Anda di halaman 1dari 2

MANAJEMEN RISIKO DAN PASAR MODAL

ANALISIS DAN EVALUASI RISIKO PT. ABM INVESTAMA TBK.

Digunakan untuk memenuhi tugas mata kuliah


Manajemen Risiko dan Pasar Modal

Oleh
S1AK15
Achmad Galang Santoso 15080694014
Anis Riyanto 15080694082
Ratih Kusumawati 15080694110
Ilva Lasmuh Faruq 16080694029

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
2018
Resiko yang kami sajikan disini berfokus pada resiko keuangan yang dimiliki PT AB
Investama, dimana PT ABM Investama ini mengungkapkan 4 risiko keuangannya, yakni sebagai
berikut :
1. Risiko Suku Bunga atas Nilai Wajar dan Arus Kas
 Definisi : Risiko suku bunga atas nilai wajar dan arus kas adalah risiko dimana nilai
wajar atau arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi
akibat perubahan suku bunga pasar.
 Kebijakan Grup terkait dengan risiko suku bunga adalah dengan mengelola biaya
bunga melalui kombinasi pinjaman dengan suku bunga tetap dan mengambang.
Selain itu, Grup mengelola risiko suku bunga dengan mengalihkannya kepada para
pelanggan.
2. Risiko Mata Uang
 Definisi : Risiko mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa
depan dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar
mata uang asing.
 Grup tidak mempunyai kebijakan lindungnilai yang formal untuk risiko pertukaran
mata uang asing. Walaupun demikian, terkait dengan hal-hal yang telah
didiskusikan pada paragraf di atas, fluktuasi nilai tukar Dolar Amerika Serikat
masing-masing terhadap Rupiah, Dolar Australia, Dolar Singapura, Yen Jepang,
Poundsterling Inggris dan Euro Eropa menghasilkan lindung nilai natural terhadap
risiko mata uang Grup.
3. Risiko Kredit
 Definisi : Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak terhadap suatu
instrumen keuangan gagal memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak lain
mengalami kerugian keuanga.
 Mitigasi yang dilakukan adalah dengan penerapan kebijakan untuk semua
pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit harus melalui prosedur
verifikasi kredit. Saldo piutang usaha dikaji secara terus menerus dan penyisihan
kerugian atas penurunan nilai dibentuk. Selain itu, Grup memiliki kebijakan untuk
tidak menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki risiko kredit tinggi dan
hanya menempatkan investasinya pada bankbank dengan peringkat kredit yang
tinggi.
4. Risiko Likuiditas
 Definisi : Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak
memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi likuiditasnya.
 Mitigasi yang dilakukan adalah dengan memantau dan menjaga tingkat kas dan
setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasi, rutin mengevaluasi
proyeksi arus kas dan arus kas aktual termasuk jadwal jatuh tempo utang jangka
panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara
fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan komitmen fasilitas
kredit.