Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

GAGAL GINJAL KRONIK (GGK)

Disusun Oleh :
Rima Nurima
NIM. 34403515109

AKADEMI KEPERAWATAN
PEMERINTAH KABUPATEN CIANJUR
BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD)
Jln. Pasir Gede Raya No. 19 Telp.(0263) 267206 Fax. 270953Cianjur 4321
2016
SATUAN ACARA PENYULUHAN
PERAWATAN GAGAL GINJAL KRONIK

Topik : Perawatan Gagal Ginjal Kronik


Sub Pokok Bahasan : Gagal ginjal kronik ( GGK)
Tanggal Pelaksanaan : Jumat 20 Januari 2017
Waktu : 30 Menit
Tempat Pelaksanaan :
Sasaran : Klien dan Keluarga Klien

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit pengetahuan klien dan keluarga
bertambah serta mampu memahami penyakit gagal ginjal kronik.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penjelasan dan penyuluhan selama 30 menit diharapkan :
a. Klien dan keluarga dapat menjelaskan kembali pengertian gagal ginjal kronik.
b. Klien dan keluarga dapat menyebutkan 3 dari 7 penyebab gagal ginjal kronik.
c. Klien dan keluarga dapat menyebutkan tanda-tanda dari gagal ginjal kronik.
d. Klien dan keluarga dapat menyebutkan bahaya/akibat gagal ginjal kronik.
e. Klien dan keluarga dapat menjelaskan kembali perawatan di rumah.
B. Materi Penyuluhan
a. Pengertian gagal ginjal kronik
b. Penyebab gagal ginjal kronik
c. Tanda-tanda gagal ginjal kronik
d. Bahaya/akibat gagal ginjal kronik
e. Perawatan di rumah
C. Metode Penyuluhan
a. Ceramah
b. Tanya Jawab
D. Media Penyuluhan
a. Leaflet
E. Pelaksanaan Kegiatan
No Waktu Penyuluh Sasaran
1. 5 menit Pembukaan - Menjawab salam
a. Salam pembuka - Memperhatikan
b. Perkenalan - Berpartisipasi aktif
c. Apersepsi - Memperhatikan
d. Mengkomunikasian tujuan
2. 15 menit Kegiatan inti penyuluhan
a. Menjelaskan materi penyuluhan
mengenai :
1) Pengertian GGK - Menyimak.
2) Penyebab GGK - Menyimak.
3) Tanda-tanda GGK - Menyimak.
4) Bahaya/akibat GGK - Menyimak.
5) Perawatan di rumah - Menyimak.

b. Memberikan kesempatan - Mengajukan


kepada klien dan keluarga untuk pertanyaan
bertanya.
c. Menjawab pertanyaan yang - Mendengarkan dan
diajukan oleh klien. menyimak jawaban.

d. Meminta keluarga atau klien


untuk menjelaskan kembali - Keluarga atau klien
perawatan di rumah dapat menjelaskan
perawatan di rumah

e. Melakukan evaluasi dengan - Klien dan keluarga


memberikan pertanyaan pada dapat menjawab
klien dan keluarga secara lisan pertanyaan yang
diajukan dengan
benar.
3. 10 menit Penutup
a. Menarik kesimpulan dari materi - Memperhatikan dan
yang disampaikan. mendengarkan
b. Melakukan tindak lanjut penyuluh.
c. Mengucapkan salam penutup. - Menjawab salam.
F. Evaluasi
1. Bentuk : Post Test
2. Jenis : Pertanyaan langsung
3. Butir soal :
a. Jelaskan pengertian GGK !
b. Sebutkan penyebab GGK !
c. Sebutkan tanda-tanda GGK !
d. Sebutkan bahaya/akibat GGK !
e. Sebutkan Pencegahan GGK !
f. Sebutkan jenis perawatan di rumah !
MATERI PENYULUHAN GGK

A. Pengertian

Gagal ginjal kronik adalah penurunan faal ginjal yang menahun dan umumnya
ireversibel dan berlanjut. Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir merupakan
gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal
untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan
uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah). (Brunner & Suddarth, 2001).

B. Penyebab

1. Kurang minum
2. Minuman beralkohol
3. Minuman bersoda
4. Hypertensi
5. Infeksi penyakit
6. Diabetes mellitus
7. Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat
8. Penyakit bawaan
9. Batu saluran kencing
10. Mengkonsumsi jamu-jamuan atau obat-obatan secara berlebihan

C. Tanda-Tanda Gagal Ginjal Kronik

1. Sakit kepala
2. Sesak nafas, edema paru, hipertensi, oliguri, anuri
3. Mual, muntah, pucat, kulit kering, anemi
4. Berat badan turun
5. Nyeri Pinggang

D. Bahaya/Akibat Gagal Ginjal Kronik

1. Gagal nafas
2. Penyakit jantung
3. Infeksi/sepsis
4. Penurunan fungsi ginjal yang progresif
5. Kurang darah
6. kematian
E. Pencegahan
Cara mencegah gagal ginjal kronik adalah :
1. minum air putih kuang lebih 1,5 liter
2. jangan menahan kencing
3. hindahi minum alcohol
4. atur pola makan
5. tidak merokok
6. latihan fisik secara rutin

F. Perawatan Di Rumah

1. Setelah rawat inap sebaiknya klien control ke dokter spesialis baik ada ataupun tidak
ada keluhan
2. Pengaturan diet : tinggi kalori, tinggi protein, rendah natrium, rendah kalium
Contoh Jenis Makanan
a. Jenis Makanan Yang Diperbolehkan
1) Bahan makanan sumber karbohidrat : nasi, bihun, jagung, kentang, singkong,
ubi, madu, permen.
2) Bahan makanan sumber protein : telur, daging, ikan, ayam, susu
3) Bahan makanan sumber lemak : minyak jagung, kelapa sawit, minyak kacang
tanah
4) Bahan makanan sumber vitamin : semua sayuran dan buah-buahan

b. Jenis Makanan Yang Tidak Diperbolehkan :

1) Bahan makanan sumber protein : kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti


tempe dan tahu
2) Bahan makanan sumber lemak : minyak kelapa, santan, lemak hewan
3) Bahan makanan sumber vitamin dan mineral : sayuran dan buah-buahan tinggi
kalium pada klien hiperkalemi
3. Batasi intake dan output cairan
sDAFTAR PUSTAKA

Doenges E, Marilynn, dkk. (1999). Rencana Asuhan Keperawatan : Pedoman Untuk Perancanaan
dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. Edisi 3. Jakarta : EGC

Smeltzer, Suzanne C dan Brenda G Bare. (2001). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner
& Suddarth. Edisi 8. Jakarta :EGC