Anda di halaman 1dari 2

Jangan Menyerah dalam Melakukan Apa yang Baik

Medan, (Analisa). 2.127 orang hadir di Kebaktian Wilayah Saksi-Saksi Yehuwa (SSY) yang diselenggarakan
di Medan International Convention Centre (MICC), Minggu (25/2). Kebaktian yang bertema “Jangan
Menyerah dalam Melakukan Apa yang Baik” didasarkan pada ayat Alkitab yang dikutip dari Galatia 6:9.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 16.15 WIB ini terdiri dari rangkaian khotbah dan
simposium.

Tiga khotbah di antaranya, Mengapa Sulit Melakukan Apa yang Baik?, Teruslah Berbuat Baik kepada
Semua Orang, dan Berkat yang Kita Tuai Jika Tidak Menyerah. Dua simposium yakni Jangan Menabur
Demi Kepentingan Daging dan Teruslah Menabur Demi Kepentingan Roh. Juga terdapat ceramah umum
Alkitab berjudul Jangan Sampai Kita Mencemooh Allah serta ringkasan Menara Pengawal.

Ringkasan Menara Pengawal bertema Anak Muda-“Teruslah Upayakan Keselamatan Kalian”. Kebaktian
dengan tema yang sama akan diselenggarakan di berbagai lokasi dan dalam berbagai bahasa di dunia. Di
Sumatera Utara, tersedia dalam bahasa Karo, Simalungun, Batak Toba, dan Nias.

Masing-masing pengkhotbah menyampaikan jawaban atas pertanyaan yang tertera di sebuah brosur
dengan mengutip ayat di Alkitab. Pertanyaan tersebut di antaranya Mengapa sulit melakukan apa yang
baik? Apa artinya menabur demi kepentingan daging, dan bagaimana kita bisa menolaknya? Kepada
siapa saja kita harus ”melakukan apa yang baik”? Bagaimana kita dapat menabur demi kepentingan roh?
Apa yang akan kita tuai jika kita tidak menyerah?

Sekadar tambahan informasi, Saksi-Saksi Yehuwa adalah umat Kristen yang menyatakan kebenaran
tentang Yehuwa. Yehuwa atau Yahweh adalah nama pribadi Allah, seperti yang dinyatakan dalam Alkitab
yang dikutip dari buku Keluaran 6:3, dan Mazmur 83:18. Itu adalah nama pribadi, bukan sebutan seperti
Allah atau Tuhan. Sepanjang sejarah, siapa pun yang memberi kesaksian tentang kemuliaan Allah
Yehuwa, pada dasarnya disebut Saksi dari Yehuwa.

Orang-orang yang menonjol yang menjadi Saksi Yehuwa di Alkitab antara lain Nuh, Abraham, Ishak,
Yakub, Yusuf, Musa, Daud, Yesus, dan tokoh Alkitab lainnya. Yesus Kristus disebut “saksi yang setia dan
benar” sebagaimana tercatat di Wahyu atau Penyingkapan 3:14. (rel/ns)