Anda di halaman 1dari 2

KEPUTUSAN PENANGGUNG JAWAB KLINIK SAKINAH

Jl. Raya No. 05 Bandung Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang


Telp. 081284868919
Nomor. / PJ/I/KS-2019

TENTANG

PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN OBAT


DAN ATAU PEMBERIAN CAIRAN INTRAVENA
DI KLINIK SAKINAH BANDUNG DIWEK JOMBANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PENANGGUNG JAWAB KLINIK KLINIK SAKINAH BANDUNG DIWEK JOMBANG

Menimbang :
a. Bahwa salah satu jenis pelayanan kesehatan di Klinik. Klinik Sakinah adalah
penggunaan dan pemberian obat dan atau pemberian cairan intravena;
b. Bahwa dalam penggunaan dan pemberian obat dan atau pemberian cairan
intravena merupakan kegiatan yang beresiko terhadap terjadinya infeksi
sehingga harus mengikuti prosedur;
c. Bahwa untuk melaksanakan maksud tersebut point a dan b, perlu ditetapkan
Keputusan Penanggung Jawab Klinik tentang Penggunaan dan Pemberian Obat
dan atauPemberian Cairan Intravena
Mengingat :
a. Undang-Undang Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran;
b. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;
c. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah;
d. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;
e. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1438 /Menkes/Per/IX/2010 tentang
Standar Pelayanan Kedokteran;
f. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2052/Menkes/Per/X/2011 tentang Izin
Praktek dan Pelaksanaan Praktek Kedokteran;
g. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik
Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer;
h. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat;
i. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan
Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN PENANGGUNG JAWAB KLINIK SAKINAH TENTANG


PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN OBAT DAN ATAU PEMBERIAN
CAIRAN INTRAVENA.

KESATU : Pemberian obat atau cairan intravena adalah tindakan memasukkan obat atau
cairan langsung kedalam pembuluh darah vena dalam jumlah dan waktu tertentu.
KEDUA : Pemberian cairan intravena dapat digunakan ketika pasien syok, dehidrasi, tidak
dapat menelan, tidak sadar atau obat perlu diberikan secara intravena.
KETIGA : Tujuan pemberian obat atau cairan intravena adalah :
a. Memberikan jalan masuk untuk pemberian obat-obatan kedalam tubuh.
b. Memberikan atau menggantikan cairan tubuh yang tidak dapat dipertahankan
secara adekuat melalui oral.
KEEMPAT : Pemberian obat atau cairan intravena harus mengikuti prosedur yang ada sehingga
dapat dihindari terjadinya infeksi.
KELIMA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari
terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka akan diadakan pembetulan
sebagaimana mestinya.

Jombang, Januari 2019


Penanggung Jawab Klinik Sakinah

dr. Fahrur Rozi