Anda di halaman 1dari 2

Reboisasi adalah penghijauan kembali yang dilakukan untuk mengembalikan alam yang

hijau, misalnya dalam satu lokasi hutan yang sudah kehilangan banyak pohon dilakukan
penanaman kembali sehingga membuat pohon dihutan kembali normal dan berfungsi sebagai
pelindung manusia dalam menyediakan udara, air dan mencegah banjir.
Penghijauan sebenarnya hampir mirip dengan reboisasi hanya saja sistem dalam
penghijauan berbeda dengan reboisasi. Jadi penghijauan adalah usaha untuk menanam pohon
dan tumbuhan di tempat yang dianggap bisa menjadi tumbuh kembang si tumbuhan tersebut.
Gerakan penghijauan bisa dimulai dari rumah kita sendiri.

Manfaat Penghijauan dan Reboisasi


Ada banyak manfaat penghijauan yang kita peroleh diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Untuk Mencegah terjadinya banjir.
2. Untuk Mencegah pemanasan global
3. Mengurangi longsor oleh angin dan air.
4. Kesuburan dan Pelestraian dari lahan pertanian di sekitarnya.
5. Peningkatan kadar air tanah.
6. Perlindungan cekungan air tanah.
7. Pemulihan keanekaragaman hayati.
8. Menghentikan ancaman penggurunan / kekeringan
9. Pencegahan banjir dengan kapasitas penyimpanan air yang tinggi di hutan.
10. Pemanfaatan kayu atau eksploitasi buah, daun, dll.
Jadi sudah jelas bahwa adanya reboisasi dan penghijauan adalah langkah tepat untuk
mengembalikan bumi kita menjadi lebih seimbang. Dengan memiliki banyak tumbuhan dan
melindungi hutan tempat penyimpanan air tanah dan unsur tanah, hidup kita akan jauh lebih
baik.

Tujuan Reboisasi
Meningkatkan kelestarian hutan, tanah, dan air.
Memperluas persediaan sumber bahan baku yang berharga bagi masyarakat.
Menyelamatkan hasil usaha pembangunan di bidang pengairan
Tujuan Penghijauan
Untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Untuk meningkatkan kota yang asri, serasi, dan lestari.
Untuk melaksanakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Langkah-Langkah Mewujudkan Reboisasi
1. Persiapan meliputi penentuan lokasi sasaran reboisasi, penyiapan organisasi
pelaksana, penyusunan tata waktu kegiatan dan pembagian kerja, dll.
2. Membuat lubang untuk tanaman sesuai pola tanam dan menyiapkan pupuk dasar.
3. Bibit tanaman harus dalam keadaan sehat dan memenuhi standar dan terlebih dahulu
ditanam di tempat penampung sementara / polybag.
4. Bibit tanaman dilepas dari tempat penampung sementara kemudian dipindahkan ke
lubang yang telah dibuat serta diberi pupuk.
5. Melaksanakan pemeliharaan tanaman yang baik untuk membersihkan area tanaman
dari bahan yang mudah terbakar.
6. Melaksanakan pengawasan secara berkala untuk mendeteksi bahaya kebakaran secara
dini agar dapat diambil tindakan yang tepat.
7. Meningkatan partisipasi masyarakat dalam pengamanan hutan antara lain melalui
kegiatan penerangan dan penyuluhan.

Langkah-Langkah Mewujudkan Penghijauan


Selain di hutan, tumbuhan hijau juga mempunyai peran yang sangat penting di luar
kawasan hutan. Tumbuhan hijau sebagai produsen utama oksigen dibutuhkan di lingkungan
sekitar kita. Tumbuhan hijau selain berperan dalam kehidupan dan kesehatan lingkungan
secara fisik, juga berperan dalam estetika dan kesehatan jiwa.
Untuk menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan, maka diperlukan perencanaan
dan penanaman tumbuhan hijau untuk penghijauan secara konseptual. Penghijauan dilakukan
untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan
berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan.
1. Simpan energi sebisa mungkin.
2. Mengirit air.
3. Kurangi kontribusi membuang gas ke alam.
4. Memilih makanan dengan cerdas.
5. Membatasi konsumsi air kemasan.
6. Berpikir sebelum membeli.
7. Meminjam daripda membeli.
8. Membeli dengan cerdas.
9. Hemat barang elektronik
10. Membuat produk sendiri.

Anda mungkin juga menyukai