Anda di halaman 1dari 32

SALINAN

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL


PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

NOMOR 26 TAHUN 2018

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SARANA


PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
TAHUN 2018

DIREKTUR JENDERAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 13 Peraturan


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2016
tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah di
Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun
2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang
Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perlu menetapkan
Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan
Pendidikan Masyarakat tentang Petunjuk Teknis Bantuan Sarana
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Tahun 2018;
Mengingat : 1. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun
2015 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 15);
2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 91/M Tahun
2015 tentang Pengangkatan Direktur Jenderal Pendidikan
Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
3. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017
tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat;
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11
tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 593);
5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015
tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan
Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340)
sebagimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang Perubahan
atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015
tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan
Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6
Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan
Pemerintah di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016
Nomor 331) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir
dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 11 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6
Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan
Pemerintah di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017
Nomor 381).
MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA


DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT TENTANG PETUNJUK
TEKNIS BANTUAN SARANA PUSAT KEGIATAN BELAJAR
MASYARAKAT TAHUN 2018.

Pasal 1

Petunjuk Teknis Bantuan Sarana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat tahun 2018
sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan
Pendidikan Masyarakat ini.

Pasal 2

Peraturan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 29 Januari 2018

Direktur Jenderal,

ttd

Harris Iskandar
Salinan sesuai dengan aslinya,
Kepala Bagian Hukum, Tatalaksana, dan Kepegawaian,

ttd

Agus Salim
NIP 196308311988121001
SALINAN
LAMPIRAN I
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
NOMOR 26 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK
TEKNIS BANTUAN SARANA PUSAT KEGIATAN
BELAJAR MASYARAKAT TAHUN 2018

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2013 tentang
Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal, pasal 1, angka 8 menyatakan bahwa
program pendidikan nonformal adalah layanan pendidikan yang
diselenggarakan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan
kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan,
pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan
keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan
lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Dalam
melaksanakan layanan tersebut dilakukan melalui lembaga satuan pendidikan
nonformal dalam hal ini PKBM.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai satuan pendidikan dapat
melaksanakan program pendidikan keaksaraan baik keaksaraan dasar
(program pemberantasan buta aksara) maupun keaksaraan lanjutan, program
Kesetaraan Paket A,B dan C, peningkatan budaya baca dan/atau peberdayaan
perempuan. Untuk dapat meningkatkan kualitas layanan pembelajaran,
diperlukan sarana belajar dan sarana pendukung lainnya yang memadai.
Berdasarkan hasil evaluasi/penilaian kinerja lembaga pendidikan nonformal
yang dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan
Kesetaraan menunjukkan banyak lembaga/ PKBMyang sarananya belum
memadai, baik dalam hal jumlah, jenis maupun kelayakannya.
Bantuan sarana PKBM ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi
kebutuhan sarana PKBM sehingga dapat memberikan layanan pembelajaran
kepada peserta didik secara maksimal.
B. Dasar Hukum
Dasar hukum pemberian bantuan Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018
dilandasi peraturan perundangan sebagai berikut:
1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan
Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 66 tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan;
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-
2019;
6. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang
Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar
9 Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 Tahun 2013
tentang Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2015
tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun 2015-2019;
9. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satuan Kerja Direktorat
Pembinaan Pendidikan Keakasaraan dan Kesetaraan Tahun Anggaran 2018
Nomor: SP DIPA-023.05.1666866/2018 Tanggal 5 Desember 2017.

C. Tujuan Petunjuk Teknis


Petunjuk Teknis Bantuan Sarana PKBM bertujuan untuk memberikan acuan
kepada semua pihak yang berkepentingan dalam perencananan, pelaksanaan,
pengawasan, pelaporan, dan pengendalian program Bantuan Sarana PKBM
Tahun 2018.
BAB II
BANTUAN SARANA PKBM TAHUN 2018

A. Pengertian

1. Bantuan Pemerintah adalah bantuan yang tidak memenuhi kriteria


bantuan sosial yang diberikan Pemerintah kepada perseorangan, kelompok
masyarakat atau lembaga pemerintah/nonpemerintah (Peraturan Menteri
Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan
Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga
sebagimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor
173/PMK.05/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran
Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga).

2. Bantuan sarana PKBM adalah pemberian sejumlah dana yang bersumber


dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada PKBM untuk
dibelanjakan dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana pendukung Ujian
Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada PKBM.

B. Tujuan Bantuan

Tujuan pemberian bantuan sarana PKBM ini adalah:

1. Melengkapi kebutuhan sarana untuk penyelenggaraan UNBK di PKBM;

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana pembelajaran PKBM;

3. Meningkatkan mutu layanan program pendidikan nonformal yang


diselenggarakan di PKBM.

C. Penyelenggara Bantuan Sarana

Lembaga yang dapat menyelenggarakan program bantuan sarana PKBM adalah


PKBM yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan.
D. Pelaksanaan Bantuan

Pelaksanaan Bantuan Sarana PKBM tahun 2018 :


Waktu Pelaksanaan
No. Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Sosialisasi
2. Pengajuan
Proposal
3. Penilaian dan
Verifikasi
Lapangan
4. Penandatanganan
perjanjian
kerjasama dan
bimbingan teknis
5. Pelaksanaan
Bantuan
6. Monitoring/Penga
wasan
7. Serah terima
8. Pelaporan

E. Indikator Keberhasilan

Indikator keberhasilan program bantuan sarana PKBM yaitu:

1. Dana Bantuan sarana PKBM tersalur kepada 212 PKBM yang memenuhi
persyaratan

2. Adanya peningkatan kualitas dan kuantitas sarana sekretariat PKBM.

3. Adanya peningkatan kualitas dan kuantitas sarana pembelajaran dan


sektetariat PKBM.

4. Tidak ada penyelewengan atau penyalahgunaan dana.


BAB III
TATA CARA PENYALURAN DAN PELAPORAN BANTUAN SARANA PKBM

A. Kriteria dan Persyaratan Penerima

1. Sasaran dan Kriteria

Lembaga yang menjadi sasaran penerima bantuan adalah PKBM yang


memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Memiliki legalitas berupa akte notaris pendirian lembaga;
b. Memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN);
c. Sudah terakreditasi oleh BAN PAUD-PNF;
d. Diprioritaskan PKBM yang sudah siap melaksanakan Ujian Nasional
Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 yang dibuktikan dengan data
dan rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupten/Kota;
e. Belum pernah menerima bantuan sejenis dalam 2 (dua) tahun
terakhir;
f. Memiliki minimal dua program utama kesetaraan dan keaksaraan,
serta satu program tambahan (Pendidikan Kecakapan Hidup,
Pendidikan Kepramukaan, pengembangan budaya baca, atau program
pendidikan nonformal lainnya);
g. Memiliki alamat lembaga yang lengkap dan jelas;
h. Memiliki susunan pengurus yang dilengkapi uraian tugas;
i. Memiliki ruangan sekretariat;
j. Memiliki ruang pembelajaran yang memadai.
2. Persyaratan
PKBM calon penerima bantuan harus mengajukan proposal sebagaimana
format terlampir dengan dilampiri:
a. Persyaratan Administrasi
1) Foto copy akte notaris pendirian lembaga;
2) Foto copy Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN);
3) Foto copy Surat Keputusan dan/atau sertifikat akreditasi dari BAN
PAUD-PNF;
4) Data peserta didik program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket
B, dan/atau Paket C, serta data peserta didik yang akan mengikuti
UNBK tahun 2018;
5) Fotokopi rekening Bank atas nama lembaga;
6) Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama lembaga;
7) Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat;
Lembaga yang sudah menerima bantuan sarana yang sejenis
pada tahun sebelumnya dari Direktorat Pembinaan
Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan tidak diperkenankan
mengakses bantuan ini.

b. Persyaratan Teknis/Substansi
1) Daftar pendidik dan tenaga kependidikan;
2) Rencana pengembangan (Renstra) PKBM;
3) Proposal pengajuan dan Rencana Anggaran Biaya Pengadaan
Sarana pendukung UNBK yang memuat nama barang, spesifikasi,
jumlah, harga satuan, dan total harga;
4) Data program pendidikan yang diselenggarakan dan peserta didik
per tingkat/rombongan belajar yang sedang berjalan;
5) Data proyeksi peserta didik tiap program pendidikan yang
diselenggarakan 3 tahun ke depan;
6) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB) setelah
memperoleh dan menggunakan bantuan;
7) Pakta Integritas anti Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme sebelum
memperoleh bantuan.
B. Bentuk Bantuan

Bantuan sarana PKBM Tahun 2018 merupakan bantuan pemerintah yang


diberikan dalam bentuk uang yang digunakan untuk pengadaan sarana
pendukung UNBK di PKBM.

C. Besaran dan Penggunaan Bantuan


1. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
mengalokasikan dana bantuan sarana PKBM tahun 2018 melalui Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp10.600.000.000,-
(sepuluh miliar enam ratus juta rupiah) untuk mendanai 212 PKBM @
Rp50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah);
2. Dana bantuan digunakan hanya untuk membiayai pengadaan sarana
pendukung UNBK berupa Personal Computer (PC) di PKBM;
3. Proporsi alokasi penggunaan dana bantuan sarana PKBM ditetapkan
sebagai berikut:
No. Komponen Sarana Keterangan
1. Personal Computer 98%
2. Manajemen: 2%
ATK, Penggandaan dan pengiriman
laporan
D. Prosedur Pengajuan dan Penyaluran Bantuan
1. Pengajuan Proposal
a. Proposal bantuan sarana dapat diajukan oleh PKBM yang memenuhi
syarat melalui sistem aplikasi dalam jaringan (online) D’SYNCRO pada
laman:

bindikmas.kemdikbud.go.id/eproposal

b. Proposal lengkap disampaikan kepada Direktorat Pembinaan


Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan pada saat penandatanganan
perjanjian kerjasama;
c. Daerah yang tidak dapat mengakses internet dapat mengajukan
proposal bantuan sarana secara manual sesuai format terlampir.
d. Proposal dikirim ke alamat:

Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan


u.p. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Subdit Kelembagan dan Kemitraan
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan
Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Kompleks Kemendikbud, Gedung E Lantai 8
Jl. Jenderal Sudirman – Senayan, Jakarta 10270

e. Proposal ditembuskan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat.


f. Proposal dapat diajukan mulai awal Februari 2018.
2. Penilaian Proposal
a. Proposal yang masuk akan dinilai oleh Tim Penilai yang dibentuk oleh
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan;
b. Aspek yang dinilai meliputi administrasi dan teknis/substansi;
c. Apabila diperlukan akan dilakukan visitasi lapangan untuk
memverifikasi kebenaran informasi dalam proposal.
3. Penetapan Penerima Bantuan
Lembaga calon penerima bantuan yang telah lolos seleksi ditetapkan
sebagai penerima bantuan dengan Surat Keputusan Pejabat Pembuat
Komitmen yang diketahui oleh Direktur/Kuasa Pengguna Anggaran.
4. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama
Lembaga yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan wajib
menandatangani perjanjian kerjasama sesuai format terlampir.
a) Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh PPK dengan
pimpinan PKBM untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama, Kuitansi
dan Pakta Integritas.
b) Perjanjian Kerja Sama ini memuat hak dan kewajiban kedua belah pihak,
nilai bantuan yang diberikan, tata cara penyaluran, pernyataan
kesanggupan untuk menggunakan dana bantuan sesuai dengan rencana,
pernyataan kesanggupan untuk menyetorkan sisa dana yang tidak
digunakan ke kas negara, sanksi, dan penyampaian laporan
pertanggungjawaban kepada PPK setelah pekerjaan selesai.

5. Penyaluran Bantuan
Naskah perjanjian kerja sama dan kelengkapan dokumen administrasi
(NPWP, Nomor Rekening) dijadikan dasar untuk melakukan pencairan dana
ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta III. Dana akan
ditransfer langsung ke rekening lembaga.
Proses penyaluran dana dilakukan sebagai berikut:

a. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan


menyampaikan berkas-berkas pengajuan pencairan dana bantuan
kepada Kantor Pusat Perbendaraan Negara (KPPN) Jakarta III. KPPN
Jakarta III akan melakukan verifikasi berkas, apabila lengkap maka
bantuan akan dicairkan kepada rekening bank masing-masing
rekening lembaga penerima bantuan. Ketentuan pencairan dana
sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
168/PMK.05/2015 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor
173/PMK.05/2016 Tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran
Bantuan Pemerintah Pada Kementerian Negara/Lembaga.

b. Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan


memproses surat perintah membayar kepada KPPN, selanjutnya KPPN
melakukan pencairan dana ke rekening lembaga penerima bantuan;

c. Lembaga melaksanakan pengadaan barang sesuai ketentuan yang


berlaku.
E. Ketentuan Perpajakan

1. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan dana bantuan dikenakan pajak


sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Contoh:

barang kurang dari Rp1.000.000,- tidak dikenakan pajak, pembelanjaan


barang di atas Rp1.000.000,- dikenakan PPN 10%. Sedangkan
pembelanjaan barang di atas Rp2.000.000,- dikenakan PPN 10% dan PPh
pasal 22 sebesar 1,5%, jika penjual atau lembaga tidak ada NPWP maka
pajak yang dibayarkan sebesar 3%.

2. Lembaga berkewajiban untuk:

a. menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara (terkecuali jika


toko tersebut memiliki NPWP toko),
b. menyimpan semua bukti setor pajak tersebut.

F. Ketentuan Penggunaan dan Pertanggungjawaban


1. Setiap penggunaan dana bantuan harus dapat dipertanggungjawabkan dan
didukung oleh bukti fisik, administrasi, dan keuangan;
2. PKBM melaporkan serta mempertanggungjawabkan hasil kegiatan program
bantuan sarana secara fisik, administrasi, dan keuangan kepada
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan dengan
tembusan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota menggunakan format
terlampir;
3. Dana bantuan sarana PKBM harus selesai dipertanggungjawabkan paling
lambat 30 (tiga puluh) hari kalender sejak dana diterima di rekening
lembaga;
4. Apabila terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana bantuan, maka
sepenuhnya menjadi tanggungjawab lembaga dan akan dikenakan sanksi
sesuai dengan ketentuan/hukum yang berlaku.

G. Ketentuan Pengadaan, Penggunaan, Dan Perawatan Sarana


1. Sarana atau barang yang akan dibeli harus baru dan harganya harus
mengacu pada harga barang yang ada di dalam http://www.e-
katalog.lkpp.go.id. Apabila barang yang dimaksud tidak tersedia pada
laman tersebut dapat mengacu pada harga pasar (minimal dari 2 suplier
atau toko);
2. Barang yang akan dibeli harus dapat dioperasikan sesuai dengan
kemampuan dan sumberdaya yang tersedia (misal: pembelian komputer
harus memperhitungkan daya listrik yang tersedia dan sebagainya);
3. Barang yang telah dibeli harus diberi label, diberi nomor, masuk daftar
inventaris barang milik negara, digunakan sebagaimana mestinya, dirawat
dengan baik, tidak disewakan, dan tidak dipindahtangankan.
4. Label harus dibuat dari bahan yang memiliki daya tahan lama (permanen)
dan terbaca dengan jelas.
5. Label ditempel pada sarana pada bagian yang mudah dilihat.
Contoh label:
BANTUAN
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN
KESETARAAN
DITJEN PAUD DAN DIKMAS, KEMENDIKBUD
TAHUN 2018

NOMOR: ……………………………………….
(Nomor invetaris barang dari PKBM)

H. Sanksi
Penerima bantuan yang melanggar peraturan dapat diberikan sanksi berupa
teguran, kewajiban mengembalikan dana bantuan ke kas negara dan/atau
diproses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
BAB IV
TATA CARA PENGEMBALIAN DANA BANTUAN SARANA PKBM

Dalam pengelolaan dana bantuan, lembaga penerima dana bantuan, karena


berbagai penyebab diharuskan untuk melakukan pengembalian dana bantuan
kepada Kantor Kas Negara.

Beberapa penyebab lembaga penerima bantuan diharuskan mengembalikan dana


antara lain:

1. Pembatalan dari pihak Direktorat Pembinaan Keaksaraan dan Kesetaraan


karena lembaga telah menerima bantuan sejenis pada tahun dan waktu yang
bersamaan.

2. Pembatalan dilakukan oleh pihak lembaga penerima BOP, karena hal-hal


tertentu.

3. Tidak dilaksanakannya kegiatan pembelian yang sudah masuk dalam RAB,


sampai pada batas waktu pelaksanaan pembelian,.

4. Hal-hal lain, yang tidak sesuai dengan ketentuan/peraturan yang berlaku


setelah diaudit oleh auditor yang berwenang dan/atau.

5. Terdapat sisa dana pembelian sarana

Untuk pengembalian dana akibat dari hal-hal sebagaimana tersebut di atas,


dilaksanakan melalui konfirmasi dengan menghubungi:

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Ditjen PAUD dan


Dikmas

Telepon/Faks : 021-5725502/021-5725039

E-mail : lemitra_akstara@kemdikbud.go.id
BAB V
SUPERVISI DAN PENGAWASAN

Pelaksanaan Supervisi dan Pengawasan penyelenggaraan Program Bantuan


Sarana PKBM (Online) Tahun 2018 dapat digambarkan dalam chart berikut.

Prosedur Pelaksanaan Kegiatan Monitoring, Evaluasi,


Pelaporan dan Pengawasan

7 Pengawasan oleh Aparat Penegak Hukum (APH), BPK, BPKP,


Itjen Kemendikbud dan Aparat Pengawas lainnya, serta
Masyarakat

2 3 4 5
1 Penerima Penerima Penerima
Dana Penerima
5
Bantuan Bantuan Bantuan Bantuan Bantuan
diterima melaporkan melaksanakan menyimpan menyampaikan
lewat bahwa dana kegiatan sesuai dokumen dan laporan secara
rekening sudah diterima dengan administrasi rinci kepada
Penerima dan memberi perjanjian kerja kegiatan Diektorat
Bantuan laporan awal sama dan Pembinaan
petunjuk teknis Pendidikan
Kekasaraan dan
Kesetaraan
6 Monitoring, Evaluasi, dan Supervisi oleh Unsur Direktorat
Jenderal PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota sesuai kewenangannya

A. Supervisi

1. Unsur Ditjen PAUD dan Dikmas (unit kerja pusat dan UPT Pusat) memiliki
wewenang dan tanggung jawab untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan
supervisi pelaksanaan kegiatan. Aspek-aspek yang akan disupervisi dan
dimonitoring adalah:
a. Kesesuaian barang yang diadakan dengan usulan yang telah disetujui
(baik jenis maupun jumlahnya).
b. Kesesuaian spesifikasi barang yang diadakan.
c. Dokumen pengadaan;
d. Pertanggungjawaban dan pelaporan.
2. Unsur Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sesuai kewenangannya (Kepala
Dinas, Kepala Bidang/Kepala Seksi dan Pengawas/Penilik memiliki tugas
dan tanggung jawab dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi
pelaksanaan kegiatan).
3. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan supervisi pelaksanaan kegiatan tidak
boleh dibebankan dari dana bantuan.

A. Pengawasan

1. Aparat Penegah Hukum (APH) yakni: Kepolisian, Kejaksaan, Badan


Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan
(BPKP), Inspektorat Jenderal Kemdikbud (Itjen) melakukan pengawasan
dan dapat melakukan proses hukum apabila terjadi penyelewengan dalam
pelaksanaan.
2. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan masyarakat dapat melakukan
pengawasan pelaksanaan kegiatan
3. Pelaksanaan pengawasan tersebut tidak boleh membebani anggaran
pelaksanaan kegiatan/dana bantuan.
4. Hal-hal yang dilakukan dalam pengawasan adalah:
a. Ketersediaan sasaran sesuai kriteria yang ditentukan;
b. Kesesuaian penggunaan dana bantuan yang ditentukan;
c. Ketepatan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan;
d. Ketertiban dalam penyusunan dokumen keuangan;
e. Transparansi dan akuntabilitas laporan.
C. Penutup
Kami sampaikan kepada semua pihak agar TIDAK tergiur oleh berbagai rayuan
yang modusnya penipuan untuk memperoleh dana Bantuan Organisasi Mitra
oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sebagai contoh dalam bentuk
iming-iming dan permintaan dana kepada lembaga”.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan menyalurkan
dana bantuan sesuai dengan petunjuk teknis, profesional dan transparan.
Hal-hal yang belum diatur dalam petunjuk teknis ini, akan ditindaklanjuti
dengan surat edaran atau surat resmi Direktur Pembinaan Pendidikan
Keaksaraan dan Kesetaraan.

PENGADUAN DAN INFORMASI


Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Komplek Kemendikbud Gedung E Lantai 8, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan,
Jakarta 10270
Telp. (021) 5725502 Fax. (021) 5725039

Demi kemajuan bangsa dan negara kita, mari bersama-sama kita


laksanakan program ini dengan sebaik-baiknya. Jangan Takut Lapor Kasus
Pungutan Liar (Pungli). Jika dinilai sudah memiliki cukup bukti, laporan
akan diteruskan ke kelompok kerja (pokja) penindakan. Laporan yang
dinilai belum memiliki cukup bukti akan ditangani oleh pokja intelijen.
Silahkan lapor dengan menghubungi:
SAPU BERSIH PUNGUTAN LIAR
Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta Pusat 10110
Email : lapor@saberpungli.id
Call Center : 0821 1213 1323
SMS : 1193
Telp : 0856 8880 881 / 0821 1213 1323
No Fax : 021-3453085
Website : www.saberpungli.id
Jadikanlah wadah ini sebagai alat aspirasi rakyat yang disampaikan
dengan bahasa, sudut pandang, dan dukungan positif. Wadah ini terbuka
untuk siapapun yang hendak melakukan pelaporan. Apabila ada
kekurangan dan keterbatasan dalam hal proses pelaporan di aplikasi kami,
mohon diinformasikan agar segera dilakukan perbaikan.
DILARANG MEMBERIKAN HADIAH, UANG, BARANG ATAU SEJENISNYA KEPADA
SIAPAPUN YANG TERKAIT DENGAN BANTUAN SARANA PUSAT KEGIATAN BELAJAR
MASYARAKAT (PKBM)

Direktur Jenderal,

ttd

Harris Iskandar
Salinan sesuai dengan aslinya,
Kepala Bagian Hukum, Tatalaksana, dan Kepegawaian,

ttd

Agus Salim
NIP 196308311988121001
SALINAN

LAMPIRAN II
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
NOMOR 26 TAHUN 2018 TENTANG PETUNJUK
TEKNIS BANTUAN SARANA PUSAT KEGIATAN
BELAJAR MASYARAKAT TAHUN 2018

Format Cover Proposal


PROPOSAL
BANTUAN SARANA PKBM
TAHUN 2018

Diajukan Oleh

Nama Lembaga : ………………………………………………………


Alamat Lembaga
• Jalan :
• Nomor :
• Desa/Kel*) :
• RT/RW :
• Kecamatan :
• Kab/Kota*) :
• Provinsi :
• Alamat email :
• Telp/HP :

.........(tulis nama kota) domisili lembaga) .........


Tahun 2018
USULAN
BANTUAN SARANA PKBM TAHUN 2018

Dengan hormat, dengan ini kami mengusulkan Bantuan Sarana PKBM kepada
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan dengan data
sebagai berikut:
A. Identitas Lembaga
1 Nama Lembaga ……………………………………………………
2 Nomor Induk Lembaga No. ……………………………………………..
(NPSN)
(bukti dilampirkan)
3 Izin Operasional No……………………………………………….
Lembaga Tahun………………………………………
(bukti dilampirkan) Pejabat Penerbit………………………
4 Tahun Pendirian ……………………………………………………
Lembaga
5 Hasil Akreditasi …………………………………………………..
lembaga
(bukti dilampirkan)
6 Akte Notaris Lembaga No………………………………………………
(bukti dilampirkan) Nama Notaris ……………………………
7 Rekening Lembaga No……………………………………………….
(bukti dilampirkan)
8 NPWP No……………………………………………….
(bukti dilampirkan)
9 Alamat lengkap Jalan……………………………………………
lembaga
Kecamatan ……………………………………………………
Kabupaten/Kota ……………………………………………………
Provinsi ……………………………………………………
Nomor HP/Telp …………………………………………………
Alamat Email ……………………………………………………
B. Sarana Prasarana lembaga pengusul yang dimiliki saat ini

No. Jenis Sarana Keadaan Keterangan


1 Luas Gedung Luas Tanah:……..........m²
Lembaga Luas Bangunan:….......m²
Luas Sekretariat:......... m²
Luas Ruang Belajar:..... m²
2 Jenis  Gedung Perkantoran
bangunan/Gedun  Rumah
g lembaga  Ruko
 ................................
3 Status Bangunan  Milik sendiri Bukti Kepemilikan/
/  Kontrak/sewa penggunaan gedung
Gedung Lembaga  Pinjam
 ....................................
4 Sarana Meja & kursi ………....set Kondisi :
Sekretraiat Papan data ..............set
Lemari/rak buku ......unit
Printer ............….......unit
Komputer ................unit
…………………………..
5 Sarana Papan tulis.................unit Kondisi:
Pembelajaran/ Kursi belajar..............unit
Sentra LCD Proyektor...........unit
........................................
6 Daya dan Jasa Listrik.............................. Kondisi :
Watt Stabil/tidak stabil
Jaringan
Internet.............Mbps

D. Program-program yang dilaksanakan (2 Tahun Terakhir)


Jumlah
Nama Tahun Sumber
No. Peserta Lokasi
Program pelaksanaan Dana
didik
1. ………………… ………. … orang ………… ………..
2. ………………… ………. … orang ………… ………..
3. ………………… ………. … orang ………… ………..
4. ………………… ………. … orang ………… ………..
5. ………………… ………. … orang ………… ………..
dst
..
E. Sarana yang diusulkan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Harga Satuan Total
No. Jenis/Spesifikasi Sarana Volume
(Rp) Harga (Rp)
1. Personal Computer (PC) ……………… ………………. …………….
Spesifikasi (98%)
…………………………………
………………………
2. Manajemen (2%)
ATK, penggandan dan
pengiriman laporan
TOTAL 50.000.000,
-
Demikian usulan kami, sebagai pelengkap proposal ini kami lampirkan:
1. Bukti Akreditasi
2. Fotokopi NPSN ;
3. Data Peserta didik dan peserta UNBK Tahun 2018
3. Fotokopi nomor rekening bank yang masih aktif atas nama lembaga;
4. Fotokopi nomor pokok wajib pajak (NPWP); dan
5. Foto ruang sekretariat dan ruang belajar.
Atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

............................................... 2018
Ketua PKBM,

------------------------------
Format Rekomendasi
KOP SURAT
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA*)
==================================================
SURAT REKOMENDASI
Nomor:

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : ........................................................................
Jabatan : .........................................................................
Alamat : .......................................................................
Dengan ini menyatakan bahwa:
Nama Lembaga : ………………………………………………………………..……
Ketua Lembaga : .…………………………………………..........................
Alamat Lembaga : .......................................................................
No. Tlp./HP/Faxs : ........................................................................

adalah lembaga yang kredibel dan layak untuk mendapatkan bantuan Sarana
PKBM Tahun 2018 dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan
Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Demikian rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dapat
digunakan sebagaimana mestinya.

..................................................... 2018
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota*)
......................

(...........................................)
*) coret yang tidak perlu
Format Surat pernyataan kesanggupan melaksanakan program

Surat Pernyataan Kesanggupan


Melaksanakan Program Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018

yang bertandatangan dibawah ini :


Nama ketua lembaga :
Nama lembaga :
Alamat lembaga :
No telp / Hp :
Kami sanggup melaksanakan program bantuan Sarana PKBM Tahun 2018
sesuai petunjuk teknis dan peraturan perundangan yang berlaku.
Demikian pernyataan yang saya buat dengan sebenarnya untuk menjadikan
periksa adanya.

………………., 2018
Yang menyatakan

( )
Format Pakta Integritas (disampaikan pada saat penandatanganan perjanjian
kerjasama)

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : ................................................................
Jabatan : Ketua
Nama Lembaga :..................................................................
Alamat :..................................................................

dalam rangka penyelenggaraan bantuan Sarana PKBM Tahun 2018 dengan ini
menyatakan:
1. tidak akan melakukan komunikasi yang mengarah kepada korupsi, kolusi, dan
nepotisme (KKN);
2. tidak akan melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme;
3. tidak akan memberikan sesuatu yang berkaitan dengan urusan penyaluran
dana bantuan yang dapat dikategorikan sebagai suap dan/atau gratifikasi;
4. akan mengikuti proses penyaluran bantuan secara bersih, transparan, dan
profesional untuk memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan;
5. akan menggunakan dana bantuan sesuai dengan proposal dan perjanjian
kerjasama;
6. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini,
bersedia menerima sanksi administratif dan/atau dilaporkan secara pidana;
dan
7. menerima sanksi pencantuman dalam daftar hitam, digugat secara perdata
dan/atau dilaporkan secara pidana.

............................……2018
Yang Membuat Pernyataan

ttd dan cap stempel


materai Rp. 6.000

(..........................)
Format Laporan Awal
KOP SURAT PKBM
Nomor : ………………………………………………………….
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Laporan Penerimaan Dana
Yang terhormat,
Kuasa Pengguna Anggaran
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Ditjen PAUD dan Dikmas, Kemendikbud
Yang bertanda tangan di bawah ini, kami atas nama lembaga penerima bantuan
Sarana PKBM Tahun 2018:
Nama Lembaga : ……………………………………………………………
Alamat Lembaga : …...……………………………………………………….
Nama Ketua : …...……………………………………….…………....
Telp./HP/Faks. : …..……………………………………………….……….
dengan ini melaporkan hal-hal sebagai berikut:
1. Dana bantuan Sarana PKBM Tahun 2018 dari Direktorat Pembinaan
Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan telah diterima melalui nomor rekening
lembaga ................ pada tanggal ...................... sebesar Rp50.000.000,-(lima
puluh juta rupiah).
2. Akan menyelenggarakan dan melaksanakan pengadaan sarana PKBM sesuai
dengan perjanjian kerjasama yang telah kami tandatangani.
3. Akan menyampaikan laporan penyelenggaraan Bantuan Sarana PKBM Tahun
2018 sebagaimana telah diatur dalam buku Petunjuk Teknis.
Bersama ini kami lampirkan:
1. Fotokopi Rekening (lembar depan dan lembar yang memuat dana masuk)
2. RAB serta spesifikasi sarana yang telah disetujui oleh PPK;
Demikian laporan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik
kami sampaikan terima kasih.
....…………………….. 2018
Yang melaporkan

Tandatangan & stempel

(Ketua lembaga)
Tembusan : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ………
Format Surat Pengantar Laporan Akhir

KOP SURAT PKBM

Nomor : ………………………………………………………….
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Laporan Akhir/Pertanggungjawaban Penerimaan Dana
Yang terhormat,
Kuasa Pengguna Anggaran
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Ditjen PAUD dan Dikmas, Kemendikbud

Yang bertanda tangan di bawah ini:


1. Nama Lembaga :
2. Nama Pimpinan Lembaga :
3. Alamat Lembaga :
4. Nama Bantuan : Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor …………..…… dan Perjanjian Kerjasama
Nomor …………….…… telah menerima Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018 dengan
nilai nominal sebesar Rp. ……………………,- (………………………….).
Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini saya menyampaikan laporan
pertanggungjawaban bantuan sebagai berikut:
1. Laporan Penggunaan Dana
a. Jumlah dana yang telah diterima: Rp. ………….,- (…………………..);
b. Jumlah dana yang dipergunakan: Rp. ……..……. (…………………..);
c. Jumlah sisa dana : Rp. …………… (…………………..)
2. Telah menyelesaikan seluruh pekerjaan (100%) Bantuan Sarana PKBM Tahun
2018 berdasarkan Perjanjian Kerjasama tersebut di atas.
Berdasarkan hal tersebut di atas, saya dengan ini menyatakan dengan sebenar-
benarnya bahwa:
1. Bukti-bukti pengeluaran penggunaan dana Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018
sebesar Rp …………………….. (……………………….) telah kami simpan sesuai
dengan ketentuan untuk kelengkapan administrasi dan keperluan pemeriksaan
aparat pengawasan fungsional;
2. Telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar Rp ……….
(…………….) sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir*).
3. Apabila di kemudian hari, atas penggunaan dana Bantuan Sarana PKBMTahun
2018 mengakibatkan kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
Demikian laporan pertanggungjawaban Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018 ini
kami buat dengan sesungguhnya dan penuh tanggung jawab.
....…………………….. 2018
Yang melaporkan
Tandatangan & stempel

(Ketua lembaga)

Tembusan : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota ………


*) butir 2 tidak perlu diisi apabila tidak ada sisa dana.
Format Sistematika Laporan

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN SARANA PKBM


TAHUN 2018

Oleh:

Nama Lembaga : ………………………………………………………


Alamat Lembaga
• Jalan :
• Nomor :
• Desa/Kel*) :
• RT/RW :
• Kecamatan :
• Kab/Kota*) :
• Provinsi :
• Alamat email :
• Telp/HP :

Disampaikan Kepada
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN
MASYARAKAT
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2018
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

Berdasarkan persetujuan atas proposal yang telah kami susun serta akad
kerjasama antara Dit. Bindiktara dengan pengelola PKBM ………………….. , kami
melaporkan sebagai berikut:
A. Pengelola PKBM ……………… telah menerima dana melalui rekening dengan
nomor ………….. sebesar Rp.50.000.000.-
Dana tersebut kami gunakan untuk:
No. Sarana/Barang Volume Harga Satuan Total Biaya
1. Personal Computer (PC)
Spesifikasi:
……………………………… Rp Rp
………………………………
………………………………
………………………..
3. Administrasi/
Manajemen: Rp Rp
- ATK
- Penggandaan dan
pengiriman laporan
Total Rp

Hasil Pelaksanaan Kegiatan


1. Hasil yang dicapai
2. Permasalahan dan Upaya Pemecahan
a. Permasalahan: b. Upaya Pemecahan
1) 1)
2) 2)
B. Lampiran:
• Berita acara penyelesaian pekerjaan
• Berita acara serah terima bantuan pemerintah
• Daftar perhitungan dana awal, penggunaan dan sisa anggaran
• Surat pernyataan bahwa bukti-bukti pengeluaran telah disimpan
• Bukti setor ke rekening kas Negara dalam hal ini terdapat sisa bantuan
• Surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak (SPTJM)
• Foto (Hard dan Soft Copy) barang yang dibeli
Format Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja
<KOP SURAT>
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA
Yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Nama Lembaga :............................................................ (1)
2. Nama Ketua :............................................................ (2)
3. Alamat Lembaga :............................................................ (3)
4. Nama Bantuan :Bantuan.............................................. (4)
berdasarkan Surat Keputusan Nomor ..............................(5) dan Perjanjian Kerja
Sama Nomor ...................(6) mendapatkan Bantuan ....................... (7)
Dengan ini menyatakan bahwa:
1. Sampai dengan bulan ............................... (8) telah menerima pencairan dengan
nilai nominal sebesar Rp ............( .......... ) (9), dengan rincian penggunaan sebagai
berikut:
a. Jumlah dana yang telah diterima : Rp ............. ( ........ ) (10)
b. Jumlah dana yang dipergunakan : Rp ............ ( ........ ) (11)
c. Jumlah sisa dana : Rp ............. ( ........ ) (12)
2. Persentase jumlah dana bantuan................. (13) yang telah digunakan adalah
sebesar .................. ( ......... ) ( 14).
3. Bertanggung jawab penuh atas pengeluaran yang telah dibayar lunas kepada
yang berhak menerima.
4. Bersedia menyimpan dengan baik seluruh bukti pengeluaran belanja yang telah
dilaksanakan.
5. Bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti pengeluaran oleh
aparat pengawas fungsional pemerintah.
6. Apabila di kemudian hari, pernyataan yang saya buat ini mengakibatkan kerugian
negara maka saya bersedia dituntut penggantian kerugian negara dimaksud
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
............................................(15)
Ketua ..............................(16)
Meterai Tanda Tangan,
Rp6000
Stempel
..........................................(17)
NIP………………………..…...(18)
PETUNJUK PENGISIAN SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA

Nomor Uraian Isian


(1) Diisi nama lembaga penerima dana bantuan
(2) Diisi nama ketua penerima dana bantuan
(3) Diisi alamat lembaga penerima dana bantuan
(4) Diisi dengan nama bantuan
(5) Diisi nomor dan tanggal Surat Keputusan Penetapan
Penerima Bantuan
(6) Diisi dengan nomor dan tanggal Perjanjian Kerja Sama
(7) Diisi dengan nama bantuan
(8) Diisi dengan bulan dan tahun
(9) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah
diterima
(10) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah
diterima
(11) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang telah
dipergunakan
(12) Diisi dengan jumlah angka dan huruf bantuan yang belum
dipergunakan
(13) Diisi dengan nama bantuan
(14) Diisi dengan persentase bantuan yang belum dipergunakan
(jumlah pada angka 12 dibagi dengan jumlah pada angka 11
dikali 100%)
(15) Diisi dengan nama kota, tanggal dan tahun SPTB
ditandatangani
(16) Diisi dengan nama lembaga penerima bantuan
(17) Diisi dengan nama ketua penerima bantuan
(18) Diisi dengan NIP ketua lembaga (jika ada)
Format Berita Acara Serah Terima

(KOP SURAT)
BERITA ACARA SERAH TERIMA

Pada hari ini ………………………… tanggal ……………………… bulan …………………


tahun dua ribu delapan belas, yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Drs. Hasan Bisri, M.M.Pd
Jabatan : Pejabat Pembuat Komitmen Subdit Kelembagaan dan Kemitraan
Alamat : Kemendikbud, Gedung E Lantai 8, Jl. Jend. Sudirman Senayan
Jakarta
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KESATU
2. Nama :
Jabatan : Ketua PKBM
Alamat :
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1. PIHAK KESATU telah menyerahkan dana Bantuan Sarana PKBM Tahun 2018
kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan Perjanjian Kerjasama sebesar
Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah);
2. PIHAK KEDUA telah menerima dana dan melaksanakan pekerjaan berupa
pembelian/pengadaan sarana PKBM Tahun 2018 sesuai dengan Surat Keputusan
Nomor … dan Perjanjian Kerjasama Nomor ……dengan rincian sebagai berikut:
a. Jumlah dana yang diterima Rp……………(……………………………..)
b. Jumlah dana yang dipergunakan Rp……..…….(……………………………..)
c. Jumlah sisa dana Rp………......(………..……………………)
3. PIHAK KEDUA menyatakan bahwa bukti-bukti pengeluaran dana Bantuan
Sarana PKBM Tahun 2018 sebesar Rp ………………..(…………………..) telah
disimpan sesuai dengan ketentuan untuk kelengkapan administrasi dan
keperluan pemeriksaan aparat pengawas fungsional;
4. PIHAK KEDUA telah menyetorkan sisa dana bantuan ke Kas Negara sebesar Rp
………(…………) sebagaimana Bukti Penerimaan Negara (BPN) terlampir.*)
Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya dan
ditandatangani oleh Para Pihak pada hari ini dan tanggal tersebut di atas, untuk
dipergunakan sebagaimana mestinya.
PIHAK KESATU PIHAK KEDUA
PPK Subdit Kelembagaan dan Kemitraan …………………………………………
................................................
Drs. Hasan Bisri, M.M.Pd …………………………………………….
NIP 196404271992031001
*) butir 4 tidak perlu diisi apabila tidak terdapat sisa dana.

Direktur Jenderal,
ttd
Harris Iskandar
Salinan sesuai dengan aslinya,
Kepala Bagian Hukum, Tatalaksana, dan Kepegawaian,

ttd

Agus Salim
NIP 196308311988121001
DILARANG MEMBERIKAN HADIAH, UANG, BARANG ATAU SEJENISNYA KEPADA
SIAPAPUN YANG TERKAIT DENGAN BANTUAN PENYELENGGARAAN
TAMAN BACAAN MASYAAKAT (TBM)

Anda mungkin juga menyukai