati Flotim membangun gedung DPRD Ketika ada keputusan maka DPRD akan menyampaikan ke-
aturan. di Waibalun adalah keputusan yang mencederai rasa pada publik,” ungkapnya.
Dugaan penyalagunaan wewenang terkait rencana keadilan masyarakat,” sebut Ketua Koalisi Rakyat
pembangunan gedung DPRD Flotim semakin terang “Merujuk pada pikiran-pikira positip adik-adik Dalam waktu seminggu, tegas Robert, DPRD dan pemerin-
semua terdahulu, baik ketentuan hukum terkait Bersatu Flores Timur, Paulus Saul da Costa, Senin
benderang. Ini boleh jadi semacam bilik tirai kekua- (11/2/2019). tah akan menyikapi persoalan tersebut. Dirinya berjanji,
saan yang dengan sengaja diintip sendiri oleh rakyat moratorium dan pendapat hukum Pak Pieter Hajon dalam waktu seminggu sudah bisa diketahui hasilnya, dan
yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bersatu Flotim. dll, saya sejak semula mengatakan bahwa Pemda Saul menyebut, Bupati Flotim secara vulgar mem- akan disampaikan kepada Forum Koalisi Rakyat Bersatu Flo-
dan Ketua Dprd Flotim dengan sadar, tahu dan mau pertontonkan arogansinya sebagai seorang kepala tim.
Riuh-redah dugaan penyelewengan kekuasaan terkait menabrak ketentuan cq Perda RTRW yang ada,” te- daerah. Bupati yang tega mengesampingkan kebu-
dengan rencana pembangunan gedung DPRD Flotim gasnya. tuhan dasar rakyat, berupa jalan, air dan listrik, Sumber www.cendananews.com
telah mendorong kesadaran rakyat dan lalu kemu- serta fasilitas publik lain, berupa ketersedian pasar
dian mengorganisir diri dalam Koalisi Rakyat Bersatu Lebih lanjut ia mengatakan bahwa fakta persidan-
gan menunjukan bukti penolakan yang logis, sehat yang representatif. “Sangat memprihatinkan, justru
Flotim sebagai bagian dari upaya membangun ke- keputusan yang arogan ini didukung oleh pimpinan
daulatan rakyat di Flores Timur menuju tata pemer- dan benar maka mestinya paripurna tidak meneri-
dan anggota DPRD Flotim, yang bukan saja jauh dari KATA KITA
intahan yang bersih, berdaulat dan bermartabat. ma dan tidak melanjutkan sehingga plafon anggaran
multi year tersebut dihapus dari APBD 2019. sensitivitas, terkait kebutuhan dasar rakyat, tetapi
Bahwa dalam menjalankan pemerintahan, baik pemer- juga sebagai akibat dari keterbatasan pemahaman
“Saya mengaminkan pendapat Pak Marius bahwa per-
intah maupun anggota DPRD Flores Timur mesti taat “Fakta persidangan ternyata 4 fraksi menolak, 1 terhadap aturan,” tegasnya.
timbangan nilai-nilai yang inheren dengan eksis-
hukum. Mesti taan pada asas umum pemerintahan setuju dan 1 abstain bukti penolakan demokrasi tensi suatu bangunan publik harus turut dipertim-
yang logis, sehat dan benar. Seyogianya keseimpu- Keputusan Bupati Flotim, telah disetujui DPRD dan
yang baik. Maka ketika terjadi dugaan penyalagu- ditetapkan di anggaran pembangunan gedung DPRD bangkan dalam keputusan publik. Dia tidak hanya
naan kekuasaan maka, mau tidak mau rakyat angkat lan paripurna tidak menerima dan tidak melanjut- sekadar ditempatkan pada pertimbangan pendukung,
kan, dan meghapus rencana plafon anggaran multi senilai Rp35,9 miliar. Proses lelang telah dilakukan
bicara dalam konteks fungsi kontrol rakyat dalam men- ULP pada 19 Desember 2018, dan dimenangkan oleh tetapi bahkan harus ditempatkan pada pertimbangan
gawal jalannya roda pemerintahan di Flores timur. year itu dari apbd 2019,” ungkapnya. sentral. Dia bukan sekadar pertimbangan sekunder; dia
PT. Batu Besi dari Kupang. “Ini sebuah kejanggalan.
Proses lelang telah dilakukan sementara APBD 2019 bahkan harus ditempatkan pada pertimbangan primer.
Pendapat yang ditulis dalam empat poin penekanan
Marius Payong Ati; Bale Gelekat Bukan tersebut lebih lanjut mempersoalkan status lahan masih dalam proses pembahasan dan baru ditetap-
kan 31 Desember 2018. Tanah yang menjadi lokasi Ini barangkali harus ditempatkan sebagai semacam adat
Sekedar Nama dan Bangunan Tetapi Jati sebagaimana informasi dari BPN bahwa sertifikat
pembangunan tersebut belum bersertifikat atas istiadat kebijakan publik. Tidak ada dalam tata aturan
tanah masih milik suku Dawan sehinga ia kemudian
Diri Pendahulu menyarankan bahwa jika kondisi gedung Bale Gele- nama Pemda Flotim,” ungkapnya. formal, tetapi dia harus dipertimbangkan sungguh. Karena
menyangkut nilai kesejarahan. Menyangkut harga diri yang
kat perlu renovasi maka silahkan direnovasi dan
Kliping KABAR Flotim - Pendapat tersebut disampaikan Sementara itu, Romo Gusti Iri, Pr menambahkan, tak bisa dilepaskan dari sejarah. Dia melampaui formal-
diperluas dengan memanfaatkan lahan di samping
sebagai bentuk apresiasi atas aksi Forum Peduli Flotim keputusan membangun gedung DPRD Flotim tidak isme tata aturan dan prosedur kebijakan.”
gedung Bale Gelekat.
bersih dalam merespon rencana pembangunan gedung melalui mekanisme Musrembangdes hingga Musrem-
DPRD Flotim yang dinilai menyalahi aturan. “Bahwa secara hukum, lahan di wsibalun itu serti- bangkab. Bahkan, dalam janji kampanye, program Anton Doni Dihen
fikasi masih atas nama Suku Dawan. Jelas saat ini kerja dan visi misi bupati dan wakil bupati tidak ada
“Hemat saya gedung bale gelekat itu, bukan sekedar lahan itu bukan milik Pemda Flotim. Olehnya, bila point pembangunan gedung DPRD. “Respek dan hormat saya buat para orangtua di Lewotana:
bangunan dan bukan sekedar nama. bale gelekat bukan gedung bale gelekat lama saat inu di pandang perlu “HUNGE BA’AT TONGA BELOLA.” Pada usia sepuh mereka,
sekedar ucapan. bale gelekat itu sesunghuhnya jati untuk di renovasi karena usia gedung, silahkan di “Kalau bupati dan wakil bupati tidak memiliki pro-
gram ini, terus ini program siapa. Anggota DPRD-pun masih merelakan diri, bergandengan tangan dengan gen-
diri, martabat, harga diri, nilai budi, tangis air mata, renovasi dan diperluas dengan memanfaatkan lahan erasi hari ini. Juga kepada Pastor dan Suster yang rela-
keringat dan capek lelah, para leluhur dan pejuang disamping bale gelekat untuk kebutuhan dprd yang tidak mengkampanyekan dan berjanji akan mem-
perjuangkan pembangunan gedung DPRD Flotim. relanya ikut terlibat. Kerelaan diri terlibat dalam urusan
lewotana terdahulu. Dan ini adalah amanah dahsyat, meningkat,” tulisnya lebih lanjut. ini tentu karena sesuatu. Lewotanah (Lewo Nagi Tanah).
sakral untuk semua kita kini dan yang akan datang. ini Selain itu juga bukan merupakan kebutuhan rakyat,
dan tanahnya pun sedang bermasalah,” ungkapnya. Sesuatu itu jadi alasan, kenapa hari ini kita tidak boleh
kehormatan bagi semua penjasa itu. Jangan sia-siakan Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pem-
diam, kita harus bersuara.”
keringat, darah dan air mata mereka yang kita cintai. da Flotim baru mengajukan permohonan penguku-
ran tanah untuk proses sertifikasi pada bulan Janu- Sementara itu, Sr.Wilhelmina, SSpS mempertan-
inilah makna cinta lewotana yang terungkap dalam aksi Stanis Soda Herin
ari 2019. Tanah tersebut masih milik suku Dawan yakan, apakah pembangunan gedung DPRD sudah
adik-adik Forum Peduli Flotim Bersih,” demikian tulis
dan masih menunggu Pemda mengajukan dokumen- sesuai mekanisme yang baik dan benar? Betapa teg-
Marius di group WhatsApp Forum Peduli Flotim Bersih.
dokumen untuk proses pengurusan sertifikat (Admin anya, menggelontorkan dana yang besar, padahal
Selain menyampaikan apresiasi, mantan anggota DPRD FPFB). Pasar Inpres Larantuka sampai sekarang belum bisa
dipergunakan.