Anda di halaman 1dari 3

Sel Bakteri

Bakteri merupakan kelompok uniseluler atau organism yang hanya terdiri atas satu sel. Oleh karenanya semua
proses metabolism akan dilakukan oleh sel itu sendiri. Selain itu, sel bakteri merupakan sel primitive disbanding
kedua sel lainnya yakni hewan dan tumbuhan. Berdasarkan teori evolusi sel, kelompok bakteri merupakan
organism primitive yang terlebih dulu mengisi bumi sebelum kelompok eukariotik datang. Sel bkteri merupakan
kelompok sel prokariotik yakni kelompok sel yang belum memiliki inti sel sejati. Oleh karenanya akan
mempengaruhi fungsi dan struktur dari sel itu sendiri. Adapun karakter dari sel bakteri yang membedakan baik
dengan sel tumbuhan maupun sel hewan ialah sebagai berikut:

1. Ukuran Sel

Sel bakteri memiliki ukuran yang paling kecil dibanding sel tumbuhan maupun sel hewan. Oleh karenanya, harus
menggunakan pembesaran minimal 1000x untuk melihat sel bakteri di mikroskop. Ukuran yang kecil ini
memungkin sel bakteri untuk menginveksi sel lainnya.

2. Inti Sel

Sel bakteri merupakan kelompok sel prokariotik artinya sel yang belum memiliki inti sejati. Hal ini dikarenakan
sel bakteri tidak memiliki membrane inti seperti pada kelompok tumbuhan dan hewan serta eukariotik lainnya.
Keabsenan membrane inti ini memengaruhi struktur sel bakteri itu sendiri. Istilah nukleoid adalah sebutan untuk
mteri geneti genetic bakteri yang terkumpar di sitosol.

3. Organel – Organel Bermembran

Organel – organel bermembran seperti reticulum endoplasma (RE); mitokondria, kloroplas, badan golgi tidak
ditemukan pada sel bakteri hal ini ada hubungannya dengan keabsenan membrane inti yang membuat sel
bakteri tidak memiliki organel – organel bermembran tersebut. Hal ini menyebabkan seluruh proses metabolism
akan berlangsung di dalam sitoplasma. Pada bakteri fotosintesik atau kelompok bakteri yang mampu
berfotosintesis, klorofil terdapat di membrane selnya karena tidak memiliki kloroplas.

4. Komponen Dinding Sel

Sama halnya seperti sel tumbuhan, sel bakteri juga disusun oleh dinding sel. Hanya saja, komponen penyusun
dinding sel bakteri adalah peptidoglikan, struktur yang lebih kaku disbanding selulosa sel tumbuhan. Beberapa
sel bakteri memiliki kapsul di luar dinding sel yang memungkin sel bakteri tersebut tahan akan suhu yang tinggi.
Hal ini termasuk ke dalam system pertahanan, contohnya bakteri Micobacterium atau bakteri penyebab TBC.

5. Bentuk

Sel bakteri memiliki bentuk yang beragam mulai dari bentuk batang (basil), bulat (cocus), sampai bentuk koma
atau spiral.

6. Ribosom

Sel bakteri memiliki ribosom yang juga berfungsi untuk melakukan proses sintesis protein. Hanya saja stuktur
atau komponen ribosom yang menyusun tubuh ribosom yaitu 70s, lebih kecil dibanding ribosom penyusum
kelompok eukariot seperti hewan dan tumbuhan.

7. Reproduksi sel

Sel bakteri bereproduksi dengan membelah diri atau pembelahan biner atau amitosis yaitu pembelahan yang
tanpa diikuti dengan tahapan – tahapan pembelahan. Organel – organel seperti sentrosom tentu tidak
ditemukan pada sel bakteri.

8. Ekor

Bakteri memiliki ekor atau tidak. Ekor ini merupakan flagel yang jumlahnya juga beragam. Fungsi dari flagel atau
juga pili ini adalah sebagai alat gerak yang memudahkan sel bakteri untuk bergerak.

9. Mesosom

Mesosom adalah lekukan membrane sel. Organel ini ditemukan pada kelompok bakteri aerob atau yang
memanfaatkan oksigen. Analog dengan mitokondria, mesosom akan berperan dalam proses respirasi aerob yang
berlangsung di dalam sel.
Sel Hewan
Kelompok hewan adalah organism multiseluler yang tersusun atas banyak sel. Sel – sel ini akan memiliki bentuk
yang beragam yang disesuaikan dengan pos – posnya (baca: fungsi) masing – masing. Namun pada umumnya,
karakter dari sel penyusun tubuh hewan adalah sama. Adapun karakter yang membedakan se hewan dengan sel
lainnya adalah sebagai berikut:

1. Dinding sel

Kelompok hewan tidak memiliki dinding sel seperti pada bakteri maupun tumbuhan. Sel hewan hanya dibatasi
oleh membrane sel yang membuat karakter sel hewan lebih elastic untuk menyesuaikan fungsinya.

2. Inti sel

Sel hewan adalah eukariotik artinya telah memiliki membrane inti yang membuat sel hewan telah memiliki inti
sejati. Selin itu, pada sel hewan, inti sel adalah organel terbesar yang menyusun sel hewan yang juga terletak
dibgian center (tengah).

3. Ukuran sel

Ukuran sel hewan lebih kecil dari sel tumbuhan dan lebih besar dari sel bakteri.

4. Kloroplas

Hewan tidak memiliki kloroplas ataupun plastida lainnya, oleh karenanya, kelompok hewn tidak mampu untuk
mengadakan fotosintesis seperti yang dilakukan oleh kelompo tumbuhan.

5. Sentrosom

Senstrosom adalah organel yang berperan untuk pembelahan sel yang tersusun atas susunan – susunan
mikrotubula.

6. Vakuola

Sel hewan tidak memiliki vakuola atau sangat kecil. Hanya beberapa sel saja yang memiliki vakuola seperti sel
lemak yang berfungsi untuk menyimpan cadangan lemak.

7. Lisosom

Merupakan organel sel yang berfungsi untuk pencernaan sel lantarann mengandung enzim katalitik (katalase).
Lisosom akan terdapat banyak pada sel darah putih.
Sel Tumbuhan
Kelompok sel tumbuhan memiliki karakter yang unik yang tidak ditemukan pada sel lainnya. Adapun karakter
dari sel tumbuhan yang membedakannya dengan sel lainnya adalah:

1. Dinding sel

Sel tumbuhan memiliki dinding sel setelah membrane sel. Dinding sel tumbuhan disusun atas senyawa selulosa
yang kuat, dan elastic. Selulosa tidak adalah polisakarida yang tidak dapat dipecah oleh tubuh hewan karena
tidak memiliki enzim pemecah selulosa. Pada kelompok herbivore, akan melakukan simbiosis mutualisme
dengan sekelompok mikroorganisme selulolitik agar dapat mencerna selulosa tumbuhan, sehingga mampu
menyerap nutrisi dari tumbuhan.

2. Kloroplas

Sel tumbuhan memiliki kloroplas yaitu plastid yang berfungsi menyimpan klorofil. Oleh karenanya, tumbuhan
mampu berfotosintesis guna menghasilkan makanan dari alam melalui serangkaian reaksi yang kompleks.

3. Inti sel

Sama seperti halnya sel hewan, sel tumbuhan juga merupakan eukariotik yang telah memiliki inti sejati. Hal ini
juga menyebabkan sel tumbuhan memiliki organel – organel bermembran. Inti sel tumbuhan letaknya agak ke
tepi lantaran terdorong oleh vakuola.

4. Vakuola

Pada sel tumbuhan memiliki ukuran vakuola yang besar, sehingga membuat vakuola sebagai organel tersebar
yang letaknya di tengah. Vakuola ini berfungsi menyimpan cadangan makanan.

5. Lisosom

Lisosom adalah organel pencernaan sel yang berfungsi untuk menghancurkan atau memakan bagian yang yang
tidak diinginkan. Namun, pada sel tumbuhan tidak memiliki lisosom seperti halnya pada sel hewan.

6. Sentrosom

Sel tumbuhan tidak memiliki sentrosom seperti pada sel hewan. Fungsi sentrosom pada sel tumbuhan dilakukan
oleh sitoskleton untuk menopang proses pembelahan sel yang sedang berlangsung.

Demikian perbedaan antara ketiga sel organism tersebut. Semoga bermanfaat.